Tag: ojs

  • Dampak Kinerja Keberlanjutan terhadap Kinerja Korporasi di Sektor Perbankan Indonesia

    Penulis: Triyono Adi Tristanto; Nugraha; Ikaputera Waspada; Mayasari; Poni Sukaesih Kurniati

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i4.1364

    Abstrak

    Studi ini secara empiris meneliti bagaimana kinerja keberlanjutan memengaruhi kinerja korporasi melalui Leverage yang dimoderasi oleh kepemilikan manajerial dan institusional. Penelitian ini menggunakan teknik analisis verifikasi dan analisis data berdasarkan analisis proses kondisional. Perusahaan Sektor Keuangan, khususnya Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2018 hingga 2021, merupakan populasi penelitian. Temuan studi menunjukkan bahwa: Leverage memediasi dampak Kinerja Keberlanjutan terhadap Kinerja Korporasi yang dimoderasi oleh Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial memoderasi dampak Kinerja Keberlanjutan terhadap Kinerja Korporasi dan memoderasi dampak Leverage terhadap Kinerja Korporasi, Kepemilikan Institusional memoderasi dampak Kinerja Keberlanjutan terhadap Kinerja Korporasi dan Kepemilikan Institusional memoderasi dampak Leverage terhadap Kinerja Korporasi. Kesimpulan ini sangat penting bagi para pengambil keputusan yang ingin memaksimalkan kinerja keberlanjutan untuk meningkatkan kinerja bisnis. © 2023, Institut Eropa Timur dan Asia Tengah. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis:

    tata kelola perusahaan; kinerja perusahaan; kepemilikan institusional; leverage; kepemilikan manajerial; kinerja keberlanjutan

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85164126398

  • Pemerekan Identitas Melalui Manajemen Pengetahuan 

    Dengan Penyelenggaraan Forum Ilmiah

    Penulis: Umi Narimawati ; Syahrul Mauluddin ; Dadang Munandar ; Ran Liu
    DOI: 10.15549/jeecar.v10i1.1066

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model implementasi manajemen pengetahuan melalui penyelenggaraan forum ilmiah di perguruan tinggi swasta di Jawa Barat serta kaitannya dengan kegiatan pemerekan identitas. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode meta-analisis digunakan dalam studi ini. Sebanyak 40 perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dipilih sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40% perguruan tinggi telah memiliki forum ilmiah berskala nasional dan internasional, dan 60% memiliki konferensi ilmiah nasional yang belum dikelola secara aktif. Perguruan tinggi yang memiliki forum ilmiah dan dikelola secara aktif sehingga masyarakat umum dapat mengaksesnya sebagai bagian dari berbagi pengetahuan hanya sekitar 20%. Belum adanya model ideal yang dapat dijadikan acuan dalam implementasi manajemen pengetahuan, serta masih terdapat beberapa kendala dalam implementasi manajemen pengetahuan di perguruan tinggi swasta di Jawa Barat. Terdapat hubungan langsung antara implementasi manajemen pengetahuan melalui penyelenggaraan forum ilmiah dengan kegiatan pemerekan identitas yang dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi swasta di Jawa Barat. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. All rights reserved.

    Kata Kunci Penulis
    pemerekan; manajemen pengetahuan; model; forum ilmiah; perguruan tinggi di Jawa Barat

    Artikel ini dapat diakses melalui https://www.scopus.com/pages/publications/85146878991

  • Meningkatkan Efisiensi Persediaan: Peran Akuntansi Manajemen Strategis dan Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Terpadu

    Penulis: Lilis Puspitawati, Iqbal Lhutfi, Inomjom Qudratov

    DOI: 10.1080/23311975.2024.2429801

    Abstrak

    Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana akuntansi manajemen strategis (SMA) dan Sistem Informasi Akuntansi Manajemen (MAIS) digunakan dalam manajemen persediaan dan dampaknya terhadap efisiensi. Penelitian ini melibatkan 114 manajer kafe dan restoran di Bandung, Indonesia sebagai sampel. Data dianalisis dengan perangkat lunak PLS, yang menunjukkan bahwa SMA dan MAIS berpengaruh positif terhadap efisiensi manajerial. Namun, penelitian ini menemukan bahwa tidak semua kafe dan restoran menerapkan sistem ini secara efektif karena integrasi indikator SMA dan MAIS yang buruk. Penelitian ini menyoroti bahwa penggunaan SMA dan MAIS yang efektif secara signifikan meningkatkan manajemen persediaan dengan menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu, yang mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan meningkatkan kinerja bisnis. SMA sangat berguna untuk memahami tren pasar dan biaya pesaing, sehingga menyederhanakan manajemen persediaan. Penelitian ini memperkenalkan pendekatan baru untuk mengelola kuantitas stok, yang mengarah pada peningkatan efisiensi operasional dan keunggulan kompetitif. Selain itu, penelitian ini juga menekankan pentingnya penilaian risiko dan teknologi dalam manajemen persediaan untuk pengukuran yang lebih tepat dan praktik manajemen yang lebih baik. © 2024 The Author(s). Published by Informa UK Limited, trading as Taylor & Francis Group.

    Kata kunci penulis

    Bisnis, Manajemen dan Akuntansi; Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK); sistem informasi akuntansi manajemen terintegrasi; Efisiensi persediaan; Akuntansi Manajemen; efisiensi manajerial; efisiensi operasional; akuntansi manajemen strategis

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85209938439 

  • Keunggulan Kompetitif Regional Sektor Pertanian sebagai Sektor Unggulan di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

    Penulis: Lia Warlina; Eddy Soeryanto Soegoto; Sri Supatmi; Dina Oktafiani; Rakhmat Jatnika

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i1.1084

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sektor pertanian sebagai sektor unggulan dalam menciptakan keunggulan kompetitif daerah di Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah Location Quotient, analisis Shift-Share, dan Tipologi Klassen untuk mengklasifikasikan sektor-sektor serta menentukan pola struktural pembangunan ekonomi di Kabupaten Garut. Hasil Location Quotient menunjukkan bahwa sektor pertanian merupakan sektor unggulan di Kabupaten Garut. Perhitungan shift-share menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki national share tertinggi dan perubahan pertumbuhan yang paling signifikan, namun memiliki nilai negatif pada proportional shift (industry mix) dan differential shift (competitive effect). Berdasarkan Tipologi Klassen, sektor pertanian berada pada Kuadran II, yaitu sektor yang maju tetapi tertekan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan di Kabupaten Garut memiliki keunggulan kompetitif, namun secara struktural belum didukung di tingkat Provinsi Jawa Barat. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Seluruh hak cipta dilindungi.

    Kata kunci penulis
    pertanian; keunggulan kompetitif; Kabupaten Garut; regional; sektor

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85146905241

  • Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan: Harga, Pengalaman, dan 

    Nilai dalam Pariwisata Jawa Barat yang Menawan

    Penulis: Henny Utarsih ; Yuyus Suryana ; Sucherly ; Diana Sari ; Agus Riyanto

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1497

    Abstrak
    Penelitian ini mengkaji pengaruh pemasaran berbasis pengalaman (experiential marketing) dan harga terhadap kepercayaan pelanggan, dengan nilai pelanggan sebagai faktor moderasi. Dengan menggunakan sampel sebanyak 200 responden yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling, data dikumpulkan melalui survei dengan kuesioner terstruktur. Analisis melalui Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak LISREL menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Harga menunjukkan dampak yang nyata terhadap kepercayaan pelanggan, menegaskan perannya dalam membentuk persepsi. Lebih lanjut, pengaruh simultan dari pemasaran berbasis pengalaman dan harga menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik. Studi ini berkontribusi pada pemahaman tentang interaksi yang kompleks di antara variabel-variabel tersebut, membantu perusahaan dalam menyempurnakan strategi membangun kepercayaan. Dengan mengakui peran moderasi nilai pelanggan, penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk manajemen hubungan pelanggan yang efektif. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. All rights reserved.

    Kata Kunci Penulis
    kepercayaan pelanggan; nilai pelanggan; pemasaran berbasis pengalaman; harga

    Artikel ini dapat diakses melalui https://www.scopus.com/pages/publications/85178310462

  • Pengembangan Strategis Konektivitas Maritim di Wilayah Perbatasan Indonesia

    Penulis: Arjuna Rizaldi; Ady Muzwardi; Edward Santoso; Muhammad Iffan; Mirta Fera

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i4.1378

    Abstrak

    Indonesia merupakan negara kepulauan di mana delapan dari 38 provinsinya mencirikan wilayah kepulauan. Oleh karena itu, konektivitas antarpulau menjadi hal yang sangat penting dalam mendukung pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menampilkan kemungkinan koneksi maritim serta menggali hambatan dalam meningkatkan konektivitas maritim di kawasan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif komparatif yang menggunakan model Miles dan Huberman dan dianalisis dengan teori Graph Connectivity Node, dengan membandingkannya dengan node aktual di wilayah penelitian serta mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang mungkin muncul dalam menghubungkan node menggunakan RCA dan analisis 5 Whys sebagai alat bantu. Data diperoleh dari dua pelabuhan yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan dalam menghubungkan node meliputi infrastruktur, anggaran, dan interkoneksi dengan moda transportasi lainnya. Oleh karena itu, dampak penelitian ini terhadap peningkatan node terletak pada kebijakan untuk mengatasi hambatan yang dihadapi. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Hak cipta dilindungi.

    Kata kunci penulis
    Kepulauan; node konektivitas; pembangunan ekonomi; konektivitas maritim; pembangunan strategis.

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85165362568

  • Penentuan Kinerja Manajemen Badan Peralatan Daerah di Indonesia Berdasarkan Pelaporan Akuntansi Keuangan

    Penulis: Sri Dewi Anggadini, Dean Subhan Saleh, Asep Saepudin, Afif Syarifudin Yahya, Surtikanti, Trisna Dewi

    DOI: 10.47750/QAS/26.209.36

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sejauh mana pengaruh kinerja manajemen dan pemanfaatan teknologi terhadap kekuatan sistem akuntansi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan metode jajak pendapat yang menggunakan pendekatan analisis elaboratif. Instrumen survei digunakan untuk mengumpulkan informasi, wawancara, dan didukung oleh penelitian ilmiah. Departemen Akuntansi dan Keuangan dari 98 Badan Peralatan Daerah dijadikan sebagai kohort penelitian, dengan menerapkan pendekatan pengambilan sampel intensional untuk pemilihan subjek. Analisis mencakup analisis deskriptif dan verifikatif, dengan data diolah menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja manajemen secara signifikan mempengaruhi kekuatan sistem akuntansi, menunjukkan korelasi langsung. Demikian pula, pemanfaatan teknologi secara signifikan mempengaruhi kekuatan sistem akuntansi, juga menunjukkan korelasi langsung. Tidak dapat dipungkiri bahwa sistem pelaporan keuangan berkontribusi pada kelancaran proses bisnis organisasi dengan mematuhi prosedur yang jelas dan selaras dengan standar yang berlaku. Penelitian ini memiliki implikasi bagi organisasi pemerintah di Indonesia, menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi informasi dan menerapkan sistem pelaporan keuangan. Pendekatan ini memungkinkan personel manajemen untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu, sehingga meningkatkan kualitas pelaporan keuangan sebagai bentuk akuntabilitas aktivitas. © 2025, SRAC – Romanian Society for Quality. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Efektivitas Sistem Pelaporan Keuangan; Integrasi Solusi TI; Manajemen Kinerja

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105023662771 

  • Dampak Manajemen Pengetahuan, TI, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pencitraan Universitas terhadap Kualitas Pendidikan

    Penulis: Umi Narimawati ; Marliana Budhiningtias Winanti ; Syahrul Mauluddin ; Dadang Munandar ; Denok Sunarsi
    DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1505

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami pengaruh adopsi manajemen pengetahuan, pemanfaatan teknologi informasi, dan program pengabdian kepada masyarakat terhadap pencitraan universitas, serta dampaknya terhadap kualitas pendidikan secara keseluruhan di perguruan tinggi swasta (PTS) wilayah Jawa Barat dan Banten. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei serta metode simple random sampling untuk mengumpulkan data dari 226 dosen yang berasal dari perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dan Banten. Perangkat lunak PLS versi 3.0, yang berbasis pada pendekatan Partial Least Squares (PLS), digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pengetahuan tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap pencitraan universitas, yang ditunjukkan dengan nilai t-statistik sebesar 1,594 dan nilai-P sebesar 0,112. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Hak cipta dilindungi undang-undang.

    Kata Kunci Penulis
    program pengabdian kepada masyarakat; implementasi manajemen pengetahuan; kualitas pendidikan; pencitraan universitas; pemanfaatan teknologi informasi

    Artikel ini dapat diakses melalui https://www.scopus.com/pages/publications/85178284931

  • Pengembangan Inovasi Usaha Kecil di Indonesia

    Penulis: Intan Permana ; Tomas Chochole ; Nizar Alam Hamdani ; Retno Purwani Sari
    DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1511

    Abstrak
    Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan inovasi pada usaha kecil di Indonesia di berbagai sektor. Inovasi secara luas diakui sebagai faktor kritis dalam daya saing usaha. Potensi pengembangan ini penting bagi para wirausahawan yang berpartisipasi dalam survei kuesioner. Faktanya, dari total responden, 85,50% di antaranya saat ini telah menjalankan usaha dan mereka juga menganggap inovasi sebagai hal yang sangat penting. Sebanyak 400 sampel pemilik usaha kecil dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengidentifikasi delapan faktor yang terkait dengan pengembangan inovasi, meliputi eksploitasi pengetahuan, proses interaktif, peningkatan proses bisnis padat pengetahuan, perusahaan berbasis teknologi baru, strategi pemasaran (go-to-market), regulasi yang lebih ketat, dan stimulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tiga faktor secara khusus dominan dalam pengembangan inovasi. Secara spesifik, eksploitasi pengetahuan berkorelasi kuat dengan aktivitas padat pengetahuan, sementara proses interaktif berkorelasi kuat dengan eksploitasi pengetahuan. Akhirnya, aktivitas padat pengetahuan juga terkait erat dengan eksploitasi pengetahuan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengetahuan dan interaksi dalam mendorong inovasi di kalangan usaha kecil di Indonesia. Dengan memprioritaskan faktor-faktor dominan tersebut, usaha kecil dapat mengembangkan strategi untuk tetap kompetitif dalam lingkungan bisnis yang berkembang pesat. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Hak cipta dilindungi undang-undang.

    Kata Kunci Penulis
    pengembangan inovasi; proses interaktif; eksploitasi pengetahuan; padat pengetahuan

    Artikel ini dapat diakses melalui https://www.scopus.com/pages/publications/85178284543

  • Membandingkan Faktor-Faktor Pendorong Adopsi Bank Syariah di Indonesia

    Penulis: Wenda Wahyu Christiyanto, Vanessa Gaffar, Hilda Monoarfa, Denny Andriana, Eddy Soeryanto Soegoto

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i4.1353

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor pendorong adopsi Bank Syariah di Indonesia, khususnya pada beberapa kelompok pelanggan. PLS-SEM adalah metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa tipe mediasi adalah mediasi parsial, tetapi tipe mediasi untuk pelanggan Jawa Timur dan Generasi Z adalah mediasi lengkap. Berdasarkan hasil tersebut, Bank Syariah harus mempertahankan keunggulannya untuk menarik lebih banyak pelanggan. Rasa aman dalam menggunakan produk dan layanan Bank Syariah merupakan indikator utama bagi pelanggan Jawa Timur, Generasi Z, dan non-Generasi Z. Keandalan produk dan layanan Bank Syariah merupakan indikator utama bagi pelanggan non-Jawa Timur. Bank Syariah juga harus mampu membangun niat pelanggan untuk menggunakan produk dan layanan Bank Syariah, khususnya untuk pelanggan Generasi Z Jawa Timur. Penelitian ini menemukan bahwa niat perlu dibangun untuk meningkatkan adopsi produk dan layanan perbankan Islam. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    adopsi; bank Islam; analisis multigrup; PLS-SEM

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85164180477