Tag: QS World University Ranking

  • Unikom Sambut Kunjungan Dari Unsera, Bahas Potensi Internet Of Things (IoT)

    Unikom Sambut Kunjungan Dari Unsera, Bahas Potensi Internet Of Things (IoT)

    Unikom Sambut Kunjungan Dari Unsera, Bahas Potensi Internet Of Things (IoT)

    BANDUNG, UNIKOM – Internet of Things (IoT) saat ini menjadi jaringan raksasa dari benda-benda fisik yang dilengkapi dengan perangkat lunak, sensor, dan teknologi jaringan yang memungkinkan mereka mengumpulkan dan bertukar data satu sama lain melalui internet. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) sambut kunjungan dari Universitas Serang Raya (UNSERA) pada Rabu, 12 Februari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kemitraan dan mengeksplorasi potensi Internet of Things (IoT) dalam pengembangan teknologi. 

    Acara yang berlangsung di Ruang Serbaguna L.018 Smart Building UNIKOM ini dihadiri oleh dosen-dosen dari kedua universitas. Dari UNSERA, hadir Dekan Fakultas Teknologi Informasi, Sumiati, S.T.,M.M., P.hD., serta perwakilan dari berbagai program studi Teknik Informatika, dan Sistem Informasi UNSERA Sementara dari UNIKOM, hadir Ketua Program Studi Manajemen Informatika Assoc. Prof. Dr. Agus Nursikuwagus, S.T., M.T., M.M., Assoc. Prof. Dr. Hidayat, S.Kom., M.T., Ketua Prodi Sistem Komputer, dan Dr. Wartika., S.Kom., M.T., selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi UNIKOM. 

    Kunjungan diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi Manajemen Informatika UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Nursikuwagus, ST., MT., MM., dan Dekan Fakultas Teknologi Informasi UNSERA, Sumiati, S.T.,M.M., P.hD., Dalam sambutannya, kedua belah pihak menekankan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mengembangkan inovasi teknologi, terutama di bidang IoT.

    “Kami sangat antusias dengan potensi kolaborasi antara UNSERA dan UNIKOM, terutama dalam pengembangan IoT. Kami percaya bahwa dengan menggabungkan keahlian dan sumber daya yang kami miliki, kita dapat menciptakan solusi inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sumiati.

    Selesai sambutan, dilakukan pertukaran cinderamata antara UNIKOM dan UNSERA sebagai simbol kemitraan di antara kedua institusi. Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah sesi pemaparan materi tentang IoT oleh Ketua Program Studi Sistem Komputer UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Hidayat, S.Kom., M.T., Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek terkait IoT, mulai dari konsep dasar hingga implementasinya dalam berbagai bidang, salah satu perwakilan mahasiswa Teknik Komputer yaitu Ahmad Faisal  juga turut menyampaikan cara penerapan IoT. 

    Para peserta dari UNSERA terlihat sangat antusias mengikuti sesi ini. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai potensi IoT dalam pengembangan teknologi di Indonesia. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk kolaborasi yang lebih erat antara UNIKOM dan UNSERA di masa depan. (Direktorat Hms & Pro). 

  • UKM Taekwondo UNIKOM Cetak Prestasi Membanggakan Dengan Meraih 6 Medali Di Kejuaraan Nasional 2025

    UKM Taekwondo UNIKOM Cetak Prestasi Membanggakan Dengan Meraih 6 Medali Di Kejuaraan Nasional 2025

    UKM Taekwondo UNIKOM Cetak Prestasi Membanggakan Dengan Meraih 6 Medali Di Kejuaraan Nasional 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang Kejuaraan Nasional Taekwondo 3rd Victory National Open Taekwondo Championship 2025 UKM Taekwondo UNIKOM berhasil mencetak sejarah dengan membawa pulang enam medali dalam satu kejuaraan, menjadikannya pencapaian terbaik UKM Taekwondo UNIKOM saat ini. 

    Kejuaraan nasional ini diselenggarakan dengan peraturan resmi dari World Taekwondo, mencakup dua kategori utama: poomsae dan kyorugi. Pada kategori poomsae, peserta diuji dalam menampilkan rangkaian gerakan standar yang menekankan teknik, form, dan estetika. Sementara itu, kyorugi adalah pertandingan sparring yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, serta strategi matang untuk mengalahkan lawan dalam sistem poin yang ketat. Dengan partisipasi atlet dari seluruh Indonesia, kejuaraan ini menjadi ajang bergengsi yang menguji disiplin dan keterampilan setiap peserta.

    Pembina UKM Taekwondo UNIKOM, Satria Indra Praja Persada, S.Ds., M.M.,  mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa ini. “Jelas saya senang dan bangga kepada UKM Taekwondo karena dapat terus berprestasi memenangkan berbagai kejuaraan yang mengharumkan UNIKOM. Tetap semangat, fighting!” ungkapnya dengan penuh antusias.

    Prestasi ini tidak diraih secara instan. Para atlet menjalani proses latihan intensif yang terbagi dalam tiga tahap. Pertama, kelas atlet yang dilaksanakan satu kali seminggu selama dua bulan sebelum kejuaraan. Kedua, latihan reguler di B3 UNIKOM yang berlangsung setiap minggu selama tiga bulan sejak seleksi atlet. Terakhir, latihan mandiri yang dilakukan di berbagai fasilitas umum seperti Gasibu dan GOR Saparua. Dengan disiplin dan kerja keras, para atlet berhasil menunjukkan performa terbaik mereka di arena kompetisi.

    Einstein, selaku Ketua UKM Taekwondo UNIKOM, mengungkapkan rasa bangganya terhadap rekan-rekannya yang telah berjuang keras. “Saya senang dan bangga dengan rekan-rekan serta pihak kampus yang telah bekerja sama dan membantu kami dalam meraih prestasi. Dengan memecahkan rekor enam medali dalam satu kejuaraan, ini menjadi yang pertama dalam sejarah UKM Taekwondo UNIKOM. Ini bukan akhir, melainkan permulaan. Target kami selanjutnya adalah membawa nama UNIKOM ke tingkat internasional,” ujarnya. .

    Keberhasilan UKM Taekwondo UNIKOM di kejuaraan ini tidak lepas dari kontribusi para atlet berbakat yang berjuang keras dalam kompetisi, di antaranya: 1). Mohammad Fauzi Einstein dari Prodi Teknik Informatika 2023, 2). Bilal Malik Firdaus dari Prodi Sastra Jepang 2023. 3). Ilham Bayu Samudra dari Prodi Teknik Informatika 2024. 

    Keberhasilan ini tentunya menjadi motivasi besar bagi UKM Taekwondo UNIKOM untuk terus berkembang dan bersaing di tingkat lebih tinggi. Dengan semangat juang yang tak pernah padam, mereka siap menatap kompetisi berikutnya dan membawa UNIKOM ke panggung internasional. (Direktorat Hms & Pro). 

  • Mahasiswa Prodi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Raih Juara Pertama Asean Future Innovators Challenge 2025 di Universiti of Malaya

    Mahasiswa Prodi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Raih Juara Pertama Asean Future Innovators Challenge 2025 di Universiti of Malaya

    Mahasiswa Prodi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Raih Juara Pertama Asean Future Innovators Challenge 2025 di Universiti of Malaya

    BANDUNG, UNIKOM – ASEAN Future Innovators Challenge merupakan bagian dari ASEAN Student Mobility Programme yang diselenggarakan dalam rangka ASEAN Universities Exhibition and Forum 2025 (AEF 2025). Program ini bertujuan untuk mendorong inovasi, kepemimpinan, dan kolaborasi diantara mahasiswa ASEAN dalam mengatasi tantangan regional dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Dalam ASEAN Future Innovators Challenge, mahasiswa bekerja sama untuk mengembangkan solusi kreatif terhadap isu-isu nyata yang dihadapi oleh negara-negara ASEAN. Kegiatan ini melibatkan lokakarya pengembangan proyek inovatif, pertukaran budaya, kunjungan ke universitas-universitas lokal dan diskusi kelompok yang dipandu oleh para ahli dari universitas tuan rumah dan salah satunya adalah Universiti of Malaya.

    Kabar membanggakan datang dari Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internaisonal (IHI) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) salah satunya Dinda Amalia Putri mahasiswa semester III angkatan 2023 yang berkesempatan mengikuti AEF 2025 di Malaysia sebagai peserta lomba ASEAN Future Innovators Challenge terkait SDGs yang diselenggarakan dari tanggal 19-23 Februari 2025. Dinda, salah satu peserta dari Indonesia yang mewakili UNIKOM bersama tim lainnya dari Universitas Malikussaleh, Universiti Utara Malaysia, Kalinga State University Phillippines dan Yala Rajabhat University Thailand berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi bergengsi ini. Mereka menghadirkan inovasi ASEAN Agro App, sebuah aplikasi yang berfokus pada pemantauan dan manajemen kesehatan hewan ternak yang terdampak oleh perubahan iklim (Climate Action), sesuai dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 13.

    Keberhasilan ini tidak diraih dengan mudah. Tantangan terbesar yang dihadapi Dinda dan timnya adalah perbedaan latar belakang studi yang membuat penyatuan ide menjadi tantangan tersendiri. Perbedaan perspektif sempat menjadi hambatan dalam menyusun konsep inovasi yang solid. Namun, melalui komunikasi yang baik, diskusi terbuka, serta pemahaman terhadap keahlian masing-masing anggota, tim akhirnya mampu menyelaraskan gagasan dan menciptakan solusi yang inovatif.

    “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti AEF 2025 di Malaysia sebagai peserta lomba ASEAN Future Innovators Challenge. Lebih bersyukur lagi, saya dan tim berhasil meraih juara satu dengan inovasi ASEAN Agro App. Ini menjadi pengalaman berharga bagi saya dan memberikan banyak pelajaran untuk ke depannya,” ujar Dinda.

    Pada kesempatan tersebut, Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut  “Saya sebagai Dekan FISIP UNIKOM, sangat berbangga hati mendapatkan Mahasiswa Prodi Ilmu Hubungan Internasional yang berprestasi didalam kompetisi 1st winner Asean Future Inovators Challenge di Universiti Malaya. Semoga prestasi Internasional ini dapat menjadi salah satu daya dukung prodi HI menjadi unggul dan menunjang peringkat UNIKOM di kancah World Class University” ujarnya

    Dosen Pemdamping sekaligus Ketua Prodi Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.Si., juga turut menyampaikan pendapatnya terkait pencapaian Dinda dan Tim “Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Mahasiswa Prodi HI Amelia Dinda Putri C sebagai 1st Place in ASEAN future Innovators Challenge di Universiti Malaya 2025. Perolehan prestasi ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dari kualitas mahasiswa prodi HI UNIKOM yang berani mengadu gagasan dengan mahasiswa dari kampus-kampus ternama di negara-negara ASEAN. Semoga pengalaman dan prestasi yang ditorehkan oleh ananda Amelia Dinda Putri C, dapat meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa lainnya untuk berkompetisi tingkat internasional. Tidak lupa kami atas nama program studi juga mengucapkan terimakasih atas support Universitas yang ikut mengantarkan perolehan ini.

    Kompetisi ini merupakan bagian dari ASEAN Universities Exhibition and Forum 2025 yang bertujuan untuk mendorong inovasi serta kolaborasi antar mahasiswa se-ASEAN dalam menghadapi tantangan regional dan global. Kemenangan ini, Dinda dan tim telah membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu dapat menghasilkan solusi nyata yang berdampak bagi keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan di ASEAN. (Direktorat Hms & Pro). 

  • Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Sabet 3 Penghargan Di Japan Youth Summit 2025

    Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Sabet 3 Penghargan Di Japan Youth Summit 2025

    Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Sabet 3 Penghargan Di Japan Youth Summit 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali meraih prestasi di kancah Internasional. Kali ini, sebanyak 14 mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNIKOM Indonesia bersama satu pembimbing turut serta dalam Japan 3rd Youth Summit (JYS) 2025 yang berlangsung pada 3-9 Februari di Tokyo, Jepang. Acara yang diselenggarakan oleh Global Youth Ambassador (GYA) ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, berbagi wawasan, serta berkontribusi dalam program konferensi internasional dan kegiatan sukarela.

    Delegasi mahasiswa yang mengikuti JYS 2025 dipimpin oleh Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.Si., selaku Ketua Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNIKOM. Dr. Dewi mengungkapkan bahwa ia sangat mengapresiasi motivasi dan kerja keras Mahasiswa yang berpartisipasi dalam JYS 2025 dan berbangga atas pencapaian dari 9 orang mahasiswa yang terbagi dalam 3 komisi dan meraih beberapa penghargaan: Best group, Most innovative idea dan Best project. Selain itu ia juga berharap dengan perolehan award ini semakin banyak mahasiswa prodi HI lainnya yang termotivasi mengikuti kompetisi dan kegiatan internasional seperti ini.

    Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., juga mengucapkan rasa syukur dan bangganya “Alhamdulillah delegasi Mahasiswa Prodi IHI berhasil meraih Best Group,Best Project dan Most Innovation idea di kegiatan Japan Youth Summit 2025 sehingga hal ini dapat memotivasi mahasiswa Prodi lain untuk mendulang prestasi Internasional” ujarnya.

    Kegiatan ini resmi dibuka oleh Hopyan Nazakki, Executive Director of Global Youth Ambassador, yang menekankan pentingnya forum ini sebagai platform bagi anak muda untuk berkembang dan memberikan dampak global.

    Dalam ajang kompetisi ini, sembilan mahasiswa UNIKOM berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kategori diantaranya:

    • Best Group Award (Kategori “Digital Literacy”): Ghina Arindiya, Syahla Amany Fatiha, Zahra Afifah Khurrahman
    • Most Innovative Idea (Kategori “Green Technology”): Dara Cantika Putriadin Boer, Fatma Sania Aprilia, Pandiani Ayuningtyas Sumadi
    • Best Project (Kategori “Educational Transformation”): Kharisma Putri Nur Fatima, Anggia Putri Lestari, Bela Melati Sukma

    Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri mengingat kompetisi ini diikuti oleh 89 peserta dari 16 negara. Para mahasiswa mempresentasikan proyek inovatif mereka yang bertujuan memberikan solusi nyata bagi tantangan global.

    Zahra Afifah Khurrahman, yang tergabung dalam Komisi 1 (Digital Literacy), menyampaikan bahwa, “Menghadirkan solusi terbaik dalam menyusun Draft Declaration adalah tantangan tersendiri. Terpilih sebagai Best Group Award menjadi bukti kerja keras dan dedikasi kami.” ungkapnya.

    Sementara itu, Kharisma Putri Nur Fatima dari Komisi 2 (Green Technology) menambahkan, “Japan Youth Summit mempertemukan saya dengan orang-orang inspiratif. Pencapaian Best Project menjadi bukti bahwa ide inovatif dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.” tuturnya.

    Pandiani Ayuningtyas Sumadi dari Komisi 3 (Educational Transformation) juga berbagi pengalaman, “Forum ini membuka wawasan saya mengenai pentingnya berpikir kritis dan kolaborasi lintas budaya. Memenangkan Most Innovative Idea adalah pencapaian luar biasa.” ujarnya.

    Keikutsertaan dalam Japan Youth Summit 2025 merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Praktikum Hubungan Internasional yang diampu oleh tim dosen UNIKOM diantaranya: Prof. Dr. Hj. Aelina Surya, Dra., Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.Si., Andrias Darmayadi, Ph.D., Sylvia Octa Putri, S.IP., M.I.Pol., dan Dr. Henike Priwanti, S.IP., M.I.Pol. Praktikum ini terdiri dari tiga event utama:

    1. Short Diplomatic Course (SDC) – 25 Januari 2025 di Bandung, Indonesia, membahas isu pengungsi dalam Global Refugees Forum.
    2. Japan 3rd Youth Summit 2025 – 3-9 Februari 2025 di Tokyo, Jepang, dengan tema “Next-Gen Tech: Discovering Innovation Through Technology Revolution for Accessibility and Connectivity in the AI Era.”
    3. The 5th Asia Youth Summit – 23-26 Februari 2025 di Bali, Indonesia, bertema “Collaboration Plan and Innovative Solutions to Achieve Climate Action Goals.”

    Partisipasi mahasiswa dalam Japan Youth Summit 2025 diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga serta memperkuat jejaring internasional mahasiswa, sekaligus memperkaya perspektif akademik dan profesional dalam studi Hubungan Internasional. (Direktorat Hms & Pro). 

  • Program Studi Manajemen Dan Program Studi Ilmu Hukum Unikom Gelar Lokakarya Bertajuk “Legal Compass: Navigation Business Laws For Enterpreneurs”

    Program Studi Manajemen Dan Program Studi Ilmu Hukum Unikom Gelar Lokakarya Bertajuk “Legal Compass: Navigation Business Laws For Enterpreneurs”

    Program Studi Manajemen Dan Program Studi Ilmu Hukum Unikom Gelar Lokakarya Bertajuk “Legal Compass: Navigation Business Laws For Enterpreneurs”

    BANDUNG, UNIKOM –  Program Studi Manajemen dan Program Studi Ilmu Hukum Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Lokakarya bertajuk “Legal Compass: Navigation Business Laws for Entrepreneurs” pada hari Kamis, 13 Februari 2025. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dari pukul 08.30 hingga 13.00 WIB dan dihadiri oleh 114 mahasiswa dari kedua Program Studi Manajemen dan Ilmu Hukum, serta peserta umum lainnya.

    Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Program Studi Manajemen, Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.Si., CIMA., yang mewakili Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Assoc. Prof. Dr. Sahat Maruli Tua Situmeang, S.H., M.H. Dalam sambutannya, mereka menekankan pentingnya pemahaman hukum bisnis bagi para pelaku usaha, terutama dalam menghadapi tantangan regulasi di era globalisasi. Kolaborasi antara kedua program studi ini menjadi wujud nyata sinergi lintas disiplin ilmu untuk mendukung perkembangan dunia usaha yang berkelanjutan.

    Lokakarya ini menghadirkan lima narasumber ahli yang membahas isu-isu krusial dalam hukum bisnis. Salah satu topik yang menjadi sorotan adalah kejahatan korporasi. Assoc. Prof. Dr. Sahat Maruli Tua Situmeang, S.H., M.H., menjelaskan bahwa praktik monopoli, pencucian uang, penggelapan pajak, dan eksploitasi tenaga kerja masih menjadi tantangan dalam dunia usaha. Meski regulasi telah tersedia, implementasinya sering kali lemah karena sulitnya pembuktian. Ia menyoroti perlunya pengawasan ketat dan sanksi tegas untuk mencegah praktik ilegal ini agar tidak merugikan banyak pihak.

    Sementara, Dr. Happy Ferovina Wuntu, S.H., M.H., membahas pentingnya memahami kontrak bisnis. Menurutnya, kontrak bukan sekadar formalitas, melainkan alat untuk melindungi hak-hak para pihak. Sebelum menandatangani kontrak, penting untuk memastikan identitas para pihak, memeriksa isi kontrak termasuk hak dan kewajiban masing-masing, serta memperhatikan klausul force majeure. Beliau juga menyarankan agar tidak ragu berkonsultasi dengan ahli hukum jika ada ketidakjelasan.

    Isu ketenagakerjaan juga menjadi sorotan, Dr. Subagyo Sri Utomo, S.H., M.H., CLI., menjelaskan bahwa kesejahteraan pekerja di Indonesia masih menjadi perhatian utama, terutama bagi pekerja sektor informal yang belum mendapat perlindungan hukum yang memadai. Upaya yang bisa dilakukan antara lain penegakan regulasi yang lebih ketat terhadap perusahaan, penyuluhan hak pekerja, serta penguatan serikat pekerja sebagai wadah advokasi tenaga kerja.

    Sutarjo, S.H., M.H., membahas tantangan yang dihadapi Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam menghadapi persaingan usaha. Praktik monopoli dan kartel masih menjadi ancaman bagi UKM. Untuk mendukung UKM, diperlukan akses modal, regulasi yang melindungi usaha kecil, serta kesadaran masyarakat dalam memilih produk lokal. Jika persaingan usaha lebih sehat, bukan hanya UKM yang diuntungkan, tetapi juga konsumen yang bisa mendapatkan lebih banyak pilihan dengan harga yang lebih adil.

    Diah Pudjiastuti, S.H., M.H. menjelaskan perbedaan antara bangkrut dan pailit serta peran kurator dalam mengelola aset debitur yang pailit. Ia menyoroti bahwa kurator sering menghadapi kendala, seperti kurangnya kerja sama dari debitur, kesulitan dalam pencatatan dan pengamanan aset, hingga risiko kriminalisasi terhadap kurator yang menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang lebih transparan dan akuntabel dalam menangani kepailitan.

    Lokakarya ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya pemahaman hukum bisnis bagi para pelaku usaha. Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menjalankan bisnis secara legal dan etis. Kolaborasi antara Prodi Manajemen dan Prodi Ilmu Hukum menunjukkan komitmen UNIKOM dalam mendukung perkembangan dunia usaha yang berkelanjutan melalui sinergi lintas disiplin ilmu. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi tanggapan. Lokakarya ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk meningkatkan literasi hukum di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas. (Direktorat Hms & Pro)

  • Ketua APTISI JABAR Sekaligus Rektor Unikom Menjadi Narasumber Seminar & Dialog Nasional APTISI Pusat di Batam

    Ketua APTISI JABAR Sekaligus Rektor Unikom Menjadi Narasumber Seminar & Dialog Nasional APTISI Pusat di Batam

    Ketua APTISI JABAR Sekaligus Rektor Unikom Menjadi Narasumber Seminar & Dialog Nasional APTISI Pusat di Batam

    Bandung, UNIKOM – Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT., Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) yang juga menjabat sebagai Ketua APTISI Jawa Barat, menjadi salah satu narasumber utama dalam Seminar dan Dialog Nasional yang digelar dalam rangka Rapat Pengurus Pusat Pleno (RPPP) ke-4 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI). Acara ini berlangsung di Nagoya Hill Hotel, Batam, pada 15-16 Februari 2025.

    Dalam paparannya, Prof. Eddy menekankan pentingnya membangun sistem, membentuk budaya organisasi yang kuat, serta kepemimpinan yang visioner untuk memastikan perguruan tinggi dapat tumbuh, berkembang, maju, dan unggul. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi swasta sangat krusial dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital dan globalisasi.

    Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan APTISI Pusat, Pengurus Pusat Harian APTISI, serta Ketua dan Sekretaris APTISI dari seluruh provinsi. RPPP ke-4 APTISI menjadi forum strategis untuk memperkuat peran perguruan tinggi swasta dalam sistem pendidikan nasional, termasuk membahas berbagai isu penting seperti penguatan kelembagaan APTISI, peningkatan kualitas akademik, serta kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

    Sebagai institusi pendidikan swasta yang berperan aktif dalam berbagai forum akademik nasional, UNIKOM senantiasa berupaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Harapannya, pertemuan ini dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan kemajuan perguruan tinggi swasta di Indonesia.(Divisi Digital Marketing)

  • Direktorat Penelitian, Pengabdian Dan Pemberdayaan (DP3M) Unikom Lakukan Sosialisasi Persiapan Pengajuan Hibah Penelitian Direktorat Riset, Teknologi, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) 2025

    Direktorat Penelitian, Pengabdian Dan Pemberdayaan (DP3M) Unikom Lakukan Sosialisasi Persiapan Pengajuan Hibah Penelitian Direktorat Riset, Teknologi, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) 2025

    Direktorat Penelitian, Pengabdian Dan Pemberdayaan (DP3M) Unikom Lakukan Sosialisasi Persiapan Pengajuan Hibah Penelitian Direktorat Riset, Teknologi, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian (DRTPM) secara rutin menyelenggarakan program hibah penelitian untuk mendukung para peneliti dan akademisi dalam melaksanakan penelitian yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Hibah penelitian ini diberikan untuk berbagai bidang keilmuan, mulai dari sains dan teknologi, sosial humaniora, hingga seni dan budaya. Seperti Direktorat Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan (DP3M) UNIKOM yang menggelar sosialisasi Hibah Penelitian setiap tahunnya.

    DP3M menyelenggarakan sosialisasi persiapan pengajuan hibah penelitian DRTPM 2025 pada hari Sabtu 8 Februari 2025. Kegiatan sosialiasi tersebut dihadiri oleh Bapak/Ibu Dosen di lingkungan UNIKOM. Agenda kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Direktur DP3M Irawan Afrianto, ST., MT., dalam pemaparannya terdapat beberapa agenda penting yang dibahas diantaranya: 1). Laporan Penelitian DRTPM – Kemdikbud DP3M UNIKOM 2024, 2). Paparan Hibah DRTPM 2025 (Sumber Hibah DRTPM 2024), 3). Konsep Membuat Proposal Hibah Dalam 1 Jam.

    Pemaparan materi selanjutnya disampaikan oleh Eko Budi Setiawan, S.Kom., M.T., dan Novriani Hasti, S.Si, M.T., yang keduanya menjelaskan mengenai paparan hibah DRTPM dan dua point penting seperti Persyaratan penelitian dan tips & trik penulisan proposal hibah penelitian. Dalam kesempatan tersebut Eko menuturkan bahwa “proposal hibah yang baik adalah proposal yang taat mengikuti panduan serta disusun tidak secara dadakan” tuturnya.

    Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan kolaborasi para dosen UNIKOM dalam mengajukan proposal hibah penelitian DRTPM 2025, serta meningkatkan kualitas proposal yang diajukan dari berbagai disiplin keilmuan yang ada di UNIKOM. Sehingga, UNIKOM bisa berhasil mendapatkan hibah penelitian DRTPM 2025 dan mencapai target jumlah proposal yang diajukan. (Direktorat Hms & Pro).

  • Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung: Unikom Medical Center Gelar Cek Kolesterol Gratis

    Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung: Unikom Medical Center Gelar Cek Kolesterol Gratis

    Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung: Unikom Medical Center Gelar Cek Kolesterol Gratis

    BANDUNG, UNIKOM –  Penyakit jantung dan stroke masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Salah satu faktor risiko utama dari penyakit-penyakit ini adalah kadar kolesterol tinggi. Kabar baiknya, kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kolesterol secara teratur semakin meningkat. Rutin memeriksa kadar kolesterol adalah langkah positif dalam upaya pencegahan penyakit jantung dan stroke. Dengan deteksi dini dan gaya hidup sehat, kita dapat menjaga kesehatan jantung dan hidup lebih lama. Contohnya UNIKOM Medical Center yang setiap bulan rutin melaksanakan program pemeriksaan kesehatan secara gratis yang dapat diikuti oleh seluruh sivitas akademika UNIKOM, baik dosen, tenaga pendidik, maupun mahasiswa.

    UNIKOM Medical Center melakukan pemeriksaan kadar kolesterol pada hari kamis 5 Februari 2025. Pemeriksaan kolesterol berupa tes darah untuk mengukur jumlah total zat lemak (kolesterol dan trigliserida) dalam darah. Cek darah tersebut berguna untuk mengetahui apakah seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi atau tidak. Antusiasme terhadap pemeriksaan kolesterol hari ini cukup besar. Kesadaran individu, baik dari tenaga pendidik, maupun mahasiswa, akan pentingnya kesehatan juga tinggi. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa banyak peserta yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Oleh karena itu, tim medis akan terus mengedukasi mengenai pentingnya menjaga pola makan dan pola hidup sehat.

    dr. Rafika Astarina, selaku dokter yang bertanggung jawab pada program tersebut menyampaikan bahwa “terlihat dari pasien-pasien yang datang ke sini, banyak yang kolesterolnya tinggi. Jadi kita coba cek rutin karena melihat bahayanya dari kolesterol tinggi ya. Jadi kita mendeteksi dini, mencegah, dan juga semisal memang ada yang tinggi, kita coba edukasi dan kalau perlu diobati, kita beri obat,” ujarnya. Tujuan utama dari kegiatan ini tentunya adalah untuk meningkatkan kesadaran dosen, tenaga pendidik dan mahasiswa akan pentingnya kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, terutama pola makan dan olahraga teratur.

    Lebih lanjut dr. Rafika berpesan “semoga dengan adanya program cek kolesterol ini, sivitas akademika ataupun mahasiswa/i UNIKOM dapat lebih meningkatkan pola hidup yang sehat Karena semuanya kembali lagi ke pola hidup masing-masing individu, sekarang memang makanan kita tidak bisa dihindari, tapi kita bisa pilih-pilih mana yang baik, mana yang sehat. Untuk langkah  UNIKOM sendiri itu sudah sangat baik, karena memfasilitasi secara langsung, jadi tidak hanya peduli kepada pendidikannya, tapi secara kesehatan, terutama untuk karyawannya, juga mahasiswanya, itu difasilitasi” pungkasnya.

    Diharapkan program pemeriksaan kolesterol gratis seperti yang diselenggarakan oleh UNIKOM Medical Center dapat terus dilakukan secara rutin. Dengan demikian, kesadaran masyarakat, khususnya sivitas akademika UNIKOM, akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala semakin meningkat. (Direktorat Hms & Pro)

  • Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (Feb) Unikom Tingkatkan Kualitas Non Akademik Mahasiswa Melalui Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (Spak)

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (Feb) Unikom Tingkatkan Kualitas Non Akademik Mahasiswa Melalui Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (Spak)

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (Feb) Unikom Tingkatkan Kualitas Non Akademik Mahasiswa Melalui Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (Spak)

    BANDUNG, UNIKOM – Program Studi di Lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKOM, yaitu Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi, Vokasi Akuntansi, Vokasi Keuangan Perbankan, dan Vokasi Manajemen Pemasaran terus berupaya meningkatkan kualitas mahasiswanya melalui berbagai program strategis. Salah satu inisiatif yang diterapkan adalah penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (SPAK) yang diadakan pada hari Sabtu, 1 Februari 2025. Dengan sistem ini, mahasiswa disetiap program studi tidak hanya dinilai berdasarkan pencapaian akademik, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan non-akademik, ekstrakurikuler, dan pengembangan soft skills yang relevan dengan dunia kerja.

    Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari semua program studi di lingkungan FEB. Turut hadir dalam acara ini para Ketua Program Studi, yaitu Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy (Kaprodi Manajemen S1), Assoc. Prof. Dr. Sridewi Anggadini (Kaprodi Akuntansi S1), Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti (Kaprodi Vokasi Akuntansi), serta Dr. Rizky Zulfikar (Kaprodi Vokasi Keuangan Perbankan dan Manajemen Pemasaran), yang turut memberikan dukungan penuh terhadap implementasi sistem ini.

    Dalam kesempatan ini, Dr. Andreas Darmayadi, M.Si., Ph.D., selaku Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, menyampaikan bahwa SPAK merupakan salah satu strategi dalam mengukur keaktifan mahasiswa dalam berbagai aktivitas ekstrakurikuler serta pengembangan soft skills yang semakin penting di dunia profesional. “SPAK hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus dorongan bagi mahasiswa agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik. Hal ini menjadi langkah penting dalam membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia industri,” ujar Dr. Andreas Darmayadi.

    Komitmen terhadap peningkatan kualitas mahasiswa ini juga mendapat dukungan penuh dari Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M. Ak., Ak., CA.,selakuDekan FEB UNIKOM, yang menekankan bahwa budaya organisasi dalam fakultas sangat dipengaruhi oleh komitmen atas kebijakan yang strategis dan gaya kepemimpinan. Dalam sesi diskusi, dijelaskan bahwa SPAK kini menjadi standar penilaian yang wajib dipenuhi oleh mahasiswa sebelum dapat mengikuti sidang tugas akhir, skripsi, atau proyek akhir. Sistem ini mencakup tiga aspek utama, yaitu: (1) Penalaran, mencakup kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan wawasan intelektual; (2) Minat dan Bakat, meliputi partisipasi dalam organisasi, seni, olahraga, serta berbagai kompetisi, (3) Keagamaan dan Sosial Kemasyarakatan, yang bertujuan menanamkan kepedulian sosial dan kontribusi dalam kegiatan keagamaan. SPAK mengkategorikan aktivitas mahasiswa ke dalam kegiatan “Wajib” dan “Pilihan”, dengan ketentuan bahwa mahasiswa harus mencapai nilai kumulatif minimal yang telah ditetapkan. Pelaporan aktivitas dilakukan secara berkala setiap semester melalui Sistem Informasi SPAK, yang mengharuskan mahasiswa mengunggah bukti capaian kegiatannya.

    Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga mendapatkan wawasan praktis tentang bagaimana SPAK dapat membantu mahasiswa dalam membangun portofolio yang lebih kuat dan meningkatkan daya saing di dunia kerja. dengan diterapkannya SPAK, FEB UNIKOM berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya integrasi antara pencapaian akademik dan pengembangan soft skills. Implementasi sistem ini menjadi bagian dari action seluruh program studi di lingkungan FEB UNIKOM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki keunggulan dalam aspek professional dan sosial. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dosen Dan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Fisip Unikom Melaksanakan Kegiatan Pkm Melalui Mata Kuliah Krisis Dan Strategi Public Relations Dengan Tema “Build Your Future: Terampil Komunikasi Dan Branding Diri Bagi Gen Z” Di SMK KARTIKA XIX – 2

    Dosen Dan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Fisip Unikom Melaksanakan Kegiatan Pkm Melalui Mata Kuliah Krisis Dan Strategi Public Relations Dengan Tema “Build Your Future: Terampil Komunikasi Dan Branding Diri Bagi Gen Z” Di SMK KARTIKA XIX – 2

    Dosen Dan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Fisip Unikom Melaksanakan Kegiatan Pkm Melalui Mata Kuliah Krisis Dan Strategi Public Relations Dengan Tema “Build Your Future: Terampil Komunikasi Dan Branding Diri Bagi Gen Z” Di SMK KARTIKA XIX - 2

    BANDUNG, UNIKOM – Ditengah persaingan ketat di dunia pendidikan, keterampilan komunikasi dan personal branding menjadi kunci utama bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan diberbagai bidang. Menyadari pentingnya hal tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada hari Jumat 31 Januari 2025. Kegiatan PKM dilaksanakan di SMK Kartika XIX-2 Bandung dengan mengusung tema “Build Your Future: Terampil Komunikasi dan Branding Diri Bagi Gen Z dimasa Transisi Siswa Menuju Mahasiswa”. PKM yang dilakukan merupakan implementasi dari mata kuliah Krisis dan Stategi Public Relation (Kristrahum). Tujuan dari kegiatan PKM ini untuk memberikan informasi dan edukasi kepada siswa/siswi anggota OSIS yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Universitas agar mengetahui pentingnya personal branding dan keterampilan komunikasi dimasa transisi siswa menjadi mahasiswa.

    Pada kegiatan PKM Dosen dan Mahasiswa di SMK Kartika XIX-2 turut hadir Yenny Yuningsih, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Kurikulum, Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., Dosen pengampu mata kuliah Krisis dan Strategi PR Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., Dosen Program Studi Ilmu komunikasi, Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Dosen FIKOM Unisba sekaligus Narasumber Ferra Martian, S.I.Kom., M.I.Kom.

    R. Rahma Kinasih selaku Ketua Pelaksana dalam kegiatan PKM ini menyampaikan laporannya bahwa “kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan personal branding yang baik, dengan jumlah peserta 22 siswa dan siswi pengurus OSIS SMA Kartika XIX – 2 Bandung, kami harap tujuan dan manfaatnya dapat dirasakan bagi siswa dan siswi pribadi, bahkan untuk meningkatkan SDM OSIS itu sendiri agar maksimal ketika berorganisasi” ujarnya.

    Sambutan sekaligus pembukaan acara disampaikan oleh Dr. Desayu Eka Surya S.Sos., M.Si., CICS selaku dosen pengampu mata kuliah Kristrahum yang menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada pihak sekolah yang telah berkenan hadir dan menyambut hangat serta memfasilitasi kegiatan PKM, Desayu juga menyampaikan bahwa “Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari kegiatan Humas atau Public Relation yang tentunya ini menjadi momentum bagi Mahasiwa/I Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM bisa mengasah dan mengimplementasikan teori dan praktek kehumasannya karena kemampuan ini akan bisa membantu perusahaan untuk meningkatkan, mempertahankan dan membangun citra organisasinya, sehingga kegiatan PKM rutin kami lakukan” tutur Desayu.

    Pada kesempatan tersebut Wakil Kepala Sekolah Kurikulum Yenny Yuningsih, S.Pd., yang mewakili Kepala Sekolah SMK Kartika XIX – 2, dalam sambutannya Yenny mengungkapkan bahwa “Kami berterimakasih atas kunjungan dari seluruh Dosen dan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM yang hadir, mudah-mudahan adanya kerjasama dan kegiatan PKM ini bisa berjalan sukses dan siswa/siswi kami bisa mendapatkan ilmu dan kemampuan berkomunikasi serta meningkatkan motivasi berlajarnya” pungkasnya. Kemudian acara disambung dengan pemateri dari Narasumber yaitu Ferra Martian, S.I.Kom., M.I.Kom., yang menyampaikan materi tentang bagaimana cara agar terampil branding dan komunikasi dimasa transisi siswa menuju mahasiswa. Ada beberapa point penting yang disampaikan diantaranya: 1). Cara agar bisa dikenal sebagai seseorang yang memiliki ciri khas tanpa harus pencitraan. 2). Personal Branding. 3). Cara supaya lancar berkomunikasi. 4). Tips supaya tidak takut untuk public speaking.

    Diakhir acara, dilakukan penyerahan plakat yang diberikan oleh Dekan FISIP UNIKOM kepada pihak sekolah kepada pihak sekolah dan narasumber, disambung dengan penyerahan sertifikat yang diberikan oleh dosen pengampu mata kuliah Kristrahum kepada Pihak sekolah dan narasumber serta penyerahan cinderamata oleh ketua pelaksana kepada pihak sekolah, dan dilengkapi kegiatan dokumentasi bersama dengan seluruh peserta kegiatan.

    Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM di SMK Kartika XIX-2 Bandung merupakan langkah yang sangat positif dalam membekali generasi muda dengan keterampilan komunikasi dan personal branding yang sangat dibutuhkan di era globalisasi saat ini. (Direktorat Hms & Pro).