Tag: Rantai Pasokan Pertamina

  • Inovasi Layanan untuk Pasokan Bahan Bakar Berkelanjutan Menggunakan Teknologi Sistem Siber-Fisik-Sosial

    Inovasi Layanan untuk Pasokan Bahan Bakar Berkelanjutan Menggunakan Teknologi Sistem Siber-Fisik-Sosial

    Penulis: Suhardi; Anastasia Rose Adellina; Marini Wulandari; Jaka Sembiring; Leonardi Paris Hasugian
    DOI: 10.1109/ICEEI.2017.8312424

    Abstrak
    Indonesia tercatat sebagai salah satu dari dua puluh besar negara dengan konsumsi energi bahan bakar fosil tertinggi. Masyarakat Indonesia sangat bergantung pada keberlanjutan pasokan bahan bakar ini. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan PT Pertamina (Persero) memegang peran yang sangat krusial dalam rantai pasokan bahan bakar domestik. Berdasarkan analisis Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), para pihak tersebut masih menghadapi satu permasalahan besar, yaitu menjaga keberlanjutan pasokan bahan bakar minyak ke seluruh wilayah negara. Sementara itu, rantai pasokan terpadu yang ada saat ini hanya mencakup sektor hulu secara penuh. Hal ini meninggalkan masalah terbuka yang perlu diselesaikan. Salah satu aspek penting dalam menjaga keberlanjutan rantai pasokan adalah pengendalian persediaan. Pengendalian persediaan yang baik akan menjaga keberlanjutan pasokan bahan bakar kepada masyarakat, yang menjadi nilai dalam layanan SPBU. Sebuah pengendalian persediaan yang cerdas menerapkan teknologi sebagai komponennya. Mengingat teknologi sistem siber-fisik-sosial (Cyber Physical Social System/CPSS) telah dikenal memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari melalui otomatisasi aktivitas dan aliran informasi yang andal, maka implementasi CPSS dalam sistem pengendalian persediaan patut diusulkan sebagai sebuah inovasi layanan pada SPBU. Tujuannya adalah untuk menyelesaikan permasalahan dan mencapai tujuan layanan yang unggul serta kepuasan pelanggan.

    Kata Kunci
    Bahan Bakar, Inovasi Teknologi, Minyak, Pengendalian Persediaan, Rantai Pasokan, Pembangunan Berkelanjutan

    Artikel ini dapat diakses di https://ieeexplore.ieee.org/document/8312424