Tag: penelitian

  • Pengembangan Perencanaan Arsitektur Perusahaan untuk Manajemen Berbasis Sekolah di SMA Negeri

    Pengembangan Perencanaan Arsitektur Perusahaan untuk Manajemen Berbasis Sekolah di SMA Negeri

    Penulis: Tresna I.S. ; Hadiana A.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022034

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perencanaan sistem informasi strategis dan membuat pemodelan arsitektur sistem informasi prioritas di SMA negeri. Studi ini menggunakan metode analisis deskriptif. Perencanaan sistem informasi dengan mengoptimalkan peran sistem informasi dan teknologi informasi merupakan upaya untuk mengoptimalkan kinerja organisasi dalam manajemen berbasis sekolah yang dapat memberikan nilai lebih dalam konteks peningkatan kualitas pendidikan. Perencanaan dimulai dengan mendefinisikan fungsi utama menggunakan analisis rantai nilai. Perencanaan arsitektur perusahaan digunakan untuk memodelkan arsitektur sistem informasi yang telah dipilih dalam perencanaan sistem informasi, menggunakan empat tahapan yaitu inisialisasi perencanaan, tinjauan kondisi perusahaan saat ini, tinjauan rencana perusahaan di masa depan, dan perencanaan implementasi. Landasan ini dibuat untuk pengembangan sistem dan pengembangan informasi terintegrasi yang akan dirancang sesuai dengan tahapannya. Hasil penelitian ini menghasilkan cetak biru arsitektur perusahaan untuk membuat petunjuk dalam pengembangan sistem informasi yang didasarkan pada prioritas dan peran manajemen berbasis sekolah dalam organisasi dan secara langsung memengaruhi proses bisnis. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan sistem informasi strategis dan pemodelan arsitektur sistem informasi di sekolah menengah atas negeri sangat penting. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Arsitektur komputer; Pendidikan teknik; Sistem informasi; Penggunaan informasi

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Perencanaan arsitektur perusahaan; Perencanaan implementasi; Arsitektur sistem informasi; Sistem teknologi informasi; Informasi terintegrasi; Kinerja organisasi; Kualitas pendidikan; Sistem informasi strategis

    Judul utama teknik

    Manajemen informasi

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075862721

  • Penilaian Keseimbangan Fasad Bangunan Berdasarkan Teori ProporsiPenulis: Dewiyanti D.; Sari S.O.DOI: 10.1088/1757-899X/662/4/042029

    Penilaian Keseimbangan Fasad Bangunan Berdasarkan Teori ProporsiPenulis: Dewiyanti D.; Sari S.O.DOI: 10.1088/1757-899X/662/4/042029

    Abstrak
    Estetika merupakan faktor yang sangat sulit diukur karena sifatnya yang subjektif. Estetika melibatkan persepsi, di mana setiap orang dapat memandang suatu objek secara berbeda. Teori rasio emas (golden ratio) menjadikan estetika sebagai aspek yang dapat diukur. Dalam arsitektur, visualisasi estetika pada fasad bangunan umumnya dipersepsikan secara subjektif. Pada bangunan lama, teori proporsi diterapkan secara ketat, namun belakangan penerapannya mengalami penurunan sejak industri fabrikasi membuat berbagai proses menjadi lebih mudah. Artikel ini bertujuan untuk mengukur apakah bangunan yang dibangun pada masa kini masih menghormati aturan-aturan proporsi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan tiga bangunan pemerintah kolonial yang dibangun hingga tahun 1920-an dengan tiga bangunan setara yang dibangun pada abad ke-21. Penilaian dilakukan melalui analisis foto berdasarkan pengukuran rasio emas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori proporsi dengan perhitungan rasio emas masih digunakan pada bangunan baru yang mengusung konsep gaya Indo-Eropa, meskipun penerapannya tidak sedetail perhitungannya jika dibandingkan dengan bangunan yang dibangun sebelum tahun 1920-an. © 2019 IOP Publishing Ltd. Seluruh hak cipta dilindungi.

    Kata kunci terindeks

    Istilah teknik terkontrol

    Rasio aspek ; Perencanaan wilayah

    Istilah teknik tidak terkontrol

    Fasad bangunan ; Rasio emas ; Bangunan pemerintah ; Aplikasi ITS ;Bangunan lama

    Judul utama teknik

    Bangunan

    Artikel ini dapat diakses melalui:
    https://www.scopus.com/pages/publications/85075866669

  • Komputerisasi Standar Laporan Keuangan Internasional untuk Tata Kelola yang Baik pada Usaha Kecil dan MenengahPenulis: Supriyati; Bahri R.S.; Komarudin E.DOI: 10.1088/1757-899X/662/5/052009

    Komputerisasi Standar Laporan Keuangan Internasional untuk Tata Kelola yang Baik pada Usaha Kecil dan MenengahPenulis: Supriyati; Bahri R.S.; Komarudin E.DOI: 10.1088/1757-899X/662/5/052009

    Abstrak
    Penelitian ini bertujuan untuk merancang model manajemen pesantren yang sesuai dengan pendekatan komputerisasi International Financial Report Standard (IFRS) untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta meningkatkan pengelolaan pesantren agar mampu bersaing dan memiliki keunggulan kompetitif dalam menghadapi era Industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode eksploratif. Jenis data yang digunakan meliputi data primer, data sekunder, dan data observasi pada pesantren sebagai sampel dalam proses pengumpulan data. Hasil penelitian ini adalah perancangan model laporan keuangan dengan pendekatan IFRS untuk UKM serta peningkatan tata kelola pesantren melalui pendekatan good corporate governance sehingga mampu melengkapi sistem pengelolaan dan menciptakan keunggulan kompetitif dalam menghadapi era Industri 4.0. Perubahan dinamis dengan penerapan tata kelola yang baik pada pesantren di Indonesia dalam menyongsong modernitas tidak selalu menghilangkan nilai-nilai pesantren dalam menghadapi era industri 4.0. Laporan keuangan berbasis IFRS untuk UKM diharapkan mampu menjawab tantangan melalui perjuangan ideologis serta pemanfaatan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu, arus globalisasi juga telah menyebabkan berbagai perubahan pada seluruh aspek pengelolaan pesantren dengan tetap mengutamakan nilai-nilai Islam. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah teknik terkontrol
    Kompetisi; Industri 4.0

    Istilah teknik tidak terkontrol
    Keunggulan kompetitif; Tata kelola perusahaan; Analisis deskriptif; Laporan keuangan; Teknologi Informasi dan Komunikasi; Data observasi; Tujuan penelitian; Usaha kecil dan menengah

    Topik utama teknik
    Keuangan

    Artikel ini dapat diakses di:
    https://www.scopus.com/pages/publications/85075881709

  • Digital Branch: Inovasi Perbankan di Indonesia untuk Menghadapi Tantangan Industri 4.0Penulis: Riyanto A.; Primiana I. ; Yunizar ; Azis Y.DOI: 10.1088/1757-899X/662/7/072002

    Digital Branch: Inovasi Perbankan di Indonesia untuk Menghadapi Tantangan Industri 4.0Penulis: Riyanto A.; Primiana I. ; Yunizar ; Azis Y.DOI: 10.1088/1757-899X/662/7/072002

    Abstrak
    Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perubahan layanan operasional pengajuan kredit dari sistem konvensional menjadi digital melalui digital branch. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengembangan melalui model kerangka kerja IDEF0. Secara konvensional, nasabah yang dilayani oleh customer service bank untuk melakukan transaksi pengajuan kredit biasanya memerlukan waktu sekitar 2–3 minggu. Saat ini, perbankan di Indonesia sedang melakukan terobosan baru dengan berinovasi pada sektor layanan operasionalnya. Inovasi tersebut dilakukan melalui digital branch. Melalui digital branch, perbankan di Indonesia mampu mempersingkat waktu layanan operasional pengajuan kredit secara digital menjadi hanya 5–7 hari. Inovasi dalam layanan operasional pengajuan kredit ini menjadi keunggulan bagi bank-bank di Indonesia untuk dapat bersaing dengan bank lain yang ada serta meningkatkan pelayanan kepada nasabah yang saat ini lebih menyukai layanan yang cepat. Sistem layanan operasional melalui digital branch merupakan inovasi yang menjadi keunggulan bagi bank di Indonesia untuk dapat bersaing di era 4.0. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol bidang teknik
    Fisika materi terkondensasi; Teknik; Teknik industri; Ilmu material

    Istilah tidak terkontrol bidang teknik
    Layanan pelanggan; Model kerangka kerja; Indonesia; Layanan operasional; Metode kualitatif

    Judul utama bidang teknik
    Penjualan

    Artikel ini dapat diakses di:
    https://www.scopus.com/pages/publications/85075861120

  • Prototipe Sistem Deteksi Pelanggaran Lalu Lintas Berbasis Internet of ThingsPenulis: Hirawan D.; Hadiana A.; Abdurakhim A.DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022084

    Prototipe Sistem Deteksi Pelanggaran Lalu Lintas Berbasis Internet of ThingsPenulis: Hirawan D.; Hadiana A.; Abdurakhim A.DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022084

    Abstrak
    Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sebuah alat yang dapat membantu petugas Area Traffic Control System (ATCS) di Dinas Perhubungan Kota Bandung dalam memeriksa pelanggaran kendaraan yang berhenti di area zebra cross. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode prototyping. Metode prototyping terdiri dari lima tahap, yaitu komunikasi, perencanaan cepat (quick plan), pemodelan dan perancangan cepat (modeling and quick design), pembangunan prototipe (construction of a prototype), serta implementasi (deployment). Metode ini sesuai digunakan untuk pengembangan alat yang masih berada pada tahap prototipe. Prototipe yang dihasilkan berupa alat pendeteksi pelanggaran kendaraan yang berhenti di area zebra cross. Modul sensor inframerah akan mendeteksi bagian depan objek berupa kendaraan yang berhenti melewati batas yang telah ditentukan. Selanjutnya, sinyal dikirimkan ke mini PC Raspberry Pi untuk menjalankan kamera sehingga dapat mengambil gambar nomor plat kendaraan. Setelah itu, gambar nomor plat kendaraan yang teridentifikasi melakukan pelanggaran akan diproses dan diubah ke dalam bentuk string di dalam sistem. String tersebut kemudian dikonversi menjadi keluaran berupa suara menggunakan Google Voice sebagai peringatan bagi pelanggar marka jalan. Hasil penelitian ini berupa alat yang dapat mendeteksi pelanggaran kendaraan di persimpangan dengan cara mengidentifikasi nomor plat kendaraan. Dengan demikian, alat ini diharapkan dapat membantu petugas dalam mencatat pelanggaran secara otomatis.
    © Dipublikasikan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkendali bidang teknik
    Internet of Things; Marka jalan dan jalan raya

    Istilah tidak terkendali bidang teknik
    Area traffic control; Dinas Perhubungan; Marka jalan; Pelanggaran lalu lintas; Deteksi pelanggaran

    Subjek utama teknik
    Plat nomor kendaraan (automobile)

    Artikel ini dapat diakses di:
    https://www.scopus.com/pages/publications/85075902583

  • Peramalan Indeks Kekasaran Jalan Tol Menggunakan Kombinasi Model Grey Forecasting dan Similarity Spatial Data

    Peramalan Indeks Kekasaran Jalan Tol Menggunakan Kombinasi Model Grey Forecasting dan Similarity Spatial Data

    Penulis: Nurhadiansyah R.; Hadiana A.
    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022065

    Abstrak
    International Roughness Index (IRI) digunakan oleh operator jalan tol di seluruh dunia sebagai standar utama untuk mengukur tingkat kekasaran permukaan jalan. IRI digunakan untuk memantau kondisi perkerasan jalan guna mengevaluasi kualitas perkerasan, serta menjadi salah satu faktor pendukung utama bagi keselamatan dan kenyamanan berkendara. Pada jalan tol di Indonesia, pengukuran IRI harus dilakukan setiap tahun dengan nilai yang ditetapkan ≤ 4 m/km (satuan pengukuran). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan IRI pada ruas jalan tol Pondok Aren–Serpong dengan menggunakan data historis yang terbatas, yaitu hasil pengujian pada tahun 2013, 2015, 2016, dan 2017 menggunakan metode Grey Forecasting Model (GM). Karena tidak tersedianya hasil pengujian pada tahun 2014, penelitian ini berupaya meningkatkan akurasi peramalan dengan menggunakan Similarity Spatial Data (SSD), yaitu hasil pengujian IRI pada ruas jalan tol lain yang memiliki karakteristik serupa dengan jalan tol Pondok Aren–Serpong. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan SSD dalam meningkatkan akurasi peramalan metode GM.
    © Dipublikasikan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah rekayasa terkontrol:
    Perkerasan jalan; Faktor keselamatan; Kekasaran permukaan; Jalan tol

    Istilah rekayasa tidak terkontrol:
    Kenyamanan berkendara; Akurasi peramalan; Model grey forecasting; Indeks kekasaran internasional; Kondisi perkerasan; Kekasaran jalan; Kekasaran permukaan jalan; Faktor pendukung

    Bidang utama rekayasa:
    Peramalan

    Artikel ini dapat diakses melalui:
    https://www.scopus.com/pages/publications/85075867499

  • Sistem Inferensi Fuzzy Mamdani Menggunakan Tiga Parameter untuk Peramalan Bencana Banjir di Wilayah BandungPenulis: Sumitra I.D.; Supatmi S.DOI: 10.1088/1757-899X/662/4/042008

    Sistem Inferensi Fuzzy Mamdani Menggunakan Tiga Parameter untuk Peramalan Bencana Banjir di Wilayah BandungPenulis: Sumitra I.D.; Supatmi S.DOI: 10.1088/1757-899X/662/4/042008

    Abstrak
    Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kejadian banjir dengan menerapkan sistem inferensi fuzzy Mamdani dan penalaran berbasis aturan. Variabel linguistik input dan output pada model didasarkan pada tiga parameter, yaitu kepadatan penduduk, ketinggian wilayah, serta curah hujan. Setiap variabel memiliki tiga hingga empat fungsi keanggotaan. Data yang digunakan berasal dari Badan Pusat Statistik Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta Pusat Meteorologi dan Klimatologi Indonesia dari tahun 2014 hingga saat ini. Model yang berbeda dibangun untuk setiap wilayah bergantung pada ketersediaan kumpulan data. Model yang dikembangkan didasarkan pada empat puluh delapan aturan fuzzy IF–THEN dan penalaran fuzzy. Variabel output yang memiliki tiga fungsi keanggotaan berada pada rentang nilai 220 hingga 402 yang merepresentasikan tingkat peringatan banjir, yaitu normal, siaga, dan bahaya. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian yang tinggi dengan data kejadian banjir yang tercatat di lapangan, dengan peningkatan nilai output yang mendekati kejadian banjir secara waktu nyata. Oleh karena itu, apabila wilayah tersebut digunakan sebagai kawasan permukiman, terdapat risiko bahwa banjir akan selalu menjadi ancaman bagi wilayah tersebut. © 2019 IOP Publishing Ltd. Hak cipta dilindungi undang-undang.

    Kata kunci terindeks

    Istilah teknik terkontrol
    Pencegahan bencana; Bencana; Banjir; Sistem fuzzy; Fungsi keanggotaan; Statistik kependudukan; Perencanaan wilayah; Prakiraan cuaca

    Istilah teknik tidak terkontrol
    Manajemen bencana; Aturan fuzzy IF–THEN; Input dan output; Variabel linguistik; Inferensi fuzzy Mamdani; Kepadatan penduduk; Penalaran berbasis aturan; Tiga parameter

    Istilah utama teknik
    Inferensi fuzzy

    Artikel ini dapat diakses di:
    https://www.scopus.com/pages/publications/85075876321

  • Perancangan Sistem Informasi Manajemen Gudang

    Perancangan Sistem Informasi Manajemen Gudang

    Penulis: Fauzan R, Shiddiq M. F, Raddlya N. R

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012054

    Abstrak

    Sistem Informasi Manajemen Gudang atau WMIS terutama bertujuan untuk mengontrol pergerakan dan penyimpanan material di gudang dan memproses transaksi terkait, termasuk pengiriman, penerimaan, penyimpanan, dan pengambilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem yang berjalan dan merancang sistem informasi manajemen gudang di Zaeni Convection. Metodologi pengembangan yang digunakan adalah Rapid Application Development dengan pendekatan berorientasi objek. Sedangkan alat yang digunakan dalam perancangan adalah UML (Unified Modeling Language). Permasalahan di Zaeni Convection adalah; tidak ada perhitungan otomatis bahan baku, proses belum dimaksimalkan untuk mengatur masuk dan keluar barang, tidak ada laporan inventaris dan pengeluaran barang, dan tidak ada penyimpanan data terkomputerisasi. Dalam merancang sistem informasi manajemen gudang, terdapat empat aktor yang terlibat yaitu Pemilik, Bagian Gudang, Manajer Produksi, dan Pemasok. Terdapat empat fungsi yang dijelaskan, termasuk: Pemesanan Bahan Baku, Pesanan Pembelian, Produksi, dan Manajemen Barang Jadi. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa hasil desain sistem informasi manajemen gudang dapat menjadi solusi untuk proses pengelolaan barang di Zaeni Convection © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091352664

  • Sistem Informasi Inventaris Online Berbasis Web

    Sistem Informasi Inventaris Online Berbasis Web

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto, Palalungan A. F

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012125

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan penggunaan sistem inventaris online berbasis web untuk memaksimalkan kinerja manusia dalam proses kerja di perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan membaca literatur terkait. Dari penelitian ini, menunjukkan bahwa sistem inventaris online berbasis web merupakan inovasi dalam memfasilitasi manajemen barang, membantu mempermudah hal-hal yang rumit, ini merupakan kabar baik bagi perusahaan besar dalam menjalankan bisnis mereka, tidak heran banyak perusahaan menggunakan sistem inventaris online untuk membantu pekerjaan. Perusahaan yang menggunakan sistem inventaris online berlomba-lomba mengembangkan sistem inventaris yang ada agar dapat lebih mendukung pekerjaan perusahaan. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091361366 

  • Sistem Simulasi Virtual dengan Berbagai Contoh dan Alat Analisis untuk Pelatihan Programmable Logic Controller (PLC)

    Sistem Simulasi Virtual dengan Berbagai Contoh dan Alat Analisis untuk Pelatihan Programmable Logic Controller (PLC)

    Penulis: Aria M, Utama J, Fauzia F, Rizal M, Fahmi M, Yudha M

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012108

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang perangkat simulasi pendidikan virtual sebagai alat bantu pelatihan untuk Programmable Logic Controller (PLC). Perangkat lunak ini dilengkapi dengan pustaka model proses yang luas untuk meniru perilaku fungsional proses pabrik nyata, sehingga membantu siswa untuk berlatih mengendalikan berbagai proses industri dengan menggunakan berbagai alat dari PLC. Keunggulan simulator ini adalah menyediakan alat analisis untuk mendapatkan informasi yang ringkas tentang kinerja keluaran sistem yang dikendalikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Analisis Deskriptif yang terdiri dari lima tahap, yaitu identifikasi masalah, studi pustaka, desain instrumen, implementasi, dan pengujian dan evaluasi. Implementasi perangkat lunak ini berbasis LabVIEW (Laboratory Laboratory Workbench) pada PC. Pertukaran sinyal kontrol antara PLC aktual (PLC apa pun dapat digunakan) dan PC melalui rangkaian pengkondisian sinyal dan Arduino. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tiga model pabrik telah dibuat. Model pabrik pertama adalah sistem kontrol lampu lalu lintas di dua persimpangan yang berdekatan. Model pabrik kedua adalah kontrol ketinggian air di dalam tangki. Model pabrik ketiga adalah sistem kontrol multi-lift. Alat analisis untuk pabrik pertama adalah informasi tentang total waktu tunggu semua kendaraan yang melewati persimpangan. Alat analisis untuk pabrik kedua adalah grafik kinerja sistem yang dilengkapi dengan informasi overshoot maksimum, waktu penyelesaian, dan kesalahan keadaan tunak. Alat analisis untuk pabrik ketiga adalah total waktu perpindahan lantai rata-rata semua pengguna lift. Oleh karena itu, penelitian ini telah berhasil membuat simulasi pendidikan virtual yang terdiri dari tiga simulasi pabrik dan alat analisisnya. Dampak penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang PLC dan teknik kontrol. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091364229