BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memantapkan langkah untuk mencapai target menjadi World Class University dengan fokus menembus peringkat 100 besar universitas di ASEAN. Pada 9 Januari 2025, Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D mengundang para direktur dan ketua divisi di bawah naungan Wakil Rektor IV untuk mengikuti kegiatan Coaching: Increase QS World University Ranking bersama Taylor’s University. Taylor’s University sendiri dikenal sebagai universitas swasta nomor satu di Malaysia dan Asia Tenggara yang saat ini menduduki peringkat #251 QS World University Rankings serta #7 Asian University Rankings – South Eastern Asia.
Dalam kesempatan ini, Prof. Zainal menekankan pentingnya meneladani keseriusan Taylor’s dalam mengerjakan semua aspek yang dibutuhkan untuk meraih peringkat QS, seraya menambahkan bahwa Taylor’s telah membentuk tim resmi dan konsisten sejak 10 tahun lalu, sementara UNIKOM baru memulainya saat ini. Ia berharap setiap bidang memiliki pembagian kerja yang jelas, para dekan dan ketua program studi terus mendorong dosen untuk menghasilkan penelitian dan publikasi bereputasi, serta menjalin kembali relasi dengan alumni dan pengguna lulusan demi meningkatkan simpul-simpul jejaring akademik.
Direktur International Program, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M. menjelaskan bahwa kehadiran Taylor’s University melalui sesi coaching ini terwujud berkat peran Direktorat International Program dalam menjembatani komunikasi dan meminta pihak Taylor’s untuk memberikan bimbingan agar UNIKOM mampu merumuskan langkah-langkah strategis menuju World Class University. Beliau menambahkan bahwa Direktorat International Program bersama Taylor’s University telah melakukan kolaborasi riset, serta bekerja sama dalam sejumlah seminar internasional seperti INCITEST dan ICOBEST. Menurut Dr. Senny, kerja sama ini menjadi wujud nyata komitmen kedua institusi untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan reputasi di kancah global. Ia juga berharap kolaborasi tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan coaching semata, tetapi berlanjut melalui pertukaran dosen, kolaborasi penelitian, serta publikasi ilmiah bersama, sehingga potensi seluruh civitas akademika UNIKOM bisa berkembang lebih optimal dan diakui di tingkat ASEAN maupun global.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Teknologi Digital & Sistem Informasi, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D menyatakan bahwa dirinya memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang parameter dan indikator yang dinilai oleh Taylor’s University dalam QS Ranking, termasuk pentingnya strategi pengelolaan data, kolaborasi internasional, dan publikasi akademik. Ia berharap kegiatan coaching ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi serta meningkatkan kualitas penelitian UNIKOM agar diakui secara global.
Ketua Divisi World Class University, Donny Reza, M.Kom menambahkan bahwa indikator penilaian versi QS pada dasarnya dapat dicapai oleh UNIKOM dengan komitmen, keseriusan, fokus, dan kolaborasi berbagai pihak di lingkungan kampus. Diharapkan coaching bersama Taylor’s University ini menjadi titik awal transformasi UNIKOM untuk lebih percaya diri menapaki jalur World Class University. (Direktorat Hms & Pro)