Tag: pemberdayaan masyarakat urban

  • Unikom Bekali Mahasiswa Melalui Sosialisasi Kkn Berdampak 2026 Implementasi Pengabdian Yang Solutif, Berdampak, Dan Berkelanjutan

    Unikom Bekali Mahasiswa Melalui Sosialisasi Kkn Berdampak 2026 Implementasi Pengabdian Yang Solutif, Berdampak, Dan Berkelanjutan

    BANDUNG, UNIKOM – Sebagai wujud komitmen dan implementasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan serta memperkuat peran perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Sosialisasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Tahun 2026 pada Rabu, 1 Juli 2026. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa calon peserta KKN sebagai pembekalan awal untuk mempersiapkan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, penyelesaian berbagai persoalan lingkungan, serta penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

    Turut hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., Direktur Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3M), Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, M.T., para Ketua Program Studi jenjang Strata 1, Ketua Divisi Bimbingan Konseling, Karir Lulusan dan Alumni Dr. Nungki Heriyati, S.S., M.A., serta seluruh mahasiswa peserta Sosialisasi KKN Berdampak Tahun 2026.

    Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN Berdampak Tahun 2026 merupakan hasil kolaborasi antara UNIKOM dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung penyelesaian persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di wilayah perkotaan. Menurutnya, tahun ini UNIKOM melakukan upaya implementasi KKN Berdampak dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menerjunkan sebanyak 500 mahasiswa dalam program KKN yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

    Prof. Umi juga menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pengelolaan sampah di tingkat daerah. Dengan adanya kebijakan penghentian pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti secara bertahap, setiap wilayah didorong untuk mampu mengelola sampah secara mandiri. Oleh karena itu, Kecamatan Coblong dipilih sebagai lokasi pelaksanaan KKN mengingat UNIKOM berada di kawasan tersebut sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar. Lebih lanjut, Prof. Umi menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari dampak nyata yang dihasilkan dalam membantu masyarakat, pemerintah dan stakeholder lainnya untuk mengatasi persoalan sampah. Mahasiswa diharapkan mampu memberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, serta mendorong penerapan pengelolaan sampah yang berkelanjutan di tingkat kelurahan.

    Sebagai perguruan tinggi yang mengusung semangat inovasi digital, UNIKOM mengangkat tema “Bersinergi Membangun Kelurahan Urban Berbasis Inovasi Digital dan Pemberdayaan Masyarakat” dalam pelaksanaan KKN Berdampak Tahun 2026. Menutup sambutannya, Prof. Umi mengajak seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai pengalaman belajar yang bernilai tinggi. “Melalui KKN Berdampak ini, mari kita bersama-sama berkontribusi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari permasalahan sampah. Teruslah berinovasi dan berkolaborasi untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Dengan lingkungan yang sehat, akan lahir masyarakat yang kuat dan produktif, dan UNIKOM akan terus menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa”, pungkasnya.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari Direktur DP3M UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, M.T., yang memaparkan secara komprehensif mengenai pelaksanaan KKN Berdampak UNIKOM Tahun 2026. Materi yang disampaikan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam memahami konsep, mekanisme, serta tujuan pelaksanaan KKN yang menitikberatkan pada penciptaan program kerja yang berorientasi pada dampak nyata, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan hasil kegiatan. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN Berdampak Tahun 2026 difokuskan di wilayah Kecamatan Coblong sebagai bentuk kontribusi nyata UNIKOM dalam mendukung penyelesaian persoalan lingkungan yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya terkait pengelolaan sampah.

    Menurutnya, melalui program ini mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan berbagai ide, gagasan, serta inovasi yang dapat membantu masyarakat dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. “Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dengan memberikan solusi-solusi inovatif terhadap permasalahan persampahan di Kecamatan Coblong. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai peserta KKN, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih bersih dan sehat”, tuturnya.

    Lebih lanjut, Dr. Irawan menjelaskan bahwa peserta KKN Berdampak merupakan mahasiswa semester lima dan semester tujuh yang dinilai telah memiliki bekal keilmuan sesuai bidang studinya masing-masing. Dengan kompetensi akademik yang telah dimiliki, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung, dengan melaksanakan program-program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat nyata.

    Melalui kegiatan sosialisasi ini, UNIKOM berharap seluruh mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh mengenai pelaksanaan KKN Berdampak Tahun 2026 sehingga mampu merancang dan mengimplementasikan program pengabdian yang inovatif, kolaboratif, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Program KKN Berdampak diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter mahasiswa yang peduli, adaptif, serta mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat. Dengan terselenggaranya Sosialisasi KKN Berdampak Tahun 2026, UNIKOM kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk karakter serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memberikan manfaat nyata bagi pembangunan masyarakat dan bangsa. (Direktorat Hms & Pro).