Tag: pascasarjana unikom

  • FGD Sosialisasi Lampspak: ASPIKOM Jabar dan Magister Ilmu Komunikasi (MIK) UNIKOM Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Ilmu Komunikasi

    FGD Sosialisasi Lampspak: ASPIKOM Jabar dan Magister Ilmu Komunikasi (MIK) UNIKOM Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Ilmu Komunikasi

    BANDUNG, UNIKOM – Lembaga Akreditasi Mandiri Bidang Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) merupakan lembaga independen yang bertugas melakukan akreditasi program studi di bidang sosial, politik, administrasi, dan komunikasi. LAMSPAK hadir untuk memastikan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia melalui proses akreditasi yang transparan, objektif, dan berbasis standar mutu nasional maupun internasional.

    Sebagai upaya mensosialisasikan peran, fungsi, dan mekanisme akreditasi dari LAMSPAK, Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Jawa Barat berkolaborasi dengan Program Magister Ilmu Komunikasi (MIK) Pascasarjana UNIKOM menggelar Forum Group Discussion (FGD) Sosialisasi LAMSPAK yang digelar pada hari Senin, 14 Juli 2025.

    Bertempat di Auditorium Lt. 4 Miracle Building UNIKOM, kegiatan FGD berlangsung di bawah koordinasi Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Aan Mohammad Burhanuddin MA, yang bertindak selaku Ketua Pelaksana Kegiatan, sementara  Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana UNIKOM, Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., sebagai tuan rumah.

    Sejumlah jajaran pimpinan UNIKOM turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain, Dekan Fakultas Pascasarjana Assoc. Prof. Rahma Wahdiniwaty, Dra., Wakil Rektor I Prof. Dr. Hj, Umi Narimawati Dra., SE., M.Si.., Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Rektor II Bidang Sumber daya Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA dan Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA, Bidang Riset, Inovasi dan Akreditasi, Ketua Program Studi di lingkungan Pascarjana UNIKOM, Ketua Program Studi di lingkungan FISIP UNIKOM, Ketua Divisi Kurikulum UNIKOM, serta 46 orang perwakilan pengelola Fakultas dan Program Studi Komunikasi dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

    Dalam forum tersebut, para peserta memperoleh penjelasan langsung mengenai kerangka kerja LAMSPAK, perubahan dari sistem akreditasi sebelumnya yang dikelola oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) , serta persiapan yang perlu dilakukan oleh institusi pendidikan dalam menghadapi proses akreditasi mandiri tersebut, dengan menghadirkan narasumber, Ketua Umum ASPIKOM Korwil Jawa Barat, Dr. Ani Yuningsih, M.Si.

    Dr. Desayu mengungkapkan, “bagi kami kolaborasi ini sebagai sebuah penghormatan yang diberikan oleh ASPIKOM Jabar khususnya kepada MIK Pascasarjana UNIKOM selaku tuan rumah kami menyambut baik dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang diberikan oleh ASPIKOM Jabar kepada MIK Pascasarjana UNIKOM, juga ucapan terima kasih kepada Rektor UNIKOM yang diwakili oleh para Wakil Rektor yang telah mendukung dan turut hadir pada acara FGD tersebut” demikian pungkas Desayu.

    Dalam sambutan Ketua Umum ASPIKOM, Dr. Ani Yuningsih, M.Si., menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkuat kapasitas institusi dalam memenuhi standar akreditasi terbaru. “Mudah-mudahan kita bisa menjalankan tawaran dan amanah ini. Harapan saya kita terus menjaga semangat, untuk menjadi Program Studi yang Unggul. Karena kita semua adalah insan di dunia pendidikan tinggi, tentu bertanggung jawab untuk mewujudkan Program Studi yang memberikan pelayanan terbaik” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM Prof. Dr. Hj, Umi Narimawati Dra., SE., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas penghargaan dan harapan kepada ASPIKOM “kehadiran ASPIKOM sangat penting bagi kemajuan Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, saya yakin ASPIKOM adalah asosiasi yang tepat dalam membina dan mengarahkan program studi komunikasi di Indonesia.” Tutur Prof. Umi.

    Begitu juga dalam sambutan Dekan Pascasarjana Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ASPIKOM atas sinergi yang diberikan dalam memperkuat pemahaman mengenai system akreditasi baru khususnya berkaitan dengan Program Studi bidang Sosial, Politik, Administrasi dan Komunikasi.

    Dalam Kegiatan FGD, Dr. Ani Yuningsih, M.Si., menyampaikan materi mengenai strategi meraih akreditasi bagi Program Studi dan Universitas. Kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif, pemaparan studi kasus dari perguruan tinggi yang telah melalui proses akreditasi, serta diskusi terbuka terkait tantangan dan strategi implementasi standar akreditasi di lingkungan kampus.

    Acara FGD tersebut ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh jajaran pimpinan UNIKOM dan ASPIKOM. Dengan demikian, kegiatan FGD menjadi awal dari komitmen bersama antara UNIKOM dan ASPIKOM dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi Indonesia yang Unggul dan berdaya saing global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Penandatanganan MOU Antara Dekan Pascasarjana UNIKOM, dan MOA antara Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM dengan Aspikom Jabar: Sinergi untuk Tridharma Perguruan Tinggi

    Penandatanganan MOU Antara Dekan Pascasarjana UNIKOM, dan MOA antara Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM dengan Aspikom Jabar: Sinergi untuk Tridharma Perguruan Tinggi

    BANDUNG, UNIKOMMemorandum of Understanding  (MoU) merupakan dokumen formal yang menjadi landasan awal kerja sama antara dua pihak atau lebih, yang bertujuan menjalin kolaborasi dalam berbagai bidang. Tujuan utama MoU adalah untuk menetapkan kesepahaman awal antara dua pihak atau lebih sebelum mencapai kesepakatan yang lebih rinci dan mengikat secara hukum, seperti kontrak. MoU berfungsi sebagai landasan untuk memulai negosiasi, mengidentifikasi tujuan bersama, dan mengurangi risiko kesalahpahaman atau perbedaan interpretasi di kemudian hari.

    MoU biasanya dilakukan dengan perjanjian yang lebih teknis dan operasional melalui Memorandum of Agreement (MoA), untuk merealisasikan bentuk kerja sama dan tujuan yang telah disepakati. Tujuan utama Memorandum of Agreement (MoA) adalah untuk menetapkan kesepakatan kerja sama yang lebih rinci dan mengikat secara hukum antara dua pihak atau lebih. MoA berfungsi sebagai dokumen yang menjelaskan secara detail persyaratan, hak, kewajiban, serta komitmen masing-masing pihak yang terlibat dalam kerja sama tersebut.

    Pada hari Senin tanggal 14 Juli 2025, Dekan Pascasarjana UNIKOM Assoc. Prof. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., secara resmi menandatangani MoU dengan Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Dr. Ani Yuningsih, M.Si. Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIK). Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Dr. Desayu Eka Surya., S.Sos., M.Si., CICS., juga ikut serta menandatangani MoA dengan Ketua ASPIKOM sebagai bentuk tindak lanjut yang konkret dari kerja sama tersebut.

    Acara penandatanganan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor I UNIKOM, Prof. Dr. Umi Narimawati, M.Si., yang memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan tersebut. Beliau turut mengucapkan terimakasih kepada ASPIKOM yang telah mempercayakan UNIKOM untuk melaksanakan acara ini di gedung miracle UNIKOM. “Ini merupakan penghargaan dan harapan bagi kami, khususnya untuk program studi Magister Ilmu Komunikasi, saya yakin ASPIKOM adalah asosiasi yang tepat dalam membina dan mengarahkan program studi komunikasi di Indonesia” ujarnya pada sambutan acara.

    Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor II UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., serta Wakil Rektor III UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA., Dekan FISIP Unikom. Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., ketua Program Studi di Lingkungan Pascasarjana UNIKOM,  Ketua Program Studi di Lingkungan FISIP UNIKOM. Penandatanganan MoU dan MoA tersebut, turut disaksikan oleh 46 orang Pimpinan Fakultas dan Program Studi Ilmu Komunikasi di Jawa Barat dan luar Jawa Barat yang ikut mendukung penuh pada kegiatan kolaboratif ini.

    Kegiatan ini diperuntukkan bagi penguatan Tri Dharma perguruan tinggi antara ASPIKOM dan Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana UNIKOM, khususnya dalam bidang pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan berbagai kegiatan pendukung lainnya. Mengutip kalimat bijak dari Henry Ford, ‘kebersamaan itu permulaan, menjaga kebersamaan merupakan kemajuan dan bekerja sama merupakan keberhasilan.” (Direktorat Hms & Pro)

  • Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana Unikom Gelar Rapat Perdana: Dihadiri Dekan Pascasarjana dan Dosen Homebase MIK

    Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana Unikom Gelar Rapat Perdana: Dihadiri Dekan Pascasarjana dan Dosen Homebase MIK

    BANDUNG, UNIKOM — Rapat koordinasi sangat penting untuk memastikan semua pihak yang terlibat dalam suatu kegiatan agar memiliki pemahaman yang sama, menyelaraskan tujuan dan rencana, serta mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai Kepentingan secara bersama-sama. Rapat koordinasi juga menjadi wadah untuk monitoring dan evaluasi kinerja, serta meningkatkan sinergi antar berbagai unsur yang terlibat. Demikian juga dengan rapat perdana Program magister Ilmu Komunikasi (MIK) yang digelar oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIK) pascasarjana UNIKOM Dr. Desayu Eka Surya S.Sos., M.Si., CICS pada hari Selasa, 17 Juni 2025. Desayu menggelar rapat perdana by Zoom dengan Dosen Homebase MIK setelah Keluarnya Surat Keputusan Rektor UNIKOM No 4039/SK/REKTOR/UNIKOM/VI/2023 tentang Pengalihan Homebase Dosen Tetap di Lingkungan UNIKOM.

    Pada Rapat Perdana tersebut turut hadir Dekan Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., yang dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada dosen homebase telah menjadi keluarga baru di Fakutas Pascasarjana UNIKOM, beliau juga menceritakan tentang sejarah pascasarjana, Program-program Studi yang ada di Lingkungan Pascasarjana Unikom, informasi tentang Tridarma perguruan tinggi yang akan dan dapat dilakukan oleh dosen homebase Prodi Magister Ilmu Komunikasi (MIK).

    Dekan Pascasrajana Unikom tersebut menambahkan, sejak turunnya Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 20/A/O/2025 yang terbit pada 10 Januari 2025 dengan bertambahnya satu lagi program studi di tingkat pascasarjana yaitu Magister Ilmu Komunikasi (MIK), yang dipimpin oleh Ketua Program Studi Dr. Desayu Eka Surya, M.Si., CICS melalui SK Rektor no 3911/SK/REKTOR/UNIKOM/I/2025 tentang  pengangkatan ketua program studi magister ilmu komunikasi yang diserahkan oleh Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya dan Kerjasama, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., mewakili Rektor Unikom, yaitu dua bulan setelah turunnya SK Kemendikbudristek yaitu pada hari kamis, 6 Maret 2025 yang turut disaksikan oleh, Dekan Pascasarjana, Dekan Fakultas Desain, Dekan FISIP dan Kaprodi Ilmu Komunikasi UNIKOM. Acara yang digelar bersamaan dengan diangkatnya Kepala Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik Unikom, Arif Tri Cahyadi., S.Ds., M.Ds.

    Guna Kelancaran operasional Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM, Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, S.T., M.T Mengeluarkan SK No: 4039/SK/REKTOR/UNIKOM/VI/2025 tentang: Pengalihan Homebase Dosen tetap di Lingkungan Unikom. Pemindahan lima (5) orang dosen strata satu (S1) Ilmu Komunikasi menjadi Dosen Program Magister Ilmu Komunikasi (MIK) UNIKOM yaitu: Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., Assoc. Prof. Dr. Melly Maulin P, S.Sos., M.Si., Dr. Manap Solihat, Drs., M.Si., Dr. Olih Solihin, S.Sos., M.I.Kom., dan Dr. Rismawaty Rais, S.Sos., M.Si.

    Sehubungan dengan turunnya SK pemindahan homebase tersebut, Desayu selaku Kaprodi MIK mengundang para dosen homebase tersebut yang dihadiri juga oleh Dekan Pascasarjana, Pada Rapat yang digelar Desayu menyampaikan berbagai informasi tentang MIK, mencapai kesepakatan dan mengkoordinasikan berbagai kegiatan yang harus segera dituntaskan untuk menjalankan dan membangun program MIK UNIKOM. Desayu menyampaikan menggelar tersebut adalah untuk melakukan brainstorming dan memperoleh umpan balik dari dosen homebase, serta sebagai upaya untuk membangun tim yang solid.

    Dengan adanya Program Magister Ilmu Komunikasi ini, UNIKOM menegaskan komitmennya sebagai kampus yang adaptif, inovatif, dan siap mencetak lulusan berkompetensi tinggi di bidang komunikasi modern. Rangkaian kegiatan dan agenda pengembangan prodi akan terus berlanjut hingga Juli 2025, termasuk finalisasi kurikulum, peningkatan promosi, dan pembenahan infrastruktur akademik guna memastikan prodi ini menjadi salah satu unggulan di tingkat nasional maupun internasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Dan Fakultas Pascasarjana Unikom Berkolaborasi Bersama Esgi Unair Gelar Webinar Bertajuk “Optimizing The Use Of Artificial Intelligence For Research”

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Dan Fakultas Pascasarjana Unikom Berkolaborasi Bersama Esgi Unair Gelar Webinar Bertajuk “Optimizing The Use Of Artificial Intelligence For Research”

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Dan Fakultas Pascasarjana Unikom Berkolaborasi Bersama Esgi Unair Gelar Webinar Bertajuk “Optimizing The Use Of Artificial Intelligence For Research”

    BANDUNG, UNIKOM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), bekerja sama dengan ESGI – Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan webinar daring bertajuk “Optimizing the Use of Artificial Intelligence for Research: Meningkatkan Kualitas Penelitian dengan AI”. Acara ini telah berlangsung pada Jumat, 28 Februari 2025, pukul 09.00 – 11.00 WIB melalui platform Zoom, yang dihadiri oleh mahasiswa, dan dosen dari berbagai program studi di lingkungan FEB dan Pascasarjana UNIKOM.

    Webinar ini dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UNIKOM, Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., yang menekankan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas penelitian akademik. “AI bukan sekadar alat, tetapi sebuah solusi untuk mempercepat analisis, meningkatkan akurasi dalam penelitian, dan memperkaya wawasan akademik. Namun, penggunaannya harus tetap mengedepankan etika dan integritas ilmiah,” ujar Prof. Umi 

    Sebagai keynote speaker, Meifaza Ainur Rosyidah, S.A., Research Assistant di CESGS-UNAIR, memaparkan peran strategis AI dalam penelitian akademik. Ia menyoroti bagaimana AI dapat mempercepat analisis data, meningkatkan ketepatan literatur, serta membantu dalam pengambilan keputusan berbasis data. Beberapa poin utama dalam presentasinya meliputi:

    1)  Pemanfaatan AI dalam Penelitian Akuntansi dan Manajemen – AI dapat digunakan dalam: (i) Otomasi Analisis Data: AI mendukung pemrosesan big data, analisis tren keuangan, serta audit otomatis; (ii) Prediksi Bisnis dan Pasar: AI membantu peneliti dalam peramalan keuangan dan pengambilan keputusan berbasis tren industry; (iii) Literature Review Cerdas: AI mempercepat penyaringan referensi akademik, memudahkan pencarian jurnal relevan.

    2)  Tools AI yang Mendukung Penulisan dan Analisis Penelitian – Pengenalan berbagai alat berbasis AI: (i) ChatGPT, Grammarly: Membantu dalam penyusunan teks akademik dan perbaikan tata Bahasa; (ii) Zotero, Mendeley: Mengelola referensi dan kutipan ilmiah secara otomatis; (iii) NVivo, Atlas.ti: Menganalisis data kualitatif secara lebih sistematis; dan (iv) Scite.ai, Elicit: Meningkatkan efisiensi pencarian sumber akademik yang kredibel.

    3) Etika dan Batasan dalam Penggunaan AI – Menyoroti isu plagiarisme, keandalan data, dan batasan teknologi dalam dunia akademik, sehingga penelitian tetap memiliki nilai ilmiah tinggi. AI tidak boleh menggantikan pemikiran kritis peneliti, AI mengandalkan sumber terbuka, sehingga perlu verifikasi kredibilitas. Institusi akademik perlu menetapkan pedoman jelas terkait penggunaan AI dalam penelitian.

    Webinar ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa dan dosen untuk memahami bagaimana AI dapat meningkatkan efektivitas penelitian. Diskusi interaktif yang berlangsung selama sesi tanya jawab seputar cara mengoptimalkan AI dalam metodologi penelitian, pengolahan data kuantitatif dan kualitatif, serta penggunaannya dalam penulisan artikel ilmiah. Webinar ini juga menjadi bagian dari strategi fakultas dalam meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa dan dosen di seluruh program studi, dengan mendorong penggunaan AI secara bertanggung jawab dalam riset akademik.

    Ketua Program Studi di lingkungan FEB yang turut hadir dalam acara ini antara lain:

    • Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.Si., CIMA – Ketua Program Studi Sarjana Manajemen
    • Dr. Rizki Zulfikar, S.E., M.Si – Ketua Program Studi D3 Manajemen Pemasaran dan D3 Keuangan & Perbankan
    • Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., CA – Ketua Program Studi Sarjana Akuntansi
    • Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti, S.E., M.Si., Ak., CA – Ketua Program Studi D3 Akuntansi

    Sebagai tindak lanjut dari seminar ini, FEB dan Fakultas Pascasarjana UNIKOM akan mengembangkan program pelatihan dan workshop khusus bagi dosen dan mahasiswa guna memperdalam pemahaman tentang penggunaan AI dalam penelitian. 

    Dekan FEB, Prof. Siti Kurnia Rahayu, menegaskan bahwa adopsi teknologi AI dalam penelitian harus diimbangi dengan penguatan kompetensi akademik dan etika ilmiah. “Kami akan terus berupaya memperkuat wawasan dosen dan mahasiswa dalam pemanfaatan AI untuk mendukung penelitian yang lebih inovatif, relevan, dan berkualitas. AI bukan untuk menggantikan peran akademisi, tetapi sebagai alat untuk mempercepat dan meningkatkan mutu penelitian,” ujar Prof. Siti Kurnia Rahayu. 

    Dengan semakin berkembangnya teknologi kecerdasan buatan, diharapkan FEB dan Fakultas Pascasarjana UNIKOM dapat menjadi pionir dalam pemanfaatan AI untuk penelitian akademik di Indonesia. Fakultas FEB dan Pascasarjana berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dalam penelitian, dengan memanfaatkan teknologi mutakhir guna menciptakan riset yang berdampak luas bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan industri. (Direktorat Hms & Pro)