Tag: Pengentasan Kemiskinan Desa

  • Prediktor Pemenuhan Aspirasi Hidup sebagai Upaya Pekerja Sosial

    dalam Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat Pedesaan

    Penulis: Dewi Kurniasih ; Yudi Rusfiana
    DOI: –

    Abstrak
    Dengan prevalensi kemiskinan, kondisi kesehatan yang buruk, peluang ekonomi yang terbatas, serta akses pendidikan yang minim, masyarakat pedesaan kerap terdeprivasi dari sebagian besar kebutuhan hidup mendasar. Beberapa organisasi sosial telah mengidentifikasi potensi permasalahan ini dan berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Mempertimbangkan pentingnya peran organisasi sosial dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan, penelitian ini menyelidiki peran pekerja sosial, meliputi keakraban dan ketertarikan terhadap pedesaan, jejaring sosial, serta integrasi tempat, dalam meningkatkan partisipasi dan kepuasan masyarakat, sehingga memungkinkan individu untuk mewujudkan tujuan hidupnya. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data dari 480 keluarga berpenghasilan rendah di komunitas pedesaan di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin, Indonesia. Berdasarkan evaluasi statistik terhadap data yang diperoleh, ditemukan bahwa karakteristik pekerja sosial memiliki peran krusial dalam menyediakan prospek pekerjaan bagi masyarakat pedesaan melalui pengembangan berbagai program yang mendorong keterlibatan dan kepuasan mereka terhadap program serta aktivitas tersebut. Tingkat kebahagiaan dan partisipasi yang lebih tinggi tersebut pada akhirnya mendorong terealisasinya tujuan hidup mereka. Penelitian ini berkontribusi terhadap literatur sosiologi yang ada dengan memberikan bukti empiris mengenai peran pekerja sosial dalam meningkatkan pemenuhan aspirasi hidup di komunitas pedesaan, yang berujung pada taraf hidup yang lebih tinggi. © 2022, Oxbridge Publishing House. Hak cipta dilindungi undang-undang.

    Kata Kunci Penulis
    partisipasi dan kepuasan masyarakat; pemenuhan aspirasi hidup; integrasi tempat; keakraban dan ketertarikan terhadap pedesaan; jejaring sosial

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85158117360

  • Merancang Sistem Informasi Geografis untuk Rumah Tidak Layak Dilakukan Karena Pendukung Kebijakan

    Merancang Sistem Informasi Geografis untuk Rumah Tidak Layak Dilakukan Karena Pendukung Kebijakan

    Penulis: Hardiyana B. ; Wibawa J.C.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022103

    Abstrak:

    Implementasi program pengembangan kesejahteraan sosial di negara berkembang umumnya berfokus pada program pemberdayaan masyarakat miskin, yang lebih bernuansa dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat, bisnis, dan pemerintah. Pemberdayaan dianggap tepat sebagai salah satu pilihan kebijakan dalam pengembangan kesejahteraan sosial saat ini. Pengembangan kesejahteraan sosial berdasarkan prinsip pemberdayaan dimaksudkan bahwa dalam penanganan masyarakat miskin harus dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kemandirian (UU Nomor 13 Tahun 2011). Pembangunan daerah memiliki dampak pada pembangunan nasional. Kebijakan pengentasan kemiskinan yang diwujudkan melalui program pemberdayaan masyarakat telah menjadi agenda utama dan prioritas pembangunan di Kecamatan Baleendah, khususnya Desa Rancamanyar. Salah satu program pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan di Desa Rancamanyar adalah Program Bantuan Perumahan bagi rumah-rumah tak layak huni. Berbagai upaya pemerintah daerah untuk mengurangi jumlah rumah tak layak huni masih dianggap tidak merata. Dengan terbatasnya pengelolaan dan pengolahan data survei di daerah, hal ini menjadi salah satu faktor yang tidak membantu kebijakan yang ada. Dengan pembangunan sistem informasi geografis untuk rumah-rumah tak layak huni, salah satu upaya yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mendukung dan membantu pengambilan keputusan terkait rumah-rumah tak layak huni adalah melakukan analisis geografis dan pemetaan rumah-rumah tak layak huni di Desa Rancamanyar, agar bantuan yang diberikan tidak salah sasaran. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Author Keywords: Pemberdayaan masyarakat; Program pembangunan; Analisis geografis; Pembangunan nasional; Pendekatan partisipatif; Pengentasan kemiskinan; Pengurangan kemiskinan; Pembangunan regional


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075869118