Tag: mahasiswa unikom

  • Tim PKM-KC Netrana UNIKOM Lolos Pimnas Ke-38 dengan Inovasi Tongkat Pintar “NETRANA” berbasis AI dan IoT

    Tim PKM-KC Netrana UNIKOM Lolos Pimnas Ke-38 dengan Inovasi Tongkat Pintar “NETRANA” berbasis AI dan IoT

    BANDUNG, UNIKOM – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), salah satu tim dari Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) berhasil lolos menjadi peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

    Dalam pengumuman resmi nomor 4461/B2/KM.01.00/2025 tanggal 1 November 2025, UNIKOM tercatat sebagai salah satu perguruan tinggi yang berhasil lolos di bidang Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC). Tim PKM UNIKOM yang diketuai oleh Ariq Hikari Hidayat (Teknik Informatika), bersama anggota tim yaitu, Adisya Ainun Fatihah (Teknik Informatika), Regia Qolbu Rivita Atmowidjaja (Sistem Informasi), dan Rifky Al Mukmin Rachmat (Teknik Informatika), menghadirkan karya inovatif berjudul “Netrana: Tongkat Teleskopik Berbasis AI dan IoT Terintegrasi Aplikasi Mobile untuk Deteksi Rintangan, Navigasi, dan Keamanan Tunanetra di Ruang Publik.” Karya tersebut memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk membantu penyandang tunanetra mengenali lingkungan sekitar dengan lebih aman dan mandiri.

    Inovasi mahasiswa UNIKOM tersebut menunjukkan kepedulian tinggi terhadap isu inklusivitas dan keberlanjutan teknologi yang ramah bagi semua kalangan. Tongkat pintar tersebut mampu mendeteksi rintangan, memberikan navigasi suara, serta terhubung dengan aplikasi ponsel untuk memantau lokasi pengguna secara real-time, sehingga meningkatkan keamanan pengguna di ruang publik.

    Dosen pendamping tim PKM-KC, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T.,  Ph.D., mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian mahasiswa bimbingannya. “Ide yang diusung tim UNIKOM lahir dari keinginan kuat untuk menghadirkan teknologi yang humanis dan solutif. Proses riset dan pengembangannya tidak mudah, namun semangat kolaboratif dan rasa empati mahasiswa terhadap penyandang disabilitas menjadi kekuatan utama mereka hingga berhasil lolos ke PIMNAS”, ungkapnya. Lebih lanjut, ia  menambahkan bahwa karya “Netrana” menjadi bukti bahwa mahasiswa UNIKOM mampu memadukan kemampuan teknis, inovasi yang kreatif dan inklusif serta kepedulian sosial dalam satu produk teknologi yang bermanfaat luas bagi masyarakat.

    Pelaksanaan PIMNAS ke-38 dijadwalkan akan digelar pada 23–28 November 2025 di Universitas Hasanuddin, Makassar, dan diikuti oleh ratusan tim mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui capaian yang diraih tim PKM-KC Netrana tersebut, UNIKOM kembali menunjukan eksistensinya sebagai kampus kreatif dan inovatif yang terus mendorong mahasiswa untuk menciptakan karya berbasis teknologi yang membawa manfaat bagi masyarakat luas. (Direktorat Hms & Pro)

  • Selamat Memperingati Hari Sumpah ke-97

    Selamat Memperingati Hari Sumpah ke-97

    Rektor dan Sivitas Akademika Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) mengucapkan:
    Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97.

    Mari kita bersatu dalam semangat dan terus berinovasi di dunia digital, meneladani perjuangan para pemuda yang telah meneguhkan persatuan bangsa Indonesia.


    Di era teknologi dan kreativitas tanpa batas ini, semangat pemuda menjadi energi untuk membawa Indonesia menuju kemajuan dan kemandirian global.

  • Pers Birama UNIKOM Gelar Festival Jurnalistik “Aksara Rupa Vol.2”, Hadirkan Inspirasi dan Kreativitas Mahasiswa

    Pers Birama UNIKOM Gelar Festival Jurnalistik “Aksara Rupa Vol.2”, Hadirkan Inspirasi dan Kreativitas Mahasiswa

    BANDUNG, UNIKOM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Birama Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Festival Jurnalistik “Aksara Rupa Vol.2” pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Bertempat di Auditorium lantai 3 Bandung Creative Hub (BCH), dengan mengusung tema “Narasi yang Tersembunyi di Balik Rupa”, festival tersebut menjadi ajang berbagi pengetahuan, gagasan, dan karya di bidang jurnalistik bagi mahasiswa serta masyarakat umum.

    Festival tersebut juga merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah dirintis sejak tahun 2023, dan kini hadir dengan konsep rebranding melalui nama “Aksara Rupa”. Pemimpin Umum Pers Birama periode 2024/2025, Dessy Angelia Syawalani, Prodi Ilmu Komunikasi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan jurnalistik serta memperluas wawasan di bidang penulisan dan fotografi. “Aksara Rupa menjadi wadah untuk menyalurkan kreativitas, berbagi ide, dan mengembangkan potensi diri dalam dunia jurnalistik,” ujar Dessy.

    Rangkaian kegiatan Aksara Rupa Vol.2 diawali dengan lomba artikel dan fotografi berskala nasional yang terbuka untuk mahasiswa dan umum. Lomba tersebut dinilai oleh dua dewan juri yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya, yakni Arif Try Cahyadi, M.Ds., (Dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual UNIKOM) dan Dr. Eriyanti Nurmala Dewi, Dra., M.I.Kom., (Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM). Antusiasme peserta dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia menunjukkan tingginya minat terhadap kegiatan jurnalistik yang dikemas secara kreatif dan edukatif. Sebagai puncak acara, diselenggarakan Talkshow Jurnalistik bersama Raisan Al-Farisi, Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bandung, dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh Zalfa Destryna Salma, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM, mengusung tema “Narasi yang Tersembunyi di Balik Rupa.”

    Dalam sesi tersebut, Raisan membagikan pengalaman menarik di dunia fotografi jurnalistik serta menekankan pentingnya kekuatan visual dalam menyampaikan pesan publik. “Satu foto dapat berbicara lebih dari seribu kata, bahkan mampu membuka mata banyak pihak terhadap kondisi sosial yang perlu diperhatikan,” ungkap Raisan.

    Kegiatan talkshow dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang dibagi dalam lima kelompok. Peserta diajak berpartisipasi aktif untuk membuat caption terbaik dari foto yang ditampilkan, sekaligus mempresentasikannya di hadapan audiens. Selain itu, pengunjung juga disuguhkan pameran karya peserta lomba yang menampilkan beragam tulisan bertema pendidikan, teknologi, kesehatan, politik, hukum, HAM, budaya dan tradisi. Hasil karya lomba fotografi dengan tema human interest, street photography, hingga photojournalism turut menambah daya tarik acara.

    Ketua pelaksana, Sabila Hidayati Rabbi Prodi Ilmu Komunikasi, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta dan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta dan pengunjung. “Semoga melalui Talkshow dan Festival Jurnalistik Aksara Rupa Vol.2, para peserta dapat memperoleh inspirasi dan semangat baru untuk terus berkarya,” tuturnya.

    Sebagai penutup, festival dimeriahkan dengan penampilan akustik dari Sais Rock, yang menambah suasana hangat dan interaktif di tengah pameran karya. Kegiatan Aksara Rupa Vol.2 menjadi bukti nyata komitmen Pers Birama dalam mengembangkan minat dan bakat mahasiswa di bidang jurnalistik, sekaligus memperkuat semangat kreatif dan kolaboratif di lingkungan akademik UNIKOM. (Direktorat Hms & Pro)

  • Workshop Mental Health UNIKOM 2025

    Workshop Mental Health UNIKOM 2025

    Teman-teman sedang merasa stress? Burnout? Merasa kehilangan motivasi dan semangat?

    Untuk memperingati Hari Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca dan Hari Kesehatan Mental, Direktorat Perpustakaan UNIKOM beserta CDC UNIKOM dan Psikolog Generasi Cakap akan menyelenggarakan Workshop Mental Health :

    “Write It Out: Stress Less Write it More with Your Best Friend”

    Kegiatan ini akan diselenggarakan pada hari Kamis, 23 Oktober 2025 di Auditorium Lt. 4 Gedung Miracle UNIKOM.

    Ayo! Ikuti workshopnya dan tulis semua keresahan teman-teman agar bisa kembali bersemangat!

    Yuk, daftar di tautan :

    Khusus Civas UNIKOM
    https://bit.ly/PENDAFTARANPESERTASEMINARMENTALHEALTHUNIKOM

    Umum
    https://bit.ly/PENDAFTARANPESERTASEMINARMENTALHEALTHUMUM

    Ayo daftar sekarang! Peserta terbatas!

    (Sumber Informasi : Direktorat Perpustakaan UNIKOM & CDC UNIKOM)

  • KPM UNIKOM Gelar Visit & Sharing Di Balai Kota Bandung, Perkuat Profesionalisme Keprotokolan

    KPM UNIKOM Gelar Visit & Sharing Di Balai Kota Bandung, Perkuat Profesionalisme Keprotokolan

    BANDUNG, UNIKOM – Rabu, 20 Agustus 2025, Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan kegiatan KPM Visit & Sharing. Bertempat di Balai Kota Bandung, acara tersebut menjadi ajang pembelajaran sekaligus silaturahmi antara mahasiswa dengan jajaran Pemerintah Kota Bandung, khususnya bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim).

    Ketua Pelaksana, Indira Nur Rahadian Putri, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik. Selanjutnya, Muhammad Pradipta Waskitha selaku Ketua Umum KPM UNIKOM menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen KPM dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalitas anggotanya, khususnya dalam bidang keprotokolan.

    Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., juga memberikan sambutan yang mendorong mahasiswa agar terus mengasah keterampilan komunikasi, koordinasi, dan etika protokoler yang menjadi bekal penting di dunia kerja. “Melalui kegiatan ini, saya berharap para anggota KPM UNIKOM dapat belajar langsung dari praktisi pemerintahan, sehingga semakin memahami standar profesionalisme dalam keprotokolan. KPM bukan hanya pelengkap dalam kegiatan kampus, tetapi juga wadah pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan adaptif yang akan sangat berguna ketika terjun ke masyarakat maupun dunia kerja,” demikian pungkasnya.

    Perwakilan dari Pemerintah Kota Bandung, Budi Rahmat Taufik, AP., M.M., selaku Plt. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Bandung. turut memberikan sambutan hangat, dan berharap semoga kegiatan visit tersebut menjadi bekal para mahasiswa bisa mengimplementasikan ilmu yang didapatkan.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dan sharing bersama Prokopim Kota Bandung, Fredi Handoko, S.I.K. Dalam sesi ini, para peserta memperoleh wawasan mendalam mengenai tata kelola keprotokolan serta peran strategis komunikasi pimpinan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hasilnya dapat menjadi pelengkap dan dapat diimplementasikan pada berbagai kegiatan keprotokolan di kampus sekaligus membangun karakter profesional dan berintegritas yang sejalan dengan budaya UNIKOM yaitu PIQIE (Professionalism, Integrity, Quality,  IT, Excellence).

    Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi dan tour Balai Kota Bandung yang dipandu langsung oleh Prokopim, memberikan pengalaman berharga bagi peserta untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja pemerintahan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan KPM UNIKOM semakin siap menjadi garda depan dalam mendukung kegiatan keprotokolan di lingkungan UNIKOM, sekaligus memperluas jejaring dan memperkaya wawasan praktis di dunia keprotokolan. (Direktorat Hms & Pro)

  • PKM 2025 – Implementasi Aplikasi Bank Sampah di Bank Sampah Bumi Inspirasi Kota Bandung

    PKM 2025 – Implementasi Aplikasi Bank Sampah di Bank Sampah Bumi Inspirasi Kota Bandung

    PKM 2025 – Implementasi Aplikasi Bank Sampah dalam Mendukung Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan di Bank Sampah Bumi Inspirasi Kota Bandung.

    Terima kasih Kepada :

    1. Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas pendanaan PKM 2025.

    2. Bank Sampah Bumi Inspirasi sebagai mitra PKM

    3. Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2M) Universitas Komputer Indonesia atas dukungannya

    #Unikom #diktisaintekberdampak #kampusberdampak #PKMUnikom

  • FEB UNIKOM Gelar Character Building Di Dodik Bela Negara: Cetak Generasi Tangguh Dan Berintgritas

    FEB UNIKOM Gelar Character Building Di Dodik Bela Negara:  Cetak Generasi Tangguh Dan Berintgritas

    BANDUNG, UNIKOM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) lakukan aksi nyata dalam membentuk karakter mahasiswa melalui kegiatan Character Building. Bertempat di Dodik Bela Negara Rindam III/Siliwangi, Lembang, kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 5 dan 6 Agustus 2025. Turut hadir pada kegiatan tersebut Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM, dan dosen-dosen di lingkungan FEB UNIKOM. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh mahasiswa semester dua tahun akademik 2024-2025 dengan mengusung tema “Semangat disiplin, integritas, dan jiwa kebangsaan”.

    Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Umi Narimawati, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pembentukan karakter di dunia pendidikan tinggi. Keunggulan akademik akan berarti lebih ketika ditopang oleh ketangguhan karakter. Mahasiswa FEB UNIKOM harus menjadi sosok yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga kuat secara nilai dan integritas,” ujar Prof. Umi.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut membekali peserta melalui berbagai aktivitas intensif, mulai dari materi bela negara oleh TNI AD, outbound dan team building di hutan Cikole, hingga Caraka Malam yang sarat refleksi. Momen Api Unggun Bela Negara menjadi puncak emosional, memantik semangat menjaga nilai kebangsaan.

    Rangkaian kegiatan pada hari kedua diawali dengan apel pagi, latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta sesi motivasi khusus untuk generasi muda. Selanjutnya dilakukan upacara penutupan oleh Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA.

    Sementara itu, Dekan FEB UNIKOM, Prof. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., A.K,. C.A., menegaskan bahwa FEB UNIKOM bukan sekadar tempat belajar, tetapi “rumah cahaya” yang menanamkan nilai-nilai luhur dan menyiapkan generasi siap berkarya. FEB UNIKOM berkomitmen melahirkan lulusan tangguh, berintegritas, dan siap menjaga masa depan bangsa,” tuturnya.

    Melalui sinergi dengan TNI AD Dodik Bela Negara, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi dan ketahanan nasional dapat berjalan beriringan demi melahirkan generasi muda yang unggul dan berkarakter. (Direktorat Hms & Pro)

  • Mahasiswa Unikom Ikuti KKN Kebangsaan XIII 2025 di Universitas Hasanuddin Makassar, Tunjukan Aksi Nyata untuk Negeri

    Mahasiswa Unikom Ikuti KKN Kebangsaan XIII 2025 di Universitas Hasanuddin Makassar, Tunjukan Aksi Nyata untuk Negeri

    BANDUNG, UNIKOM — Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Muhammad Edwin dan Muhammad Raihan Hannafi, terpilih mewakili kampus dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XIII Tahun 2025 yang diselenggarakan pada tanggal 1–30 Juli 2025 di Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan. Program bergengsi ini diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS) sebagai tuan rumah penyelenggara tahun ini.

    KKN Kebangsaan merupakan salah satu program unggulan dari Simbelmawa Ditjen Dikti yang bertujuan membentuk mahasiswa unggul, berkarakter, menguasai IPTEK, dan siap berkontribusi dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. Mengangkat tema “Wisata Budaya Warisan Dunia sebagai Aksi Kebangsaan: Kampus Berdampak dan Mengabdi untuk Negeri,” kegiatan ini tidak hanya fokus pada pengabdian, tetapi juga mempererat jejaring antar mahasiswa lintas perguruan tinggi dan daerah.

    Menurut Assoc. Prof. Nia Karniawati, S.IP., M.Si, selaku Kaprodi Ilmu Pemerintahan UNIKOM, menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam program ini sangat penting untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. “Setelah lulus, mahasiswa akan kembali ke masyarakat. Maka, pengabdian ini menjadi bentuk nyata dari pengamalan ilmu dan karakter mereka. Ke depan, kami berharap program ini bisa sepenuhnya didanai pemerintah agar mahasiswa dapat lebih fokus menjalankan program kerja,” ungkapnya.

    Sementara itu, Dr. Tatik Fidowaty, S.IP., M.Si. selaku dosen pendamping UNIKOM dalam KKN Kebangsaan ini menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan pada 2 Juli 2025 di Hutan Pendidikan UNHAS, dilanjutkan dengan pelaksanaan program kerja di masyarakat, dan akan ditutup secara resmi pada akhir Juli.

    Kegiatan KKN ini melibatkan mahasiswa dari 99 universitas di Indonesia, baik negeri maupun swasta. Para peserta tidak hanya tinggal dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat, tetapi juga menjalankan berbagai kegiatan pengabdian seperti, Pelestarian dan edukasi budaya lokal, Pengembangan dan promosi desa wisata, Pemberdayaan ekonomi lokal dan UMKM, serta Konservasi lingkungan.

    Adapun tujuan utama dari KKN Kebangsaan ini meliputi, Menumbuhkan wawasan kebangsaan dan semangat bela negara, Membangun jejaring mahasiswa untuk memperkuat persatuan bangsa, Mendorong pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan, Mengembangkan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan sosial mahasiswa. Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional, di antaranya Fadli Zon, serta motivator dan akademisi ternama Dr. H. Das’ad Latif, yang turut menjadi narasumber dalam sesi pembekalan mahasiswa.

    Melalui pelaksanaan KKN Kebangsaan XIII ini, mahasiswa UNIKOM telah menunjukkan komitmennya dalam menjadikan ilmu sebagai jalan pengabdian dan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Program ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)

  • Perkuat Sinergi antar KPM Se-Jawa Barat, KPM UNIKOM Hadiri Procoma 2025 di UNPAD Jatinangor

    Perkuat Sinergi antar KPM Se-Jawa Barat, KPM UNIKOM Hadiri Procoma 2025 di UNPAD Jatinangor

    BANDUNG, UNIKOM — Forum Korps Protokoler Mahasiswa (FKPM) Jawa Barat menggelar agenda rutin PROCOMA atau Protocol Comparison Activity, sebagai ajang silaturahmi dan kolaborasi antar Keprotokolan Mahasiswa (KPM) dari berbagai perguruan tinggi se-Jawa Barat. Kegiatan ini telah digelar di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Jatinangor, tepatnya di Gedung Pusat Studi Bahasa Jepang, pada Sabtu, 31 Mei 2025.

    Mengusung tema “UNITY: Unite to Ignite and Spark Excellence Through Purposeful Collaboration and Synergy”, PROCOMA 2025 menjadi wadah penting untuk memperkuat jaringan, berbagi pengalaman, serta bertukar solusi terkait kegiatan keprotokolan di masing-masing kampus, baik dari universitas negeri maupun swasta di Jawa Barat.

    Acara diawali dengan arak-arakan peserta, disusul sambutan dari Ketua Forum KPM se-Jawa Barat, serta penyampaian materi dari narasumber istimewa, yaitu Murdi Primbani, S.H., LL.M, selaku Fungsional Diplomat Ahli Madya dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Dalam paparannya, Murdi membagikan pandangan mengenai pentingnya komunikasi, diplomasi, serta peran keprotokolan dalam membangun citra institusi di tingkat nasional dan internasional.

    Tak hanya mendengarkan materi, peserta juga diajak terlibat aktif dalam sesi sharing dan diskusi santai untuk saling berbagi pengalaman, kendala, hingga solusi terkait dinamika keprotokolan di kampus masing-masing. KPM UNIKOM sendiri turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan mengirimkan perwakilan dari pengurus KPM UNIKOM, yaitu Muhammad Pradipta Waskitha, Nuke Puri Herminanti, Dimas Adhi Negoro, M. Faiz Arie Tito, dan Ghaitsa Amalia.

    Ketua KPM UNIKOM, Muhammad Pradipta Waskitha, mengungkapkan antusiasmenya atas pengalaman yang diperoleh. “Banyak sekali manfaat dan pengalaman yang kami dapatkan, apalagi ini melibatkan berbagai KPM se-Jawa Barat, jadi kami bisa saling sharing. Acaranya juga dikemas dengan rileks sehingga tidak membosankan. Semoga di PROCOMA berikutnya, UNIKOM bisa menjadi tuan rumah,” ujarnya.

    PROCOMA merupakan agenda rutin FKPM Jawa Barat yang digelar dua kali dalam setahun dengan lokasi tuan rumah yang bergilir. Selain mempererat silaturahmi, forum ini juga menjadi ruang strategis untuk membangun sinergi, meningkatkan kompetensi keprotokolan, serta memperkaya wawasan dan solusi inovatif antar KPM di Jawa Barat.

    Dr. Desayu Eka Surya, M.Si., CICS Selaku plt. Direktur Humas dan Protokoler juga sangat support dan mengatakan Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) UNIKOM harus Terus menjalin Networking, melalui berbagai Kegiatan Serupa karena menurutnya, dengan berinteraksi dan menjalin Networking yang Luas KPM UNIKOM akan terus berkembang. Desayu menambahkan Menjalin networking atau membangun jaringan profesional memiliki banyak manfaat, baik untuk perkembangan organisasi, manfaat utama membangun Jejaringan termasuk membuka peluang untuk merintis karir dan prestasi, mendapatkan informasi dan sumber daya berharga, serta meningkatkan keterampilan komunikasi. Networking juga membantu membangun hubungan yang kuat, mendapatkan rekomendasi dan referensi, serta mendapatkan dukungan dan bimbingan, pungkas Desayu.

    Melalui PROCOMA 2025, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih kuat dan keberlanjutan komunikasi antar mahasiswa keprotokolan, demi mencetak insan-insan protokoler yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di lingkungan akademik maupun di masa depan. (Direktorat Hms & Pro)

  • Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Unikom Raih Peserta Terbaik Di Indonesia Youth Summit 2025

    Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Unikom Raih Peserta Terbaik Di Indonesia Youth Summit 2025

    BANDUNG, UNIKOM — Prestasi membanggakan dari mahasiswa UNIKOM yaitu Fahmi Saepul Bahri S, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKOM. Ia terpilih sebagai Peserta Terbaik dalam ajang bergengsi Indonesia Youth Summit (IYS) 2025 yang diselenggarakan pada 13–14 Juni 2025 di Makassar.

    Fahmi mengungkapkan bahwa proses seleksi untuk mewakili UNIKOM dalam ajang tersebut dilakukan melalui pengiriman video esai berdurasi satu menit yang menampilkan kegiatan sosialnya di masyarakat dan diunggah melalui Instagram. Keterlibatan aktifnya dalam berbagai kegiatan sosial menjadi modal kuat dalam proses seleksi ini.

    Indonesia Youth Summit 2025 menjadi wadah penting bagi pemuda dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia untuk menyuarakan isu strategis daerah, menyusun rekomendasi kebijakan, serta merumuskan dokumen Communique Suara Pemuda Indonesia yang akan disampaikan kepada kepala daerah dan pejabat nasional.

    Fahmi sendiri membawa isu ketimpangan akses pendidikan di Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan data BPS, rata-rata lama sekolah di wilayah tersebut hanya 8 tahun, jauh dari target nasional 12 tahun. Ia menilai, belum ada langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi persoalan ini, sehingga isu tersebut perlu mendapat perhatian lebih luas. Selain pendidikan, peserta lain juga mengangkat isu seperti kepemimpinan digital, pemberdayaan pemuda, advokasi kebijakan berbasis data, ekonomi kreatif, hingga keberlanjutan lingkungan. Semua gagasan dibahas melalui berbagai tahapan sidang, mulai dari Sidang Pemuda I, Sidang Komisi, hingga Forum Perumusan Akhir.

    Dalam forum ini, ia aktif berpartisipasi dalam setiap sesi diskusi, menyampaikan pendapat berbasis data lokal, serta menyumbangkan solusi konkret. Inilah yang menjadi salah satu alasan ia dinobatkan sebagai Peserta Terbaik dalam kegiatan tersebut. Momen paling berkesan baginya adalah ketika bertemu dan berdiskusi dengan pemuda dari berbagai daerah untuk merumuskan solusi atas berbagai persoalan lokal. Ia menekankan pentingnya forum seperti IYS sebagai media kolaboratif antara pemuda dan pemerintah.

    Terkait tanggapan pejabat, Fahmi menyampaikan bahwa Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, sangat mengapresiasi aspirasi yang disampaikan para pemuda. Ia bahkan berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar suara pemuda lebih terintegrasi dalam pembuatan kebijakan nasional. “Acara ini sangat berpengaruh bagi pengembangan diri saya, terutama dalam memahami proses kebijakan berbasis partisipasi, mengasah keterampilan diplomasi, public speaking, serta memperluas jejaring nasional,” ujar Fahmi.

    Fahmi pun berharap, pemerintah benar-benar menindaklanjuti rekomendasi hasil forum ini secara konkret, bukan hanya simbolis. Ia juga mendorong agar para pemuda terus aktif menyuarakan aspirasi dan terlibat langsung dalam proses perubahan di masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)