Tag: Manajemen Rantai Pasok Digital

  • E-commerce dalam Rantai Pasokan

    E-commerce dalam Rantai Pasokan

    Penulis: Jannah A, Hassanah H

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012132

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan kerugian yang dialami oleh bisnis e-commerce karena risiko perubahan permintaan dan penawaran produk yang tidak seimbang melalui strategi komunikasi. Pendekatan yang diambil adalah pendekatan kualitatif, metode studi kasus dan pengumpulan data dengan tinjauan pustaka, riset jurnal online dan observasi masalah yang menjadi subjek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, e-commerce dan layanan transaksi belanja elektronik memudahkan konsumen dan pelaku bisnis dengan sistem pembayaran online dan transaksi bisnis yang praktis. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091383700  

  • Studium Generale: Menavigasi Lanskap Digital untuk Branding Virtual dan Rantai Pasok

    Studium Generale: Menavigasi Lanskap Digital untuk Branding Virtual dan Rantai Pasok

    Studium Generale: Menavigasi Lanskap Digital untuk Branding Virtual dan Rantai Pasok

    Bandung, UNIKOM – STIE Bisnis Internasional Indonesia (STIE BII) kembali menggelar Studium Generale  dengan tema Navigating the Digital Landscape: Opportunities and Challenges for Virtual Branding and Supply Chains. Acara yang diadakan di Kampus STIE BII, Kabupaten Bekasi ini menghadirkan berbagai pakar akademik dan praktisi yang membahas tantangan serta peluang dalam branding virtual dan rantai pasok berbasis digital.

    Prof. Dr. Ir. H. M. Yani Syafei, M.T., CSBA., selaku Kepala STIE BII, menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan ini. Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung efisiensi rantai pasok serta membangun strategi branding digital yang kuat. Menurutnya, digitalisasi dalam supply chain dapat meningkatkan transparansi, mengoptimalkan operasional, serta mempercepat proses distribusi barang dan jasa di era globalisasi.

    Selain itu, acara ini juga menghadirkan Abdisamad Abdirahman Omar, Ph.D., Direktur African Institute for Multidisciplinary Studies (AIMS), Somalia, yang juga merupakan dosen di University of Hargeisa, Somalia, serta peneliti di Ankara Haci Bayeam Veri University, Turki. Dalam sesinya, ia membahas bagaimana perkembangan teknologi seperti Internet of Things (IoT) dan Blockchain telah mengubah lanskap rantai pasok global. Menurutnya, teknologi ini memberikan transparansi lebih besar dalam alur distribusi barang dan mempercepat proses logistik dengan sistem berbasis data yang lebih akurat.

    Lebih lanjut, Abdisamad juga mengulas tantangan dalam branding virtual, terutama bagi bisnis yang ingin membangun kepercayaan pelanggan di dunia digital. Ia menegaskan bahwa citra merek yang kuat harus dibangun dengan strategi komunikasi digital yang efektif, termasuk pemanfaatan media sosial, pemasaran berbasis data, serta personalisasi pengalaman pelanggan.

    Para peserta yang hadir dalam kegiatan ini berasal dari berbagai latar belakang akademik dan industri, yang tertarik untuk memahami bagaimana transformasi digital dapat membantu mereka dalam menghadapi persaingan global. Kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi peserta dalam bentuk e-certificate, networking opportunities, dan pengalaman baru dalam bidang branding digital serta rantai pasok berbasis teknologi.

    Dengan terselenggaranya acara ini, STIE BII semakin memperkuat posisinya sebagai institusi yang berkomitmen dalam mengembangkan pemahaman akademik dan industri mengenai tantangan digitalisasi. Studium Generale ini tidak hanya menjadi wadah diskusi ilmiah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, serta para pelaku industri untuk menciptakan solusi inovatif dalam menghadapi era digital.