Tag: pengelolaan dana kip kuliah

  • Kolaborasi Pkm Divisi Beasiswa Unikom Dan Politeknik Pajajaran Icb Bandung, Bekali Mahasiswa Kip Kuliah Dengan Literasi Keuangan Guna Cegah Cybercrime

    Kolaborasi Pkm Divisi Beasiswa Unikom Dan Politeknik Pajajaran Icb Bandung, Bekali Mahasiswa Kip Kuliah Dengan Literasi Keuangan Guna Cegah Cybercrime

    BANDUNG, UNIKOM — Kemudahan transaksi digital di tengah perkembangan teknologi juga diiringi meningkatnya risiko kejahatan siber yang dapat mengancam keamanan finansial mahasiswa. Dalam menyikapi hal tersebut, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Divisi Beasiswa bersama Politeknik Pajajaran ICB Bandung menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pendampingan literasi dan pengelolaan keuangan bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Ruang 4310, Gedung 3 UNIKOM. Kegiatan tersebut secara khusus bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola dana bantuan KIP Kuliah sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan keuangan berbasis digital atau cybercrime.

    Peserta kegiatan merupakan mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah dari UNIKOM dan Politeknik Pajajaran ICB Bandung, dimana kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi kemitraan antara penyelenggara KIP Kuliah UNIKOM dengan Politeknik Pajajaran ICB Bandung dalam memberikan pendampingan yang relevan dengan tantangan mahasiswa di era digital.

    Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh pembekalan materi literasi keuangan yang disampaikan oleh Dr. Linna Ismawati, S.E., M.Si., CFRM., selaku Ketua Divisi Beasiswa UNIKOM. Materi tidak hanya berfokus pada bagaimana mahasiswa mengelola dana secara bijak, tetapi juga mengenalkan berbagai potensi risiko yang dapat terjadi ketika melakukan aktivitas keuangan secara daring.

    Salah satu perhatian utama dalam pendampingan tersebut adalah meningkatnya modus penipuan yang menyasar mahasiswa, terutama ketika dana KIP Kuliah telah dicairkan. Mahasiswa dapat menjadi target berbagai modus kejahatan, mulai dari phising untuk mencuri data keuangan, investasi bodong, penipuan belanja online, hingga penipuan berkedok hadiah atau tambahan beasiswa.

    Melalui simulasi dampak risiko kejahatan online, mahasiswa diajak memahami bagaimana sebuah tindakan yang tampak sederhana di ruang digital dapat berujung pada kerugian finansial. Pendekatan tersebut diharapkan membuat mahasiswa tidak hanya memahami konsep literasi keuangan secara teoritis, tetapi juga mampu mengenali tanda-tanda penipuan dan mengambil keputusan yang lebih aman ketika mengelola keuangannya.

    Kegiatan tersebut juga dinilai semakin penting karena mahasiswa penerima KIP Kuliah merupakan kelompok yang perlu mendapatkan pendampingan dalam mengelola dana bantuan pendidikan dan biaya operasional. Kurangnya pengetahuan mengenai keamanan transaksi digital dapat meningkatkan kerentanan mahasiswa terhadap berbagai modus kejahatan keuangan.

    Dalam kesempatan wawancara, Ketua Divisi Beasiswa, Dr. Linna Ismawati, S.E., M.Si., CFRM., menyampaikan “kegiatan ini sangat penting, terutama bagi mahasiswa baru. Mahasiswa jalur KIP Kuliah rentan terhadap penipuan dana KIP Kuliah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki pengetahuan literasi keuangan dan memahami risiko kejahatan online agar dapat menjaga dana bantuan yang diterimanya”, tuturnya.

    Selain itu, kolaborasi antara UNIKOM dan Politeknik Pajajaran ICB Bandung juga diperkuat melalui penandatanganan kesediaan mitra PKM oleh Direktur Politeknik Pajajaran ICB Bandung, Assoc. Prof. Dr. Gunardi, S.E., M.M., CFTAX. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas dampak pendampingan dan meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan di era digital.

    Melalui kegiatan PKM Divisi Beasiswa UNIKOM bersama mitra, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengelola dana KIP Kuliah secara bertanggung jawab, tetapi juga memiliki sikap kritis terhadap berbagai tawaran dan aktivitas keuangan di dunia maya. Kemampuan mengenali modus penipuan, menjaga kerahasiaan data pribadi dan finansial, serta mengambil keputusan keuangan secara bijak menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menjaga keamanan dana bantuan yang diterimanya. Pada akhirnya, pendampingan literasi keuangan tersebut diharapkan dapat membangun mahasiswa KIP Kuliah yang lebih cerdas, mandiri, dan waspada dalam mengelola keuangan, sehingga dana bantuan pendidikan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan terlindungi dari ancaman cybercrime. (Direktorat Hms & Pro)