Tag: Prof Siti Kurnia Rahayu

  • Rayakan Tiga Dekade Perjalanan Organisasi HMAK UNIKOM Gelar Dies Natalis Ke-30 Bertema “Sky-Disc”

    Rayakan Tiga Dekade Perjalanan Organisasi HMAK UNIKOM Gelar Dies Natalis Ke-30 Bertema “Sky-Disc”

    BANDUNG, UNIKOM — Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMAk) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan peringatan Dies Natalis ke-30 pada Senin, 27 April 2026, bertempat di Auditorium Lantai 4 Miracle Building UNIKOM. Mengusung tema “SKY-DISC (Sensation of Thirty: Kyma & Disco)”, kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan sebagai momentum refleksi perjalanan organisasi selama tiga dekade.

    Peringatan Dies Natalis ke-30 menjadi ajang silaturahmi dan penguatan solidaritas antara pengurus aktif, mahasiswa Program Studi Akuntansi dari berbagai angkatan, jajaran demisioner, hingga para alumni HMAk UNIKOM. Selain sebagai bentuk perayaan hari jadi organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pengembangan karakter, wawasan, serta motivasi bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik maupun dunia profesional.

    Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Saskia Rajihan, serta Ketua Umum HMAk UNIKOM, Wine Aulia Putri Mahesa. Keduanya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

    Pelaksanaan kegiatan Dies Natalis juga turut mendapatkan dukungan penuh dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM. Dalam sambutannya, Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan eksistensi HMAk UNIKOM dalam membangun lingkungan organisasi yang aktif, progresif, dan inspiratif bagi mahasiswa. Lebih lanjut, Prof. Siti Kurnia juga menyampaikan harapan agar seluruh mahasiswa mampu memanfaatkan masa perkuliahan sebagai proses pembentukan diri yang memberikan perubahan positif bagi masa depan. Menurutnya, setiap perjalanan dan pengalaman selama menjadi mahasiswa di UNIKOM dapat menjadi “miracle” atau keajaiban yang membentuk karakter, kompetensi, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

    Turut hadir pada kesempatan tersebut, Pembina HMAk UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., dan Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., selaku Dosen Pembimbing yang terus mendukung pengembangan kegiatan kemahasiswaan di lingkungan Program Studi Akuntansi.

    Memasuki agenda inti, suasana hangat dan penuh rasa syukur terasa dalam prosesi simbolis pemotongan kue ulang tahun sebagai bentuk perayaan atas perjalanan 30 tahun HMAk UNIKOM dalam membangun organisasi yang adaptif dan berkelanjutan. Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi perhatian peserta adalah sesi Talkshow Alumni bertajuk “Failure Confessions: What I Wish I Knew at 20”. Dalam sesi tersebut, para alumni membagikan pengalaman, tantangan, serta pelajaran hidup yang mereka hadapi selama masa kuliah hingga memasuki dunia kerja.

    Dalam sesi diskusi interaktif tersebut, peserta diajak memahami bahwa kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bagian penting dari proses pembelajaran dan pengembangan diri. Materi yang disampaikan juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus berkembang, berani mencoba, serta membangun kesiapan mental dalam menghadapi dinamika kehidupan profesional di masa depan.

    Kemeriahan acara semakin terasa melalui berbagai penampilan hiburan dan kreativitas mahasiswa Akuntansi UNIKOM yang menampilkan bakat di bidang seni dan pertunjukan. Selain itu, sesi quiz interaktif turut menambah antusiasme peserta melalui berbagai pertanyaan menarik yang menghidupkan suasana acara. Rangkaian Dies Natalis ke-30 HMAk UNIKOM kemudian ditutup dengan penampilan musik dan prosesi penutupan resmi yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

    Melalui penyelenggaraan Dies Natalis, HMAk UNIKOM kembali menegaskan komitmennya sebagai organisasi kemahasiswaan yang aktif dalam membangun ekosistem akademik yang kolaboratif, kreatif, dan adaptif. Sinergi yang terjalin antara mahasiswa, alumni, dan sivitas akademika diharapkan mampu terus memperkuat kontribusi HMAk UNIKOM dalam mendukung pengembangan kualitas mahasiswa Program Studi Akuntansi di masa mendatang. (Direktorat Hms & Pro)

  • Estafet Kepemimpinan Galeri Investasi Digital FEB UNIKOM Siap Hadirkan Inovasi Literasi Keuangan

    Estafet Kepemimpinan Galeri Investasi Digital FEB UNIKOM Siap Hadirkan Inovasi Literasi Keuangan

    BANDUNG, UNIKOM — Jum’at, 17 April 2026, Galeri Investasi Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) kepengurusan periode 2025/2026. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dekan FEB UNIKOM, para Ketua Program Studi, pembina organisasi, pengurus demisioner, pengurus baru, serta anggota aktif Galeri Investasi Digital UNIKOM.

    Kegiatan serah terima jabatan menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi sekaligus memperkuat komitmen Galeri Investasi Digital dalam mengembangkan literasi keuangan dan investasi di kalangan mahasiswa. Selain sebagai ajang estafet kepemimpinan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang refleksi atas capaian program kerja kepengurusan sebelumnya serta penyusunan langkah strategis dan inovatif untuk periode mendatang.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus laporan pertanggungjawaban dari Ketua Galeri Investasi Digital periode 2024/2025, Intan Yusnia. Dalam sambutannya, Intan juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya berbagai program kerja selama satu periode kepengurusan. Ia juga berharap kepengurusan selanjutnya dapat terus membawa Galeri Investasi Digital menjadi organisasi yang semakin berkembang, inovatif, dan berprestasi dalam mendukung peningkatan literasi investasi digital di lingkungan kampus.

    Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., dalam sambutan pembukanya menyampaikan harapan agar Galeri Investasi Digital dapat terus menjadi wadah edukatif bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi sejak dini.

    Prosesi inti kegiatan dilaksanakan secara simbolis melalui penyerahan laporan pertanggungjawaban dan atribut organisasi kepada Ketua Galeri Investasi Digital periode 2025/2026, Sultan Nurzamzam. Penyerahan tersebut menjadi tanda resminya pergantian kepemimpinan organisasi sekaligus awal dimulainya kepengurusan baru.

    Sultan Nurzamzam selaku ketua yang baru, selanjutnya menyampaikan visi, misi, serta komitmennya dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru akan berfokus pada peningkatan edukasi investasi digital, penguatan program kerja organisasi, serta perluasan jangkauan literasi keuangan kepada mahasiswa melalui berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif.

    Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus mempererat hubungan antaranggota. Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh kebersamaan, dan semangat baru dalam menyongsong kepengurusan yang lebih progresif.

    Melalui kegiatan serah terima jabatan tersebut, diharapkan kepengurusan Galeri Investasi Digital periode 2025/2026 dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, menghadirkan berbagai inovasi program kerja, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan dan investasi, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dukung Transformasi Administrasi Pajak Digital Tax Center UNIKOM Gelar Sosialisasi Pengisian SPT Coretax

    Dukung Transformasi Administrasi Pajak Digital Tax Center UNIKOM Gelar Sosialisasi Pengisian SPT Coretax

    BANDUNG, UNIKOM – Dukungan terhadap pengelolaan pajak dalam sebuah institusi tercermin melalui upaya peningkatan literasi perpajakan, pendampingan teknis, serta pemanfaatan sistem administrasi pajak berbasis digital. Pada Selasa, 24 Februari 2026 Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Tax Center UNIKOM bekerja sama dengan Direktorat Keuangan UNIKOM menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (SPT PPh OP) melalui sistem Coretax bagi sivitas akademika UNIKOM. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh para dosen serta tenaga kependidikan di lingkungan UNIKOM.

    Program tersebut merupakan bagian dari upaya Tax Center UNIKOM dalam meningkatkan literasi dan kepatuhan perpajakan di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus mendukung program edukasi perpajakan yang berkelanjutan bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat I. Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai persiapan pelaporan SPT Tahunan serta praktik langsung pengisian SPT Orang Pribadi melalui sistem Coretax, yang merupakan platform digital terbaru dalam administrasi perpajakan.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi digital dalam sistem administrasi perpajakan melalui Coretax merupakan langkah penting yang dilakukan pemerintah untuk menciptakan sistem pelaporan pajak yang lebih transparan, terintegrasi, dan efisien. “Sebagai perguruan tinggi yang berbasis teknologi, UNIKOM sangat mendukung implementasi sistem tersebut, sehingga kegiatan sosialisasi ini menjadi sarana penting bagi sivitas akademika untuk memahami proses pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi secara tepat dan sesuai ketentuan”, tuturnya.

    Lebih lanjut, Dr. Agus berharap melalui kegiatan tersebut para dosen dan staf dapat beradaptasi dengan sistem Coretax, memastikan keakuratan data dalam pelaporan pajak, serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.

    Sementara itu, Wakil Ketua Tax Center UNIKOM Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., yang dalam kapasitasnya mewakili Ketua Tax Center sekaligus Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan pendampingan pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi melalui sistem Coretax merupakan bagian dari komitmen Tax Center UNIKOM dalam memperkuat peran sebagai pusat edukasi perpajakan yang konsisten memberikan literasi dan pendampingan kepada sivitas akademika. Kegiatan tersebut juga merupakan kolaborasi antara Tax Center dan Direktorat Keuangan UNIKOM di bawah koordinasi Wakil Rektor II, dengan tujuan membantu dosen dan staf memahami proses pelaporan pajak secara lebih mudah, akurat, dan tepat waktu.

    Selain itu, Prof. Siti Kurnia  juga menekankan bahwa pada dasarnya banyak wajib pajak memiliki niat baik untuk patuh, namun sering menghadapi kendala teknis dalam menyiapkan dokumen dan mengisi SPT, sehingga melalui sosialisasi yang dilengkapi praktik langsung ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, literasi fiskal, serta membangun budaya kepatuhan pajak yang berkelanjutan di lingkungan UNIKOM.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi utama yang disampaikan oleh para narasumber dari Direktorat Jenderal Pajak, yaitu Penyuluh Pajak Ahli Madya, Rony Zakaria; dan Penyuluh Pajak Ahli Madya, Siska Maharani. Dalam pemaparannya, kedua narasumber memberikan penjelasan mengenai persiapan pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi serta praktik langsung pengisian SPT melalui sistem Coretax, sehingga peserta dapat memahami tahapan pelaporan secara lebih praktis dan aplikatif. Sesi diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, yang dipandu moderator Assoc. Prof. Dr. Ely Suhayati, S.E., M.Si., Ak., CA., yang juga menjabat Bendahara Tax Center UNIKOM. Pada kesempatan tersebut, peserta berkesempatan untuk berkonsultasi langsung terkait kendala atau masalah yang sering muncul dalam proses pelaporan pajak.

    Melalui kegiatan sosialisasi pajak tersebut, UNIKOM menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan pemahaman perpajakan di kalangan akademisi dan tenaga kependidikan, sekaligus memperkuat peran Tax Center sebagai pusat edukasi dan pendampingan perpajakan. Diharapkan, kegiatan tersebut dapat membantu seluruh sivitas akademika UNIKOM dalam melaksanakan kewajiban pelaporan SPT Tahunan secara tepat waktu, akurat, dan sesuai dengan sistem administrasi perpajakan berbasis digital yang terus berkembang. (Direktorat Hms & Pro)

  • Menuju Budaya Mutu dan World Class University: Direktorat Quality Assurance (QA) Unikom Gelar Sosialisasi Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023

    Menuju Budaya Mutu dan World Class University: Direktorat Quality Assurance (QA) Unikom Gelar Sosialisasi Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023

    Menuju Budaya Mutu dan World Class University: Direktorat Quality Assurance (QA) Unikom Gelar Sosialisasi Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023

    BANDUNG, UNIKOM – Direktorat Quality Assurance (QA) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar sosialisasi terkait Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023  pada hari Senin, 10 Februari 2025 di Ruang L.018, Smart Building UNIKOM.  Acara ini dihadiri oleh para penjamin mutu (penjamtu) di tingkat Fakultas dan Program Studi dengan menghadirkan narasumber ternama, yaitu Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., Prof. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., serta Assoc. Prof. Hj. Dr. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si.

    Acara diawali dengan pembacaan doa dan sambutan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penyesuaian Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dengan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023. Selain itu, budaya mutu harus diimplementasikan oleh seluruh sivitas akademika sebagai langkah strategis menuju World Class University. Beliau juga menekankan bahwa setiap kegiatan akademik harus selalu disertai dengan dokumentasi yang baik dan lengkap.

    Direktur Quality Assurance UNIKOM kemudian memberikan pemaparan terkait revisi Kebijakan SPMI. Dalam paparannya, Ia menjelaskan alasan UNIKOM mengimplementasikan SPMI, jumlah standar yang dimiliki, serta peta jalan Quality Assurance UNIKOM sebagai bagian dari pengembangan mutu institusi.

    Selanjutnya, Prof. Siti Kurnia Rahayu membahas Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) yang kini mengacu pada Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023. Ia menjelaskan bahwa SN Dikti mencakup Standar Nasional Pendidikan, Standar Nasional Penelitian, serta Standar Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam regulasi terbaru ini, terdapat penekanan pada implementasi siklus PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

    Acara ditutup dengan pemaparan dari Assoc. Prof. Hj. Dr. Dewi Kurniasih yang menyoroti peran Quality Assurance UNIKOM sebagai Perguruan Tinggi Pengimbas. Artinya, UNIKOM akan menjadi institusi rujukan dalam memberikan arahan terkait penjaminan mutu kepada perguruan tinggi lain di luar UNIKOM. Hal ini menjadi salah satu keunggulan Direktorat Quality Assurance UNIKOM yang telah masuk dalam klaster hijau.

    Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh elemen akademika UNIKOM semakin memahami dan mengimplementasikan standar mutu yang sesuai dengan kebijakan terbaru. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi UNIKOM dalam mencapai visi sebagai World Class University. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar Sidang Terbuka Senat pada hari Kamis, 20 Februari 2025 dalam rangka Pengukuhan Guru Besar bagi dua akademisi yaitu Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., Guru Besar bidang Akuntansi Perpajakan yang merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., Guru Besar Bidang Perilaku dalam Arsitektur yang juga merupakan Ketua Program Studi Teknik Arsitektur UNIKOM. Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV yaitu Dr. Lukman, S.T., M.Hum., serta jajaran pimpinan dan Guru Besar universitas, dosen, juga tamu undangan dari berbagai kalangan akademik, pemerintahan dan industri.

    Setelah prosesi senat dibuka oleh Ketua senat sekaligus Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, DRA., S.E., M.Si., M.Pd., membacakan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, kepada Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak.CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, MT., sebagai bagian dari prosesi pengukuhan Guru Besar kedua Profesor. 

    Pada kesempatan tersebut, sebagai ilustrasi perjalanan yang panjang proses yang dilalui oleh kedua Profesor UNIKOM yang akan dikukuhkan. Tayangan video profil dari masing-masing Guru Besar yang memberikan gambaran perjalanan akademik dan kontribusi mereka dalam dunia pendidikan dan penelitian yang dilanjutkan penyampaian orasi ilmiah oleh kedua Guru Besar. Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu membawakan orasi ilmiah yang menyoroti inovasi bidang akuntansi dan keuangan, sementara Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto membahas inovasi dalam bidang teknik dan teknologi.

    Sebagai bentuk penghormatan, Rektor UNIKOM didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM memasangkan kalung pengukuhan serta menyerahkan sertifikat penghargaan kepada kedua Guru Besar. Selain itu, cinderamata diberikan sebagai tanda apresiasi atas kontribusi luar biasa mereka.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya Prof. Eddy berterimakasih kepada seluruh tamu undangan khususnya kepada Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., dan seluruh Guru Besar dari berbagai Institusi, Beliau juga menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas pencapaian kedua Guru Besar Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., “Pencapaian menjadi Guru Besar bagi dosen merupakan hal yang sangat diimpikan, maka tantangan yang harus dilewati adalah harus betul – betul melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi secara baik, terukur, dan sistematis, sehingga bisa tepat waktu mencapai cita-cita menjadi seorang Guru Besar” tutur Prof. Eddy. 

    Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, ST., M.Hum., juga turut mengapresiasi pencapaian kedua Guru Besar serta peran UNIKOM dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia. Beliau juga mengungkapkan bahwa “Menjadi Profesor atau Guru Besar tidaklah mudah, setidaknya ada tiga syarat utama yaitu: 1). Latar belakang pendidikan yang menurut UU harus S3 2). Harus sudah jenjang Lektor Kepala. 3). Narsis, dimana artinya hasil karya penelitian dari Tri Dharma Perguruan tinggi yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian.dipublikasikan ke dunia internasional. Jadi harapannya semoga dari kedua Guru Besar, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., dapat  menginspirasi dan mendorong dosen-dosen di Lingkungan UNIKOM untuk segera menjadi Guru Besar” pungkasnya. 

    Pada Momentum spesial ini turut dilengkapi oleh persembahan dari keluarga kedua Guru Besar yang menambah nuansa haru, romantis, dan energi positif. yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama menjadi momen berharga yang mengabadikan kebanggaan seluruh civitas akademika UNIKOM. 

    Sidang Terbuka Senat UNIKOM ditutup dengan pembacaan doa serta pemberian ucapan selamat dari kalangan sivitas akademika UNIKOM, kepada kedua Guru Besar. Acara ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi UNIKOM, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para akademisi dan mahasiswa untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam dunia pendidikan.(Direktorat Hms & Pro). 

  • Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (Feb) Unikom Tingkatkan Kualitas Non Akademik Mahasiswa Melalui Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (Spak)

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (Feb) Unikom Tingkatkan Kualitas Non Akademik Mahasiswa Melalui Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (Spak)

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (Feb) Unikom Tingkatkan Kualitas Non Akademik Mahasiswa Melalui Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (Spak)

    BANDUNG, UNIKOM – Program Studi di Lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKOM, yaitu Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi, Vokasi Akuntansi, Vokasi Keuangan Perbankan, dan Vokasi Manajemen Pemasaran terus berupaya meningkatkan kualitas mahasiswanya melalui berbagai program strategis. Salah satu inisiatif yang diterapkan adalah penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (SPAK) yang diadakan pada hari Sabtu, 1 Februari 2025. Dengan sistem ini, mahasiswa disetiap program studi tidak hanya dinilai berdasarkan pencapaian akademik, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan non-akademik, ekstrakurikuler, dan pengembangan soft skills yang relevan dengan dunia kerja.

    Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari semua program studi di lingkungan FEB. Turut hadir dalam acara ini para Ketua Program Studi, yaitu Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy (Kaprodi Manajemen S1), Assoc. Prof. Dr. Sridewi Anggadini (Kaprodi Akuntansi S1), Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti (Kaprodi Vokasi Akuntansi), serta Dr. Rizky Zulfikar (Kaprodi Vokasi Keuangan Perbankan dan Manajemen Pemasaran), yang turut memberikan dukungan penuh terhadap implementasi sistem ini.

    Dalam kesempatan ini, Dr. Andreas Darmayadi, M.Si., Ph.D., selaku Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, menyampaikan bahwa SPAK merupakan salah satu strategi dalam mengukur keaktifan mahasiswa dalam berbagai aktivitas ekstrakurikuler serta pengembangan soft skills yang semakin penting di dunia profesional. “SPAK hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus dorongan bagi mahasiswa agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik. Hal ini menjadi langkah penting dalam membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia industri,” ujar Dr. Andreas Darmayadi.

    Komitmen terhadap peningkatan kualitas mahasiswa ini juga mendapat dukungan penuh dari Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M. Ak., Ak., CA.,selakuDekan FEB UNIKOM, yang menekankan bahwa budaya organisasi dalam fakultas sangat dipengaruhi oleh komitmen atas kebijakan yang strategis dan gaya kepemimpinan. Dalam sesi diskusi, dijelaskan bahwa SPAK kini menjadi standar penilaian yang wajib dipenuhi oleh mahasiswa sebelum dapat mengikuti sidang tugas akhir, skripsi, atau proyek akhir. Sistem ini mencakup tiga aspek utama, yaitu: (1) Penalaran, mencakup kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan wawasan intelektual; (2) Minat dan Bakat, meliputi partisipasi dalam organisasi, seni, olahraga, serta berbagai kompetisi, (3) Keagamaan dan Sosial Kemasyarakatan, yang bertujuan menanamkan kepedulian sosial dan kontribusi dalam kegiatan keagamaan. SPAK mengkategorikan aktivitas mahasiswa ke dalam kegiatan “Wajib” dan “Pilihan”, dengan ketentuan bahwa mahasiswa harus mencapai nilai kumulatif minimal yang telah ditetapkan. Pelaporan aktivitas dilakukan secara berkala setiap semester melalui Sistem Informasi SPAK, yang mengharuskan mahasiswa mengunggah bukti capaian kegiatannya.

    Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga mendapatkan wawasan praktis tentang bagaimana SPAK dapat membantu mahasiswa dalam membangun portofolio yang lebih kuat dan meningkatkan daya saing di dunia kerja. dengan diterapkannya SPAK, FEB UNIKOM berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya integrasi antara pencapaian akademik dan pengembangan soft skills. Implementasi sistem ini menjadi bagian dari action seluruh program studi di lingkungan FEB UNIKOM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki keunggulan dalam aspek professional dan sosial. (Direktorat Hms & Pro)

  • Penguatan Kompetensi Mahasiswa di lingkungan FEB dalam Aktivitas Non-Akademik

    Penguatan Kompetensi Mahasiswa di lingkungan FEB dalam Aktivitas Non-Akademik

    Bandung, 1 Februari 2025 – Program Studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis FEB – UNIKOM, yaitu Sarjana Manajemen, Sarjana Akuntansi, Vokasi Akuntansi, Vokasi Keuangan Perbankan, dan Vokasi Manajemen Pemasaran, terus berupaya meningkatkan kualitas mahasiswanya melalui berbagai program strategis. Salah satu inisiatif yang diterapkan adalah Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (SPAK), yang diadakan pada Sabtu, 1 Februari 2025. Dengan sistem ini, mahasiswa di setiap program studi tidak hanya dinilai berdasarkan pencapaian akademik, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan non-akademik, ekstrakurikuler, dan pengembangan soft skills yang relevan dengan dunia kerja.

    Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari semua program studi di lingkungan FEB. Turut hadir dalam acara ini para Ketua Program Studi, yaitu Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy (Kaprodi Sarjana Manajemen), Assoc. Prof. Dr. Sridewi Anggadini (Kaprodi Sarjana Akuntansi), Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti (Kaprodi Vokasi Akuntansi), serta Dr. Rizky Zulfikar (Kaprodi Vokasi Keuangan Perbankan dan Manajemen Pemasaran), yang turut memberikan dukungan penuh terhadap implementasi sistem ini.

    Dalam kesempatan ini, Dr. Andreas Darmayadi, M.Si., Ph.D., selaku Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, menyampaikan bahwa SPAK merupakan salah satu strategi dalam mengukur keaktifan mahasiswa dalam berbagai aktivitas ekstrakurikuler serta pengembangan soft skills yang semakin penting di dunia profesional.

    “SPAK hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus dorongan bagi mahasiswa agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik. Hal ini menjadi langkah penting dalam membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia industri,” ujar Dr. Andreas Darmayadi.

    Komitmen terhadap peningkatan kualitas mahasiswa ini juga mendapat dukungan penuh dari Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, selaku Dekan FEB UNIKOM, yang menekankan bahwa budaya organisasi dalam fakultas sangat dipengaruhi oleh komitmen atas kebijakan yang strategis dan gaya kepemimpinan.

    Dalam sesi diskusi, dijelaskan bahwa SPAK kini menjadi standar penilaian yang wajib dipenuhi oleh mahasiswa sebelum dapat mengikuti sidang tugas akhir, skripsi, atau proyek akhir. Sistem ini mencakup tiga aspek utama, yaitu: (1) Penalaran, mencakup kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan wawasan intelektual; (2) Minat dan Bakat, meliputi partisipasi dalam organisasi, seni, olahraga, serta berbagai kompetisi, (3) Keagamaan dan Sosial Kemasyarakatan, yang bertujuan menanamkan kepedulian sosial dan kontribusi dalam kegiatan keagamaan. SPAK mengkategorikan aktivitas mahasiswa ke dalam kegiatan “Wajib” dan “Pilihan”, dengan ketentuan bahwa mahasiswa harus mencapai nilai kumulatif minimal yang telah ditetapkan. Pelaporan aktivitas dilakukan secara berkala setiap semester melalui Sistem Informasi SPAK, yang mengharuskan mahasiswa mengunggah bukti capaian kegiatannya.

    Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga mendapatkan wawasan praktis tentang bagaimana SPAK dapat membantu mahasiswa dalam membangun portofolio yang lebih kuat dan meningkatkan daya saing di dunia kerja.

    Dengan diterapkannya SPAK, FEB UNIKOM berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya integrasi antara pencapaian akademik dan pengembangan soft skills. Implementasi sistem ini menjadi bagian dari rofe seluruh program studi di lingkungan FEB UNIKOM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki keunggulan dalam aspek professional dan sosial.

  • Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan diserahkannya Surat Keputusan (SK) Guru Besar kepada Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. yang merupakan salah satu dosen terbaik yang berkontribusi di bidang Akuntansi Perpajakan. Penyerahan SK ini menjadi momen penting dalam perjalanan akademik UNIKOM, yang semakin menunjukkan komitmennya untuk mencetak akademisi berkualitas di tingkat nasional.

    Acara penyerahan SK Guru Besar dilaksanakan pada Selasa, 2 Januari 2025, di Aula Gedung A LLDIKTI Wilayah IV. Penyerahan SK Guru Besar ini merupakan bagian dari upaya LLDIKTI Wilayah IV untuk memberikan penghargaan dan pengakuan atas dedikasi serta kontribusi para dosen dalam bidang pendidikan dan penelitian.

    Melalui penyerahan SK ini, LLDIKTI Wilayah IV berharap dapat memotivasi dosen-dosen lainnya untuk terus berprestasi dan berinovasi, sehingga dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Sebanyak 12 dosen dari berbagai perguruan tinggi menerima SK Guru Besar pada kesempatan ini.

    Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si., M.Pd. yang mewakili Rektor UNIKOM saat dimintai keterangan oleh Tim Humas UNIKOM mengatakan “Sebagai Pimpinan, sahabat, tentunya saya sangat bahagia dan bangga dapat membersamai sekaligus mengantarkan orang terdekat kita, dosen kita mencapai Guru Besar. Jabatan tertinggi dan prestasi tertinggi profesi seorang dosen. Hal ini menunjukkan UNIKOM konsisten mendorong para dosennya terus berkembang mencapai karir tertingginya. Perolehan Guru besar bukan hanya menunjukkan kinerja pribadi Dosennya, misal saat ini pribadi Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., tetapi lebih luas kinerja FEB dan UNIKOM tentunya.

    Prof. Umi juga berbagi pengalaman dan tips untuk meraih gelar Guru Besar menurutnya ”Meraih gelar Guru Besar memang tidaklah mudah tapi juga tidak susah. Diperlukan persyaratan yang cukup lumayan untuk dilengkapi: Pendidikan doktor (S3), Konsen pada keahlian tertentu, Kum nya mencukupi minimal 850, menghasilkan publikasi di jurnal internasional bereputasi, aktif dalam organisasi akademik di tingkat nasional dan internasional, memiliki reputasi yang baik, dan yang tidak kalah pentingnya adalah tertib administrasi terkait dokumen yang diperlukan sesuai ketentuan perguruan tinggi atau institusi UNIKOM tentunya untuk selanjutnya diajukan ke DIKTI.” tutur Prof Umi

    Prof. Umi juga berpesan “saya selalu sampaikan jika ingin berhasil mencapai guru besarnya  diperlukan kemampuan mengelola diri dengan prinsip 5 K: kerja kolaborasi antara kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas Dengan lima K tersebut, maka syarat administrasi yang selama ini dirasakan sulit dapat diselesaikan dengan mudah. Publikasi pada jurnal internasional bereputasi tidak akan menjadi beban. Selalu bersikap positif dan ikhlas menanti tangan Tuhan bergerak. Jangan sampai kita berekspektasi tinggi, lalu gagal jatuhnya stress kemudian sakit.”ungkapnya

    Lebih lanjut, Prof Umi mengatakan ”Setiap dosen yang sudah S3, berkomitmen pada keilmuannya, mencintai profesinya, berperilaku baik sudah memiliki tiket untuk menjadi Guru Besar. Jangan patah semangat, sahabat-sahabat kesayangan di UNIKOM Pasti dapat menjadi Profesor, tergantung niat nya. Harus Tulus dan Ikhlas. Harus baik dengan semua orang agar doa terus mengalur ke diri kita.”Pungkasnya

    Prof. Dr Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. juga membagikan pengalamannya untuk mendapatkan gelar Profesor. Ia bercerita bahwa “Proses mendapatkan gelar Guru Besar adalah perjalanan panjang yang tidak bisa sepenuhnya dianggap sebagai hasil usaha pribadi. Gelar ini merupakan buah dari kolaborasi berbagai elemen yang saling menopang, termasuk institusi, lingkungan keluarga, kolega, dan takdir Sang Pencipta. Waktu juga memainkan peran penting dalam proses ini, mulai dari kesempatan yang datang di saat yang tepat hingga kemampuan untuk bersabar dan terus berproses tanpa terburu-buru. Setiap fase memiliki momennya sendiri, dan sering kali hasil terbaik muncul di waktu yang telah ditentukan. Institusi berperan besar dalam menyediakan peluang untuk berkembang, sementara kolega, mentor, dan sahabat memberikan arahan, motivasi, serta bantuan yang tak ternilai. Keluarga menjadi tempat bersandar saat menghadapi tantangan, dan mahasiswa sering kali menjadi sumber inspirasi yang mendorong kita untuk memberikan yang terbaik. Proses ini juga mencakup tahapan teknis yang harus dijalani, seperti pengumpulan dan perhitungan angka kredit dari pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Setelah itu, berkas diajukan untuk diverifikasi oleh pihak universitas, senat, serta Tim Integritas Universitas, sebelum akhirnya dievaluasi oleh LLDikti dan Dikti.”ungkapnya

    lebih lanjut Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA mengatakan “Lebih dari sekadar pencapaian teknis, gelar Guru Besar adalah amanah untuk melayani lebih banyak orang dengan ilmu yang telah dipercayakan. Gelar ini mengajarkan kerendahan hati, bahwa setiap pencapaian adalah hasil sinergi banyak pihak, bukan sekadar jerih payah pribadi. Tantangan dalam meraih gelar ini bukan hanya soal memenuhi persyaratan, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat dan ilmu pengetahuan”. Pungkasnya. Penyerahan SK ini juga menunjukkan komitmen UNIKOM untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan perguruan tinggi. Sebagai institusi yang selalu mendukung pengembangan sumber daya manusia, UNIKOM berharap akan ada lebih banyak dosen yang mengikuti jejak Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. dalam mengembangkan kemampuan