Tag: pembangunan berkelanjutan

  • Strategi Berbasis AI untuk Urbanisasi Inklusif dan Berkelanjutan

    Penulis: Mazni Omar; Samsul Ariffin Abdul Karim; Amirulikhsan Zolkafi; Mazida Ahmad

    DOI: 10.1201/9781003630371

    Abstrak

    Buku ini mengeksplorasi potensi transformatif artificial intelligence (AI) dalam membentuk kembali praktik pembangunan perkotaan. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran komprehensif tentang kemajuan terbaru dalam strategi berbasis AI untuk pembangunan dan tata kelola perkotaan, dengan fokus pada peningkatan inklusivitas, keberlanjutan, dan ketahanan di kota-kota di seluruh dunia. Buku ini mempelajari bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tantangan kompleks yang dihadapi di daerah perkotaan, yang mencakup implikasi etis, sosial, dan lingkungan di seluruh tata kelola perkotaan dan seterusnya. Analisis mendalam dalam buku ini mengungkap potensi AI dalam mengatasi tantangan yang sudah lama ada dan meraih peluang baru dalam konteks perkotaan, menawarkan wawasan tentang berbagai aplikasi. Untuk penggunaan AI dalam perencanaan kota, para penulis menampilkan aplikasi yang membantu mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan aksesibilitas bagi komunitas yang kurang terlayani dengan menganalisis data waktu nyata tentang penggunaan lahan, transportasi, dan kebutuhan penduduk. Topik lain dalam buku ini membahas sistem mobilitas perkotaan yang didukung AI, menggunakan perangkat lunak yang mengintegrasikan data waktu nyata untuk menciptakan jaringan transportasi adaptif. Sistem ini menawarkan solusi perjalanan yang efisien dan ramah lingkungan yang disesuaikan dengan beragam populasi, termasuk individu penyandang disabilitas, dengan menyesuaikan rute dan layanan secara dinamis. Selain itu, buku ini membahas inklusi digital dan teknologi yang mudah diakses di kota pintar, menyoroti perangkat lunak yang memprioritaskan aksesibilitas dan inklusi digital, memastikan bahwa semua penduduk, terlepas dari kemampuan mereka, dapat berpartisipasi penuh dalam kehidupan perkotaan. Pendekatan interdisipliner memungkinkan pembaca untuk memahami bagaimana berbagai bidang, seperti teknologi, perencanaan kota, dan kebijakan sosial, saling terkait dan membentuk pembangunan perkotaan yang digerakkan oleh AI. Dengan menggabungkan wawasan dari berbagai bidang ini, buku ini menunjukkan bagaimana AI dapat mengatasi tantangan dunia nyata, mulai dari meningkatkan infrastruktur hingga mendorong keberlanjutan dan inklusivitas di kota-kota. Perspektif ini membantu pembaca memahami dampak AI yang lebih luas, menunjukkan bagaimana AI dapat meningkatkan berbagai aspek kehidupan perkotaan, termasuk kesetaraan sosial dan ketahanan lingkungan. Melalui penelitian interdisipliner, studi kasus, dan wawasan ahli, buku ini bertujuan untuk mendidik mahasiswa di perguruan tinggi dan menginspirasi para pembuat kebijakan, perencanaan kota, dan praktisi untuk memanfaatkan teknologi AI dalam mengatasi tantangan perkotaan dan membangun kota yang lebih baik bagi semua penduduk. © 2026 pemilihan dan materi editorial, Mazni Omar, Samsul Ariffin Abdul Karim, Amirulikhsan Zolkafli, dan Mazida Ahmad; bab-bab individual, para kontributor.

    Kata kunci yang diindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Artificial intelligence ; Dampak lingkungan; Teknologi lingkungan; Penggunaan lahan; Sistem waktu nyata; Kota berkelanjutan; Pembangunan berkelanjutan; Rute transportasi; Pertumbuhan perkotaan; Transportasi perkotaan

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Teknologi Artificial intelligence ; Praktik pembangunan; Inklusi digital; Implikasi etis; Data waktu nyata; Implikasi sosial; Kawasan perkotaan; Pembangunan perkotaan; Tata kelola perkotaan; Kehidupan perkotaan

    Judul utama Teknik

    Statistik populasi

    Buku ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105022398967

  • Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Penulis: Surya, Desayu Eka; Mahmud, Wan Amizah Wan 

    DOI: 10.17576/JKMJC-2025-4101-18

    Abstrak:

    Studi ini mengeksplorasi integrasi Corporate Social Responsibility (CSR) dan Stakeholder Theory dalam proyek-proyek usaha kecil dan menengah (UKM) PT Chevron Geothermal Indonesia (PT CGI) di Desa Samarang dan Desa Pasirwangi Garut, Pulau Jawa, Indonesia. CSR telah menjadi alat strategis bagi bisnis untuk mempromosikan pemberdayaan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana inisiatif Super Chicken, perkebunan pisang, dan budidaya jamur PT CGI selaras dengan kepentingan stakeholder, sehingga memastikan pembangunan berkelanjutan. Berdasarkan Stakeholder Theory, yang menyatakan bahwa bisnis harus memperhatikan kepentingan berbagai stakeholder, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, analisis dokumen, dan observasi langsung. Enam belas informan kunci, termasuk perwakilan PT CGI, pejabat pemerintah daerah, dan penerima manfaat UKM, berpartisipasi dalam penelitian yang dilakukan antara Januari dan Juli 2016. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan stakeholder sangat penting untuk keberhasilan CSR. Proyek Super Chicken meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan lokal, inisiatif perkebunan pisang meningkatkan keberlanjutan pertanian, dan proyek budidaya jamur memberikan peluang ekonomi, khususnya bagi perempuan dan kelompok marginal. Inisiatif-inisiatif ini menggambarkan tujuan CSR dalam pembangunan berbasis komunitas, penciptaan nilai yang dicapai melalui pertumbuhan ekonomi dan pengembangan keterampilan, serta saling ketergantungan antara bisnis dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CSR paling efektif bila diimplementasikan melalui model yang digerakkan oleh stakeholder, yang mendorong kemandirian jangka panjang dan penciptaan nilai bersama. Penelitian ini berkontribusi pada literatur CSR dan Stakeholder Theory dengan memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan dapat mendorong pembangunan berkelanjutan melalui strategi CSR kolaboratif yang berorientasi pada tujuan. © 2025, Penerbit Universiti Kebangsaan Malaysia. All rights reserved.

    Keywords: Corporate social responsibility; PT Chevron Geothermal Indonesia; Usaha Kecil dan Menengah (UKM); stakeholder theory; pengembangan berkelanjutan


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105003189150

  • Tegaskan Komitmen Global Menuju World Class University Unikom Resmi Luncurkan Website SDGs

    Tegaskan Komitmen Global Menuju World Class University Unikom Resmi Luncurkan Website SDGs

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) secara resmi meluncurkan Website Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai wujud komitmen institusi dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan global. Peluncuran tersebut menjadi momentum penting dalam kegiatan Building Global Academic Presence: Workshop Penguatan Identitas Akademik Global melalui Platform Digital yang diselenggarakan pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM.

    Para Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, serta seluruh dosen di lingkungan UNIKOM turut hadir dalam kegiatan tersebut. Peluncuran Website SDGs UNIKOM menandai langkah strategis institusi dalam mengintegrasikan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan ke dalam Tridharma Perguruan Tinggi, sekaligus memperkuat posisi UNIKOM dalam peta pendidikan tinggi global.

    Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., menyampaikan bahwa peluncuran Website SDGs merupakan penegasan komitmen UNIKOM terhadap 17 Sustainable Development Goals yang telah diratifikasi secara global. Menurutnya, seluruh bidang ilmu memiliki ruang kontribusi dalam pencapaian SDGs, karena tujuan-tujuan tersebut mencakup berbagai indikator dan sub-indikator yang relevan dengan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

    “Pada kesempatan ini, UNIKOM akan meluncurkan Website SDGs. Ini menegaskan komitmen kita terhadap 17 Sustainable Development Goals yang telah diratifikasi secara global. Seluruh bidang ilmu memiliki kontribusi di dalamnya, karena SDGs mencakup berbagai indikator dan sub-indikator yang relevan dengan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Perlu saya tegaskan, AI bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan untuk mendukung dan meningkatkan kualitas kinerja akademik kita. Human judgment tetap menjadi fondasi utama dalam dunia pendidikan. Semua langkah ini merupakan bagian dari percepatan pencapaian visi besar UNIKOM menuju World Class University. Tentu perjalanan ini membutuhkan komitmen, konsistensi, kritik yang membangun, serta kerja bersama,” tegasnya.

    Website SDGs UNIKOM dirancang sebagai pusat informasi, dokumentasi, dan pelaporan berbagai aktivitas sivitas akademika yang berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Kehadiran platform tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi, memperluas jejaring kolaborasi nasional dan internasional, serta memperkuat visibilitas kontribusi UNIKOM dalam menyikapi isu-isu global.

    Peluncuran Website SDGs tersebut juga selaras dengan agenda penguatan identitas akademik global UNIKOM melalui pemanfaatan platform digital. Dalam rangkaian kegiatan workshop, para peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kehadiran akademik di ruang digital sebagai pintu utama pengenalan institusi, penguatan reputasi, serta pengembangan kerja sama internasional.

    Melalui inisiatif tersebut, UNIKOM menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap tantangan global, berorientasi pada keberlanjutan, serta berkomitmen untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat nasional maupun internasional. Dengan sinergi seluruh sivitas akademika, UNIKOM optimis dapat mempercepat langkah menuju universitas berkelas dunia yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Kunjungi website sdgs.unikom.ac.id untuk informasi selengkapnya. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Gelar Dua Konferensi Internasional Bergengsi “INCITEST” dan “ISCEER” 2025, Hadirkan Inovasi Teknologi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

    UNIKOM Gelar Dua Konferensi Internasional Bergengsi “INCITEST” dan “ISCEER” 2025, Hadirkan Inovasi Teknologi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

    BANDUNG, UNIKOM –  Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi berkelas dunia dengan menyelenggarakan dua konferensi internasional bergengsi, yakni The 8th International Conference on Informatics, Engineering, Science, and Technology (INCITEST) bertema “Emerging Technology For Sustainable Development” dan The 1st International Student Conference on Earth and Environmental Research (ISCEER) bertema “Innovative Earth Stewardship for A Sustainable Future: Integrating Science, Energy, and Ecosystem Resilence” pada Kamis, 23 Oktober 2025. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, konferensi ini mempertemukan para akademisi, peneliti, mahasiswa, dan profesional dari berbagai negara untuk membahas inovasi teknologi menuju pembangunan berkelanjutan melalui kedua tema besar tersebut.

    Kegiatan tersebut dihadiri tamu internal dari jajaran pimpinan UNIKOM, yang mewakili Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., antara lain, Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA.,  Wakil Rektor III Bidang Inovasi, Riset, dan Akreditasi, Assoc. Prof. Herman Soegoto, MBA., Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., para Dekan, serta para dosen dan mahasiswa di lingkungan UNIKOM yang turut memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya konferensi internasional tersebut. Sementara dari pihak eksternal, hadir lebih dari 100 partisipan yang berasal dari berbagai negara, di antaranya Universitas di Malaysia dan Uzbekistan, yang turut berpartisipasi sebagai presenter maupun partisipan dalam sesi pleno dan paralel. Selain itu, konferensi ini juga diikuti oleh para dosen, peneliti, dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi lainnya yang turut aktif menyajikan hasil riset dan menjalin kolaborasi akademik melalui forum internasional tersebut.

    Pada kesempatan tersebut, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., selaku Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, secara resmi membuka konferensi. Dalam sambutannya, Prof. Zainal menekankan pentingnya konferensi ini sebagai forum akademik yang relevan dengan isu-isu global masa kini.  “Konferensi ini bukan hanya tempat berbagi gagasan, tetapi juga langkah penting untuk memperkuat kolaborasi riset yang berkelanjutan. INCITEST dan ISCEER 2025 membahas isu-isu krusial seperti sustainability, lingkungan, teknologi, dan energi, yang menjadi tantangan bersama bagi dunia akademik dan industri. Saya mengapresiasi UNIKOM atas penyelenggaraan konferensi yang luar biasa ini, serta berterima kasih kepada seluruh pembicara dan peserta atas kontribusinya,” pungkas Prof. Zainal.

    Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., selaku Direktur International Program sekaligus Ketua Pelaksana INCITEST dan ISCEER, dalam sambutannya menyampaikan bahwa konferensi tersebut menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan mendorong kontribusi nyata dunia pendidikan terhadap kemajuan global. “Konferensi ini menegaskan komitmen kita untuk memperkuat kolaborasi akademik dan riset lintas disiplin. INCITEST dan ISCEER 2025 menjadi wadah bagi ilmuwan, insinyur, praktisi, mahasiswa, dan industri untuk berbagi ide serta menghadirkan inovasi bagi kemajuan teknologi global. Kami bangga menerima lebih dari 300 makalah ilmiah tahun ini, yang mencerminkan semangat kolaboratif dan antusiasme tinggi dalam pengembangan riset,” tutur Dr. Senny.

    Konferensi tahun ini menghadirkan enam pembicara kunci internasional yang memberikan paparan inspiratif sesuai bidang keahliannya. Pada sesi INCITEST, tiga pembicara utama yaitu: Assoc. Prof. Naoya Inoue dari Japan Advanced Institute of Science and Technology (JAIST), Jepang, yang menyampaikan materi “Personal Debate AI Teachers for Sustainable Development”; Assoc. Prof. Dr. Abdulkareem Sh. Mahdi Al-Obaidi dari Taylor’s University, Malaysia, dengan topik “What ChatGPT Cannot Do: Reclaiming Human Intelligence in the Age of AI”; serta Dr. Ednawati Rainarli, S.Si., M.Si. dari UNIKOM, Indonesia, yang memaparkan hasil riset berjudul “Scene Text Detection Research.” Sementara itu, pada sesi ISCEER, turut hadir Dr. Praveena Nair Sivasankaran dari Taylor’s University, Malaysia, yang membahas “Technopreneurs”; Assoc. Prof. Santi Phithakkitnukoon dari Chiang Mai University, Thailand, dengan materi berjudul “Urban Informatics and Sustainable City”; dan Dr. Betha Lusiana dari CIFOR-ICRAF, Indonesia, yang mengangkat tema “Building Resilient Futures.”

    Setiap sesi pleno diakhiri dengan diskusi interaktif yang dipandu oleh moderator, Dr. Salmon Priaji Martana, S.T., M.T., (INCITEST) dan Sylvia Octa Putri, S.IP., M.I.Pol., (ISCEER). Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pleno, di mana para peserta mengikuti sesi paralel di sepuluh ruang berbeda untuk mempresentasikan hasil riset mereka di bidang informatika, rekayasa, sains, dan lingkungan.

    Melalui konferensi tersebut, UNIKOM kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik global dan mendorong inovasi berkelanjutan. INCITEST & ISCEER 2025 menjadi langkah nyata UNIKOM dalam menjawab tantangan dunia menuju masa depan yang berdaya saing dan berkelanjutan, dengan mengedepankan semangat kolaboratif dan riset yang visioner. (Direktorat Hms & Pro)