Tag: Model Green Port Patimban

  • Sistem Logistik sebagai Upaya Integrasi di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dan Sekitarnya

    Sistem Logistik sebagai Upaya Integrasi di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dan Sekitarnya

    Penulis: Suheri T.; Melinda W.G.

    DOI: 10.1088/1755-1315/158/1/012043

    Abstrak:

    Indonesia merupakan salah satu negara maritim dengan wilayah berbentuk kepulauan. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang memiliki sistem logistik terintegrasi sangat berpengaruh terhadap peningkatan nilai pariwisata, khususnya pariwisata bahari. Pembentukan aktivitas logistik di KEK Mandalika sebagai kawasan pariwisata, yang terbentuk melalui kegiatan ekspor dan impor produk sebagai salah satu bentuk promosi pariwisata, akan menarik banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Pentingnya sistem logistik, baik untuk pergerakan manusia maupun barang, dapat mendukung sistem investasi di wilayah KEK Mandalika. Sistem logistik mampu menyediakan aglomerasi sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas wisata dalam hal distribusi kargo, baik secara lokal maupun global. KEK Mandalika memerlukan sistem logistik yang terintegrasi guna meningkatkan daya saing nasional melalui dukungan sistem fisik, seperti ketersediaan komoditas dan infrastruktur perkotaan/kewilayahan, serta infrastruktur nonfisik berupa penyedia layanan dan regulasi agar tercapai keberlanjutan. Sistem logistik juga berperan strategis dalam menyinkronkan dan menyelaraskan perkembangan antar sektor ekonomi dan antar wilayah guna menghindari ketimpangan dengan wilayah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja sistem logistik yang telah ada di kawasan Mandalika dan wilayah sekitarnya sebagai dasar perumusan kebijakan integrasi sistem logistik di dalam dan di luar kawasan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). © Published under licence by IOP Publishing Ltd.

    Kata Kunci Terindeks:

    Istilah Terkendali Teknik
    Ekonomi; Investasi

    Istilah Tidak Terkendali Teknik
    Sistem logistik terintegrasi; Sistem logistik; Daya saing nasional; Sistem fisik; Penyedia layanan; Kawasan ekonomi khusus; Promosi pariwisata; Aktivitas wisata

    Judul Utama Teknik
    Logistik

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85048440571?

  • Interaksi antar Sektor Kelautan Menggunakan System Dynamics untuk Pelabuhan Laut Dalam Patimban sebagai Green Port: Suatu Model Usulan

    Interaksi antar Sektor Kelautan Menggunakan System Dynamics untuk Pelabuhan Laut Dalam Patimban sebagai Green Port: Suatu Model Usulan

    Penulis: Tatang Suheri ; Mohammad Benny Alexandri ; Sam’un Jaja Raharja ; Margo Purnomo; Sparisoma Viridi

    DOI: 10.1088/1755-1315/799/1/012021

    Abstrak: 

    Berdasarkan Marine Policy Statement (MPS), beberapa sektor dipilih sebagai elemen kunci yang interaksinya dimodelkan menggunakan pendekatan system dynamics (SD). Sektor-sektor tersebut meliputi pelabuhan, pelayaran niaga, kawasan konservasi laut, dan perikanan komersial. Selain itu, sesuai dengan MPS dan mencakup wilayah di luar kawasan pesisir, model ini juga mempertimbangkan alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri akibat aktivitas pelayaran niaga, pemeliharaan jalan negara akibat keberadaan pelabuhan (pergeseran dari Pelabuhan Tanjung Priok), redistribusi penduduk, serta aspek lingkungan. Beberapa elemen membentuk reinforcing loops (R+), sementara elemen lainnya membentuk balancing loops (B-) dalam upaya mencapai keseimbangan atau solusi. Beberapa skenario diajukan, masing-masing dengan seperangkat parameter yang berbeda dan dapat merepresentasikan kebijakan tertentu. Mengingat keterbatasan data dan informasi yang berkaitan dengan pelabuhan laut dalam, sebagian besar data yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada asumsi, namun tetap memiliki hubungan kausal yang logis antar elemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa karakteristik yang muncul sesuai dengan yang diharapkan, sementara karakteristik lainnya bersifat baru dan bergantung pada skenario yang dipilih. Oleh karena itu, diperlukan perbandingan lebih lanjut dengan kondisi nyata sebagai upaya validasi model. © Published under licence by IOP Publishing Ltd.

    Kata Kunci Terindeks:

    Istilah teknis terkendali bidang teknik
    Robot pertanian; Teknik pantai; Konservasi; Perikanan; Teknik kelautan; Kapal; Pembangunan berkelanjutan; Teori sistem

    Istilah teknis tidak terkendali bidang teknik
    Lahan pertanian; Hubungan kausal; Perikanan komersial; Pelayaran niaga; Data dan informasi; Aspek lingkungan; Kawasan konservasi laut; System Dynamics

    Kepala pokok utama bidang teknik
    Pelabuhan dan bandar pelabuhan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85112407397?