Tag: mahasiswa hubungan internasional

  • Completion Ceremony King Sejong Institute Bandung 1 UNIKOM Tahun 2025

    Completion Ceremony King Sejong Institute Bandung 1 UNIKOM Tahun 2025

    Pada 20 Desember 2025, King Sejong Institute Bandung 1 UNIKOM menyelenggarakan Completion Ceremony bagi para siswa yang telah dinyatakan lulus setelah mengikuti program pembelajaran bahasa Korea sepanjang tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Miracle Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM).

    Completion Ceremony ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para pembelajar yang telah berhasil menyelesaikan program pembelajaran bahasa Korea, sekaligus menjadi momen refleksi atas usaha dan pencapaian yang telah diraih selama proses pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan dan kerja sama antara King Sejong Institute, para pembelajar, serta para pengajar.

    Pada tahun 2025, jumlah peserta yang mengikuti program pembelajaran bahasa Korea di King Sejong Institute Bandung 1 UNIKOM tercatat sebanyak 299 siswa, dengan 230 siswa dinyatakan lulus. Dari jumlah tersebut, terdapat 31 mahasiswa Universitas Komputer Indonesia dari Program Studi Hubungan Internasional (HI) yang berhasil menyelesaikan program dan dinyatakan lulus.

    Acara ini dihadiri oleh Direktur International Affairs and Collaboration UNIKOM, Associate Professor Inta Budi Setya Nusa, S.E., M.Ak., beserta jajaran Office of International Affairs UNIKOM. Selain itu, acara ini juga turut dihadiri oleh salah satu pengajar native speaker dari Youngsan University, yaitu Mrs. Kim Nayeon, yang turut memberikan dukungan dan motivasi kepada para peserta.

    Rangkaian kegiatan dalam Completion Ceremony meliputi pembagian sertifikat kelulusan kepada para siswa serta workshop pembuatan gantungan kunci dengan simpul tradisional Korea, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman budaya Korea secara langsung kepada para peserta.

    Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, King Sejong Institute Bandung 1 UNIKOM berharap para lulusan dapat terus termotivasi untuk melanjutkan pembelajaran bahasa Korea serta memperdalam pemahaman terhadap budaya Korea di masa mendatang. (Sumber: King Sejong Institute Bandung 1 UNIKOM )

  • Peringati Hari Ham Ke-77, Mahasiswa Hubungan Internasional UNIKOM Bekerjasama dengan KEMKUMHAM Jabar Gelar Kunjungan Lintas Iman

    Peringati Hari Ham Ke-77, Mahasiswa Hubungan Internasional UNIKOM Bekerjasama dengan KEMKUMHAM Jabar Gelar Kunjungan Lintas Iman

    BANDUNG, UNIKOM — Semangat memperkuat toleransi dan harmoni antar umat beragama mewarnai peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) ke-77. Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat mengadakan kegiatan cross-faith visit ke berbagai rumah ibadah di Kota Bandung pada 29 November 2025.

    Febby Cipta (semester III) dan Muhammad Fachry Ismail (semester I), mewakili Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNIKOM, keduanya mengangkat tema kegiatan yaitu “Toleransi, Keberagaman, dan Perdamaian Sosial” sebagai landasan kegiatan. Kolaborasi tersebut menjadi ruang pembelajaran langsung mengenai praktik kehidupan multikultural, sekaligus refleksi nilai-nilai HAM di tengah masyarakat urban.

    Lima rumah ibadah di kota Bandung menjadi tujuan kunjungan, antara lain, Vihara Tanda Bhakti, Gereja Katedral Santo Petrus, Pura Wira Satya Dharma, Klenteng Kong Miao, dan Masjid Al-Ukhuwwah. Para peserta kegiatan disambut oleh para pengurus dan tokoh agama untuk berdiskusi tentang cara menjaga toleransi, membangun komunikasi lintas iman, dan mencegah konflik berbasis perbedaan keyakinan.

    Febby mengungkapkan, “Kegiatan ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan pemahaman. Kami ingin melihat dan merasakan sendiri bagaimana toleransi dihidupkan setiap hari melalui praktik keagamaan dan interaksi sosial”, tuturnya.

    Kesimpulan dari diskusi di setiap tempat ibadah menyiratkan bahwa komunikasi terbuka, penghargaan terhadap perbedaan, serta edukasi lintas agama merupakan pilar utama terciptanya perdamaian sosial yang berkelanjutan. Hal tersebut menjadi wujud nyata pelaksanaan prinsip HAM, terutama hak kebebasan beragama, kesetaraan, dan jaminan hidup damai tanpa diskriminasi.

    Kegiatan kunjungan tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai dari Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya point ke-10 yaitu, Berkurangnya Kesenjangan, dan point ke-16, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan Tangguh, yang mendorong terciptanya masyarakat inklusif serta memperkuat budaya toleransi sebagai fondasi kehidupan bangsa.

    Sebagai generasi muda, Febby dan Fachry menegaskan komitmen untuk terus menjadi agen perubahan melalui aksi kemahasiswaan, kampanye sosial, dan kolaborasi dengan lembaga pemerintah maupun komunitas lintas iman demi memperluas budaya damai di masyarakat.

    Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bukti kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu HAM dan kontribusi konkret dalam memperkuat toleransi nasional.

    Kunjungan lintas iman yang dilakukan oleh mahasiswa prodi Hubungan Internasional UNIKOM tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi pemuda di lingkungan kampus UNIKOM, juga pemuda di berbagai daerah untuk terus merawat kebinekaan sebagai kekuatan bangsa. Melalui kolaborasi yang terjalin di antara berbagai lembaga, menunjukkan kota Bandung sebagai kota toleran yang menghadirkan contoh nyata harmoni dan perdamaian sosial di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)