Tag: ORCID

  • UNIKOM Gelar Workshop “Building Global Academic Presence” untuk Perkuat Identitas Akademik Global Menuju WCU

    UNIKOM Gelar Workshop “Building Global Academic Presence” untuk Perkuat Identitas Akademik Global Menuju WCU

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus menegaskan komitmennya menuju World Class University (WCU) melalui penyelenggaraan kegiatan Building Global Academic Presence: Workshop Penguatan Identitas Akademik Global melalui Platform Digital pada Selasa, 20 Januari 2026. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, fakultas, program studi, serta seluruh dosen di lingkungan UNIKOM.

    Kegiatan workshop tersebut menjadi langkah strategis UNIKOM dalam memperkuat identitas dan visibilitas akademik dosen di tingkat internasional melalui pemanfaatan berbagai platform digital akademik, seperti LinkedIn, ResearchGate, SINTA, ORCID, dan Publons. Optimalisasi platform tersebut dinilai krusial dalam meningkatkan reputasi institusi, sitasi ilmiah, jejaring global, serta daya saing UNIKOM di kancah pendidikan tinggi dunia.

    Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., dalam sambutan pembukanya memaparkan mengenai WCU Overview, “UNIKOM saat ini berada pada fase penting dalam mewujudkan visi sebagai World Class University. Program WCU ditempatkan sebagai agenda strategis utama karena menjadi pengungkit bagi seluruh program pengembangan institusi lainnya. Melalui kegiatan Building Global Academic Presence, UNIKOM mulai mewujudkan langkah penguatan kehadiran akademik di tingkat global, dengan memanfaatkan platform digital sebagai pintu utama pengenalan institusi, jejaring internasional, serta peningkatan reputasi akademik secara berkelanjutan”, demikian tuturnya.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pemahaman tentang posisi UNIKOM saat ini dalam peta World Class University serta strategi pengembangan ke depan yang disampaikan oleh Direktur International Program, Dr. Senny Luckyardi, SP., M.M.,. Sesi tersebut memberikan gambaran empiris mengenai capaian institusi sekaligus tantangan yang perlu direspons melalui peningkatan kinerja Tridharma Perguruan Tinggi dan eksposur global dosen.

    Selanjutnya, pembahasan mengenai peran International Office dalam mendukung WCU turut dibahas oleh Direktur International Affairs & Cooperation, Assoc. Prof. Dr. Inta Budi Setya Nusa, S.E., M.Ak., yang mengulas kebijakan, regulasi, serta peluang kerja sama internasional sebagai fondasi penguatan reputasi global UNIKOM. Pema[aran materi berlanjut pada sesi inti mengenai pembuatan dan optimalisasi akun akademik digital, yang disampaikan oleh Deputi Wakil Rektor IV UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., dan Direktur PTDSI UNIKOM, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh panduan praktis dan sistematis dalam membangun profil akademik yang kredibel, terintegrasi, dan berdampak secara global.

    Materi selanjutnya disampaikan oleh Direktur Jurnal dan Publikasi Ilmiah UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Poni Sukaesih, M.Si., yang memberikan gambaran tentang penguatan visibilitas akademik melalui platform SINTA. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan data penelitian dan publikasi secara akurat sebagai dasar penilaian kinerja dosen dan institusi. Sementara itu, paparan mengenai perspektif pengembangan hibah internasional dan pusat kajian sebagai jembatan dari lokal menuju global, disampaikan oleh Direktur Hibah dan Pusat Kajian, Dr. M. Aria Rajasa Pohan, M.T., yang menyoroti pentingnya kolaborasi riset lintas negara.

    Melalui workshop tersebut, UNIKOM mendorong agar seluruh dosen mampu mengoptimalkan kehadiran akademiknya di ruang digital global secara berkelanjutan. Dengan penguatan identitas akademik yang terstruktur dan berbasis teknologi, UNIKOM optimis dapat meningkatkan reputasi internasional sekaligus mempercepat langkah menuju universitas berkelas dunia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. (Direktorat Hms & Pro)