Tag: Pemodelan Persamaan Struktural

  • Model Kemampuan Pengetahuan Keuangan Berdasarkan Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sektor Mode

    Model Kemampuan Pengetahuan Keuangan Berdasarkan Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sektor Mode

    Penulis: Windi Novianti, Umi Narimawati, Godwin Ahiase, Panji Pramudhita

    DOI: 10.14453/AABFJ.V19I2.05

    Abstrak

    Studi ini meneliti hubungan antara kemampuan pengetahuan keuangan dan kinerja UMKM di Jawa Barat, Indonesia, dan mengeksplorasi peran mediasi pemasaran digital dan teknologi keuangan cerdas. Pemodelan persamaan struktural digunakan untuk menganalisis 375 UMKM, yang menunjukkan dampak signifikan dari Kemampuan Pengetahuan Keuangan terhadap kinerja UMKM. Selain itu, studi ini menemukan bahwa pemasaran digital dan teknologi keuangan cerdas memediasi hubungan ini secara positif, dengan kesadaran pemasaran digital dalam memanfaatkan teknologi keuangan cerdas diidentifikasi sebagai penentu utama kinerja UMKM. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan upaya untuk meningkatkan peran pemasaran digital secara efektif, UMKM dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar dan mengembangkan bisnis mereka secara signifikan. Teknologi Keuangan Cerdas memungkinkan UMKM mengakses layanan keuangan seperti pinjaman, pembayaran, dan investasi dengan lebih mudah dan cepat. Kesimpulannya, strategi spesifik dapat diimplementasikan untuk memaksimalkan kontribusi ini. © 2025, Universitas Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Pemasaran Digital; Teknologi Keuangan Cerdas; Kemampuan Pengetahuan Keuangan; Kinerja UMKM

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105008248497

  • Seberapa Pentingkah Inklusi Keuangan bagi Kinerja UMKM?

    Seberapa Pentingkah Inklusi Keuangan bagi Kinerja UMKM?

    Penulis:Febriansyah A. ; Syafei M.Y. ; Narimawati U. ; Chochole T. ; Stakic A.J.

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.04

    Abstrak:

    Penelitian ini mengeksplorasi signifikansi inklusi keuangan bagi kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang terdiri dari analisis kualitatif dan kuantitatif, termasuk analisis deskriptif dan pemodelan persamaan struktural, penelitian ini mengumpulkan data primer melalui kuesioner yang didistribusikan kepada UMKM. Validitas data dinilai melalui uji validitas, reliabilitas, dan kecocokan model. Temuan dari penelitian sebelumnya menunjukkan dampak positif yang signifikan dari inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM, menunjukkan hubungan yang kuat antara inklusi keuangan dan kinerja UMKM. Korelasi ini menyiratkan bahwa peningkatan inklusi keuangan meningkatkan kinerja UMKM, menggarisbawahi peran penting inklusi keuangan dalam mendorong pertumbuhan dan keberhasilan usaha mikro dan kecil. Penelitian ini memberikan informasi bagi upaya pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan, meningkatkan kinerja UMKM. Peningkatan akses ke lembaga keuangan di Indonesia bagi UMKM diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan, perluasan pelanggan, dan peningkatan profitabilitas, yang pada akhirnya menguntungkan perekonomian secara luas. © 2024, University of Wollongong. All rights reserved.

    Author Keywords: Inklusi Keuangan; UMKM; Kinerja UMKM;
    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215119012