Tag: Pembelajaran Digital

  • Manfaat Penggunaan E-Learning: Analisis dari Aspek Neuropsikologis

    Manfaat Penggunaan E-Learning: Analisis dari Aspek Neuropsikologis

    Penulis: Edi Firdaus, Munir M, Puspo Dewi Dirgantari, Chairul Furqon, Raden Heryaningtias Ramadhianti

    Abstrak

    Penelitian ini mendeskripsikan manfaat penggunaan e-learning dari aspek neuropsikologis pengguna. Metode survei digunakan sebagai metodologi penelitian dalam studi ini, di mana proses penggunaan e-learning oleh pengguna pertama-tama dideskripsikan, kemudian survei dilakukan dengan mengisi kuesioner kepada 286 pengguna e-learning berdasarkan 4 indikator, yaitu optimisme, inovasi, rasa tidak aman, dan ketidaknyamanan dari hasil survei. Hasil yang diperoleh kemudian diteliti lebih lanjut mengenai aspek neuropsikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-learning menunjukkan rasa optimisme dan pertumbuhan inovasi yang tinggi di antara pengguna, tetapi masih dinyatakan netral pada aspek rasa tidak aman dan ketidaknyamanan. Kemudian, dilihat dari aspek neuropsikologi, e-learning dapat meningkatkan proses kinerja emosional di otak, di mana rasa optimisme dan inovasi dalam diri sendiri dapat dikategorikan sebagai tinggi. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut meliputi peninjauan penggunaan e-learning pada aspek neuropsikologi lainnya seperti kekuatan kognitif, kepercayaan, motivasi, dll. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Ketidaknyamanan; E-learning; Inovasi; Neuropsikologi; Optimisme

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85218769534

  • FEB UNIKOM Gelar Coaching “AI for Business”: Perkuat Kapasitas Prodi Menuju Kurikulum Adaptif Berbasis AI

    FEB UNIKOM Gelar Coaching “AI for Business”: Perkuat Kapasitas Prodi Menuju Kurikulum Adaptif Berbasis AI

    BANDUNG, UNIKOM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKOM menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi cerdas. Sebagai langkah strategis menuju implementasi sandboxing kurikulum “AI for Business” semester Ganjil T.A. 2025/2026, FEB UNIKOM menyelenggarakan kegiatan AI Application Coaching bertajuk “Artificial Intelligence for Business” pada hari Selasa, 16 September 2025 bertempat di Smart Class, Lobby Smart Building, UNIKOM.

    Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber, Ketua Program Studi Doktor Sistem Informasi UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Nursikuwagus, S.T., M.T., M.M., sekaligus pakar di bidang computer vision, machine learning, dan data mining yang juga merupakan peneliti aktif serta reviewer jurnal internasional. Dalam sesi pemaparan, ia mengulas secara komprehensif perkembangan kecerdasan artifisial, machine learning, dan data mining, serta aplikasinya di sektor manajemen dan keuangan.

    Kegiatan tersebut juga diikuti oleh para pimpinan program studi di lingkungan FEB UNIKOM, antara lain, Kaprodi Sarjana Akuntansi, Assoc. Prof. Dr. Sridewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., CA., Kaprodi Manajemen S1, Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.SI, CIMA., Kaprodi D3 Akuntansi, Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti, S.E., M.Si,. Ak., CA., Kaprodi D3 Keuangan Perbankan dan D3 Manajemen Pemasaran, Dr. Rizky Zulfikar, S.E., M.Si., dan Direktur Pengembangan Akademik dan Sumber Data Pembelajaran (PASDP), Assoc. Prof. Dr. Isniar Budiarti, S.E., M.Si., serta Tim Sandbox Kurikulum AI FEB UNIKOM yang tengah merancang integrasi kurikulum adaptif berbasis AI di seluruh jenjang studi.

    Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., CFA., turut hadir dan memberikan arahan secara langsung, ia menegaskan pentingnya transformasi pembelajaran berbasis teknologi cerdas. Lebih lanjut, Prof. Rahayu menekankan bahwa keberhasilan inovasi pendidikan hanya dapat dicapai melalui sinergi lintas program studi serta keberanian untuk menghadirkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

    Kehadiran para ketua program studi dan tim perancang sandbox mencerminkan semangat kolaborasi dan keseriusan FEB UNIKOM dalam menyiapkan arah baru pembelajaran digital yang strategis dan berdaya saing. Melalui coaching tersebut, FEB UNIKOM menegaskan bahwa kecerdasan artifisial tidak hanya akan diajarkan sebagai mata kuliah, tetapi dijadikan pendekatan strategis untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di era Industri 5.0 dan ekonomi digital. Lebih jauh, kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat yang relevan dengan pemanfaatan teknologi cerdas dalam sektor ekonomi dan bisnis. (Direktorat Hms & Pro)