Tag: ojs

  • Pemantauan Elektronik Kerentanan Malnutrisi pada Anak Menggunakan Metode Topsis

    Pemantauan Elektronik Kerentanan Malnutrisi pada Anak Menggunakan Metode Topsis

    Penulis:Sri Nurhayati ; Riani Lubis

    Abstrak:

    Masalah kesehatan yang perlu ditangani oleh otoritas nasional dan internasional adalah masalah status gizi anak. Di Indonesia, masalah ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat luas. Studi ini bertujuan untuk merancang model pemantauan kerentanan gizi buruk yang dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan dalam mengatasi gizi buruk dengan mengurangi penyebabnya. Dampak yang terjadi akibat gizi buruk pada anak mengakibatkan pertumbuhan yang terhambat. Oleh karena itu, diperlukan informasi untuk mengetahui apa saja penyebab gizi buruk sehingga lebih mudah untuk menyelesaikan masalah ini dengan menekan faktor-faktor penyebab gizi buruk. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk menentukan penyebab kerentanan gizi buruk adalah metode Topsis dengan menganalisis faktor-faktor penyebab gizi buruk yang meliputi asupan gizi, penyakit menular, pola pengasuhan anak, ketersediaan pangan rumah tangga, sanitasi, dan kemiskinan. Hasil penelitian ini berupa model pemantauan untuk menentukan gizi buruk pada anak sehingga dapat membantu para pemangku kepentingan dalam mengatasi gizi buruk dengan menekan faktor-faktor penyebab gizi buruk. © 2021 Fakultas Teknik.

    Kata Kunci: Status gizi anak; Fuzzy topsis; Faktor-faktor malnutrisi

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85102207841

  • Studi Kelayakan Pemanfaatan Limbah Rumput Vetiver sebagai Nilai Tambah dalam Pengelolaan Pertanian Berkelanjutan

    Studi Kelayakan Pemanfaatan Limbah Rumput Vetiver sebagai Nilai Tambah dalam Pengelolaan Pertanian Berkelanjutan

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto ; Herry Saputra ; Agus Supandi Soegoto ; Senny Luckyardi

    Abstrak:

    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelayakan limbah vetiver dan nilai tambah dalam mendukung pengelolaan pertanian berkelanjutan. Penelitian ini juga mengidentifikasi tingkat pH, kelembaban, intensitas cahaya, dan suhu pupuk organik dari limbah vetiver. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan pengaruh pupuk terhadap kualitas tanah di sekitar vetiver dan tanaman lain. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara untuk pengumpulan data primer dan didukung oleh tinjauan pustaka sebagai metode pengumpulan data sekunder. Penelitian ini berfokus pada kualitas pupuk dari limbah vetiver, dengan membandingkan kualitas tanah sebelum dan setelah aplikasi pupuk. Kondisi udara juga diukur untuk menganalisis dampak hubungan antara udara dan produktivitas tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum dan setelah aplikasi pupuk pada tanah, nilai pH rata-rata tanah adalah 5,0 yang dikategorikan sebagai Asam Sedang tetap sama yang dikategorikan sebagai tingkat yang wajar menurut Indeks Kualitas Tanah dan Standar Nasional Indonesia. Selain itu, pupuk dari limbah vetiver yang memiliki pH 5,5 dan 6 memenuhi Standar Nasional Indonesia dan cocok untuk digunakan pada tanaman. Manfaat lain dari limbah vetiver adalah bahan ini tidak mencemari lingkungan yang ditunjukkan oleh kualitas udara yang relatif baik (PM 10 dengan 37 dan 32; PM 2.5 dengan 27 dan 25; PM 1.0 dengan 15 dan 13). Kesimpulannya, pupuk vetiver layak digunakan dalam budidaya tanaman dan mengurangi volume limbah pertanian serta memiliki nilai ekonomi (IDR 5.580.000/bulan). © 2021 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Keywords: Pertanian; Pupuk; Limbah rumput vetiver

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85104147628

  • Analisis Bibliometrik Penelitian Climate-Smart Agriculture Menggunakan VOSviewer

    Analisis Bibliometrik Penelitian Climate-Smart Agriculture Menggunakan VOSviewer

    Penulis: Senny Luckyardi; Eddy Soeryanto Soegoto; Rizky Jumansyah ; Natasha Puspa Dewi ; Raiswati Untsa Mega

    DOI: 10.48317/IMIST.PRSM/morjchem-v10i3.33077

    Abstrak:
    Climate-Smart Agriculture (CSA) merupakan suatu pendekatan yang digunakan untuk memodifikasi dan mengarahkan kembali sistem pertanian yang telah ada guna mendukung ketahanan pangan dalam menghadapi perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bibliometrik terhadap kajian CSA dengan mengombinasikan analisis pemetaan menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan bibliometrik dan deskriptif kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari hasil penelusuran berdasarkan kata kunci “climate smart agriculture” pada Google Scholar. Dari hasil penelusuran tersebut, ditemukan sebanyak 999 artikel yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2017–2021. Namun demikian, hanya 132 artikel yang dinilai relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi terkait climate-smart agriculture mengalami peningkatan pada periode 2017–2019, kemudian mengalami penurunan pada tahun 2020, dan kembali meningkat secara signifikan pada tahun 2021. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya pelaksanaan analisis bibliometrik, khususnya dalam bidang climate-smart agriculture. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya dalam melakukan kajian serta menentukan tema penelitian. © 2022. Moroccan Journal of Chemistry. All Rights Reserved.

    Author Keywords:
    Bibliometrik; Climate-smart agriculture; Analisis data; VOSviewer

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85132790789?

  • Strategi Pemasaran Komoditas Unggulan Lokal dan Kontribusinya terhadap Perekonomian Daerah di Indonesia

    Penulis: Senny Luckyardi ; Eddy Soeryanto Soegoto ; Sri Supatmi ; Lia Warlina ; Faridah Hj Hassan

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i1.866

    Abstrak:
    Untuk mendorong pengembangan sektor pertanian daerah, pemanfaatan komoditas unggulan dengan cakupan yang lebih luas dapat dilakukan. Hal ini diyakini akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberlanjutan perekonomian daerah dan nasional. Oleh karena itu, para pemangku kepentingan perlu merumuskan strategi pemasaran yang efektif dan efisien guna menyeimbangkan penawaran dan permintaan produk pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani. Strategi pemasaran di setiap negara dipengaruhi secara berbeda oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi geografis, politik, hingga pola konsumsi masyarakat. Penelitian ini membandingkan strategi pemasaran komoditas pertanian unggulan di Indonesia dan Uzbekistan untuk memperoleh formulasi baru dalam pemasaran produk pertanian. Uzbekistan dipandang sebagai salah satu negara di Asia Tengah yang memiliki banyak kesamaan dengan Indonesia, khususnya dalam sektor pertanian, dan demikian pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pemasaran bagi peningkatan komoditas unggulan daerah serta mengkaji signifikansi kontribusi ekonomi wilayah Garut dalam skala nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Selain itu, dilakukan pula studi kasus dan survei lapangan di wilayah Garut, salah satu sentra pertanian di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang tepat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu wilayah tertentu. Temuan ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam merumuskan strategi yang efektif untuk menghadapi perekonomian nasional serta dalam memantau efektivitas kinerja petani. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. All rights reserved.

    Author Keywords:
    Pertanian; Komoditas; Pemasaran; Strategi; Keberlanjutan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124372114?

  • Perancangan Aplikasi Mobile untuk Pemasaran Digital dan Pengelolaan Tanaman Hortikultura

    Perancangan Aplikasi Mobile untuk Pemasaran Digital dan Pengelolaan Tanaman Hortikultura

    Penulis: Senny Luckyardi ; Ratih Hurriyati ; Disman ; Puspo Dewi Dirgantari

    DOI: –

    Abstrak:
    Sektor pertanian merupakan salah satu sektor strategis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian masyarakat Indonesia. Namun demikian, secara ironis, petani sebagai pelaku utama dalam sektor ini belum sepenuhnya menikmati tingkat kesejahteraan yang memadai. Kondisi tersebut juga terjadi di Kabupaten Garut, yang merupakan kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jawa Barat, akibat sistem pemasaran dan pengelolaan tanaman hortikultura yang 

    belum terintegrasi. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi berbasis mobile untuk meningkatkan pengelolaan tanaman serta sebagai media pemasaran digital diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk hortikultura unggulan di Kabupaten Garut. Penelitian ini dilakukan melalui survei lapangan dan wawancara terhadap 30 petani di Kecamatan Cigedug dan Bayongbong serta perwakilan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Garut. Data sekunder berupa laporan produksi tanaman, peta produksi, alat dan mesin pertanian, serta data pendukung lainnya digunakan untuk memperkuat data primer. Hasil wawancara menunjukkan bahwa kegiatan produksi dan pemasaran hasil hortikultura di Kabupaten Garut masih dilakukan secara konvensional, sehingga akses petani terhadap berbagai informasi dan pasar menjadi sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Pemasaran berbasis mobile yang dapat membantu pemeliharaan tanaman dan pemasaran hasil pertanian secara terintegrasi. Selain itu, metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototipe. Penelitian ini diharapkan dapat membantu petani dalam memasarkan komoditas pertanian mereka serta menjadi dasar pertimbangan dalam penetapan kebijakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Garut. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Author Keywords:
    Pertanian; Pemasaran digital; Hortikultura; Manajemen; Aplikasi mobile

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85123353789?

  • Perancangan Smart Portable Farming Kit untuk Budidaya Dalam Ruangan Menggunakan Platform Raspberry Pi

    Perancangan Smart Portable Farming Kit untuk Budidaya Dalam Ruangan Menggunakan Platform Raspberry Pi

    Penulis: Muhammad Izzad Ramli ; Muhammad Azizi Mohd Ariffin ; Zarina Zainol ; Mohd Nazrul Mohd Amin ; Dedeng Hirawan ; Irfan Dwiguna Sumitra ; Nursuriati Jamil

    DOI: 10.47836/pjst.31.4.08

    Abstrak:
    Krisis global dan perubahan iklim telah menyebabkan terjadinya kekurangan pangan yang serius di berbagai belahan dunia. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pertanian mandiri dengan memanfaatkan teknologi pertanian cerdas (smart farming). Produksi pertanian yang cerdas dan efisien melalui penerapan sensor Internet of Things (IoT), big data, dan layanan komputasi awan telah terbukti memberikan manfaat selama satu dekade terakhir, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kondisi lingkungan pertanian suatu negara atau masyarakat. Oleh karena itu, pertanian mandiri dipandang sebagai solusi yang paling memungkinkan untuk menghindari kelangkaan pangan. Sistem pertanian cerdas mampu memantau dan menjaga parameter pertumbuhan penting, seperti pencahayaan, suhu, dan kelembapan, guna memastikan hasil panen yang optimal. Dalam penelitian ini, diusulkan rancangan Smart Portable Farming Kit yang sederhana, ringan, dan tahan lama untuk ditempatkan di dalam ruangan pada kawasan perkotaan. Prototipe ini menggunakan sistem berbasis Internet of Things (IoT) untuk membudidayakan sayuran berumur pendek dan jamur di wilayah perkotaan dengan keterlibatan pengguna yang minimal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rancangan yang diusulkan memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan sistem konvensional, ditunjukkan oleh peningkatan hasil panen jamur. Dengan adanya Smart Portable Farming Kit, pertanian perkotaan menjadi alternatif yang lebih layak untuk meningkatkan ketahanan pangan, serta menjadikan budidaya jamur tiram di kawasan perkotaan lebih mudah dan menguntungkan. © Universiti Putra Malaysia Press.

    Author Keywords:
    Ketahanan pangan; pertanian dalam ruangan; internet of things (IoT); pertanian jarak jauh; komputer papan tunggal; pertanian cerdas; pertanian perkotaan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85164196034?

  • Perancangan Sistem Informasi untuk Pemeriksaan Stunting pada Anak di Pusat Kesehatan Wijaya Kusumah

    Perancangan Sistem Informasi untuk Pemeriksaan Stunting pada Anak di Pusat Kesehatan Wijaya Kusumah

    Penulis: Gadang Bagasraga ; Habib Muzakki ; Mohammad Reynaldi Rahman ; Efrizal Degriyanto ; Leonardi Paris Hasugian

    DOI: 10.1063/5.0175677

    Abstrak:

    Permasalahan kesehatan pada anak merupakan isu yang sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah melalui pusat kesehatan masyarakat perlu memberikan edukasi kepada orang tua, khususnya mereka yang memiliki anak. Dengan berpartisipasi dalam program yang diselenggarakan di pusat kesehatan, orang tua dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode analisis sistem yang didasarkan pada hasil observasi dan studi literatur. Metode perancangan sistem informasi yang digunakan mengacu pada siklus hidup pengembangan sistem (system development life cycle). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyediakan rancangan sistem yang dapat mempermudah tenaga kesehatan di pusat kesehatan dalam melakukan pemeriksaan stunting pada anak. Melalui perancangan sistem informasi ini, diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dalam pengembangan sistem informasi pusat kesehatan yang terintegrasi. © 2023 AIP Publishing LLC.


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85177567848?

  • Analisis Kinerja Pemantauan Kelembapan Tanah pada Tanaman Kentang Menggunakan Topologi Jaringan

    Penulis: Frafana Arifudin Khawas ; Sri Supatmi

    DOI: 10.1063/5.0176475

    Abstrak:

    Kentang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang berperan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan. Pemantauan kelembapan tanah dalam perawatan tanaman kentang memiliki peranan yang sangat penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman tersebut. Terdapat berbagai kendala dalam melakukan pengawasan lahan gambut di Indonesia, sehingga diperlukan metode pemantauan alternatif yang mampu menjangkau lokasi-lokasi yang sulit diakses. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah kolaborasi antara teknologi Wireless Sensor Network (WSN) dan Internet of Things (IoT) berbasis mikrokontroler. Penelitian ini bertujuan untuk merancang node sensor kelembapan tanah pada jaringan sensor nirkabel agar sistem memiliki kinerja pemantauan yang optimal, mengimplementasikan Internet of Things (IoT) pada sistem nirkabel sehingga dapat diakses secara jarak jauh, serta membandingkan tingkat akurasi, jangkauan jarak, dan kecepatan pada topologi jaringan tree dan mesh. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sedangkan proses pengembangan sistem menggunakan Wireless Sensor Network yang terintegrasi dengan Internet of Things. Sistem ini menggunakan ESP8266 sebagai prosesor pada node sensor yang dirancang dan Raspberry Pi sebagai server dari keseluruhan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat dipantau secara jarak jauh dan memudahkan petani dalam mengetahui kondisi kelembapan tanah. Konsep utama penelitian ini adalah perancangan sebuah situs web sebagai antarmuka yang mampu menyajikan informasi dari sensor. Selain itu, penelitian ini juga mencakup perancangan Wireless Sensor Network (WSN) dengan topologi jaringan tree, mesh, dan bus untuk menerima dan mengirimkan data dari node sensor, serta penerapanInternet of Things (IoT) agar sistem dapat dipantau secara jarak jauh dan mempermudah petani dalam mengetahui kelembapan tanah. Pada akhirnya, aplikasi ini hadir sebagai media informasi untuk menentukan komunikasi antar node sensor dalam bidang pertanian. Sistem ini juga memiliki fitur terintegrasi dengan instansi atau wilayah setempat untuk melaporkan kondisi kelembapan tanah pada perkebunan kentang yang melebihi batas kelembapan yang telah ditentukan. © 2023 Author(s).

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85177585726?

  • Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Mengidentifikasi Distribusi Objek Wisata dan Fasilitas Pendukung yang Berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

    Penulis: Lia Warlina; Afredi A.

    DOI: 10.17509/ijost.v11i2.89803

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pola distribusi objek wisata, hotel, dan restoran, serta mengeksplorasi implikasinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Kabupaten Lembang. Untuk menganalisis distribusi ini, pendekatan kuantitatif diterapkan menggunakan analisis tetangga terdekat dan teknik Sistem Informasi Geografis (SIG). 38 objek wisata diidentifikasi, termasuk 17 objek wisata alam, 17 objek wisata buatan, dan empat objek wisata budaya; semuanya menunjukkan pola distribusi yang tersebar. Terdapat 32 hotel dengan pola distribusi acak dan 178 restoran yang berkelompok. Objek wisata alam dicirikan oleh medan berbukit, hutan, lembah, dan sungai, yang mengakibatkan pemisahan fisik antara beberapa lokasi. Sebaliknya, atraksi buatan dan budaya cenderung terkonsentrasi di daerah yang lebih mudah diakses, terutama di sepanjang jalur utama. Perlu dicatat, desa-desa seperti Cikahuripan, Cikidang, Mekarwangi, Suntenjaya, Wangunharja, dan Wangunsari memiliki atraksi wisata tetapi kekurangan fasilitas pendukung yang memadai, termasuk hotel dan restoran. Alokasi spasial atraksi wisata, akomodasi, dan restoran secara signifikan memengaruhi pencapaian SDGs. Pariwisata berkontribusi pada 14 dari 17 SDGs, terutama SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), dan SDG 5 (Kesetaraan Gender). © 2026 Tim Pengembang Jurnal UPI.

    Kata kunci penulis:

    GIS; Analisis tetangga terdekat; SDGs; Atraksi wisata

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105015322980

  • Cara Meningkatkan Produktivitas Tanaman Sayuran Daun Hidroponik dengan Menyeimbangkan Larutan Nutrisi, Total Padatan Terlarut (TDS), dan pH Dilengkapi dengan Tinjauan Pustaka tentang Persyaratan pH & TDS Sayuran Standar untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

    Cara Meningkatkan Produktivitas Tanaman Sayuran Daun Hidroponik dengan Menyeimbangkan Larutan Nutrisi, Total Padatan Terlarut (TDS), dan pH Dilengkapi dengan Tinjauan Pustaka tentang Persyaratan pH & TDS Sayuran Standar untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

    Penulis: Senny Luckyardi; Agis Abhi Rafdhi; Annisa Wulan Sari; Hewa Majeed Zangana; Eddy Soeryato Soegoto

    DOI: 10.17509/ajse.v6i1.89992

    Abstrak

    Studi ini mengeksplorasi cara meningkatkan produktivitas sayuran daun hidroponik dengan menyeimbangkan Total Padatan Terlarut (TDS) dan pH larutan nutrisi. Menggunakan pakcoy dalam sistem rakit apung, penelitian ini menerapkan desain eksperimental terkontrol untuk mengamati bagaimana parameter-parameter ini berinteraksi dalam mendukung pertumbuhan vegetatif dan hasil panen. Pemantauan harian dan penyesuaian tingkat nutrisi dan pH yang cermat ditekankan untuk memastikan penyerapan nutrisi yang optimal. Kondisi TDS dan pH yang seimbang meningkatkan pembentukan daun dan akumulasi biomassa, sementara ketidakseimbangan menyebabkan stres nutrisi dan penghambatan pertumbuhan. Studi ini menawarkan panduan praktis bagi petani untuk menyinkronkan TDS dan pH secara real-time guna meningkatkan pengelolaan nutrisi. Temuan ini berkontribusi pada hidroponik presisi yang selaras dengan pertanian berkelanjutan, khususnya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) untuk SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui produksi pangan yang efisien dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan mendorong penggunaan input pertanian secara optimal. © 2026 Universitas Pendidikan Indonesia.

    Kata kunci penulis

    Hidroponik; Sayuran berdaun; pH; Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs); Total padatan terlarut (TDS)

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105018607274