Tag: pengembangan soft skills mahasiswa

  • Dukung Mahasiswa Unggul, UNIKOM dan Djarum Foundation Jajaki Program Beasiswa Plus

    Dukung Mahasiswa Unggul, UNIKOM dan Djarum Foundation Jajaki Program Beasiswa Plus

    BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 14 April 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung melakukan penjajakan kerja sama strategis dengan Bakti Pendidikan Djarum Foundation dalam rangka memperluas akses program unggulan Djarum Beasiswa Plus bagi mahasiswa berprestasi. Bertempat di Ruang Seminar Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan bidang kemahasiswaan UNIKOM serta perwakilan dari Bakti Pendidikan Djarum Foundation. Dari pihak UNIKOM. Direktur Kemahasiswaan, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si, Ph.D., hadir didampingi Ketua Divisi Beasiswa, Dr. Linna Ismawati, S.E., M.Si.  Sementara itu, Djarum Foundation diwakili oleh Ira Ratnati selaku Community Development Officer dan Sandy Yudha Nasution sebagai Deputy Community Development Manager.

    Andrias Darmayadi, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa program Djarum Beasiswa Plus memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan mahasiswa UNIKOM, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan. “Program ini membuka peluang besar bagi mahasiswa kami untuk berkembang secara komprehensif. Kami mengapresiasi komitmen Djarum Foundation yang tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga pembinaan soft skills yang sangat penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional”, demikian tuturnya. Sejalan dengan hal tersebut, Dr. Linna menyatakan kesiapan Divisi Beasiswa UNIKOM untuk mendukung penuh implementasi program, termasuk melakukan sosialisasi secara luas kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria akademik dan nonakademik.

    Sementara itu, perwakilan Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Ira Ratnati dan Sandy Yudha menjelaskan bahwa Djarum Beasiswa Plus merupakan program yang memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan beasiswa lainnya. Selain mendapatkan bantuan dana pendidikan selama satu tahun, para penerima beasiswa atau Beswan Djarum juga akan mengikuti berbagai pelatihan pengembangan diri yang komprehensif.

    Program pelatihan tersebut mencakup Character Building, Leadership Development, serta Nation Building yang dirancang untuk meningkatkan kecerdasan emosional, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan wawasan kebangsaan mahasiswa.

    Melalui penjajakan kerja sama tersebut, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara UNIKOM dan Djarum Foundation dalam mencetak generasi muda yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Penguatan Kompetensi Mahasiswa di lingkungan FEB dalam Aktivitas Non-Akademik

    Penguatan Kompetensi Mahasiswa di lingkungan FEB dalam Aktivitas Non-Akademik

    Bandung, 1 Februari 2025 – Program Studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis FEB – UNIKOM, yaitu Sarjana Manajemen, Sarjana Akuntansi, Vokasi Akuntansi, Vokasi Keuangan Perbankan, dan Vokasi Manajemen Pemasaran, terus berupaya meningkatkan kualitas mahasiswanya melalui berbagai program strategis. Salah satu inisiatif yang diterapkan adalah Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (SPAK), yang diadakan pada Sabtu, 1 Februari 2025. Dengan sistem ini, mahasiswa di setiap program studi tidak hanya dinilai berdasarkan pencapaian akademik, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan non-akademik, ekstrakurikuler, dan pengembangan soft skills yang relevan dengan dunia kerja.

    Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari semua program studi di lingkungan FEB. Turut hadir dalam acara ini para Ketua Program Studi, yaitu Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy (Kaprodi Sarjana Manajemen), Assoc. Prof. Dr. Sridewi Anggadini (Kaprodi Sarjana Akuntansi), Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti (Kaprodi Vokasi Akuntansi), serta Dr. Rizky Zulfikar (Kaprodi Vokasi Keuangan Perbankan dan Manajemen Pemasaran), yang turut memberikan dukungan penuh terhadap implementasi sistem ini.

    Dalam kesempatan ini, Dr. Andreas Darmayadi, M.Si., Ph.D., selaku Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, menyampaikan bahwa SPAK merupakan salah satu strategi dalam mengukur keaktifan mahasiswa dalam berbagai aktivitas ekstrakurikuler serta pengembangan soft skills yang semakin penting di dunia profesional.

    “SPAK hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus dorongan bagi mahasiswa agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik. Hal ini menjadi langkah penting dalam membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia industri,” ujar Dr. Andreas Darmayadi.

    Komitmen terhadap peningkatan kualitas mahasiswa ini juga mendapat dukungan penuh dari Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, selaku Dekan FEB UNIKOM, yang menekankan bahwa budaya organisasi dalam fakultas sangat dipengaruhi oleh komitmen atas kebijakan yang strategis dan gaya kepemimpinan.

    Dalam sesi diskusi, dijelaskan bahwa SPAK kini menjadi standar penilaian yang wajib dipenuhi oleh mahasiswa sebelum dapat mengikuti sidang tugas akhir, skripsi, atau proyek akhir. Sistem ini mencakup tiga aspek utama, yaitu: (1) Penalaran, mencakup kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan wawasan intelektual; (2) Minat dan Bakat, meliputi partisipasi dalam organisasi, seni, olahraga, serta berbagai kompetisi, (3) Keagamaan dan Sosial Kemasyarakatan, yang bertujuan menanamkan kepedulian sosial dan kontribusi dalam kegiatan keagamaan. SPAK mengkategorikan aktivitas mahasiswa ke dalam kegiatan “Wajib” dan “Pilihan”, dengan ketentuan bahwa mahasiswa harus mencapai nilai kumulatif minimal yang telah ditetapkan. Pelaporan aktivitas dilakukan secara berkala setiap semester melalui Sistem Informasi SPAK, yang mengharuskan mahasiswa mengunggah bukti capaian kegiatannya.

    Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga mendapatkan wawasan praktis tentang bagaimana SPAK dapat membantu mahasiswa dalam membangun portofolio yang lebih kuat dan meningkatkan daya saing di dunia kerja.

    Dengan diterapkannya SPAK, FEB UNIKOM berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya integrasi antara pencapaian akademik dan pengembangan soft skills. Implementasi sistem ini menjadi bagian dari rofe seluruh program studi di lingkungan FEB UNIKOM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki keunggulan dalam aspek professional dan sosial.