Penulis: Dedena Hirawan, Audy Revi Nugraha
DOI: 10.1109/INCITEST64888.2024.11121491
Abstrak
Mengendarai mobil merupakan aktivitas transportasi harian yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Saat ini, belum ada fitur pada mobil untuk memeriksa dan memberikan peringatan tentang kualitas udara di dalam kabin. Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun sistem deteksi gas buang di kabin mobil dengan menganalisis udara menggunakan sensor MQ-135 dan MQ-7. Penelitian ini menggunakan model prototipe untuk pengembangan perangkat lunak dan perangkat keras. Model prototipe cukup efektif di setiap tahap, mulai dari tahap pengumpulan data hingga tahap pengujian dan implementasi sistem. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem untuk mendeteksi gas buang di dalam kabin mobil, karena saat ini belum ada fitur pada mobil untuk memantau kualitas udara kabin. Sistem ini menggunakan sensor MQ-135 dan MQ-7 untuk menganalisis kualitas udara dan mendeteksi gas berbahaya seperti Karbon Monoksida (CO), Karbon Dioksida (CO2), Amonia (NH3), dan Nitrogen Oksida (NOx), yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil. Jika kadar gas melebihi batas aman, sistem akan memberikan peringatan dan merekomendasikan untuk membuka jendela guna meningkatkan sirkulasi udara. Tujuannya adalah untuk membantu menjaga kualitas udara yang sehat di dalam kabin mobil, mencegah dampak negatif terhadap kesehatan penumpang, dan memungkinkan pemilik mobil untuk memantau kondisi kendaraan demi penggunaan sehari-hari yang aman. © 2024 IEEE.
Kata kunci penulis
Kabin Mobil; Sistem Deteksi; Gas Buang; Internet of Things
Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105015892910
