Tag: pendidikan global

  • FEB UNIKOM Hadirkan Prof. Mustafa Dasuki Al Kesba dari Ain Shams University – Mesir pada Program Visiting Professor: “The Global Development of Islamic Economics”

    FEB UNIKOM Hadirkan Prof. Mustafa Dasuki Al Kesba dari Ain Shams University – Mesir pada Program Visiting Professor: “The Global Development of Islamic Economics”

    BANDUNG, UNIKOM — Sebagai bentuk perluasan jejaring akademik internasional, institusi pendidikan atau komunitas akademik dinilai penting dalam membangun hubungan dan kerja sama lintas negara. Hal tersebut dilakukan melalui kolaborasi dari berbagai universitas, peneliti, serta pakar global.  Langkah tersebut juga dapat diwujudkan melalui pertukaran dosen dan mahasiswa, kolaborasi riset, publikasi ilmiah bersama, seminar dan konferensi internasional, hingga pengembangan kurikulum berbasis standar global.

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan kegiatan Visiting Professor pada Senin, 24 November 2025 di Auditorium Miracle UNIKOM, dengan menghadirkan akademisi terkemuka dari Ain Shams University, Mesir, Prof. Mustafa Dasuki Al Kesba, sebagai pembicara utama dengan tema pemaparan “The Global Development of Islamic Economics”. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para Ketua Program Studi, dan para dosen dilingkungan FEB UNIKOM, serta diikuti oleh mahasiswa/i semester satu dan tiga dari berbagai prodi di lingkungan FEB UNIKOM.

    Wakil Rektor I UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., M.Si., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi akademik lintas negara merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta daya saing fakultas di tingkat global. Menurutnya, pertukaran ilmu pengetahuan dengan pakar internasional menjadi dorongan positif untuk memperkaya perspektif mahasiswa dan dosen di bidang ekonomi.

    Ketua Program Studi Manajemen Pemasaran dan Keuangan Perbankan, Dr. Rizki Zulfikar, S.E., M.Si., sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta serta harapan agar program Visiting Professor dapat menjadi jembatan bagi pengembangan penelitian dan kurikulum berbasis keilmuan ekonomi Islam yang relevan dengan kebutuhan global.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dari Prof. Mustafa, yang memaparkan bagaimana perkembangan ekonomi Islam di berbagai negara, transformasi industri keuangan syariah dunia, serta peluang penelitian yang dapat dikembangkan oleh perguruan tinggi di Indonesia. Sesi diskusi berlangsung interaktif dipandu oleh Erna Susilawati, S.S., M.M., selaku moderator. Antusias peserta tampak dalam tingginya partisipasi dosen dan mahasiswa yang bertanya dan membahas isu kesyariahan, peluang riset, hingga penerapan ekonomi Islam pada sektor digital dan fintech.

    Melalui kegiatan Visiting Profesor tersebut, FEB UNIKOM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai fakultas berwawasan global dengan mendorong kolaborasi internasional, pertukaran ilmu pengetahuan, serta peluang pengembangan riset bersama. Program Visiting Professor diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu mendorong penguatan inovasi dan kompetensi sivitas akademika dalam menghadapi tantangan ekonomi global berbasis nilai keislaman. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Terima Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswa Asing Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPVNJ), Bangun Sinergi Pendidikan dan Budaya Global

    UNIKOM Terima Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswa Asing Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPVNJ), Bangun Sinergi Pendidikan dan Budaya Global

    BANDUNG, UNIKOM – Sabtu, 11 Oktober 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Direktur International Affairs & Cooperation UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Inta Budi Setya Nusa, S.E., M.Ak., bersama tim. Rombongan UPNVJ yang hadir yaitu Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UPNVJ, didampingi oleh dua staf KUI, dua dosen pendamping, serta 17 mahasiswa, yang meliputi tujuh mahasiswa UPNVJ dan sepuluh mahasiswa asing yang saat ini menempuh studi di UPNVJ. Kunjungan tersebut juga bertujuan menjadi wadah dialog akademik serta pertukaran budaya antara mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPNVJ dengan mahasiswa UNIKOM.

    Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa UPNVJ juga berkesempatan untuk melihat secara langsung fasilitas unggulan UNIKOM, termasuk studio UTV UNIKOM yang menjadi pusat pengembangan konten kreatif dan media digital, serta Divisi Animasi UNIKOM yang dikenal dengan karya-karya inovatif dan kolaboratif di bidang industri kreatif.

    Assoc. Prof. Dr. Inta Budi, menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara UNIKOM dan UPNVJ, yang sebelumnya juga telah dilaksanakan. “Kegiatan ini merupakan kunjungan kedua sebagai bentuk keberlanjutan kolaborasi antara kedua perguruan tinggi. Pada kesempatan kali ini, kami mengagendakan sesi diskusi antara Program Studi Hubungan Internasional UNIKOM dengan mahasiswa asing serta mahasiswa reguler UPNVJ. Kegiatan ini menjadi bagian dari mobility activity yang bertujuan menambah wawasan dan memperluas pengalaman mahasiswa, khususnya dalam bertukar pikiran dan membangun jejaring akademik lintas budaya,” ujarnya.

    Agenda inti kunjungan dilanjutkan dengan talkshow interaktif yang menghadirkan perwakilan mahasiswa dari Program Studi Governance Science, Communication Science, dan International Relationship UPNVJ serta mahasiswa FISIP UNIKOM.

    Dalam sesi tersebut, peserta berdiskusi mengenai peran mahasiswa dalam kolaborasi riset, diplomasi budaya, serta kontribusi global di era digital. Selain sesi dialog, kunjungan tersebut juga menjadi ajang jejaring akademik antara mahasiswa UNIKOM dan mahasiswa asing UPNVJ yang berasal dari berbagai negara. Para peserta saling bertukar pandangan mengenai sistem pendidikan, pengalaman studi di Indonesia, serta peluang riset kolaboratif di masa depan. Suasana berlangsung hangat dan interaktif, mencerminkan semangat “Global Friendship Through Education” yang menjadi semangat dari kedua universitas.

    Pada kesempatan tersebut, Masitado, mahasiswa reguler asal Indonesia, serta Majidali dari Pakistan, yang merupakan mahasiswa asing UPNVJ, turut menyampaikan kesan dan pesan mereka setelah berkeliling kampus UNIKOM. Keduanya mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan pengalaman pertama mereka ke UNIKOM, dan memberikan kesan yang mendalam. Mereka merasa kagum dengan fasilitas dan prasarana UNIKOM yang sangat lengkap dan modern, serta merasakan atmosfer akademik yang berbeda dan inspiratif terkhusus di bidang media digital. Bagi keduanya, kunjungan tersebut menjadi pengalaman berharga yang menambah wawasan dan motivasi dalam menempuh studi di Indonesia.

    Melalui kunjungan UPVNJ ke UNIKOM, kedua universitas berharap dapat mempererat hubungan antar perguruan tinggi, serta berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang terbuka, inklusif, dan berdaya saing global. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM dan King Sejong Institute Bandung 1 Kembali Menjadi Pelaksana Sejong Korean Language Assessment (SKA) ke-10 Tahun 2025

    UNIKOM dan King Sejong Institute Bandung 1 Kembali Menjadi Pelaksana Sejong Korean Language Assessment (SKA) ke-10 Tahun 2025

    Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Sejong Korean Language Assessment (SKA) ke-10, bekerja sama dengan King Sejong Institute Bandung 1. Pelaksanaan ujian ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan di UNIKOM dan sekaligus menegaskan UNIKOM bersama King Sejong Institute Bandung 1 sebagai satu-satunya pelaksana SKA di wilayah Jawa Barat.

    SKA merupakan ujian kemahiran bahasa Korea yang diselenggarakan oleh Sejong Institute Foundation yang berada di bawah pengawasan Ministry of Culture, Sports and Tourism Republic of Korea untuk mengukur kemampuan komunikasi bahasa Korea secara menyeluruh, mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan. Ujian ini ditujukan bagi pembelajar aktif, calon pembelajar, serta lulusan King Sejong Institute di Indonesia.

    Pelaksanaan SKA ke-10 berlangsung selama dua hari, yaitu pada Sabtu, 20 September 2025, untuk ujian menyimak, membaca, dan menulis, serta Minggu, 21 September 2025, untuk ujian berbicara yang dilaksanakan secara daring. Ujian tertulis dilaksanakan pukul 13.00–16.00 WIB, sedangkan ujian berbicara berlangsung pukul 10.00–13.00 WIB.

    Pada pelaksanaan kali ini, tercatat 30 peserta mendaftar untuk mengikuti ujian. Seluruh rangkaian kegiatan ujian berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, tanpa kendala teknis baik dari sisi sistem maupun koneksi internet.
    Lingkungan kampus UNIKOM yang kondusif, didukung dengan fasilitas akademik yang memadai, dinilai sangat menunjang kelancaran pelaksanaan ujian. Hal ini memberikan kenyamanan bagi para peserta dalam mengikuti ujian serta mencerminkan kesiapan UNIKOM sebagai institusi pendidikan yang berstandar internasional.

    Melalui penyelenggaraan SKA ini, UNIKOM terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan, khususnya dalam penguatan kerja sama global di bidang bahasa dan budaya. Kolaborasi berkelanjutan dengan King Sejong Institute Bandung 1 diharapkan dapat semakin mempererat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan Korea, sekaligus meningkatkan peran UNIKOM sebagai pusat kegiatan akademik dan internasional di Jawa Barat. (Sumber Informasi: King sejong UNIKOM)

  • UNIKOM dan UNISA Gelar Sesi Sharing Pengalaman Administrasi dan Teknis Program Beasiswa Bagi Mahasiswa Palestina

    UNIKOM dan UNISA Gelar Sesi Sharing Pengalaman Administrasi dan Teknis Program Beasiswa Bagi Mahasiswa Palestina

    BANDUNG, UNIKOM — Bantuan pendidikan bagi mahasiswa Palestina bukan hanya tentang memberikan akses ke bangku kuliah, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam perdamaian dan pembangunan global. Dengan memperoleh pendidikan yang layak, mereka tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga kesempatan untuk menjadi agen perubahan.

    Sebagai bentuk kolaborasi antar perguruan tinggi yang memiliki kepedulian terhadap penguatan peran pendidikan dalam mendukung kemanusiaan global, khususnya Palestina, Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM menginisiasi kegiatan sharing session bertajuk “Pengalaman Urusan Administrasi dan Teknis Program Beasiswa Calon Mahasiswa asal Palestina”, yang dihadiri Jajaran pimpinan Direktorat International Program UNIKOM dengan Kantor Humas dan Kerjasama Urusan Internasional (KUI) Universitas Aisyiyah (UNISA) Bandung, serta perwakilan NGO Aman Palestin Indonesia/Amanah Kemanusian Global (AMAL) Bandung, pada Selasa, 8 Juli 2025.

    Bertempat di Ruang L.030 Lantai 1 Smart Building UNIKOM, agenda kegiatan dibuka oleh Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR. Dalam sambutan pembukanya ia menyatakan, digelarnya kegiatan sharing session tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan berbagi pengalaman dalam mengelola aspek administratif dan teknis penerimaan mahasiswa internasional, khususnya calon penerima beasiswa asal Palestina.

    Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa berawal dari kegiatan tersebut dapat membuka kesempatan besar bagi UNIKOM sebagai kampus berwawasan internasional yang tidak hanya unggul dalam inovasi teknologi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. “Program beasiswa ini dapat menjadi bentuk nyata kontribusi UNIKOM terhadap pendidikan global, khususnya dalam mendukung generasi muda Palestina untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas,” ujarnya.

    Sementara itu, Direktur International Program UNIKOM, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., menyambut baik usulan kerjasama antara UNIKOM dengan UNISA yang dibantu NGO AMAL Bandung, untuk memfasilitasi program beasiswa bagi mahasiswa global, khususnya dari Palestina. Baginya ini merupakan suatu bentuk dukungan kemanusiaan UNIKOM bagi saudara-saudara di Palestina yang membutuhkan uluran tangan untuk mendapatkan akses pendidikan, juga kehidupan yang layak.

    Pada sesi diskusi, Resi Roswulan PN, S.Ners., M.I.Kom., selaku Kepala Kantor KUI UNISA menyampaikan paparannya terkait tata administrasi, tantangan, solusi, hingga best practices yang telah diterapkan UNISA dalam menjalankan program kemanusiaan dan pendidikan global yang telah dilaksanakannya selama ini, dengan didampingi Ketua Dewan Pembina NGO AMAL Bandung, Achmad Setiyaji, S.I.Kom.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain, Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik, Arif Try Cahyadi, M.Ds., Ketua Divisi Protokoler, Agung Nugraha, S.I.Kom., Ketua Divisi Digital Marketing, Sri Pernia Warakmulty, M.Kom., Sekretaris Dirhumpro Merry Indriyanti, S.E., Staf Desain, Aldi Mohamad Akbar, S.Ds., dan Staf Humas. Devi Delviani Lestari., S.I.Kom.

    Dalam sesi penutupan diskusi, Dr. Senny berharap agar UNIKOM dengan UNISA dan NGO dapat menindaklanjuti kegiatan tersebut dengan penandatanganan nota kesepahaman, untuk memperkuat program beasiswa bagi mahasiswa Palestina, serta mengembangkan inisiatif pendidikan dan kemanusiaan lainnya yang berkelanjutan di masa depan. (Direktorat Hms & Pro)