Tag: Prof Lilis Puspitawati

  • Direktorat Inkubator dan Bisnis KUMKM Unikom Gelar Rapat Anggota Tahunan Koperasi Smart, Perkuat Transparansi dan Arah Strategi 2026

    Direktorat Inkubator dan Bisnis KUMKM Unikom Gelar Rapat Anggota Tahunan Koperasi Smart, Perkuat Transparansi dan Arah Strategi 2026

    BANDUNG, UNIKOM — Jumat, 13 Maret 2026, Direktorat Inkubator dan Bisnis KUMKM Universitas Komputer Indonesia (INBISKOM) melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen SMART UNIKOM Tahun Buku 2025 sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas organisasi. Bertempat di Ruang 4310 Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Koperasi Jawa Barat, Ir. Siswo Prihandono sebagai tim pengawas Koperasi beserta tim dan para Ketua Program Studi serta pengurus dan anggota Koperasi SMART UNIKOM.

    Direktur INBISKOM, Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA., dalam sambutan pembukanya menyampaikan bahwa pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang telah berlangsung secara konsisten setiap tahun merupakan wujud komitmen bersama dalam mengembangkan Koperasi Smart. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah berkontribusi aktif serta bekerja sama dengan baik sehingga koperasi dapat terus tumbuh dan berkembang. Menurutnya, terselenggaranya RAT tersebut menjadi bukti nyata bahwa partisipasi anggota memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan dan kemajuan koperasi.

    Lebih lanjut, Prof. Lilis menyampaikan, “saya yakin semangat anggota untuk berbelanja dan bertransaksi di koperasi akan semakin meningkat, mengingat berbagai manfaat dan keuntungan yang dapat diperoleh”, tuturnya. Ia juga berharap Koperasi Smart dapat terus berkembang, baik dari sisi peningkatan omzet maupun penambahan jumlah Stock Keeping Unit (SKU), sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada seluruh anggotanya.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., selaku Ketua Pengawas Koperasi yang kemudian diikuti dengan pembacaan laporan hasil pengawasan oleh tim Pengawas Koperasi dari Dinas Koperasi Jawa Barat. Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa hasil pengawasan periode tahun buku 2025 merupakan bentuk akuntabilitas atas pelaksanaan pembinaan dan pengawasan koperasi. Adapun Rapat Anggota Tahunan (RAT) dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2026, dengan periode pengawasan mencakup 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. Kegiatan pengawasan tersebut difokuskan pada beberapa aspek strategis dalam pengelolaan koperasi.

    Berdasarkan hasil pengawasan, terdapat sejumlah temuan penting. Dari aspek kelembagaan dan pengelolaan, koperasi menunjukkan kemajuan yang cukup baik, khususnya dalam penerapan prinsip demokrasi koperasi serta penataan administrasi yang semakin tertib. Sementara itu, dari aspek organisasi, terjadi peningkatan signifikan pada jumlah keanggotaan, dari 65 orang pada akhir tahun sebelumnya menjadi 75 orang pada tahun 2025. Hal tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan partisipasi anggota yang diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan serta kinerja koperasi ke depan.

    Memasuki agenda inti, peserta RAT secara demokratis memilih pimpinan sidang dan sekretaris rapat untuk memimpin jalannya persidangan. Berbagai agenda strategis dibahas secara komprehensif, meliputi pengesahan tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas Tahun Buku 2025, serta sesi tanya jawab dan penyampaian pandangan umum dari anggota. Dinamika diskusi mencerminkan tingginya partisipasi dalam menentukan arah kebijakan koperasi ke depan.

    Selain itu, RAT juga menetapkan kebijakan umum organisasi, Rencana Kerja (RK), serta Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK) sebagai pijakan strategis untuk pengembangan koperasi ke depan. Peran INBISKOM dalam penyelenggaraan kegiatan ini menegaskan komitmen UNIKOM dalam mendorong penguatan unit bisnis kampus yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

    Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan pembacaan kesimpulan oleh notulen RAT yang dibacakan oleh Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T, M.T., bersama Apriani Puti Purfini, S.Kom., M.T., dilanjutkan dengan penyaluran dana sosial, pembagian doorprize, serta ramah tamah. Kegiatan RAT tidak hanya menjadi forum evaluasi tahunan, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan sinergi antaranggota koperasi di lingkungan UNIKOM.

    Melalui pelaksanaan RAT yang difasilitasi oleh INBISKOM, Koperasi SMART UNIKOM diharapkan semakin mampu meningkatkan kinerja organisasi secara transparan dan profesional, serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan anggota dan penguatan ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Sistem Informasi Akuntansi dan Bidang Sosiologi Pemerintahan dalam Sidang Terbuka Senat, Perkuat Keunggulan Akademik dan Transformasi Digital

    UNIKOM Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Sistem Informasi Akuntansi dan Bidang Sosiologi Pemerintahan dalam Sidang Terbuka Senat, Perkuat Keunggulan Akademik dan Transformasi Digital

    BANDUNG, UNIKOM — Sabtu, 14 Februari 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat dalam rangka Pengukuhan Guru Besar dua akademisi UNIKOM yaitu Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA., sebagai Guru Besar Bidang Sistem Informasi Akuntansi dan Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., sebagai Guru Besar Bidang Sosiologi Pemerintahan. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap tradisi akademik dan marwah keilmuan perguruan tinggi di lingkungan UNIKOM.

    Sidang terbuka senat UNIKOM dipimpin dan dibuka langsung oleh Ketua Senat, Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI JABAR Prof. 3 Prof. H.C. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Guru Besar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia bagi dua akademisi UNIKOM oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si.

    Pada kesempatan tersebut, anggota senat, tamu dan undangan menyaksikan tayangan profil dari masing-masing Guru Besar yang memotret kilas perjalanan, kontribusi penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, sebagai rangkaian perjalanan akademik awal berkarya di UNIKOM hingga meraih gelar akademik tertinggi Guru Besar. Setelah itu, kedua Guru Besar menyampaikan orasi ilmiah sebagai puncak agenda akademik, yang merefleksikan gagasan, temuan, serta kontribusi keilmuan yang telah dikembangkan secara konsisten.

    Dalam orasinya, Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA. memaparkan refleksi perjalanan akademiknya hingga meraih jabatan Guru Besar, sekaligus menegaskan pentingnya penguatan sistem informasi akuntansi berbasis teknologi artificial intelligence yang dituangkan ke dalam bukunya berjudul “Artificial Intelligence dan Masa Depan Akuntansi”, sebagai fondasi transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola organisasi yang adaptif di era transformasi digital.

    Sementara itu, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., dalam orasi ilmiahnya membahas bukunya yang berjudul “Pemberdayaan Civil Society dalam Kerangka Good Governance di Era Pemerintahan Digital”, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah secara mendasar relasi antara negara, masyarakat sipil, dan sektor privat, sehingga teknologi tidak lagi sekadar instrumen administratif, melainkan struktur sosial yang memengaruhi cara kekuasaan dijalankan dan partisipasi warga dibentuk. Dalam konteks Indonesia, Prof. Dewi menegaskan pentingnya mengintegrasikan nilai pemberdayaan lokal dengan agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, melalui perencanaan partisipatif, kolaborasi multi pihak, dan pengawasan publik dalam sistem pemerintahan digital.

    Rangkaian Kegiatan pengukuhan Guru Besar kemudian dilanjutkan dengan pemasangan kalung Guru Besar UNIKOM dan penyerahan sertifikat penghargaan oleh Rektor UNIKOM Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik,  Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si.,

    Rektor UNIKOM, Prof. 3. Prof. H.C. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada kedua Profesor yang telah dikukuhkan. “Pengukuhan Guru Besar bukan sekadar seremoni administratif, melainkan lahirnya energi keilmuan baru bagi institusi. Profesor, menurutnya, adalah simbol integritas akademik sekaligus penggerak transformasi riset agar tidak berhenti pada publikasi, tetapi berlanjut pada hilirisasi inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Selain itu, Prof. Eddy juga menyoroti masih rendahnya rasio Guru Besar di Indonesia yang berada pada kisaran 3-4 persen dari total dosen nasional, jauh dari target ideal 10 persen menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, kehadiran Guru Besar baru di UNIKOM diharapkan mampu memperkuat kepemimpinan intelektual, membangun budaya riset kolaboratif, serta mendorong lahirnya profesor-profesor berikutnya.

    Lebih lanjut, Prof Eddy menyatakan di bidang Sistem Informasi dan Akuntansi berbasis teknologi, penguatan tata kelola data dan transparansi menjadi fondasi penting ekonomi digital. Sementara dalam Ilmu Pemerintahan, kebijakan berbasis riset dan tata kelola yang baik merupakan kunci kemajuan sosial. Kedua bidang ini dinilai memiliki kontribusi strategis bagi daya saing bangsa.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., juga turut menyampaikan sambutan dan ucapan selamat kepada kedua profesor melalui tayangan video. Dalam pesannya, Dr. Lukman mengapresiasi UNIKOM atas konsistensi dan komitmennya dalam meningkatkan jumlah Guru Besar. Dr. Lukman juga menyebutkan bahwa dari total 317 perguruan tinggi swasta di wilayah pembinaan LLDIKTI Wilayah IV, saat ini baru 63 perguruan tinggi yang memiliki Guru Besar aktif. Dalam konteks tersebut, UNIKOM dinilai sebagai salah satu institusi yang menunjukkan keseriusan dalam pengembangan jabatan akademik tertinggi. Dengan capaian 11 Guru Besar aktif, UNIKOM termasuk di antara perguruan tinggi swasta dengan jumlah profesor terbanyak di wilayah Jawa Barat dan Banten.

    Sejalan dengan hal tersebut Ketua Paguyuban Profesor, Prof. Dr. Edi Setiadi, S.H., M.H., dan Ketua Persatuan Guru Besar Indonesia, Prof. Dr. Puwadhi, M.Hum., yang turut hadir dalam barisan senat, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada UNIKOM. Keduanya menegaskan bahwa meraih jabatan Guru Besar bukanlah proses yang mudah, dimana menjadi seorang profesor, menurut mereka memikul tanggung jawab strategis untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan bangsa.

    Pengukuhan Guru Besar UNIKOM tersebut menandai bertambahnya kekuatan akademik UNIKOM dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang relevan dengan dinamika transformasi digital dan perubahan sosial. Dengan komitmen pada riset, inovasi, dan pengabdian, UNIKOM terus memperkokoh perannya sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi yang berdaya saing dan berdampak bagi pembangunan berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)