Tag: penelitian

  • Skrining Hipertensi Menggunakan Faktor Risiko Non-Laboratorium dengan Pembelajaran Mesin: Studi Potong Lintang Retrospektif di Indonesia

    Penulis: Reza Ishak Estiko ; Bambang Widyantoro ; Dafsah Arifa Juzar ; Ramdhan Maulana Yusup ; Iqbal Fauzi Rakhmat ; Estiko Rijanto

    Abstrak:
    Tujuan:
    Studi ini bertujuan untuk melakukan skrining hipertensi pada populasi Indonesia yang luas dengan menggunakan pembelajaran mesin (machine learning/ML) dan 11 faktor risiko non-laboratorium, serta memvalidasi hasilnya melalui validasi internal dan eksternal.
    Latar belakang dan peserta: Dari 1.782.365 peserta awal berusia 15 tahun ke atas yang terdaftar di Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) pusat pelayanan kesehatan primer di seluruh Indonesia pada periode 2014 hingga 2017, data yang tidak lengkap dan pencilan (outliers) dikeluarkan. Sebanyak 268.210 peserta dimasukkan dalam analisis kami. Kumpulan data (dataset) dibagi secara deterministik menjadi satu dataset untuk pelatihan menggunakan validasi silang internal 10-lipat pada 204.315 peserta dan dataset lainnya untuk validasi eksternal pada 63.895 peserta.
    Desain: Studi potong lintang retrospektif ini menggunakan tiga algoritma pembelajaran mesin, yaitu random forest, gradient boosting, dan extreme gradient boosting (XGBoost), serta membandingkannya dengan regresi logistik sebagai tolok ukur (benchmark) untuk skrining hipertensi berdasarkan kriteria WHO dan International Society of Hypertension. Tingkat kepentingan (importance) faktor risiko diurutkan. Dengan sebagian menggunakan variabel kontinu versus kategorikal untuk usia, lingkar pinggang (waist circumference/WC), dan indeks massa tubuh (body mass index/BMI), kami mengevaluasi kinerja skrining terkait sensitivitas dan area di bawah kurva karakteristik operasi penerima (area under the receiver operating characteristic curve/AUC).
    Hasil: Validasi eksternal mengungkapkan bahwa model XGBoost memberikan kinerja terbaik dalam skrining hipertensi. Validasi eksternal yang sebagian menggunakan variabel kontinu memberikan sensitivitas 0,97 dan AUC 0,75, yang mengindikasikan kemampuan skrining yang sangat baik. Peringkat kepentingan faktor risiko secara berurutan adalah riwayat keluarga hipertensi (family history of hypertension/FH-HTN), usia, WC, BMI, pekerjaan, pendidikan, jenis kelamin, merokok, aktivitas fisik rendah, kurang asupan buah atau sayuran, dan konsumsi alkohol.
    Kesimpulan: Dengan menggunakan 11 faktor risiko non-laboratorium yang mudah dikumpulkan, model pembelajaran mesin berhasil melakukan skrining hipertensi dengan kinerja yang lebih baik daripada tolok ukur. Penggunaan variabel numerik untuk usia, WC, dan BMI menghasilkan kemampuan diskriminasi yang lebih baik dibandingkan variabel kategorikal. FH-HTN dan usia merupakan dua faktor risiko utama terjadinya hipertensi. Studi ini merupakan latihan akademis yang bermanfaat dan menunjukkan pentingnya pembelajaran mesin dalam menangani kumpulan data berskala besar.

    Artikel ini dapat diakses di https://bmjopen.bmj.com/content/15/8/e092364

  • Dampak Global COVID-19: Manajemen Risiko dan Krisis pada Perusahaan yang Terdampak

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto ; Senny Luckyardi
    DOI:

    Abstrak
    Penurunan ekonomi menjadi fenomena paling berat yang melanda dunia di samping dampak medis dari wabah virus korona. Negara-negara Asia Tenggara sebagai negara berpendapatan menengah memerlukan strategi yang lebih baik untuk merespons pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dengan sukses. Lebih lanjut, kondisi yang sangat tidak pasti menyulitkan manajemen perusahaan-perusahaan yang terdampak dalam pengambilan keputusan dan kebijakan. Oleh karena itu, bab ini bertujuan untuk mengembangkan manajemen risiko dan krisis yang lebih baik sebagai respons yang tepat terhadap perubahan yang cepat dan mendadak dalam situasi krisis. Secara khusus, bab ini menyarankan cara-cara di mana para pengambil keputusan dapat menyesuaikan manajemen perusahaan mereka untuk menghadapi kondisi ekstrem. Bab ini mengeksplorasi manajemen risiko dan krisis dari beberapa ahli manajemen menggunakan analisis deskriptif, tinjauan literatur, dan teknik kualitatif. Bab ini menghasilkan strategi-strategi manajemen risiko dan krisis untuk mengurangi kerugian namun sekaligus memberikan perlindungan bagi karyawan dengan mempertimbangkan bahwa keselamatan manusia adalah yang paling utama. Cara perusahaan bereaksi akan membawa dampak besar dalam mengendalikan penurunan ekonomi di tengah resesi global yang kini tampak tak terhindarkan. © 2024 oleh Nova Science Publishers, Inc.

    Kata Kunci Penulis
    perusahaan; pandemi; manajemen risiko dan krisis; Asia Tenggara


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85216680653?

  • Pendekatan Baru Pencegahan COVID-19 melalui Penerapan Kombinasi Algoritma Sistem Pendukung Keputusan

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto; Yeffry Handoko Putra; Rahma Wahdiniwaty; Zuriani Ahmad Zukarnain; Noorihan Abdul Rahman

    DOI: 10.1109/ICIC56845.2022.10006989

    Abstrak:
    Indonesia dan Malaysia dari tahun 2020 hingga 2021 terkena pandemi COVID-19. Kedua negara menerapkan kebijakan pembatasan masuk area berdasarkan kriteria yang hampir sama. Di Indonesia dikenal sebagai PPKM yang menerapkan beberapa tingkat paparan terhadap mereka yang terinfeksi COVID-19. Penentuan tingkat ini seluruhnya didasarkan pada pertumbuhan jumlah yang terpapar COVID-19. Namun, dalam kasus pandemi, jumlah orang yang tidak menderita penyakit COVID-19 tetapi memiliki gejala yang sama dengan gejala COVID-19 juga perlu dipertimbangkan sebagai agen pandemi di lingkungan mereka. Kami menamakannya sebagai Tingkat Kewaspadaan Pandemi COVID-19 (Precaution Covid-19 Pandemic/PCP Level). Tingkat pandemi COVID-19 saat ini belum sepenuhnya ditentukan oleh gagasan ini. Oleh karena itu, gagasan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat pra-pandemi atau kewaspadaan COVID-19 di suatu area dengan mempertimbangkan interferensi dari area sekitarnya. Tingkat PCP tidak didasarkan pada pertumbuhan mereka yang terinfeksi penyakit COVID-19, tetapi dipengaruhi oleh jumlah pasien yang memiliki gejala mirip dengan gejala dominan COVID-19. Penentuan Tingkat PCP dapat digunakan untuk kebijakan kewaspadaan dan mendukung Metode Tingkat Pandemi sebelumnya. Untuk mewujudkan gagasan ini, tiga algoritma digunakan, yaitu algoritma K-Means sebagai pengelompokan pola dan algoritma AHP sebagai penentu tingkat pandemi COVID-19, sementara hubungan pasangan gejala kandidat terhadap penularan COVID-19 dilakukan dengan menggunakan algoritma Naïve Bayes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi ketiga algoritma yang diusulkan serta penggunaan data gejala yang erat dengan gejala dominan COVID-19 dapat memberikan alternatif untuk tingkat kewaspadaan pandemi COVID-19. Model untuk menentukan penularan COVID-19 berdasarkan empat gejala kandidat memiliki presisi 89% dan akurasi 85%. Diterbitkan dalam 2022 Seventh International Conference on Informatics and Computing (ICIC).

    Artikel ini dapat diakses di https://ieeexplore.ieee.org/document/10006989

  • Model Manfaat yang Diharapkan, Kurikulum E-Learning, dan Mitra Pendidikan terhadap E-Learning

    Model Manfaat yang Diharapkan, Kurikulum E-Learning, dan Mitra Pendidikan terhadap E-Learning

    Penulis: Indriana; Doni Purnama Alamsyah; Nina Kurnia Hikmawati
    DOI: 10.1109/ICIMTech55957.2022.9915129

    Abstrak
    Adaptasi teknologi baru dalam e-learning diawali dengan motivasi psikologis dari mahasiswa, yang menjadi hal penting terkait kesuksesan konsep e-learning. Menelaah fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara motivasi psikologis mahasiswa dengan manfaat yang diharapkan, kurikulum e-learning, dan mitra pendidikan. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa di Kota Bandung melalui survei kuantitatif. Data dari mahasiswa diambil melalui kuesioner dan data yang terkumpul dari kuesioner diolah menggunakan SmartPLS. Terdapat model penelitian yang didasarkan pada desain hipotesis yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat yang diharapkan dan kurikulum e-learning memiliki hubungan positif dengan motivasi psikologis. Sementara itu, mitra pendidikan tidak memiliki hubungan positif dengan motivasi psikologis. Lebih lanjut, diketahui bahwa manfaat yang diharapkan memberikan dampak terbesar dalam mendukung motivasi psikologis mahasiswa. Motivasi psikologis merupakan hal yang penting terkait adaptasi teknologi baru dalam e-learning, karena merupakan faktor yang dapat meningkatkan keberhasilan penggunaan e-learning sebagai media pembelajaran. Temuan penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi perguruan tinggi dalam meninjau konsep e-learning agar dapat diterima dengan baik oleh penggunanya.

    Kata Kunci
    Industri, COVID-19, Pembelajaran Elektronik, Pandemi, Pendidikan, Kawasan Perkotaan, Psikologi

    Artikel ini dapat diakses di https://ieeexplore.ieee.org/document/9915129

  • Blockchain untuk Mengelola Data Warga Negara: Analisis Bibliometrik dan Tinjauan Literatur Sistematis

    Blockchain untuk Mengelola Data Warga Negara: Analisis Bibliometrik dan Tinjauan Literatur Sistematis

    Penulis: Erna Piantari, Dwi Novia Al Husaeni, Eddy Prasetyo Nugroho, Ani Anisyah, Irawan Afrianto, Irham Jundurrahman, Ibrahim Danial Bisulthon

    DOI: 10.56294/dm2024.537

    Abstrak

    Pendahuluan: blockchain adalah teknologi canggih yang memastikan tingkat transparansi dan keamanan data yang tinggi dengan memanfaatkan mekanisme terdistribusi dalam menyimpan dan mengelola data. Meskipun saat ini blockchain sebagian besar digunakan untuk memfasilitasi transaksi mata uang kripto karena kemampuannya dalam mengamankan data, blockchain juga berpotensi untuk menyimpan dan mengelola berbagai data, termasuk data pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk merefleksikan dalam literatur tentang tren dalam penerapan teknologi blockchain dalam manajemen data warga negara dan sistem e-Government, dengan fokus pada tren, desain arsitektur, dan sektor implementasi teknologi ini. Penelitian ini juga akan menyelidiki integritas data dan akuntabilitas penduduk. Penelitian ini berupaya memberikan wawasan tentang tantangan dan penerapan teknologi blockchain dalam sistem pemerintahan melalui beberapa pertanyaan penelitian. Metode: Metode PRISM digunakan sebagai panduan untuk melakukan analisis tinjauan pustaka mulai dari mendefinisikan kriteria kelayakan literatur, mendefinisikan sumber informasi, melakukan penyaringan, dan analisis data. Hasil: Berdasarkan hasil tinjauan pustaka, beberapa studi sebelumnya telah mengintegrasikan Blockchain dengan IoT untuk meningkatkan transparansi rantai pasokan. Sementara itu, dalam sistem e-government, beberapa implementasi Blockchain digunakan untuk verifikasi identitas terdesentralisasi guna memastikan integritas dan privasi data demografis. Kesimpulan: Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa teknologi Blockchain memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan transparansi di berbagai bidang, terutama dalam manajemen dan tata kelola data. © 2024; Penulis.

    Kata kunci penulis

    Blockchain; Manajemen Data; Keamanan Data; E-Government; SLR

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85216280528

  • Game Petualangan sebagai Media Pembelajaran untuk Memperkenalkan Interval Musik dan Pelatihan Pendengaran kepada Anak-Anak

    Game Petualangan sebagai Media Pembelajaran untuk Memperkenalkan Interval Musik dan Pelatihan Pendengaran kepada Anak-Anak

    Penulis: Muhammad Ilham Rizqyawan, Galih Hermawan

    DOI: 10.1109/ICACOMIT.2015.7440200

    Abstrak

    Interval memainkan peran utama dalam teori musik sehingga hampir setiap musisi harus mengenali interval musik. Di sisi lain, interval tidak dapat dipisahkan dari nada relatif, kemampuan untuk mengenali interval dengan pendengaran. Masalah umum dalam mempelajari teori musik dan pelatihan pendengaran adalah dapat membosankan, kurang menyenangkan, dan kurang menantang bagi siswa. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis game diusulkan dalam penelitian ini sebagai metode pembelajaran untuk interval musik dan pelatihan pendengaran. Eksperimen dengan pretest dan post-test dilakukan, dan sebagai perlakuan, sebuah game petualangan dengan pendekatan yang diusulkan dibangun. Pretest dan post-test mencakup tes teori dan nada relatif. Tes teori adalah tes tertulis dengan pilihan ganda pertanyaan teori tentang materi pembelajaran yang disajikan pada setiap tahap. Tes nada relatif dilakukan dengan memainkan interval musik acak dan meminta siswa untuk menebak interval tersebut. Hasilnya, permainan ini dapat memberikan peningkatan pada skor tes teori sebesar 79,22% dan 19,23% pada tes nada relatif. © 2015 IEEE.

    Kata kunci penulis

    pelatihan pendengaran; permainan edukatif; interval musik

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/84966457735

  • Studi Sistem Inferensi Neurofuzzy Hibrida untuk Memprediksi Kerentanan Kejadian Banjir di Indonesia

    Studi Sistem Inferensi Neurofuzzy Hibrida untuk Memprediksi Kerentanan Kejadian Banjir di Indonesia

    Penulis: Sri Supatmi, Rongtao Hou, Irfan Dwiguna Sumitra

    DOI: 10.1155/2019/6203510

    Abstrak

    Investigasi eksperimental dilakukan untuk mengeksplorasi perbedaan mendasar antara sistem inferensi fuzzy Mamdani (FIS), FIS Takagi-Sugeno, dan model peramalan banjir yang diusulkan, yang dikenal sebagai sistem inferensi neurofuzzy hibrida (HN-FIS). Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pendekatan mana yang memberikan kinerja terbaik untuk memprediksi kerentanan banjir. Karena pentingnya memprediksi kerentanan kejadian banjir, FIS Mamdani, FIS Sugeno, dan model yang diusulkan dibandingkan menggunakan fungsi keanggotaan (MF) tipe trapesium. Sistem inferensi fuzzy dan model yang diusulkan digunakan untuk memprediksi data deret waktu dari tahun 2008 hingga 2012 untuk 31 kecamatan di Bandung, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang diusulkan memiliki akurasi peramalan kerentanan banjir lebih dari 96% dengan kesalahan terendah dibandingkan dengan model yang ada. © 2019 Sri Supatmi dkk.

    Kata kunci terindeks

    MeSH

    Algoritma; Simulasi Komputer; Banjir; Peramalan; Logika Fuzzy; Manusia; Indonesia

    Istilah terkontrol teknik

    Pengendalian banjir, Banjir,Inferensi fuzzy, Sistem fuzzy, Fungsi keanggotaan

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Investigasi eksperimental; Model peramalan banjir; Kerentanan banjir; Akurasi peramalan; Sistem inferensi fuzzy; Inferensi fuzzy Mamdani; Sistem inferensi neuro-fuzzy; Hasil penelitian

    Istilah medis EMTREE

    algoritma; simulasi komputer; banjir; peramalan; logika fuzzy; manusia; Indonesia; prosedur

    Judul utama teknik

    Peramalan cuaca

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85062826333

  • Eksplorasi Kampas Rem Berbasis Biomassa dari Berbagai Limbah Konstruksi dalam Ukuran Mikropartikel: Memajukan Solusi Ramah Lingkungan dan Kewirausahaan Mahasiswa untuk Sustainable Development Goals (SDGs)

    Eksplorasi Kampas Rem Berbasis Biomassa dari Berbagai Limbah Konstruksi dalam Ukuran Mikropartikel: Memajukan Solusi Ramah Lingkungan dan Kewirausahaan Mahasiswa untuk Sustainable Development Goals (SDGs)

    Penulis: Senny Luckyardi, Muhamad Fahrezi, Eddy Soeryanto Soegoto, Brandon Nathanael Meliala, Fadhil Fadhilah Ilham, Risti Ragadhita, Asep Bayu Dani Nandiyanto

    DOI: 10.54645/202518SupVPE-57

    Abstrak

    Studi ini menganalisis efektivitas kampas rem yang terbuat dari bahan biomassa, dari limbah konstruksi bangunan, yang dilakukan untuk menemukan kampas rem alternatif yang ramah lingkungan. Studi ini juga meneliti pengembangan kewirausahaan untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Metode yang digunakan meliputi eksperimen, verifikasi, dan analisis deskriptif. Kami menggunakan serbuk gergaji Borneo, mahoni, dan bambu sebagai bahan biomassa untuk pembuatan kampas rem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah konstruksi berpotensi menjadi bahan baku untuk produksi kampas rem, yang membantu pencapaian SDGs dengan menyediakan solusi ramah lingkungan dan mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan selama konstruksi. Biomassa serbuk kayu mahoni dengan ukuran 4 µm merupakan komposisi material yang paling efektif untuk digunakan sebagai kampas rem ramah lingkungan, dibandingkan dengan serbuk kayu Borneo dan bambu. Mahoni memiliki daya tahan dan kualitas gesekan yang lebih baik. Hasil penelitian juga menunjukkan pentingnya studi ini bagi pemerintah, bisnis, dan lembaga akademik untuk bekerja sama dalam mendorong kewirausahaan mahasiswa dan pertumbuhan inovasi berkelanjutan, yang membantu mencapai SDGs. © 2025, Philippine-American Academy of Science and Engineering. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis:

    Kampas rem; Kewirausahaan; Inovasi hijau; Mikropartikel; Tujuan pembangunan berkelanjutan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105023279826

  • Kontribusi Manajemen Stres dan Kinerja Karyawan yang Baik terhadap Keberhasilan Perusahaan

    Kontribusi Manajemen Stres dan Kinerja Karyawan yang Baik terhadap Keberhasilan Perusahaan

    Abstrak
    Pendahuluan:
    Di era saat ini, faktor pendorong keberhasilan suatu perusahaan pada dasarnya terletak pada kepribadian pekerja, dan salah satu faktor yang memengaruhi pekerjaan adalah manajemen diri, yang mencakup manajemen stres. Faktor inilah yang selanjutnya dapat memengaruhi kinerja seorang pekerja di dalam perusahaan.

    Tujuan:
    Dalam hal ini, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi manajemen stres personal terhadap kinerja karyawan serta bagaimana pengaruh tersebut dapat berdampak pada keberhasilan perusahaan. Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi manajemen stres dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di Bandung pada organisasi X dengan menggunakan metode survei deskriptif sebagai pendekatan yang dinilai paling sesuai. Partisipan dipilih secara purposif yang terdiri dari 34 karyawan.

    Kesimpulan:
    Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat banyak faktor stres yang dialami karyawan meskipun tidak secara signifikan memengaruhi kinerja, namun tetap memengaruhi sebagian besar keputusan mereka untuk meninggalkan perusahaan akibat ketidakpuasan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan menerapkan strategi yang paling tepat untuk mencegah terjadinya stres di kalangan karyawannya.

    Kata kunci: Stres kerja, Manajemen stres, Stres, Keberhasilan, Karakter personal, Kinerja karyawan.

    Artikel ini dapat diakses di https://openpsychologyjournal.com/VOLUME/10/PAGE/154/

  • Strategi Peningkatan Daya Beli di Jawa Barat, Indonesia

    Strategi Peningkatan Daya Beli di Jawa Barat, Indonesia

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto

    DOI: 10.1166/asl.2016.6751

    Abstrak

    Makalah ini bertujuan untuk membahas strategi dan pembuatan peta jalan untuk meningkatkan daya beli dalam lingkup ekonomi di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran. Studi kasus dan kuesioner dilakukan di Kabupaten Bekasi menggunakan purposive sampling untuk sektor industri dan jasa. Variabel daya beli menggunakan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang terdiri dari dimensi ekonomi, sosial, dan kesehatan. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa pendapatan masyarakat relatif rendah (Rp 545.920,00/bulan). Strategi yang disarankan adalah pemberian subsidi untuk UKM, pelatihan/pembinaan keterampilan kewirausahaan, program dan peningkatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi. Pembuatan peta jalan harus dimulai dari pengembangan komoditas unggulan dan ketersediaan infrastruktur. © 2016 American Scientific Publishers. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    IPM (Indeks Pembangunan Manusia); Strategi peningkatan; Daya beli

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/84985916125