Tag: Rahma Wahdiniwaty UNIKOM

  • Berbagi Praktik Terbaik Tata Kelola dan Pengembangan Program Doktor: Prodi Doktor Sistem Informasi Fakultas Pascasarjana UNIKOM Terima Kunjungan Studi Banding dari Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Lampung

    Berbagi Praktik Terbaik Tata Kelola dan Pengembangan Program Doktor: Prodi Doktor Sistem Informasi Fakultas Pascasarjana UNIKOM Terima Kunjungan Studi Banding dari Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Lampung

    BANDUNG, UNIKOM – Komitmen Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dalam memperkuat mutu akademik sekaligus memperluas jejaring kolaborasi antar perguruan tinggi terus diwujudkan melalui berbagai kerja sama strategis. Selasa, 11 Agustus 2026,  Program Studi Doktor Sistem Informasi Fakultas Pascasarjana UNIKOM menerima kunjungan studi banding (benchmarking) dari Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Lampung, di Ruang Rapat Lantai 12, Smart Building UNIKOM. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan sumber daya akademik.

    Turut hadir pada kesempatan tersebut, jajaran pimpinan UNIKOM antara lain, Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., Ketua Program Studi Doktor Sistem Informasi (DSI), Assoc. Prof. Dr. Agus Nursikuwagus, S.T., M.T., M.M.,  Direktur Jurnal dan Publikasi Ilmiah, Assoc. Prof. Dr. Poni Sukaesih Kurniati, S.IP., M.Si., Direktur Quality Assurance, Assoc. Prof. Dr Ely Suhayati, S.E., M.Si., Ak. CA. Sementara perwakilan dari IIB Darmajaya Lampung turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I., Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan, M.Kom., Ketua Program Studi Doktoral Informatika, Prof. Ir. Suhendro Yusuf Irianto, M.Kom., Ph.D., Kepala Lembaga Penjamin Mutu., Zaidir Jamal, S.T., M.Eng.

    Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan IIB Darmajaya ke UNIKOM. Ia menilai pertemuan tersebut menjadi kesempatan penting bagi kedua institusi untuk saling mengenal tata kelola, berbagi pengalaman, serta mengidentifikasi ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan secara lebih konkret. Ia juga menjelaskan bahwa Fakultas Pascasarjana UNIKOM memiliki peran dalam mengelola program pendidikan pada jenjang magister dan doktoral. Saat ini, Fakultas Pascasarjana UNIKOM menaungi dua program doktor, salah satunya adalah Program Studi Doktor Sistem Informasi yang menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis teknologi dan sistem informasi.

    Menurut Assoc. Prof. Dr. Rahma, pengelolaan pendidikan doktoral di UNIKOM didukung oleh berbagai unsur strategis di tingkat universitas maupun fakultas. Kehadiran sejumlah direktorat dalam kegiatan tersebut, antara lain bidang publikasi dan jurnal, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), kerja sama, serta program internasional, menjadi bagian dari upaya UNIKOM membangun ekosistem akademik yang saling terintegrasi. Selain itu, ia juga mengungkapkan “di Program Studi Doktor Sistem Informasi, kami memastikan dosen-dosen yang terlibat sesuai dengan kompetensi bidang Sistem Informasi. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas proses pendidikan dan memastikan mahasiswa memperoleh pembelajaran yang sesuai dengan bidang keilmuannya”, tuturnya.

    Sementara itu, Ketua Program Studi Doktor Sistem Informasi Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Nursikuwagus, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran IIB Darmajaya di UNIKOM. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi Program Studi Doktor Sistem Informasi untuk memperkenalkan lingkungan akademik sekaligus membangun komunikasi yang lebih erat dengan mitra perguruan tinggi. Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Agus menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan IIB Darmajaya menjadikan UNIKOM sebagai tempat benchmarking. Ia juga memperkenalkan jajaran akademik dan unsur pendukung yang hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memberikan ruang diskusi yang lebih komprehensif.

    Assoc. Prof. Dr. Agus juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan tidak hanya jajaran Program Studi Doktor Sistem Informasi, tetapi juga sejumlah unsur pendukung di lingkungan UNIKOM. Kehadiran unsur pimpinan dan direktorat diharapkan dapat memperluas ruang diskusi sehingga benchmarking tidak berhenti pada aspek pengelolaan program studi, tetapi juga menyentuh berbagai aspek pendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi. Ia menilai kolaborasi lintas unit menjadi penting karena pengembangan program doktoral tidak dapat dilepaskan dari dukungan berbagai aspek, mulai dari penjaminan mutu, publikasi dan jurnal, penelitian, hingga pengembangan kerja sama akademik. “Kami mencoba menghadirkan rekan-rekan dari berbagai unsur yang berkaitan dengan pengelolaan akademik. Harapannya, diskusi yang dilakukan kali ini bisa lebih komprehensif dan Bapak-Ibu dari IIB Darmajaya dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai bagaimana ekosistem akademik dan pendukung Program Studi Doktor Sistem Informasi di UNIKOM berjalan”, tambahnya.

    Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik IIB Darmajaya, Dr. Sutedi, menyampaikan bahwa kunjungan ke UNIKOM merupakan bagian dari upaya IIB Darmajaya untuk memperkuat kesiapan penyelenggaraan program doktoral yang relatif baru dikembangkan di institusinya. Ia mengungkapkan bahwa IIB Darmajaya memilih UNIKOM sebagai salah satu rujukan benchmarking karena memiliki reputasi akademik yang baik serta pengalaman dalam penyelenggaraan pendidikan pada jenjang doktor. “Kami datang ke UNIKOM tentu dengan maksud untuk belajar, terutama mengenai tata kelola Program Studi S3. Kebetulan program doktor yang kami kembangkan ini masih relatif baru dan pada Juli lalu kami telah memperoleh SK untuk penyelenggaraan program tersebut. Karena itu, kami merasa perlu belajar dari perguruan tinggi yang sudah memiliki pengalaman dalam mengelola program doktor”, tutur Dr. Sutedi.

    Menurut Dr. Sutedi, posisi program doktor yang dikembangkan IIB Darmajaya sebagai salah satu program yang relatif baru di wilayahnya membuat kegiatan benchmarking menjadi sangat penting. Keterbatasan pengalaman dan sumber daya pada tahap awal pengembangan program menjadi alasan bagi IIB Darmajaya untuk memperluas pembelajaran melalui kunjungan ke berbagai perguruan tinggi yang telah memiliki pengalaman lebih panjang dalam mengelola pendidikan doktoral. Ia juga menilai UNIKOM menjadi salah satu institusi yang relevan untuk dijadikan rujukan karena selain memiliki reputasi yang telah dikenal, terdapat pula sejumlah akademisi yang memiliki pengalaman dan kepakaran di bidang yang relevan dengan pengembangan program doktor di IIB Darmajaya. Selain itu, ia menambahkan bahwa proses pengembangan program doktor membutuhkan pembelajaran yang berkelanjutan, terutama dalam membangun tata kelola, memastikan mutu akademik, mengembangkan sumber daya dosen, serta memperkuat penelitian dan publikasi. Untuk itu, pengalaman yang diperoleh dari UNIKOM diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi IIB Darmajaya dalam mengembangkan program doktor yang berkualitas dan berkelanjutan. “Kami menyadari bahwa dalam mengembangkan program doktor masih terdapat berbagai keterbatasan sumber daya. Karena itu, kami sangat membutuhkan insight dan pengalaman dari perguruan tinggi yang telah lebih dahulu menjalankan program tersebut. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan dari UNIKOM hari ini dapat kami bawa dan kembangkan di kampus kami”, pungkasnya.

    Harapan tersebut sejalan dengan semangat UNIKOM untuk menjadikan benchmarking sebagai pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih luas. Pertukaran pengalaman antara kedua institusi diharapkan dapat berkembang menjadi berbagai kegiatan akademik bersama yang memberikan manfaat langsung bagi dosen, mahasiswa, peneliti, maupun institusi secara keseluruhan.

    Dalam sesi diskusi, kedua institusi kemudian membahas sejumlah aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, mulai dari pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran, tata kelola program studi, penerimaan serta layanan mahasiswa, penelitian dan publikasi ilmiah, hingga pengembangan kerja sama dan internasionalisasi. Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif dengan menempatkan pertukaran pengalaman sebagai bagian penting dalam upaya menemukan strategi pengembangan pendidikan tinggi yang semakin adaptif terhadap perubahan zaman.

    Kegiatan benchmarking UNIKOM bersama IIB Darmajaya diharapkan bukan sekadar agenda kunjungan kelembagaan, melainkan menjadi momentum untuk membangun hubungan akademik yang lebih erat dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Dengan semangat berbagi pengetahuan, memperkuat sinergi, dan menciptakan inovasi. UNIKOM dan IIB Darmajaya diharapkan dapat terus mengembangkan kerja sama yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)

  • Webinar Prodi Magister Sistem Informasi Fakultas Pascasarjana UNIKOM: Dorong Bisnis Digital Berkelanjutan melalui Sinergi Tata Kelola, Inovasi, dan Kewirausahaan

    Webinar Prodi Magister Sistem Informasi Fakultas Pascasarjana UNIKOM: Dorong Bisnis Digital Berkelanjutan melalui Sinergi Tata Kelola, Inovasi, dan Kewirausahaan

    BANDUNG, UNIKOM — Sabtu, 08 Agustus 2026, Program Studi Magister Sistem Informasi Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) mendorong penguatan kompetensi mahasiswa dalam membangun bisnis digital yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan melalui Webinar “Membangun Bisnis Digital Berkelanjutan melalui Sinergi Tata Kelola, Inovasi, dan Kewirausahaan”. Kegiatan yang mengangkat tema “Implementasi Mata Kuliah Kewirausahaan dan Model Bisnis Digital” tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran pada mata kuliah Kewirausahaan dan Model Bisnis Digital. Webinar tersebut diikuti oleh 157 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, mahasiswa, alumni, masyarakat, serta pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

    Ketua Pelaksana kegiatan, Wita Fajriah, mahasiswa Magister Sistem Informasi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia bisnis. Digitalisasi menghadirkan peluang sekaligus tantangan yang menuntut dunia usaha untuk terus beradaptasi. “Bisnis digital yang berkelanjutan tidak hanya membutuhkan teknologi dan inovasi, tetapi juga tata kelola yang baik serta jiwa kewirausahaan. Ketiga aspek tersebut diharapkan dapat bersinergi untuk menciptakan bisnis yang inovatif, adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang”, ungkapnya.

    Selanjutnya, Ketua Program Studi Magister Sistem Informasi UNIKOM, Sri Supatmi, M.T., D.Sc., menegaskan bahwa tema webinar sangat relevan dengan perkembangan dunia saat ini. Menurutnya, teknologi digital tidak lagi sekadar menjadi alat pendukung, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting dari strategi bisnis dalam menciptakan nilai dan keunggulan kompetitif. “Bisnis digital yang berkelanjutan membutuhkan lebih dari sekadar teknologi. Kita membutuhkan tata kelola yang kuat, inovasi berkelanjutan, serta jiwa kewirausahaan yang mampu melihat peluang dan mengubahnya menjadi solusi serta model bisnis yang bernilai”, jelasnya. Ia menambahkan, melalui mata kuliah Kewirausahaan dan Model Bisnis Digital, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami aspek teknologi, tetapi juga mampu berpikir strategis, menciptakan peluang, membangun model bisnis, dan memimpin transformasi digital.

    Pada kesempatan tersebut, Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan unsur fakultas, program studi, mahasiswa, dan masyarakat dalam satu forum pembelajaran. Menurutnya, perkembangan teknologi digital berlangsung sangat cepat sehingga dunia bisnis harus memiliki kemampuan untuk mengikuti perubahan tersebut melalui kreativitas dan inovasi. “Para mahasiswa Magister Sistem Informasi tentunya dituntut untuk mengembangkan daya kreasi dan inovasinya, supaya pengetahuan yang didapatkan selama menempuh studi S2 dapat diterapkan, dikembangkan, dan memberikan value added bagi institusi yang membutuhkan,” ungkapnya. Prof. Eddy juga menilai webinar menjadi wadah yang baik untuk memperluas pemahaman sekaligus mendorong mahasiswa menghubungkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dengan kebutuhan nyata di berbagai institusi.

    Sementara itu, Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM,  Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Kewirausahaan dan Model Bisnis Digital yang menggunakan pendekatan team teaching. Mata kuliah tersebut melibatkan Rektor UNIKOM, Dekan Fakultas Pascasarjana, Deputi Wakil Rektor IV, serta Direktur Pengembangan Teknologi Digital & Sistem Informasi (PTDSI). “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan dan bisnis digital tidak hanya berlangsung dalam suasana kelas, tetapi juga dapat diimplementasikan melalui kegiatan berbagi pengetahuan dan pengalaman”, jelasnya.

    Sejalan dengan hal tersebut, Direktur PTDSI UNIKOM sekaligus Dosen Magister Sistem Informasi, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom. Ph.D., menyoroti pentingnya kemampuan manusia beradaptasi di tengah percepatan teknologi. Menurutnya, teknologi seharusnya tidak dipandang sebagai faktor yang menggantikan manusia, melainkan sebagai sarana untuk mempercepat inovasi dan menghasilkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Teknologi bukan lagi menjadi faktor yang akan menggantikan manusianya, tetapi bagaimana manusianya bisa beradaptasi terhadap kemajuan teknologi dengan tetap terus belajar dan mengasah kreativitas”, tuturnya. Ia menekankan bahwa keberhasilan produk teknologi, baik berupa aplikasi maupun model bisnis, sangat ditentukan oleh kemampuannya menjawab kebutuhan nyata masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal.

    Webinar tersebut juga menjadi bagian dari momentum perayaan 26 tahun UNIKOM. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Pascasarjana dan seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia menilai semangat kewirausahaan menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi sekaligus mengajak generasi muda untuk menjadi bagian dari ekosistem UNIKOM. “Entrepreneurship menjadi usaha kita bersama untuk menghadirkan mahasiswa dan calon mahasiswa yang mampu berkembang serta berkontribusi di masa depan,” ungkapnya.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dipandu oleh Luthfiyah Sakinah selaku moderator. Tiga narasumber dari latar belakang yang berbeda turut hadir untuk membagikan pengalaman dan perspektif praktis mengenai tata kelola teknologi informasi, pengembangan bisnis digital, serta transformasi digital.

    Narasumber pertama, A.S. Antapradja, S.IP., selaku mahasiswa Magister Sistem Informasi UNIKOM sekaligus Kepala PDOS Unit Bisnis Teknologi PT Sucofindo (Persero), memaparkan materi mengenai layanan jasa ICT PT Sucofindo dalam mendukung tata kelola sektor teknologi informasi di Indonesia. Pemaparannya memberikan gambaran mengenai bagaimana pemanfaatan layanan dan solusi teknologi informasi dapat mendukung tata kelola organisasi serta kebutuhan transformasi digital di sektor industri.

    Selanjutnya, David Erwinson, S.Kom., M.M., selaku owner Croccante Chips sekaligus alumni Magister Manajemen Fakultas Pascasarjana UNIKOM, berbagi pengalaman dalam membangun dan mengelola bisnis digital secara berkelanjutan. Pengalaman praktis yang disampaikan menjadi gambaran bagi peserta mengenai bagaimana konsep bisnis digital dapat diterapkan secara langsung, mulai dari pengembangan usaha hingga upaya mempertahankan keberlanjutan bisnis di tengah perubahan teknologi dan kebutuhan pasar.

    Sementara itu, narasumber ketiga, Ariep, S.T., M.CAS., Founder Rumah Komunitas, membahas strategi membangun bisnis digital serta pentingnya transformasi digital bagi keberlangsungan bisnis. Ia mengajak peserta memahami bahwa transformasi digital bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing, memperluas pasar, serta menciptakan model bisnis yang lebih adaptif terhadap perubahan.

    Ketiga pemaparan tersebut memperkaya perspektif peserta karena menghadirkan kombinasi antara tata kelola teknologi informasi, pengalaman praktis membangun bisnis, dan strategi transformasi digital. Hal tersebut sejalan dengan tujuan mata kuliah Kewirausahaan dan Model Bisnis Digital yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan konsep, tetapi juga mendorong mereka memahami penerapannya dalam dunia nyata.

    Sesi terakhir webinar berlangsung interaktif melalui tanya jawab dan diskusi antara peserta dan para narasumber. Berbagai pertanyaan dan pengalaman yang disampaikan peserta menjadi ruang bertukar gagasan mengenai tantangan pengembangan bisnis digital, pemanfaatan teknologi, tata kelola, hingga strategi membangun usaha yang mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan. Melalui kegiatan Webinar “Membangun Bisnis Digital Berkelanjutan melalui Sinergi Tata Kelola, Inovasi, dan Kewirausahaan”, Program Studi Magister Sistem Informasi UNIKOM menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi diarahkan pada implementasi, inovasi, dan penciptaan nilai. Sinergi tata kelola, teknologi, inovasi, dan kewirausahaan diharapkan mampu melahirkan generasi yang siap membangun bisnis digital secara berkelanjutan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)