Tag: PKKMB UNIKOM 2026

  • Sambut Generasi Baru: Dalam Sidang Terbuka Senat PMB UNIKOM 2026, Rektor UNIKOM Dorong Mahasiswa Kreatif, Inovatif, Dan Adaptif Di Era AI

    Sambut Generasi Baru: Dalam Sidang Terbuka Senat PMB UNIKOM 2026, Rektor UNIKOM Dorong Mahasiswa Kreatif, Inovatif, Dan Adaptif Di Era AI

    BANDUNG, UNIKOM — Langkah awal memasuki dunia perguruan tinggi menjadi momentum istimewa bagi mahasiswa baru Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Bertempat di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB pada Senin, 21 September 2026, UNIKOM menggelar Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 sekaligus peringatan Dies Natalis ke-26 UNIKOM, yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, sivitas akademika dan seluruh mahasiswa baru UNIKOM.

    Mengusung semangat menyambut generasi baru UNIKOM, kegiatan berlangsung melalui rangkaian agenda yang memadukan pengenalan kehidupan akademik, prosesi penerimaan mahasiswa baru, penguatan nilai-nilai kemahasiswaan, hingga pemberian apresiasi kepada insan berprestasi di lingkungan UNIKOM.

    Ketua Pelaksana Upacara Sidang Terbuka Senat UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan PMB dan PKKMB UNIKOM tahun ini dilaksanakan pada 21–26 September 2026 di beberapa lokasi, meliputi Sabuga, lingkungan UNIKOM secara hybrid, Gedung Balai Sartika, serta lingkungan fakultas dan program studi masing-masing. “Kegiatan PMB dan PKKMB ini tentunya bertujuan memberikan pengenalan awal mengenai lingkungan akademik, nilai-nilai dasar institusi, budaya kampus, serta membekali mahasiswa baru dalam memulai perjalanan sebagai insan akademik yang unggul”, tuturnya.

    Lebih lanjut, Dr. Yuni menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rektor UNIKOM, Prof. 3. Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dan seluruh jajaran pimpinan, panitia, Tim Protokoler UNIKOM, serta mahasiswa KPM, PSM, SADAYA, juga KSR yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan kebersamaan. Terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, termasuk Manajemen Sabuga. “Semoga rangkaian PMB dan PKKMB ini menjadi awal yang baik dan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa baru dalam meraih prestasi di masa depan”, demikian pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., melaporkan bahwa proses PMB UNIKOM telah dilaksanakan melalui delapan gelombang Ujian Saringan Masuk berbasis Komputer (USMBK) sejak Januari hingga Agustus 2026. Selain USMBK, UNIKOM membuka jalur penerimaan melalui rapor, prestasi akademik dan non-akademik, KIP, serta beasiswa anak guru. Proses seleksi dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi digital melalui sistem yang transparan, meliputi ujian daring, wawancara, serta penilaian prestasi akademik dan non-akademik.

    Dari seluruh rangkaian penerimaan tersebut, sebanyak 1.552 mahasiswa dinyatakan lulus dan diterima sebagai mahasiswa baru UNIKOM Tahun Akademik 2026/2027. Para mahasiswa berasal dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri, di antaranya Mesir dan Madagaskar, dan Australia. Dr. Agus berharap mahasiswa baru tidak hanya beradaptasi dengan lingkungan akademik, tetapi juga aktif mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan serta memanfaatkan teknologi, komunikasi, dan digitalisasi untuk mengembangkan potensi diri dan menjadi agen perubahan.

    Salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut adalah pelantikan mahasiswa baru oleh Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jabar, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., melalui pembacaan Janji Mahasiswa yang dibacakan oleh perwakilan dari mahasiswa baru. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan akademik mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar UNIKOM, sekaligus penguatan komitmen untuk menjalani kehidupan perguruan tinggi dengan penuh tanggung jawab.

    Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., mengawali sambutannya dengan menyampaikan rasa syukur karena seluruh sivitas akademika dapat berkumpul dalam suasana sehat, bahagia, dan penuh semangat, khususnya untuk menyambut mahasiswa baru dari berbagai jenjang pendidikan. Bertepatan dengan Dies Natalis ke-26 UNIKOM, Prof. Eddy mengajak generasi baru tersebut menjadikan masa pendidikan di UNIKOM sebagai momentum untuk membangun kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia yang semakin dinamis.

    Prof. Eddy juga menegaskan bahwa mahasiswa UNIKOM tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik dan penguasaan teknologi digital. Mahasiswa juga perlu membangun jiwa entrepreneur, kreativitas, inovasi, serta kemampuan menciptakan nilai tambah melalui teknologi. Pesan tersebut sejalan dengan identitas UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University, yang mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai aktivitas kehidupan dan pendidikan.

    Dalam menghadapi perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat, mahasiswa juga didorong untuk mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Menurutnya, perkembangan AI membuka berbagai peluang baru bagi generasi muda, mulai dari pembelajaran, penelitian, analisis data, pengembangan program, hingga penciptaan berbagai inovasi. Karena itu, mahasiswa perlu mempersiapkan diri agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan karya dan solusi baru.

    Komitmen tersebut turut diwujudkan UNIKOM melalui pengembangan ekosistem pembelajaran berbasis AI serta kolaborasi dengan Google. Kehadiran AI Learning Center/Lab AI UNIKOM menjadi salah satu bagian dari upaya membekali sivitas akademika dengan kemampuan memanfaatkan teknologi AI dalam proses pembelajaran dan pengembangan.

    You are creative”, menjadi salah satu pesan yang ditekankan Prof. Eddy kepada generasi baru UNIKOM. Kreativitas perlu diwujudkan melalui kemampuan menghasilkan sesuatu yang baru, sedangkan inovasi berarti menciptakan sesuatu yang berbeda dan memberikan nilai tambah dibandingkan apa yang telah ada. Semangat tersebut diharapkan tumbuh dalam diri mahasiswa melalui proses pembelajaran maupun berbagai kegiatan di luar kelas.

    Prof. Eddy turut mengingatkan mahasiswa untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, termasuk dalam penyusunan tugas, skripsi, tesis, maupun disertasi. Perkembangan berbagai perangkat digital dan AI harus dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran, bukan untuk mengabaikan proses belajar maupun nilai-nilai kejujuran akademik.

    Tidak kalah penting, mahasiswa didorong untuk aktif dalam organisasi dan berbagai kegiatan kemahasiswaan di UNIKOM. Keterlibatan tersebut menjadi ruang untuk melatih kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan bersosialisasi yang akan menjadi bekal ketika memasuki dunia profesional maupun bermasyarakat. Prof. Eddy juga memberikan tips bagi mahasiswa baru agar memiliki tekad yang kuat, memiliki motivasi yang tinggi, menjadi pribadi yang persisten, menjaga kedisiplinan, dapat memanfaatkan energi dan waktu sebagai anak muda, mengembangkan kreativitas dan inovasi, membangun jiwa entrepreneur, dan memanfaatkan teknologi AI secara produktif.

    Dalam kesempatan tersebut, Prof. Eddy juga memperkenalkan jajaran pimpinan dan sivitas akademika UNIKOM yang akan menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan. Pengenalan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk semakin memahami lingkungan akademik sekaligus mengenal berbagai unsur yang mendukung penyelenggaraan pendidikan di UNIKOM.

    Tidak hanya menjadi seremoni penyambutan, kegiatan juga menjadi ruang apresiasi atas kontribusi dan prestasi sivitas akademika. Rangkaian acara turut diisi dengan sambutan BNI dan penyerahan beasiswa BNI, penyerahan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, serta penyerahan beasiswa kepada mahasiswa UNIKOM.

    Semangat apresiasi kemudian berlanjut melalui pemberian penghargaan kepada dosen dan karyawan teladan serta penghargaan atas 25 tahun pengabdian kepada UNIKOM. Rangkaian apresiasi tersebut menjadi bagian dari perayaan perjalanan UNIKOM sekaligus penghormatan terhadap kontribusi sivitas akademika dalam mendukung perkembangan institusi.

    Bagi mahasiswa baru, rangkaian kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa perjalanan di UNIKOM tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di dalam kelas. Berbagai ruang untuk berprestasi, berorganisasi, berkolaborasi, mengikuti kegiatan kemahasiswaan, hingga mengembangkan kompetensi digital menjadi bagian dari ekosistem yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama menjalani pendidikan.

    Usai prosesi Sidang Terbuka, agenda dilanjutkan dengan sejumlah pembekalan bagi mahasiswa baru, di antaranya sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT), sosialisasi visi dan misi UNIKOM oleh Direktorat Quality Assurance, serta pengarahan dari berbagai direktorat dan unit di lingkungan UNIKOM.

    Pembekalan tersebut mencakup pengenalan berbagai unit dan layanan UNIKOM, seperti INBISKOM, Direktorat AP2SC UNIKOM dan HITS UNIKOM Radio, King Sejong, Direktorat International Affairs & Corporations, Direktorat PTDSI, Direktorat IT Infrastructure & Network, hingga UTV. Rangkaian ini memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih luas ekosistem akademik, teknologi, kemahasiswaan, internasionalisasi, serta berbagai layanan pendukung yang tersedia di UNIKOM.

    Melalui Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, UNIKOM secara resmi menyambut generasi baru yang akan menjadi bagian dari perjalanan institusi ke depan. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-26 UNIKOM, yang merefleksikan perjalanan panjang institusi dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi sekaligus menatap tantangan masa depan.

    Prosesi sidang terbuka senat menjadi perjalanan baru mahasiswa UNIKOM pun dimulai. Membawa semangat untuk belajar, berkembang, berprestasi, dan berkontribusi, para mahasiswa baru diharapkan mampu memanfaatkan setiap kesempatan selama berada di UNIKOM untuk menjadi generasi yang mampu menjadi entrepreneur, adaptif, berintegritas, kompeten, serta siap menghadapi perkembangan dunia yang semakin dinamis dan berbasis teknologi.

    Selamat datang dan selamat bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Komputer Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)

  • PMB UNIKOM 2026 Masih Dibuka! Kenali Tahapan Pendaftaran hingga Registrasi Ulang dan Raih Kesempatan Belajar di Kampus Digital dan AI

    PMB UNIKOM 2026 Masih Dibuka! Kenali Tahapan Pendaftaran hingga Registrasi Ulang dan Raih Kesempatan Belajar di Kampus Digital dan AI

    BANDUNG, UNIKOM — Kesempatan untuk bergabung sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) pada tahun akademik 2026/2027 masih terbuka. Di tengah semakin dekatnya pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIKOM 2026, calon mahasiswa baru perlu memastikan setiap tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi, hingga registrasi ulang, telah diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan.

    Dalam kesempatan wawancara, Direktur PMB UNIKOM 2026, Dr. Yudistira Soegoto, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru diawali dengan tahap pendaftaran. Calon mahasiswa dapat melakukan pendaftaran secara langsung dengan datang ke kampus UNIKOM maupun secara daring melalui laman pmb.unikom.ac.id.

    Setelah melakukan pendaftaran, calon mahasiswa menentukan program studi dan jalur penerimaan yang akan diikuti. UNIKOM saat ini memiliki sekitar 32 program studi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Diploma hingga Doktor. Sementara itu, jalur penerimaan secara umum terbagi menjadi jalur seleksi tes dan jalur tanpa tes dengan persyaratan dokumen tambahan. “Untuk yang tanpa tes, misalnya jalur rapor dan jalur prestasi, calon mahasiswa wajib melengkapi persyaratan seperti surat rekomendasi dari kepala sekolah, sertifikat prestasi, dan nilai rapor. Sedangkan untuk jalur tes, calon mahasiswa wajib mengikuti seleksi yang telah ditetapkan secara online melalui usm.unikom.ac.id”, jelas Dr. Yudistira.

    Menariknya, bagi peserta yang mengikuti jalur tes, hasil seleksi dapat diketahui pada hari yang sama setelah proses tes diselesaikan. Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus selanjutnya dapat melanjutkan ke tahapan registrasi.

    Registrasi Ulang, Tahap Penting Sebelum Resmi Menjadi Mahasiswa UNIKOM

    Proses registrasi ulang dapat dilakukan secara daring melalui sistem PMB dengan melengkapi dan mengunggah sejumlah dokumen persyaratan administrasi, seperti ijazah atau dokumen kelulusan dan dokumen pendukung lainnya. Bagi calon mahasiswa yang membutuhkan bantuan, proses registrasi juga dapat dilakukan dengan datang langsung ke UNIKOM untuk memperoleh pendampingan dari tim PMB dalam pengunggahan dokumen.

    Setelah seluruh dokumen dinyatakan valid, calon mahasiswa akan memperoleh bukti kuitansi kuning sebagai tanda bahwa proses registrasi telah diselesaikan. Bukti tersebut selanjutnya digunakan dalam proses pengambilan berbagai perlengkapan mahasiswa, di antaranya Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), jas almamater, dan kartu kesehatan. Tahapan kemudian berlanjut dengan pengarahan calon mahasiswa baru untuk bergabung ke dalam grup informasi, baik grup umum maupun grup berdasarkan program studi. Grup tersebut menjadi sarana koordinasi dan penyampaian informasi menjelang pelaksanaan kegiatan penerimaan mahasiswa baru.

    Pendaftaran Masih Dibuka hingga 19 September, Registrasi Ulang hingga 20 September 2026

    Bagi calon mahasiswa yang belum menyelesaikan proses pendaftaran, kesempatan untuk bergabung dengan UNIKOM masih terbuka. Dr. Yudistira menegaskan bahwa pendaftaran PMB UNIKOM 2026 masih dibuka hingga Sabtu, 19 September 2026. Sementara itu, batas akhir registrasi ulang adalah Minggu, 20 September 2026, atau satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan penerimaan mahasiswa baru pada 21 September 2026.

    Untuk memastikan calon mahasiswa tetap mendapatkan layanan hingga batas akhir, tim PMB UNIKOM tetap memberikan pelayanan pada akhir pekan. Pada Sabtu, 19 September 2026, pelayanan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB, sedangkan pada Minggu, 20 September 2026, pelayanan dibuka hingga pukul 15.00 WIB. “Tim PMB tetap melaksanakan tugas pada weekend, Sabtu dan Minggu. Jadi, bagi calon mahasiswa yang masih ingin melakukan pendaftaran maupun registrasi, masih kami layani sampai tanggal tersebut,” tutur Dr. Yudistira.

    Setelah seluruh rangkaian proses tersebut diselesaikan, calon mahasiswa baru akan mengikuti kegiatan penerimaan mahasiswa baru UNIKOM yang dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 21 September 2026 sampai dengan PKKMB UNIKOM tanggal 23 September 2026

    PMB UNIKOM 2026 Dibuka Lebih Awal dengan Lima Gelombang

    Berbeda dengan dua tahun sebelumnya yang umumnya dimulai pada Januari, PMB UNIKOM 2026 telah dibuka lebih awal. Pendaftaran dimulai pada Desember 2025 dan dibagi ke dalam lima gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada Desember 2025 hingga Januari 2026, dilanjutkan gelombang kedua pada Februari–Maret, gelombang ketiga pada April–Mei, gelombang keempat pada Juni–Juli, dan gelombang kelima pada Agustus–September 2026.

    Pembagian gelombang tersebut memberikan kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa untuk mempersiapkan pilihan program studi, menentukan jalur penerimaan, mengikuti proses seleksi bagi jalur tes, hingga menyelesaikan registrasi.

    UNIKOM Bekali Mahasiswa dengan Kompetensi Digital dan Kewirausahaan

    Lebih jauh, Dr. Yudistira menyampaikan bahwa memilih perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan status negeri atau swasta, tetapi juga bagaimana perguruan tinggi tersebut mampu memberikan bekal yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Sebagai perguruan tinggi yang telah meraih Akreditasi Unggul, UNIKOM menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik, tetapi juga penguasaan teknologi dan kemampuan adaptif mahasiswa.

    Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah pembekalan mata kuliah wajib yang berkaitan dengan software, hardware, animasi, dan kewirausahaan bagi mahasiswa. Menurutnya, bekal tersebut menjadi penting karena tidak semua lulusan perguruan tinggi pada akhirnya bekerja sesuai dengan bidang studinya. “Kalau dibekali dengan mata kuliah tersebut, tentu lulusan UNIKOM bisa lebih unggul karena memiliki kelebihan-kelebihan yang sudah dibekali, seperti hardware, software, animasi, dan kewirausahaan”, jelasnya.

    Selain melalui kurikulum, UNIKOM juga terus memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis teknologi melalui pengembangan berbagai fasilitas pendukung. Di antaranya smart classroom yang mendukung pembelajaran hybrid, serta Lab AI Learning Center hasil kolaborasi UNIKOM x Google, yang menjadi salah satu pionir pusat pembelajaran AI pertama di Indonesia. Penguatan ekosistem digital tersebut turut didukung melalui pemanfaatan Google for Education yang memberikan akses terhadap berbagai perangkat dan layanan digital untuk menunjang proses pembelajaran, kolaborasi, serta pengembangan kompetensi mahasiswa dan sivitas akademika.  UNIKOM juga memiliki lingkungan kampus yang strategis di pusat Kota Bandung, dilengkapi seperti, sarana olahraga, klinik kesehatan, perpustakaan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

    Jangan Ragu Memilih Perguruan Tinggi, Kenali Kampus dan Rasakan Atmosfernya

    Bagi calon mahasiswa yang masih berada dalam tahap menentukan pilihan, Dr. Yudistira berpesan agar keputusan memilih perguruan tinggi tidak hanya didasarkan pada label negeri atau swasta. Menurutnya, calon mahasiswa perlu mempertimbangkan kebutuhan, minat, serta tujuan pendidikan dan karir yang ingin dicapai. Ia juga mengajak calon mahasiswa untuk mengenal UNIKOM secara langsung sebelum menentukan pilihan. “Bagi teman-teman yang masih ragu, coba rasakan vibes dan atmosfer UNIKOM. Lihat fasilitasnya, berkunjung dulu ke UNIKOM, kemudian baru menetapkan apakah saya harus masuk UNIKOM atau tidak,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh status perguruan tinggi. Yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa memanfaatkan kesempatan belajar, mengembangkan kompetensi, serta berani mengambil peran di tengah perkembangan zaman.

    Generasi UNIKOM Harus Menjadi Pionir Teknologi dan Pencipta Lapangan Kerja

    Menatap generasi mahasiswa UNIKOM di masa mendatang, Dr. Yudistira berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pihak yang mengambil peran dalam perkembangan teknologi. “Jangan ketinggalan dengan teknologi. Semakin berkembangnya zaman, tentu teknologi semakin canggih. Kita jangan hanya menjadi konsumtif, tetapi jadilah pemimpin-pemimpin yang bisa memegang peran dalam perkembangan teknologi,” tegasnya.

    Menurutnya, rekam jejak prestasi mahasiswa UNIKOM di tingkat nasional hingga internasional menjadi modal penting untuk terus melahirkan generasi unggul. Berbagai capaian UNIKOM di ajang kompetisi dunia menjadi bukti bahwa mahasiswa perguruan tinggi swasta juga memiliki peluang yang besar untuk berprestasi dan bersaing di tingkat global. Lebih dari sekadar menjadi lulusan yang siap memasuki dunia kerja, Dr. Yudis berharap mahasiswa UNIKOM mampu menciptakan peluang dan lapangan pekerjaan. “Bukan hanya sekadar menjadi pekerja. Kalau bisa, menciptakan pekerjaan, karena melihat peluang itu penting. Kalau bisa menciptakan pekerjaan, jangan hanya menjadi pekerja”, pungkasnya.

    Dengan semakin dekatnya penutupan pendaftaran dan pelaksanaan PMB UNIKOM 2026, calon mahasiswa diharapkan segera memastikan pilihan program studi, jalur penerimaan, kelengkapan dokumen, serta status registrasinya. Pendaftaran masih dibuka hingga 19 September 2026, sedangkan registrasi ulang dapat dilakukan hingga 20 September 2026, sebelum calon mahasiswa mengikuti rangkaian penerimaan mahasiswa baru pada 21 September 2026. Yuk Jadi Bagian dari Kampus Digital Entrepreneurial (Direktorat Hms & Pro)

  • Dari Seleksi Ketat Menuju Kampus Impian; Mahasiswa Terpilih KIP UNIKOM Siap Memulai Langkah Baru

    Dari Seleksi Ketat Menuju Kampus Impian; Mahasiswa Terpilih KIP UNIKOM Siap Memulai Langkah Baru

    BANDUNG, UNIKOM — Perjalanan panjang seleksi mahasiswa baru Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui jalur Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) memasuki tahap akhir. Jum’at, 28 Agustus 2026, Divisi Beasiswa UNIKOM melaksanakan kegiatan registrasi ulang mahasiswa baru penerima KIP Kuliah dirangkaikan dengan sesi foto dan pembagian jas almamater sebagai bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru UNIKOM. Bertempat di Lobby Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut turut dihadiri para orang tua/wali mahasiswa.

    Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru penerima KIP Kuliah untuk memulai perjalanan akademiknya di UNIKOM. Selain melakukan proses administrasi dan dokumentasi, para mahasiswa juga menerima jas almamater sebagai simbol resmi bergabungnya mereka sebagai bagian dari keluarga besar UNIKOM.

    Ketua Divisi Beasiswa UNIKOM, Dr. Lina Ismawati, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahap akhir proses panjang seleksi mahasiswa baru penerima KIP Kuliah. Menurutnya, program beasiswa tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, baik oleh UNIKOM maupun para mahasiswa penerima. “Alhamdulillah, ini merupakan salah satu proses perjalanan panjang seleksi mahasiswa baru KIP Kuliah Universitas Komputer Indonesia sudah mencapai titik final. Hari ini dilaksanakan registrasi ulang mahasiswa baru jalur KIP Kuliah yang memperoleh pendanaan dari negara”, tuturnya.

    Dr. Lina menjelaskan, penerima KIP Kuliah mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan sesuai ketentuan program, termasuk pembiayaan UKT serta dukungan biaya hidup atau uang saku operasional. Selain dukungan dari pemerintah, UNIKOM juga memberikan subsidi sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keberlangsungan pendidikan mahasiswa penerima KIP Kuliah. “Beasiswanya penuh untuk UKT dan biaya lainnya, termasuk diberikan uang saku operasional untuk mahasiswa sebesar tujuh juta lima ratus ribu rupiah. Tentunya ada support dari UNIKOM berupa subsidi untuk mahasiswa sehingga semuanya free”, jelasnya.

    Proses seleksi penerima KIP Kuliah di UNIKOM dilakukan secara ketat dan melalui sejumlah tahapan. Pada tahun ini, tercatat sebanyak 905 pelamar dari berbagai penjuru Nusantara mengikuti proses seleksi untuk mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi melalui jalur KIP Kuliah di UNIKOM.

    Menurut Dr. Lina, tingginya jumlah peminat tersebut menjadi salah satu indikator kepercayaan masyarakat terhadap UNIKOM sebagai perguruan tinggi yang memberikan kesempatan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dan memiliki keterbatasan ekonomi. “Alhamdulillah, ini adalah bukti bahwa UNIKOM sudah dipercaya sebagai kampus unggul oleh mahasiswa, oleh siswa-siswa yang ingin kuliah di UNIKOM”, ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kesempatan memperoleh KIP Kuliah harus diiringi dengan kesungguhan mahasiswa dalam menjalankan kewajibannya selama menempuh pendidikan. Para penerima beasiswa diharapkan mampu menjaga prestasi akademik, menyelesaikan studi tepat waktu, serta memberikan kontribusi positif selama menjadi mahasiswa UNIKOM. “Beasiswa ini adalah amanah rakyat. Jadi seluruh mahasiswa KIP Kuliah harus melaksanakan kewajibannya sebagai mahasiswa, menunjukkan prestasi terbaiknya, agar nanti bisa lulus tepat waktu, membawa ijazah dan menyongsong masa depan yang jauh lebih cerah”, pungkasnya.

    Salah satu mahasiswa baru penerima KIP Kuliah, Muhammad Sulthon Abul Mafakhir, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UNIKOM, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui program tersebut. Ia menuturkan bahwa proses untuk mendapatkan KIP Kuliah cukup panjang. Setelah sempat menunda kuliah selama satu tahun, dirinya mencoba mendaftar melalui laman KIP Kuliah hingga akhirnya mendapatkan kesempatan mengikuti Computer Based Test (CBT) di UNIKOM dan tahapan seleksi berikutnya.

    “Prosesnya lumayan panjang, karena saya gap year dulu satu tahun. Terus saya mencoba daftar di laman KIP Kuliah. Ternyata ada panggilan untuk tes CBT di UNIKOM. Alhamdulillah, saya juga dipanggil untuk Zoom Meeting”, ungkapnya.

    Ketertarikannya memilih UNIKOM dan Program Studi Teknik Informatika juga telah tumbuh sejak jenjang sekolah. Ia mengaku telah memiliki ketertarikan terhadap bidang komputer sejak SMP sehingga memilih Teknik Informatika sebagai program studi yang ingin ditempuh. “Sebelumnya memang tertarik ke sini, sama Teknik Informatika, soalnya saya dari SMP sudah tertarik dengan jurusan komputer”, katanya.

    Kebahagiaan tersebut juga dirasakan oleh ibu dari Muhammad Sulthon, Yusi Anggrain, yang hadir mendampingi putranya dalam kegiatan registrasi ulang dan pembagian jas almamater. Ia mengaku sangat bersyukur melihat anaknya memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur KIP Kuliah. “Alhamdulillah, saya selaku orang tuanya sangat bersyukur sekali karena mempunyai anak yang berprestasi melalui jalur KIP”, tuturnya.

    Sebagai orang tua, Yusi berharap kesempatan yang telah diperoleh putranya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meraih prestasi selama berkuliah di UNIKOM. Ia juga berharap putranya mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan lulus tepat waktu. “Harapannya semoga bisa menjadi mahasiswa yang terbaik dan berprestasi. Semoga bisa kuliah dengan baik dan, insya Allah, lulus tepat waktu,” harapnya. Bagi Yusi, kehadiran pertama kalinya di lingkungan UNIKOM juga menjadi pengalaman yang membahagiakan. Ia mengaku terkesan dengan lingkungan dan tampilan kampus yang dilihatnya secara langsung.

    Momentum registrasi ulang, sesi foto, dan pembagian jas almamater tersebut pun menjadi awal baru bagi para penerima KIP Kuliah untuk menapaki perjalanan akademik di UNIKOM. Melalui Divisi Beasiswa, UNIKOM terus berkomitmen memastikan mahasiswa penerima KIP Kuliah memperoleh dukungan yang diperlukan selama menjalani pendidikan, sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab bahwa kesempatan memperoleh beasiswa harus diwujudkan melalui prestasi, kedisiplinan, dan keberhasilan menyelesaikan studi. (Direktorat Hms & Pro)