Tag: Pelestarian Arsitektur Nusantara

  • Studi Visual dan Analisis Ornamen pada Masjid Hunto Sultan Amay Gorontalo

    Studi Visual dan Analisis Ornamen pada Masjid Hunto Sultan Amay Gorontalo

    Penulis: Risti Puspita Sari Hunowu

    DOI: 10.34010/ARTIC.2019.4.2418.167-176

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Masjid Hunto Sultan Amay yang terletak di Kota Gorontalo. Masjid Hunto Sultan Amay merupakan masjid tertua di kota Gorontalo. Masjid Hunto Sultan Amay dibangun sebagai bukti cinta Sultan Amay kepada putrinya dan merupakan representasi Islam di Gorontalo. Peneliti akan menyelidiki bentuk visual Masjid Hunto Sultan Amay yang pada awalnya seperti masjid kuno di kepulauan ini. Hal ini dapat dilihat dari bentuk atapnya yang awalnya menggunakan atap tumpang tindih dan kemudian diubah menjadi kubah seperti masjid-masjid di dunia, kita dapat memastikan Masjid Hunto Sultan Amay menggunakan atap kubah setelah kedatangan Kolonial Belanda. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan mengamati bentuk yang ada secara detail dari bangunan masjid dengan pendekatan estetika, meninjau objek dan memilih ornamen terpilih yang memberikan klasifikasi bentuk, sehingga bagian tersebut menjadi referensi bagi penulis sebagai bahan penelitian. Berdasarkan analisis tesis ini, bentuk Masjid Hunto Sultan Amay serta masjid-masjid yang terletak di kepulauan dan keberadaan ornamen di Masjid Hunto Sultan Amay sebagai struktur dekoratif mendukung kemegahan sebuah masjid. Di sisi lain, ornamen Masjid Hunto mengungkapkan sebuah ajaran. Bentuk ajaran tersebut dimanifestasikan dalam bentuk motif dan tidak menggambarkan makhluk hidup secara realistis atau naturalis. Bentuk dekoratif Masjid Hunto Sultan Amay secara umum cenderung mengarah pada bentuk flora, ornamen geometris, dan ornamen kaligrafi yang didominasi oleh warna-warna khas Islam, yaitu emas, putih, merah, kuning, dan hijau. © Penulis 2018.

    Kata kunci penulis

    Kubah; Estetika; Masjid Hunto Sultan Amay; Morfologi; Ornamen; Atap Tumpang Tindih

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85115240799