Penulis:Sri Nurhayati ; Riani Lubis
Abstrak:
Masalah kesehatan yang perlu ditangani oleh otoritas nasional dan internasional adalah masalah status gizi anak. Di Indonesia, masalah ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat luas. Studi ini bertujuan untuk merancang model pemantauan kerentanan gizi buruk yang dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan dalam mengatasi gizi buruk dengan mengurangi penyebabnya. Dampak yang terjadi akibat gizi buruk pada anak mengakibatkan pertumbuhan yang terhambat. Oleh karena itu, diperlukan informasi untuk mengetahui apa saja penyebab gizi buruk sehingga lebih mudah untuk menyelesaikan masalah ini dengan menekan faktor-faktor penyebab gizi buruk. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk menentukan penyebab kerentanan gizi buruk adalah metode Topsis dengan menganalisis faktor-faktor penyebab gizi buruk yang meliputi asupan gizi, penyakit menular, pola pengasuhan anak, ketersediaan pangan rumah tangga, sanitasi, dan kemiskinan. Hasil penelitian ini berupa model pemantauan untuk menentukan gizi buruk pada anak sehingga dapat membantu para pemangku kepentingan dalam mengatasi gizi buruk dengan menekan faktor-faktor penyebab gizi buruk. © 2021 Fakultas Teknik.
Kata Kunci: Status gizi anak; Fuzzy topsis; Faktor-faktor malnutrisi
Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85102207841