Tag: olimpiade robotika internasional

  • Kolaborasi Unikom Dan Iysa Gelar Kompetisi Internasional Nicyms, Iicyms Dan Wrcso: Dorong Inovasi Berdampak Dan Hadirkan Solusi Nyata Dan Berkelanjutan

    Kolaborasi Unikom Dan Iysa Gelar Kompetisi Internasional Nicyms, Iicyms Dan Wrcso: Dorong Inovasi Berdampak Dan Hadirkan Solusi Nyata Dan Berkelanjutan

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan riset, inovasi, dan prestasi generasi muda melalui kolaborasi dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dalam penyelenggaraan kompetisi ilmiah berskala nasional dan internasional. Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini menghadirkan tiga kompetisi bergengsi, yaitu National and International Invention Competition For Young Moslem Scientists (NICYMS dan IICYMS) 2026, serta World Robotics & Computer Science Olympiad (WRCSO) 2026, yang berlangsung pada 7–10 Juli 2026, bertempat di Kampus Smart Building UNIKOM, Bandung.

    Penyelenggaraan kompetisi ini juga menjadi wadah bagi pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA serta mahasiswa dari berbagai daerah maupun mancanegara untuk mempresentasikan hasil penelitian, inovasi, dan karya kreatif yang diharapkan mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan global. Melalui kolaborasi yang telah terjalin secara berkelanjutan antara UNIKOM dan IYSA, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperluas jejaring akademik, meningkatkan budaya riset, serta mendorong lahirnya inovator muda yang berdaya saing internasional.

    President of IYSA, Deni Irawan, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, guru pendamping, dewan juri, mitra kolaborasi, serta delegasi dari berbagai daerah dan negara yang berpartisipasi pada NICYMS, IICYMS, dan WRCSO 2026. Ia menjelaskan bahwa ketiga kompetisi tersebut diselenggarakan sebagai wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kemampuan di bidang sains, teknologi, dan inovasi, sekaligus mengembangkan kreativitas serta solusi inovatif terhadap berbagai tantangan global. Menurutnya, melalui kompetisi yang diselenggarakan secara luring ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman dalam mempresentasikan hasil riset secara langsung di hadapan dewan juri, tetapi juga berkesempatan meningkatkan kemampuan komunikasi, memperluas wawasan penelitian, membangun rasa percaya diri, serta menjalin jejaring internasional dengan sesama inovator muda.

    Lebih lanjut, Deni Irawan, M.Pd., juga menyampaikan apresiasi kepada UNIKOM atas komitmen dan kolaborasi yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir dalam mendukung penyelenggaraan kompetisi riset dan inovasi bertaraf internasional. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam menyediakan ruang yang bermakna bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi, mengeksplorasi ilmu pengetahuan, serta melahirkan inovasi yang memberikan dampak dan manfaat positif bagi masyarakat.

    Sementara itu dalam kesempatan wawancara, Dekan Fakultas Desain UNIKOM Prof. Dr. Lia Warlina, M.Si, Ir., menyebut bahwa kolaborasi antara UNIKOM dan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dalam penyelenggaraan kompetisi riset dan inovasi ini telah memasuki tahun ketiga. Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen UNIKOM dalam mendukung pengembangan talenta muda melalui ajang kompetisi ilmiah bertaraf nasional dan internasional. “Melalui penyelenggaraan NICYMS, IICYMS, dan WRCSO 2026, kami ingin memberikan ruang bagi para pelajar dan mahasiswa untuk menampilkan hasil riset, inovasi, serta kreativitas mereka di bidang sains, teknologi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya. Tahun ini peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari mancanegara, baik yang mengikuti kompetisi secara luring maupun daring”, demikian pungkasnya.

    Rangkaian kegiatan berlanjut pada hari kedua dan ketiga dengan penyelenggaraan pameran (exhibition) yang menampilkan ratusan karya inovasi dan hasil penelitian dari berbagai institusi pendidikan, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga perguruan tinggi, baik dari Indonesia maupun berbagai negara. Pameran ini menjadi ajang apresiasi sekaligus wadah bagi para peserta untuk memperkenalkan hasil riset, bertukar ide, serta memperluas jejaring kolaborasi di bidang sains dan inovasi.

    Salah satu peserta International Invention Competition For Young Moslem Scientists  (IICYMS) 2026, Azkania Nadhra dan Maesa Dinara dari SMAS IT Al Binaa, memperkenalkan inovasi bertajuk Smart Sticker Mango, sebuah stiker pintar yang dirancang untuk mendeteksi tingkat kematangan buah mangga. Menurut mereka, inovasi tersebut lahir dari permasalahan yang kerap dihadapi masyarakat dalam membedakan buah mangga yang telah matang dan yang masih mentah, sehingga tidak jarang menyebabkan buah terbuang sia-sia akibat kesalahan dalam proses penyimpanan maupun distribusi.

    Melalui Smart Sticker Mango, mereka berharap petani, pedagang, hingga konsumen dapat lebih mudah mengetahui tingkat kematangan buah secara akurat sehingga mampu mengurangi potensi kehilangan hasil panen dan pemborosan pangan. Selain itu, inovasi ini juga dikembangkan sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendukung pengurangan limbah pangan dan mendorong inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ke depan, mereka berharap teknologi tersebut tidak hanya diterapkan pada buah mangga, tetapi juga dapat dikembangkan untuk berbagai jenis buah dan sayuran lainnya sehingga manfaatnya semakin luas bagi sektor pertanian, perdagangan, dan ketahanan pangan.

    Sementara itu, pada hari ketiga, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan workshop yang diselenggarakan di lingkungan UNIKOM. Workshop ini merupakan bentuk implementasi program Pengabdian Kepada Masyarakat, khususnya kepada peserta yang memiliki ketertarikan bada bidang paper craft dengan tema “Paper Sclupture Amazing Pop Up”  dan fotografi dengan tema “Smartphone Modeling Photography”. Kegiatan workshop Internasional ini merupakan hasil kolaborasi antara IYSA, Fakultas Desain UNIKOM, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UNIKOM, Program Studi Desain Grafis (DG) UNIKOM, Program Studi Desain Interior (DI) UNIKOM, serta Program Studi Magister Desain (MDS) UNIKOM. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman belajar secara langsung dari para akademisi dan praktisi, sekaligus memperkaya wawasan serta keterampilan yang relevan dengan perkembangan industri kreatif dan inovasi global.

    Pada rangkaian penutup, UNIKOM bersama Indonesian Young Scientist Association (IYSA) menggelar Closing Ceremony yang dirangkaikan dengan Awarding Ceremony sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta yang berhasil menorehkan prestasi terbaik. Pada ajang National Invention Competition for Young Moslem Scientists (NICYMS) 2026, kategori Pure Science tingkat sekolah menengah, Medali Emas diraih SMP 3 Kudus. Pada kategori Applied Life Science, Medali Emas diraih SMA Taruna Nusantara, Madrasah Aliyah Unggulan Amanatul Ummah, dan SMPN 2 Garut, sedangkan Medali Perak diraih MAN 2 Kota Makassar dan SMA Ibnu Hajar Boarding School. Sementara pada kategori Social Science, Medali Emas diraih SMA Taruna Nusantara Magelang dan SMA Ibnu Hajar Boarding School.

    Pada ajang International Invention Competition for Young Moslem Scientists (IICYMS) 2026, Gold Medal kategori Applied Life Science (University) diraih Sriwijaya University. Pada kategori tingkat sekolah, Gold Medal juga diraih MAN 4 Jakarta, SMAS IT Al Binaa, SMAS IT Al Binaa Islamic Boarding School, SMP Labschool Jakarta, dan SMP Negeri 41 Jakarta. Sementara itu, pada World Robotics & Computer Science Olympiad (WRCSO) 2026, kategori Physics and Engineering, Gold Medal diraih oleh Nikola Academy dan SMAS IT Al Binaa, sedangkan Silver Medal diraih Ibnu Hajar Boarding School. Pada kategori Environment, Gold Medal diraih SMAS IT Al Binaa dan Silver Medal diraih Sekolah Bogor Raya. Selanjutnya, Gold Medal kategori Robotics berhasil dimenangkan oleh SMA Regina Pacis Bogor dan Insan Cendekia Magnet School, kategori Design and Animation Gold Medal diraih Fitrah Islamic World Academy (FIWA), serta Gold Medal kategori Computer diraih SMAN 2 Surabaya.

    Melalui penyelenggaraan kompetisI tahunan IYSA, UNIKOM terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong budaya penelitian, inovasi, dan kolaborasi internasional yang berdampak. Sinergi bersama IYSA diharapkan dapat melahirkan lebih banyak talenta muda yang kreatif, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global. (Direktorat Hms & Pro)