Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perubahan layanan operasional pengajuan kredit dari sistem konvensional menjadi digital melalui digital branch. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengembangan melalui model kerangka kerja IDEF0. Secara konvensional, nasabah yang dilayani oleh customer service bank untuk melakukan transaksi pengajuan kredit biasanya memerlukan waktu sekitar 2–3 minggu. Saat ini, perbankan di Indonesia sedang melakukan terobosan baru dengan berinovasi pada sektor layanan operasionalnya. Inovasi tersebut dilakukan melalui digital branch. Melalui digital branch, perbankan di Indonesia mampu mempersingkat waktu layanan operasional pengajuan kredit secara digital menjadi hanya 5–7 hari. Inovasi dalam layanan operasional pengajuan kredit ini menjadi keunggulan bagi bank-bank di Indonesia untuk dapat bersaing dengan bank lain yang ada serta meningkatkan pelayanan kepada nasabah yang saat ini lebih menyukai layanan yang cepat. Sistem layanan operasional melalui digital branch merupakan inovasi yang menjadi keunggulan bagi bank di Indonesia untuk dapat bersaing di era 4.0. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.
Kata kunci terindeks
Istilah terkontrol bidang teknik
Fisika materi terkondensasi; Teknik; Teknik industri; Ilmu material
Istilah tidak terkontrol bidang teknik
Layanan pelanggan; Model kerangka kerja; Indonesia; Layanan operasional; Metode kualitatif
Judul utama bidang teknik
Penjualan
Artikel ini dapat diakses di:
https://www.scopus.com/pages/publications/85075861120