Tag: riset IOP UNIKOM

  • Desain Media Pembelajaran Interaktif untuk Pelafalan Karakter dan Kata Bahasa Inggris bagi Anak Tunanetra

    Desain Media Pembelajaran Interaktif untuk Pelafalan Karakter dan Kata Bahasa Inggris bagi Anak Tunanetra

    Penulis: Syahrul ; Wicaksono M.F. ; Hidayat

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012096

    Abstrak

    Makalah ini bertujuan mengkaji perancangan sistem pembelajaran bahasa Inggris yang ditujukan bagi anak tunanetra. Instrumen yang dikembangkan berupa media pembelajaran interaktif, sehingga peserta didik tunanetra diharapkan lebih tertarik serta terlibat aktif dalam proses belajar. Perangkat keras utama yang digunakan adalah Raspberry Pi sebagai pusat pemrosesan sistem. Sistem pembelajaran dirancang dalam dua mode, yaitu mode pembelajaran dengan metode konversi teks ke suara (text-to-speech) dan mode tanya jawab dengan metode konversi suara ke teks (speech-to-text). Hasil penelitian menghasilkan model pembelajaran untuk pengenalan huruf serta alat bantu pelafalan bahasa Inggris. Rancangan perangkat memanfaatkan Raspberry Pi 3 karena platform ini merupakan sistem komputer terintegrasi dengan komponen pendukung yang memadai untuk pemrosesan pengenalan suara dan konversi teks ke suara. Dari segi biaya, model ini relatif ekonomis karena hanya menggunakan mini PC Raspberry Pi 3 sebagai komponen utama. Berbeda dengan penelitian terdahulu mengenai pembelajaran Braille interaktif berbasis linguistik yang memerlukan banyak perangkat keras serta pendampingan guru, media pembelajaran ini dirancang agar lebih sederhana dalam penggunaan. Instrumen ini diharapkan dapat membantu anak tunanetra dalam mempelajari huruf dan kosakata bahasa Inggris, serta berpotensi diterapkan di sekolah luar biasa atau institusi pendidikan bagi penyandang tunanetra. Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Pengenalan karakter; Perangkat keras komputer; Teknologi pendidikan; Perangkat keras; Pemrosesan suara; Pengajaran

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Anak tunanetra; Pembelajaran bahasa Inggris; Pembelajaran interaktif; Media pembelajaran; Perangkat keras pemrosesan; Konversi suara ke teks; Konversi teks ke suara; Konversi teks ke suara

    Judul utama teknik

    Sistem pembelajaran

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054783928?

  • Sistem Informasi Terintegrasi untuk Administrasi dan Aktivitas Akademik Berbasis Identifikasi Frekuensi Radio di Perguruan Tinggi

    Sistem Informasi Terintegrasi untuk Administrasi dan Aktivitas Akademik Berbasis Identifikasi Frekuensi Radio di Perguruan Tinggi

    Penulis: Kurniawan B.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012097

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan sistem informasi untuk administrasi dan aktivitas akademik berbasis identifikasi frekuensi radio di perguruan tinggi. Teknologi berbasis Identifikasi Frekuensi Radio (RFID) di industri lingkungan dan di lingkungan pendidikan telah banyak diterapkan. Penggunaan sistem RFID telah merambah banyak sektor, mulai dari manufaktur, distribusi, penyimpanan barang ritel, rumah sakit, dan pendidikan. Sistem RFID dalam Pendidikan Lingkungan telah banyak digunakan untuk Kartu Identitas Mahasiswa, perpustakaan, absensi, dan untuk kontrol ruangan secara otomatis. Namun, dalam penerapan/penggunaan sistem RFID masih dirancang/dibuat secara terpisah yang dapat menyebabkan ketidakstabilan sistem data antar bank yang dibangun. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penelitian tentang penggunaan teknologi RFID yang terintegrasi dengan layanan akademik dan administrasi yang dibutuhkan. Sistem administrasi dan layanan akademik yang akan meningkatkan fungsi RFID apa pun yang digunakan dalam transaksi. Dengan banyaknya data RFID dari setiap layanan, sistem informasi RFID terintegrasi diperlukan untuk mengelola dan memantau setiap layanan data. Data yang digunakan dalam setiap transaksi menggunakan sistem administrasi dan layanan akademik akan meningkat setiap kali RFID digunakan dalam transaksi. Data RFID dengan jumlah yang cukup banyak dari setiap layanan, baik untuk absensi, mahasiswa, layanan perpustakaan, dan sistem layanan parkir, sistem informasi RFID terintegrasi diperlukan untuk mengelola dan memantau setiap layanan data. Sistem informasi terintegrasi ini melayani layanan akademik dan administrasi di bawah platform RFID. Dengan sistem informasi ini, pengolahan data serta layanan akademik dan administrasi menjadi lebih efektif dan efisien. Selain manajemen data, sistem informasi terintegrasi dapat membantu dalam pembuatan laporan dan memberikan informasi yang diperlukan kepada sistem lain yang perlu mendukung keputusan strategis tertentu yang berkaitan dengan layanan administrasi dan akademik. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci yang diindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Pengolahan data administrasi; Penanganan data; Penyimpanan digital; Pendidikan teknik; Sistem informasi; Penggunaan informasi; Sistem radio mikroseluler; Pemantauan; Identifikasi frekuensi radio (RFID); Gelombang radio; Mahasiswa

    Istilah-istilah teknik yang tidak terkontrol

    Kegiatan akademik; Layanan administrasi; Industri lingkungan; Pendidikan lingkungan; Pendidikan tinggi; Sistem informasi terintegrasi; Keputusan strategis; Berbasis teknologi

    Judul utama teknik

    Manajemen informasi

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054815780

  • Penerapan IPS Pembelajaran tentang Manusia dan Lingkungan Geografis Berbasis Multimedia

    Penerapan IPS Pembelajaran tentang Manusia dan Lingkungan Geografis Berbasis Multimedia

    Penulis: Hardiyana B. ; Yudistira R.

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan penerapan IPS pembelajaran tentang manusia dan lingkungan geografis berbasis multimedia. Media pendidikan pada anak-anak berkebutuhan khusus dibandingkan dengan anak-anak pada umumnya sangat dibutuhkan, oleh karena itu guru di sekolah khusus (SLB) menerapkan metode yang menarik, kreatif, dan positif, sehingga peserta didik dapat membantu kegiatan belajar. Peserta didik tunarungu memang memiliki kekurangan pendengaran, sehingga cara yang paling efektif adalah dengan metode visual multimedia, terutama dalam pelajaran IPS Geografi yang cukup sulit diimplementasikan dalam dialog antara guru dan siswa, khususnya di SLB-B Prima Bhakti Mulia di mana mereka dalam pembelajaran menggunakan metode lisan. Mereka dapat membantu dalam pembelajaran. Dalam merancang aplikasi ini digunakan metode penelitian deskriptif, metode pendekatan berorientasi objek, dan metode pengembangan prototipe. Sehingga dengan metode tersebut dapat memberikan informasi tentang objek dan prosedur yang diteliti. Hasil penelitian ini adalah aplikasi pembelajaran berbasis multimedia yang diimplementasikan menggunakan Adobe Flash CS6 Professional. Memiliki keunggulan dalam pelajaran yang lebih menarik tentang hubungan manusia dengan lingkungan ekonomi dan dapat digunakan sebagai metode terapi untuk anak-anak berkebutuhan khusus. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Audisi; Pembuatan prototipe perangkat lunak; Pengajaran

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Lingkungan ekonomi; Lingkungan geografis; Hubungan manusia; Aktivitas pembelajaran; Pembelajaran berbasis multimedia; Pendekatan berorientasi objek; Pengembangan prototipe; Karakter khusus

    Judul utama teknik

    Pengajaran berbantuan komputer

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054819573

  • Model Komputasi Analisis Kompetensi Siswa dengan Metode Fuzzy Topsis

    Model Komputasi Analisis Kompetensi Siswa dengan Metode Fuzzy Topsis

    Penulis: Nursikuwagus A. ; MeLian L. ; Permatasari D.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012095

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat kompetensi siswa dalam pembelajaran keberlanjutan melalui sekolah kejuruan. Pengukuran kompetensi siswa dapat menggunakan metode statistik atau proses komputasi cerdas. Salah satu metode dalam proses komputasi cerdas adalah Fuzzy Topsis. Masalah yang ada dalam penelitian ini adalah setiap proses dalam evaluasi kompetensi siswa dihitung dengan ukuran rata-rata. Tantangan dalam proses evaluasi kompetensi adalah menggunakan metode Fuzzy Topsis. Dalam penerapan Fuzzy Topsis, beberapa variabel diperlukan seperti laporan, psikotes, dan rekomendasi guru. Hasil penelitian ini adalah tingkat kompetensi siswa jurusan di sekolah kejuruan. Dengan menggunakan data 270 siswa, uji Presisi telah dihitung sebesar 75,60% dan uji Recall sebesar 96%. Persentase ini diperoleh dengan menghitung matriks kebingungan yang membedakan antara tingkat kompetensi siswa dan yang tidak kompeten. Dampak penelitian ini adalah proses kompetensi dapat efisien dan efektif dengan menggunakan Fuzzy Topsis. Dampak lainnya adalah pengukuran kompetensi dapat lebih sederhana dan dinamis dibandingkan metode konvensional yang hanya menggunakan pengukuran rata-rata. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Komputasi cerdas; Pengajaran

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Model komputasi; Matriks kebingungan; Metode konvensional; Masalah yang ada; Kompetensi siswa; Tingkat siswa; Pembelajaran berkelanjutan; Sekolah kejuruan

    Judul utama teknik

    Siswa

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054825105

  • Implementasi Sistem Pembelajaran Model Visual, Auditori, Kinestetik, dan Taktil untuk Membantu Anak-Anak dengan Keterlambatan Belajar Ringan dalam Pembelajaran Alfabet dan Numerik

    Implementasi Sistem Pembelajaran Model Visual, Auditori, Kinestetik, dan Taktil untuk Membantu Anak-Anak dengan Keterlambatan Belajar Ringan dalam Pembelajaran Alfabet dan Numerik

    Penulis: Agustia R.D. ; Arifin I.N.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012009

    Abstrak

    Tujuan makalah ini adalah pengembangan sistem pembelajaran aplikasi menggunakan implementasi model pembelajaran Visual, Auditori, Kinestetik, dan Taktil untuk membantu anak-anak dengan memiliki keterlambatan belajar dalam pembelajaran alfabet dan numerik. Terdapat 4 tahapan yang harus dilalui untuk pengembangan aplikasi, yaitu konsep sistem untuk menggambarkan model pembelajaran yang dikombinasikan dengan teknologi mobile, tahap desain sistem untuk menggambarkan arsitektur sistem dan spesifikasi persyaratan untuk pengembangan sistem, perakitan dan pengembangan perangkat lunak, dan terakhir melakukan pengujian sistem menggunakan pra dan post-test yang melibatkan 33 anak berkebutuhan khusus di sebuah lembaga pendidikan. Sistem pembelajaran aplikasi dibangun berdasarkan aplikasi mobile karena dapat digunakan oleh anak-anak di mana saja dan kapan saja. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi menunjukkan peningkatan pemahaman pembelajaran bahasa sebesar 26,45% dan pembelajaran komputasi sebesar 17,60%, berdasarkan hal tersebut, dengan aplikasi ini anak dapat belajar memahami bahasa dan perhitungan dengan lebih baik. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Program aplikasi; Sistem pembelajaran; Pengujian perangkat lunak

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Pengembangan aplikasi; Pembelajaran komputasi; Lembaga pendidikan; Pembelajaran bahasa; Aplikasi seluler; Spesifikasi persyaratan; Arsitektur sistem; Pengembangan sistem

    Judul utama teknik

    Pendidikan teknik

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054835837

  • Konsep Pembangunan Sekolah Menengah Atas Berbasis Teknologi Informasi

    Konsep Pembangunan Sekolah Menengah Atas Berbasis Teknologi Informasi

    Penulis: Soegoto E.S. ; Chandra C.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012022

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan atau menyampaikan studi kepada sekolah-sekolah yang belum menggunakan konsep sistem pendidikan berbasis teknologi informasi agar menjadi sekolah berbasis teknologi informasi untuk menciptakan dan mempromosikan setiap sekolah di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode aksi (action). Metode deskriptif digunakan untuk menguji masalah yang ada dengan mengumpulkan data terkait, dan mendeskripsikan analisis atau mengungkapkan analisis yang telah dilakukan, sedangkan metode aksi untuk menindaklanjuti hasil analisis deskriptif kemudian menerapkan teori dalam desain sistem yang baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah dengan media berbasis teknologi informasi menghasilkan Efektivitas, Produktivitas, Efisiensi, peningkatan Kualitas pendidikan yang efisien dan mampu mengajar peserta didik secara berkelanjutan dan menghasilkan prestasi akademik peserta didik yang tinggi. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol bidang teknik

    Pengajaran

    Istilah tidak terkontrol bidang teknik

    Prestasi akademik; Analisis deskriptif; Kualitas pendidikan; Masalah yang ada; Tindak lanjut; Sekolah menengah atas; Indonesia; Pendidikan berbasis teknologi

    Judul utama bidang teknik

    Pendidikan teknik

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054836737

  • Deskripsi Keterampilan Lunak Lulusan Sastra Cina Indonesia: Studi Kasus di Tiga Universitas di Indonesia

    Deskripsi Keterampilan Lunak Lulusan Sastra Cina Indonesia: Studi Kasus di Tiga Universitas di Indonesia

    Penulis: Ying Y. ; Jureynolds ; Andreani W. ; Setiana S.M.

    DOI: 10.1088/1742-6596/1477/4/042050

    Abstrak

    Kemampuan lulusan Sastra Cina perlu dievaluasi, sehingga penyelenggara program studi Sastra Cina terus memperbarui mata kuliah yang diajarkan di perguruan tinggi. Kemampuan lulusan dapat dilihat dari hasil studi risalah dan keterampilan lunak yang dibutuhkan dapat dipetakan. Sejauh ini, kurikulum dan kompetensi lulusan lebih berfokus pada keterampilan keras meskipun keterampilan lunak juga dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memetakan keterampilan lunak yang dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan. Pengumpulan data dilakukan dari masukan 99 lulusan Sastra Cina yang tersebar di tiga universitas yang memiliki program studi Sastra Cina. Dari masukan para lulusan, keterampilan komunikasi dan kerja tim lebih dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan. Oleh karena itu, para pembuat kebijakan diharapkan mempertimbangkan kursus keterampilan lunak yang bermanfaat bagi mahasiswa dalam mencari pekerjaan. © 2020 Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Mahasiswa

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Sastra Cina; Keterampilan komunikasi; Pengumpulan data; Indonesia; Pembuat kebijakan; Keterampilan lunak

    Judul utama teknik

    Pendidikan teknik

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85083739361

  • Desain Aplikasi E-Learning Berbasis Web

    Desain Aplikasi E-Learning Berbasis Web

    Penulis: Fachrizal M.R. ; Ramadhan F.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012138

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mendesain Aplikasi E-Learning berbasis Web di Rumah Belajar LCC-Line. Metode yang digunakan dalam mendesain aplikasi menggunakan metode prototipe, dimulai dari mendengarkan kebutuhan pengguna, membangun mock-up aplikasi, dan menguji mock-up aplikasi kepada pengguna. Metode analisis sistem menggunakan Object Oriented Analysis and Design (OOAD), dan Unified Modelling Language (UML) sebagai alat desain sistem. Hasil penelitian ini adalah desain aplikasi e-learning berbasis web yang terdiri dari desain interaksi antar pengguna, desain data, dan desain antarmuka. Desain Aplikasi E-Learning ini dapat digunakan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Aplikasi E-Learning. Dengan Aplikasi E-Learning berbasis Web ini dapat membantu proses pembelajaran jarak jauh sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol bidang teknik

    Instruksi berbantuan komputer; Desain; Maket; Pemrograman berorientasi objek; Analisis sistem; Bahasa Pemodelan Terpadu; Situs web

    Istilah tidak terkontrol bidang teknik

    Desain data; Aplikasi e-Learning; Desain interaksi; Desain antarmuka; Proses pembelajaran; Analisis dan desain berorientasi objek; Kebutuhan pengguna; E-learning berbasis web

    Judul utama bidang teknik

    E-learning

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054868981

  • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Aksi Kolektif Organisasi Petani di Daerah Pedesaan

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Aksi Kolektif Organisasi Petani di Daerah Pedesaan

    Penulis: Aulia S.A. ; Sofhani T.F.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/4/042005

    Abstrak

    Studi ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya dan keberlanjutan aksi kolektif organisasi petani. Lebih lanjut, studi ini menganalisis pengaruh aksi kolektif terhadap peningkatan skala ekonomi dan efisiensi anggota organisasi petani. Metode analisis isi diterapkan dalam penelitian ini. Studi kasus melibatkan Organisasi Petani yang berlokasi di Desa Kalangsuria, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Banyak penelitian telah dilakukan tentang Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) atau Organisasi Petani (FO) sebagai lembaga petani yang melakukan aksi kolektif dalam agribisnis dari proses input hingga proses pengolahan. Namun, penelitian sebelumnya belum banyak mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya aksi kolektif agribisnis di FO. Keterbatasan penelitian sebelumnya menyebabkan kegagalan untuk memahami isu-isu yang muncul terkait proses dan mekanisme aksi kolektif dalam organisasi petani. Aktivitas agribisnis yang dilakukan secara kolektif oleh Gapoktan Sri Mulya berkaitan dengan ikatan sosial dan jembatan sosial menuju kemauan untuk melakukan aktivitas agribisnis secara kolektif. Namun, aksi kolektif dalam produksi agribisnis belum optimal, khususnya dalam mengantisipasi perubahan iklim. Hal ini karena faktor modal manusia, seperti pendidikan dan pengetahuan petani dalam mengembangkan pertanian padi juga dapat memengaruhi efisiensi pertanian. © 2019 IOP Publishing Ltd. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Perubahan iklim; Ekonomi; Efisiensi; Perencanaan regional; Daerah pedesaan

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Aksi kolektif; Metode analisis konten; Skala ekonomi; Modal manusia

    Judul utama teknik

    Pertanian

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075856234