Tag: riset ekonomi digital UNIKOM

  • Peran Pemerintah Indonesia dalam Era Inovasi Disrupsi Perbankan

    Peran Pemerintah Indonesia dalam Era Inovasi Disrupsi Perbankan

    Penulis: Poni Sukaesih Kurniati, Suryanto

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i1.881

    Abstrak

    Inovasi disrupsi digital dalam industri jasa keuangan merupakan inovasi yang berhasil mengubah lanskap industri keuangan, mulai dari struktur, teknologi, hingga model pemasarannya. Munculnya industri Teknologi Keuangan (Fintech) menandai inovasi disrupsi dalam industri jasa keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah Indonesia dalam era disrupsi perbankan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif—data diperoleh melalui wawancara dan studi literatur, Bank Indonesia, Asosiasi Fintech Indonesia, dan Asosiasi Bank Nasional. Sebelum penelitian dimulai, validitas data terlebih dahulu diuji. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemerintah mendorong pertumbuhan perbankan dan fintech secara berdampingan dan diarahkan untuk segera berkolaborasi. Peran pemerintah sebagai regulator telah dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI, Bank Sentral Indonesia) dengan menerbitkan berbagai peraturan. Studi ini menyimpulkan bahwa ada tiga bidang yang perlu dipantau dan dijaga oleh regulator, termasuk penyalahgunaan dana publik, perlindungan publik, data pribadi, dan pencucian uang. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: Perbankan; Disrupsi; Fintech; Peran Pemerintah

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124364446

  • Digitalisasi dan UMKM Informal: Inklusi Keuangan Digital untuk Pengembangan UMKM di Ekonomi Formal

    Digitalisasi dan UMKM Informal: Inklusi Keuangan Digital untuk Pengembangan UMKM di Ekonomi Formal

    Penulis: Siti Kurnia Rahayu, ; Isniar Budiarti; Dony Waluya Firdaus; Viktoriya Onegina

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i1.1056

    Abstrak

    Studi ini meneliti inklusi keuangan digital dan penggunaan Fintech untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) informal dalam mengatasi kesenjangan pembiayaan. Peneliti terutama menggunakan metode kualitatif, yaitu verifikasi strategi analisis kualitatif melalui analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lanskap fintech Indonesia menjadikan UMKM sebagai penggerak ekonomi digital sehingga dapat mengatasi kesenjangan pembiayaan di sektor informal. Tantangan yang dihadapi Fintech dalam mendorong efisiensi bisnis UMKM berupa distribusi keagenan yang tidak seimbang, keamanan data, masalah akses data, literasi keuangan digital yang rendah, konektivitas yang rendah, dan interoperabilitas dapat diatasi dengan memanfaatkan peluang yang ada. Peluang tersebut meliputi peran lembaga keuangan mikro dan koperasi dalam mempromosikan inklusi keuangan dan pengembangan jaringan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Keunikan penelitian ini terletak pada evaluasi komprehensif terhadap kemajuan yang telah dicapai dalam inklusi keuangan digital untuk UMKM di Indonesia dan rekomendasi regulasi yang dikembangkan oleh otoritas terkait untuk mendorong efisiensi bisnis UMKM melalui fasilitasi inklusi keuangan digital. © 2023, Institut Eropa Timur dan Asia Tengah. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis:

    digitalisasi; inklusi keuangan; inovasi; pinjaman; usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85146857749