Tag: penilaian keseimbangan fasad bangunan

  • Penilaian Keseimbangan Fasad Bangunan Berdasarkan Teori ProporsiPenulis: Dewiyanti D.; Sari S.O.DOI: 10.1088/1757-899X/662/4/042029

    Penilaian Keseimbangan Fasad Bangunan Berdasarkan Teori ProporsiPenulis: Dewiyanti D.; Sari S.O.DOI: 10.1088/1757-899X/662/4/042029

    Abstrak
    Estetika merupakan faktor yang sangat sulit diukur karena sifatnya yang subjektif. Estetika melibatkan persepsi, di mana setiap orang dapat memandang suatu objek secara berbeda. Teori rasio emas (golden ratio) menjadikan estetika sebagai aspek yang dapat diukur. Dalam arsitektur, visualisasi estetika pada fasad bangunan umumnya dipersepsikan secara subjektif. Pada bangunan lama, teori proporsi diterapkan secara ketat, namun belakangan penerapannya mengalami penurunan sejak industri fabrikasi membuat berbagai proses menjadi lebih mudah. Artikel ini bertujuan untuk mengukur apakah bangunan yang dibangun pada masa kini masih menghormati aturan-aturan proporsi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan tiga bangunan pemerintah kolonial yang dibangun hingga tahun 1920-an dengan tiga bangunan setara yang dibangun pada abad ke-21. Penilaian dilakukan melalui analisis foto berdasarkan pengukuran rasio emas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori proporsi dengan perhitungan rasio emas masih digunakan pada bangunan baru yang mengusung konsep gaya Indo-Eropa, meskipun penerapannya tidak sedetail perhitungannya jika dibandingkan dengan bangunan yang dibangun sebelum tahun 1920-an. © 2019 IOP Publishing Ltd. Seluruh hak cipta dilindungi.

    Kata kunci terindeks

    Istilah teknik terkontrol

    Rasio aspek ; Perencanaan wilayah

    Istilah teknik tidak terkontrol

    Fasad bangunan ; Rasio emas ; Bangunan pemerintah ; Aplikasi ITS ;Bangunan lama

    Judul utama teknik

    Bangunan

    Artikel ini dapat diakses melalui:
    https://www.scopus.com/pages/publications/85075866669