Tag: Prof Zainal Arifin Hasibuan

  • UNIKOM Resmikan Teknologi Agrisense Berbasis AIOT di SD Telaga Cendekia Sumedang: Implementasi Nyata Riset Internasional Guna Pemantauan Karbon Lingkungan

    UNIKOM Resmikan Teknologi Agrisense Berbasis AIOT di SD Telaga Cendekia Sumedang: Implementasi Nyata Riset Internasional Guna Pemantauan Karbon Lingkungan

    BANDUNG, UNIKOM — Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan riset terapan berbasis teknologi dengan meresmikan Stasiun IoT berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (AIoT) bertajuk AgriSense. Peresmian tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara UNIKOM dan SD Telaga Cendekia yang dilaksanakan pada Selasa, 28 April 2026, bertempat di lingkungan SD Telaga Cendekia, Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang.

    Turut hadir pada kesempatan tersebut Bupati Sumedang yang diwakili oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, serta DPRD Kabupaten Sumedang, Wakil Rektor IV UNIKOM Prof. Ir. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., dan dosen UNIKOM, Dr. Agus Mulyana, M.T., bersama para mitra kolaborasi, termasuk Kepala Sekolah SD Telaga Cendekia, Dra. Odah. Peresmian tersebut menjadi momen penting dalam implementasi hasil riset internasional yang tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga diterapkan langsung di lapangan guna memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

    SD Telaga Cendekia sendiri menjadi sekolah pertama di Indonesia yang mengimplementasikan sistem AIoT untuk pemantauan karbon lingkungan secara langsung. Hal tersebut menjadikan sekolah sebagai living laboratory dalam edukasi berbasis data dan teknologi lingkungan bagi generasi muda. Melalui kerja sama tersebut, diperkenalkan sistem cerdas berbasis AIoT yang mampu memantau karbon tanah serta parameter lingkungan lainnya secara real time. Teknologi tersebut tentunya menjadi langkah maju dalam mendukung pertanian presisi sekaligus menghadirkan pengambilan keputusan yang lebih akurat berbasis data.

    Stasiun AIoT AgriSense juga merupakan hasil riset tahun kedua dalam skema internasional e-Asia yang melibatkan kolaborasi global antara UNIKOM dan University of Tokyo, Waseda University, dan Chiang Mai University. Kolaborasi tersebut mencerminkan penguatan jejaring World Class University (WCU) yang mendorong inovasi teknologi berbasis keberlanjutan.

    Implementasi teknis dan operasional sistem AgriSense di lapangan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor IV Bidang Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, Prof. Ir. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., bersama dosen Fakultas Teknik UNIKOM sekaligus teknopreneur, Dr. Agus Mulyana, M.T. Keduanya berperan strategis dalam memastikan integrasi teknologi AI dan IoT berjalan optimal serta dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

    Teknologi AgriSense dirancang sebagai sistem cerdas untuk pemantauan dan analisis emisi karbon serta parameter lingkungan secara real-time. Implementasinya mencakup area sekolah, lahan pertanian, hingga kawasan permukiman. Sistem tersebut mampu menghasilkan data yang akurat dan cepat, guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam pengelolaan lingkungan.

    Berdasarkan hasil riset, sektor pertanian dan penggunaan lahan berkontribusi secara signifikan terhadap emisi gas rumah kaca, sehingga dibutuhkan sistem monitoring yang presisi dan berkelanjutan. Dengan demikian, AgriSense hadir sebagai solusi untuk menjawab tantangan tersebut melalui integrasi sensor IoT dan kecerdasan buatan.

    Implementasi hasil riset tersebut merupakan bentuk nyata dari kontribusi UNIKOM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-13, yaitu penanganan perubahan iklim. Selain itu, program tersebut turut mendukung pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dalam aspek hilirisasi riset dan dampak nyata bagi masyarakat.

    Dalam kesempatan wawancara, Prof. Zainal menyampaikan harapannya, “Semoga ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh dosen UNIKOM untuk bersama-sama berkontribusi dan beraktivitas dalam mendukung pencapaian SDGs, Asta Cita, serta pemenuhan kontrak IKU UNIKOM dengan Kemendiktisaintek, yang semuanya selaras”, tutur Prof. Zainal.

    Melalui implementasi tersebut, UNIKOM menunjukkan bahwa inovasi teknologi tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan lingkungan. Ke depan, sistem AgriSense diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah sebagai bagian dari transformasi menuju ekosistem cerdas dan berkelanjutan di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)

  • Selamat dan Sukses kepada para Dosen Peraih Pendanaan Program Penelitian Multitahun 2026

    Selamat dan Sukses kepada para Dosen Peraih Pendanaan Program Penelitian Multitahun 2026

    Selamat dan sukses kepada para dosen Universitas Komputer Indonesia yang berhasil meraih Pendanaan Program Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026 melalui Program BIMA yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

    Apresiasi setinggi-tingginya kepada:

    1. Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D. – Dosen Sistem Informasi sekaligus Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program and Center of Excellence
      Judul Penelitian : Integrasi Blockchain, IoT, dan AI untuk Otomatisasi dan Validasi Pengumpulan Data di Rantai Pasok Industri Kelapa Sawit
    2. Dr. Diana Andriani, S.T, M.M.MT – Dosen Program Studi Teknik Industri UNIKOM
      Judul Penelitian : Digitalisasi Pertanian Berbasis Data-Driven Decision Making di Era Industry 4.0
    3. Andri Sahata Sitanggang, S.Kom., M.Kom – Dosen Program Studi Sistem Informasi UNIKOM
      Judul Penelitian : Revolusi Digitalisasi Aplikasi GO-TURTLES sebagai Pengembangan Konservasi dan Wisata Penyu Berkelanjutan Berbasis Crowdfunding

    Prestasi ini menjadi bukti komitmen UNIKOM dalam mendorong pengembangan riset inovatif, kolaboratif, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesejahteraan masyarakat.

    Semoga penelitian yang dilakukan dapat terus menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan berdampak luas bagi pembangunan berkelanjutan.

  • Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam mempercepat transformasi digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Workshop Experience: “Accelerating the Transformation to Artificial Intelligence Ready Campus” pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di Auditorium Lantai 17 UNIKOM. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis institusi dalam memperkuat akselerasi menuju World Class University, yang  merupakan hasil kolaborasi strategis antara Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Deputi Wakil Rektor IV, Direktorat INFRANET, Direktorat PTDSI, dan Tim Eduplus UNIKOM.

    Pelatihan Google AI tersebut terbagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama diperuntukkan bagi dosen UNIKOM dengan fokus pada penguatan pemanfaatan Artificial Intelligence dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian. Sementara sesi ke dua diikuti oleh tenaga kependidikan UNIKOM yang diarahkan pada optimalisasi AI untuk mendukung efektivitas dan efisiensi administrasi serta layanan akademik.

    Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., dalam sambutan pembukanya  menegaskan bahwa pencapaian World Class University tidak dapat diraih secara individual, melainkan melalui upaya kolektif seluruh sivitas akademika. “Transformasi menuju AI Ready Campus merupakan lompatan strategis yang mengharuskan perubahan pola pikir dari pendekatan tradisional menuju sistem kerja berbasis teknologi cerdas”, tutur Prof. Zainal.

    Lebih lanjut, menurut Prof. Zainal, AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai enabler yang memungkinkan percepatan proses akademik dan administratif secara signifikan. Prof. Zainal juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi agar sivitas akademika tidak menjadi pengguna pasif, melainkan mampu menjadi pengendali teknologi tersebut.

    Pada sesi materi pertama, Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., menyampaikan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulannya. Para dosen mempraktikkan langsung penggunaan Gemini untuk menyusun contoh proyek pengabdian kepada masyarakat dan penelitian berbasis real case. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh narasumber ke dua yaitu, Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D.,  yang memaparkan materi mengenai optimalisasi NotebookLM sebagai asisten kecerdasan Artifisial untuk pembelajaran riset di perguruan tinggi serta pemanfaatan fitur Google Workspace dalam mendukung kolaborasi digital, manajemen dokumen, dan integrasi sistem kerja di lingkungan kampus.

    Pada sesi ke dua, selain mendapatkan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulan dari narasumber yang sama, selanjutnya tenaga kependidikan diberikan tugas membuat contoh surat resmi menggunakan template AI yang disesuaikan dengan kebutuhan kerja masing-masing unit, sehingga pemanfaatan teknologi menjadi kontekstual dan aplikatif.

    Sebagai bentuk evaluasi sekaligus refleksi pembelajaran, beberapa dosen dan tenaga kependidikan yang terpilih diberikan kesempatan untuk memaparkan secara singkat hasil tugas pelatihan yang telah dikerjakan di hadapan peserta lainnya. Presentasi tersebut menampilkan berbagai contoh proyek penelitian, rancangan pengabdian, serta format surat berbasis AI yang telah disesuaikan dengan kebutuhan unit kerja. Sesi evaluasi tidak hanya memperlihatkan capaian pemahaman peserta, tetapi juga menjadi ruang berbagi praktik dan inspirasi implementasi AI di lingkungan UNIKOM.

    Melalui pelatihan AI dengan pendekatan berbasis praktik, pendampingan intensif, serta integrasi real case dalam setiap sesi, UNIKOM berkomitmen untuk membangun ekosistem AI Ready Campus yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi global, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi akademik yang kompetitif di tingkat internasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Inkubator Bisnis Dan Umkm Unikom Berkolaborasi Dengan Komdigi Bpsdm Provinsi Jawa Barat Gelar Pelatihan Digital Enterpreneur Academy (DEA)

    Direktorat Inkubator Bisnis Dan Umkm Unikom Berkolaborasi Dengan Komdigi Bpsdm Provinsi Jawa Barat Gelar Pelatihan Digital Enterpreneur Academy (DEA)

    Direktorat Inkubator Bisnis Dan Umkm Unikom Berkolaborasi Dengan Komdigi Bpsdm Provinsi Jawa Barat Gelar Pelatihan Digital Enterpreneur Academy (DEA)

    BANDUNG, UNIKOM – Direktorat Inkubator Bisnis dan UMKM Universitas Komputer Indonesia (INBISKOM UNIKOM) berkolaborasi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat. Pelatihan ini melibatkan mahasiswa kewirausahaan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dengan tema “Pemasaran Digital Dasar – Digital Entrepreneur Academy (DEA)” yang digelar selama dua hari, 20-21 Februari 2025 berlangsung secara luring di Ruang L.018 Smart Building UNIKOM.

    Pelatihan yang dilaksanakan bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan strategi pemasaran digital yang esensial di era digital saat ini. Para peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari konsep dasar pemasaran digital, strategi branding dan positioning, pengembangan konten kreatif, hingga pembangunan jaringan dan kolaborasi. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program dan Center of Excellent Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D. didampingi oleh Direktur INBISKOM UNIKOM, Dr. Lilis Puspitawati Assoc. Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA.,  serta perwakilan dari  BPSDM KOMDIGI Jawa Barat dihadiri oleh Presya Sudjana, M.B.A., dan Muhamad Fauzan, M.I.Kom. selaku PIC KOMDIGI Kota Bandung.

    Kegiatan pelatihan ini merupakan tahap awal dari rangkaian kegiatan pembekalan softskills untuk mahasiswa UNIKOM yang mengambil mata kuliah kewirausahaan. Direktur INBISKOM UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA., menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi wirausaha muda yang kompetitif. “Di era digital ini, pemasaran digital menjadi kunci sukses bagi bisnis. Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal yang cukup bagi mahasiswa untuk mengembangkan bisnis mereka,” ujarnya.

    Selain sesi teori, workshop ini juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung. Dengan pelatihan ini, mahasiswa kewirausahaan dapat lebih siap menghadapi tantangan bisnis di era digital serta meningkatkan peluang keberhasilan usaha mereka. Kewirausahaan dengan keterampilan dalam pemasaran digital di era teknologi digital yang semakin meningkat.  Dalam era di mana konten digital menjadi salah satu faktor utama dalam membangun personal branding dan bisnis. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan teknik yang aplikatif kepada peserta dan diharapkan para mahasiswa kewirausahaan UNIKOM dapat semakin siap menghadapi tantangan dunia bisnis digital dan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. (Direktorat Hms & Pro).

  • UNIKOM dan YOUNGSAN University Kolaborasi Gelar Seminar Internasional Bahas Era Kecerdasan Buatan Ai Bertajuk “Singularity: How To Cope With It?’

    UNIKOM dan YOUNGSAN University Kolaborasi Gelar Seminar Internasional Bahas Era Kecerdasan Buatan Ai Bertajuk “Singularity: How To Cope With It?’

    UNIKOM dan YOUNGSAN University Kolaborasi Gelar Seminar Internasional Bahas Era Kecerdasan Buatan Ai Bertajuk “Singularity: How To Cope With It?’

    BANDUNG, UNIKOM – Pada Hari Jumat 24 Januari 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bersama Youngsan University (YSU), Korea selatan melakukan kolaborasi istimewa dengan menghadirkan seminar akademik internasional bertajuk: “Singularity: How to Cope With it?”. Pada acara ini turut hadir pembicara – pembicara hebat diantaranya, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto MT selaku Rektor UNIKOM Indonesia,  Prof. Dr. Bu Gu-Wuck selaku Presiden YSU Korea Selatan, Prof Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D selaku Wakil Rektor 4 Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, Rodi Hartono, ST., MT., Ph.D. selaku Ketua Divisi Robotika  UNIKOM dan juga Perwakilan Universitas mitra YSU & UNIKOM. Narasumber pada acara ini membahas apa saja tantangan dan peluang di era kecerdasan buatan (AI) dan singularitas teknologi. 

    Acara ini dibuka oleh MC dari tim Younsan University. Lalu dibuka dengan materi yang pertama oleh Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto MT. Dalam penyampaian materinya Prof. Eddy menjelaskan tentang strategi pengembangan pendidikan tinggi berbasis AI serta ancaman dan peluangnya. Prof. Eddy juga menjelaskan visi dalam Mewujudkan pengembangan pendidikan tinggi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, di mana teknologi AI digunakan untuk mempersonalisasi pembelajaran, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperluas akses pendidikan global. Selain itu Prof. Eddy juga menjelaskan nilai nilai budaya UNIKOM yaitu PIQIE: 1) Professionalism. 2) Integrity 3) Quality, 4). Excellence, 5). Information Technology (ICT),

    Lebih lanjut Prof. Eddy menyimpulkan bahwa “Merangkul strategi yang digerakkan oleh AI sangatlah penting untuk kemajuan pendidikan tinggi. Dengan memanfaatkan kekuatan AI, institusi dapat meningkatkan hasil pembelajaran, merampingkan operasi, dan mempersiapkan siswa untuk masa depan yang dinamis. Di sisi lain, Universitas perlu mengambil tindakan untuk mengatasi singularitas” pungkasnya.

    Materi yang kedua disampaikan oleh Rodi Hartono, ST., MT., Ph.D. materi yang disampaikannya yaitu mengenai cara Pemanfaatan Artifical Intellligence (AI) serta bagaimana mengatasi AI di era singularitas. Beberapa point utamanya yang disampaikan yaitu: 1) Optimalisasi Sumber Daya: Solusi AI untuk menghemat sumber daya di tengah pertumbuhan teknologi yang pesat, Contoh: Jaringan pintar, pertanian presisi, dan manufaktur berkelanjutan. 2). Mitigasi Dampak Lingkungan: Mengurangi jejak karbon dari infrastruktur AI dan Berinvestasi dalam sistem AI bertenaga energi terbarukan. 3). Akses yang Berkeadilan: Memastikan teknologi AI bermanfaat bagi semua komunitas dan Mempromosikan kolaborasi global untuk tujuan keberlanjutan bersama. 4). Tata Kelola yang Beretika: Membangun kepercayaan dan transparansi dalam sistem AI serta Menciptakan kebijakan untuk menyelaraskan pengembangan AI dengan prioritas keberlanjutan

    Sementara itu, materi selanjutnya disampaikan oleh Prof. Zainal hasibuan, Ph.D yang menjelaskan tentang Kekuatan AI untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi: Sebuah Arah Baru Menuju Pembelajaran yang Dipersonalisasi. Prof Zainal memberikan point utama dalam materinya yaitu bahwa AI sebagai agent of change: 1). Menumbuhkan kumpulan data yang besar akan meningkatkan pola dan karakteristik pelajar, 2) Materi pembelajaran yang didorong akan menyesuaikan dan sesuai dengan perilaku pelajar. 3). Pemantauan cerdas otomatis akan memperkuat interaksi pelajar dan guru. 4). Sistem menjadi lebih cerdas dari waktu ke waktu dan lebih tunggal. 5). Pembelajaran Personalisasi Berbasis AI mengubah paradigma pembelajaran dari: pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa.

    Materi yang terakhir disampaikan oleh Assoc Prof, Na Hoon Park, Ph.D selaku perwakilan dari Youngsan University, Korea Selatan (Ys’U) yang membawakan materi seputar: 1) Pengenalan Program Ekstrakurikuler Ys’U. 2). Sekolah Dunia Steiner (pendidikan Waldorf, pendidikan Steiner) 3). Universitas Singularitas. 4)  Kontes Status Kemanusiaan – Festival Senyum. Acara Seminar pers ini kemudian diakhiri dengan sesi Tanya jawab bersama para peserta.

    Harapannya semoga seminar ini memberikan wawasan yang komprehensif mengenai peran AI dalam pendidikan tinggi, tantangan dan peluang di era singularitas, serta pentingnya personalisasi pembelajaran dan pengembangan karakter. Kolaborasi antara UNIKOM dan Youngsan University diharapkan dapat terus berlanjut untuk menghasilkan inovasi-inovasi di bidang pendidikan. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM berkolaborasi bersama Red Hat Academy Gelar Workshop Bertema “Limiteless Open – Source Innovation”

    UNIKOM berkolaborasi bersama Red Hat Academy Gelar Workshop Bertema “Limiteless Open – Source Innovation”

    BANDUNG, UNIKOM  – Dalam rangka menjembatani kesenjangan antara dunia akademis dan industri, UNIKOM bersama Red Hat Academy berkolaborasi untuk memberdayakan generasi profesional IT saat ini untuk memberikan dampak yang signifikan pada lanskap teknologi global. Red Hat Academy sendiri merupakan sebuah program pelatihan akademis yang dirancang khusus untuk membantu institusi pendidikan, seperti universitas dan sekolah tinggi, dalam mempersiapkan lulusannya menjadi tenaga IT yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Program ini memberikan akses gratis ke kurikulum dan materi pembelajaran berbasis Linux dan open source yang berkualitas tinggi, langsung dari Red Hat, salah satu pemimpin dunia dalam solusi open source.

    Pada Hari Jumat 24 Januari 2025 Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Workshop yang berkolaborasi dengan Red Hat Academy. Kegiatan Workshop ini dilaksanakan di Ruangan 10.010 Lantai 10 Smart Building UNIKOM. Acara ini dimulai pada pukul 08.30 – 11.00 WIB dengan mengusung tema “Limiteless Open-Source Innovation”. Peserta dari kegiatan Workshop ini merupakan mahasiswa dari Teknik Komputer, Teknik Informatika dan Sistem Informasi semester 5. Selain itu, kegiatan Workshop ini juga turut dihadiri oleh Wakil Rektor 4 Bidang Teknologi Digital & ICT Prof Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D., Direktur International Program Dr. Senny Luckyardi, SP., MM., Ketua Program Studi Teknik Komputer Dr. Susmini I. Lestaringati, MT. dan Ketua Divisi International Class & Training Angga Friyanto, S.kom., MT.

    Kegiatan Workshop ini dibuka oleh MC dari Tim KPM UNIKOM yang diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UNIKOM. Sambutan yang pertama diawali oleh Prof Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D. Dalam sambutannya Prof Zainal menjelaskan bahwa “Workshop ini adalah salah satu bentuk kegiatan di mana mahasiswa kita, dosen-dosen kita harus kita dekatkan ke industri, Nah Red Hat ini merupakan suatu engine di dalam teknologi IBM itu yang bisa menggerakkan berbagai macam komponen, aplikasi, interface dan sebagainya, termasuk juga berbagai macam komponen di dalam komputer, sehingga kebutuhan akan tenaga-tenaga IT atau yang terampil dengan Red Hat ini banyak sekali tidak hanya di Indonesia tapi di dunia” ujarnya.

    Lebih lanjut Prof Zainal mengungkapkan harapannya bahwa “Semoga dengan hadirnya kegiatan workshop Red Hat Academy pada pagi hari ini, mudah-mudahan menjadi suatu awal yang baik bagi mahasiswa, dan bagi UNIKOM, serta bagi bangsa ini untuk memperkenalkan teknologi yang kancahnya itu tidak lokal, tidak nasional tapi global” pungkasnya.

    Sambutan kedua oleh Perwakilan Red Hat Academy Indonesia, sekaligus moderator pada acara workhop ini yaitu Putri Ananda, yang menjelaskan mengenai Red Hat dan menjelaskan pentingnya kolaborasi ini, dengan menyatakan, “senang sekali hari ini kita bisa mengadakan kuliah tamu bersama Red Hat dan UNIKOM. Tujuan kami dengan adanya kuliah tamu ini adalah untuk berbagi dan menginspirasi serta membekali mahasiswa UNIKOM dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk berkembang di industri ini. Dengan kegiatan ini  semoga kita bisa berkolaborasi lebih erat lagi bersama UNIKOM untuk sukses bersama di kemudian hari serta menciptakan komunitas yang mendukung pertumbuhan dan inovasi.” Tuturnya.

    Acara Workshop ini dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Fajar Faturrahman, selaku narasumber dari Associate Principal Solution Architect Red Hat Indonesia. ia memaparkan materi seputar cara teknologi Opensource yang dapat membantu dalam berinovasi lebih jauh lagi serta kegunaan Opensource bagi dunia IT dan Bisnis.

    Selesai pemaparan materi pertama, dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh narasumber kedua yaitu Arief Rahman Hakim selaku Tehcnical Director dari PT. Dasa Apriliando Sentosa, ia juga merupakan seorang lulusan atau alumni UNIKOM. Pada acara ini ia memaparkan materi seputar IT career preparation, materi ini mencakup cara mempersiapkan diri bagi mahasiswa agar bisa berkarier serta bekerja di industri IT dan DIgital Talent.

    Selajutnya, rangkaian acara Workshop ini diakhiri dengan sesi tanya jawab oleh moderator bersama para peserta dan kemudian ditutup oleh MC. Kemudian kegiatan Workshop ini ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dengan seluruh peserta kegiatan Workshop Red Hat Aacademy Day

    Kesimpulan dari kegiatan Workshop ini yaitu Para mahasiswa mendapatkan wawasan yang berharga mengenai teknologi yang dibutuhkan dan praktik-praktik terbaik dan Peluang Global dengan Fokus pada teknologi global seperti Red Hat Academy yang menempatkan para lulusan pada posisi yang tepat untuk karier internasional juga Pembangunan Komunitas karena acara ini memupuk rasa kebersamaan di antara para mahasiswa, alumni, dan profesional industri. (Direktorat Hms & Pro).