Tag: Monitoring Air Android Web

  • Aplikasi Pemantauan Akses Air Bersih dan Pengelompokan Menggunakan Algoritma K-Means

    Aplikasi Pemantauan Akses Air Bersih dan Pengelompokan Menggunakan Algoritma K-Means

    Penulis: Radliya N.R., Fachrizal M.R., Rabbi A.R.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022096

    Abstrak:

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan aplikasi pemantauan akses air bersih bagi masyarakat dan menentukan daerah-daerah yang perlu meningkatkan akses air bersih. Pengumpulan data dilakukan dengan meneliti dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan air bersih dan melakukan wawancara dengan Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat. Hasil pengumpulan data digunakan untuk mengembangkan sistem aplikasi pemantauan air bersih berbasis Android dan Web. Data dari aplikasi tersebut akan digunakan untuk pengelompokan dengan algoritma K-Means. Misalnya, di kota Bandung, 12 wilayah kelurahan direkomendasikan untuk meningkatkan akses air bersih. Wilayah tersebut memiliki persentase kepemilikan akses air bersih mendekati nilai 29,96% untuk kepemilikan sumber air bersih untuk pangan dan minum, 28,96% untuk kepemilikan sumber air bersih lainnya, dan 14,48% untuk kepemilikan cadangan air bersih. Jumlah klaster akses air bersih yang optimal di kota Bandung adalah tiga klaster karena memiliki nilai Davies-Bouldin Index (DBI) terendah yaitu 0,439. © Published under licence by IOP Publishing Ltd.


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85075872024