Tag: Magister Ilmu Komunikasi

  • Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana UNIKOM Gelar FGD Peninjauan Kurikulum dan Penandatanganan MOU & MOA, Dorong Relevansi dan Inovasi Pendidikan di Era Digital

    Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana UNIKOM Gelar FGD Peninjauan Kurikulum dan Penandatanganan MOU & MOA, Dorong Relevansi dan Inovasi Pendidikan di Era Digital

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam menetapkan langkah strategis untuk memastikan kurikulum pendidikan tetap relevan dengan perkembangan era digital, kebutuhan dunia industri, serta arah kebijakan pendidikan tinggi nasional, Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peninjauan Kurikulum Program Magister Ilmu Komunikasi” pada Kamis, 25 September 2025, bertempat di Ruang 12.020. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS, yang didampingi oleh Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan universitas dan Fakultas Pascasarjana, diantaranya, Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Akreditasi, Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, M.B.A., Ketua Divisi Kurikulum UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Melly Maulin, P. S. Sos., M.Si., Kaprodi Doktor Sistem Informasi, Assoc. Prof. Dr. Agus Nursikuwagus, S.T., M.T., M.M., Kaprodi Magister Manajemen Assoc. Prof. Dr. Deden A. Wahab Syaroni, M.Si., Kaprodi Magister Sistem Informasi, Sri Supatmi, M.T., D.Sc., Kaprodi Studi Magister Desain, Dr. Taufan Hidayatullah, S.Sn., M.Ds. juga dosen homebase Magister Ilmu Komunikasi, Dr. Manap Solihat., M.Si., dan Dr. Olih Solihin, M.Si.,

    Kegiatan FGD tersebut juga dihadiri undangan eksternal, diantaranya, Ketua ISKI Jawa Barat Dr. Atalia Praratya Kamil yang secara virtual menyampaikan ucapan selamat atas berdirinya Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM. Ia berharap program Magister Ilmu Komunikasi mampu mencetak komunikator yang cerdas, beretika, visioner, dan berkontribusi bagi bangsa. Selain itu, turut hadir sejumlah narasumber, antara lain, Wakil Ketua IDIK, Dr. Eki Baihaki, M.Si., Ketua DPW FORSILADI Jawa Barat, Dr. Imam Jahrudin Priyanto, Drs., M.Hum., Founder & Owner Business Sangra Juliano, P., S.Sos., M.I.Kom., Manager Divisi Corporate Secretary Bank BJB Braga, Ericza Merdiana, S.Sos., M.I.Kom., Dosen Universitas Indraprasta PGRI Jakarta, Duane Masaji Raharja, S.I.Kom., M.I.Kom., serta Owner & Founder PT Seatap Teknologi Berkarya, Muhammad Arif Malik, S.I.Kom.

    Dr. Desayu menyampaikan bahwa kegiatan FGD yang dilakukan, merupakan bagian dari proses untuk meningkatkan mutu pembelajaran di Program Magister Ilmu Komunikasi. “Sebagai salah satu program studi baru di Fakultas Pascasarjana UNIKOM, kurikulum menjadi rambu-rambu penting yang harus disusun secara cermat agar dapat diterapkan dengan tepat bagi mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi. Dalam proses penyusunannya, kami melakukan berbagai langkah strategis, termasuk berbagi pandangan dan menjalin networking dengan para narasumber yang merupakan pakar dan alumni berpengalaman di bidang komunikasi. Kami juga berkoordinasi dengan para ketua asosiasi profesi untuk memperkaya perspektif, sehingga rancangan kurikulum yang dihasilkan dapat berdampak luas dan aplikatif. Selanjutnya, hasil penyusunan kurikulum ini dibahas bersama pihak fakultas serta Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Divisi Kurikulum UNIKOM,” demikian tuturnya.

    Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma juga menyampaikan harapannya bahwa melalui kegiatan FGD ini, mahasiswa dan lulusan Pascasarjana, khususnya dari Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, dapat memiliki kemampuan leadership yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global. Ia menambahkan bahwa lulusannya diharapkan tidak hanya siap melanjutkan karier di dunia bisnis, tetapi juga mampu berkontribusi di berbagai lingkungan profesional, baik pada tingkat nasional maupun internasional. “Dengan kompetensi komunikasi yang kuat, para lulusan diharapkan mampu berkolaborasi lintas bidang, karena dalam dunia usaha apa pun, komunikasi merupakan elemen penting dalam keberhasilan sebuah organisasi,” pungkasnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua IDIK, Dr. Eki, bersama Ketua DPW FORSILADI Jawa Barat, Dr. Imam, dalam wawancaranya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan FGD oleh Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIK) UNIKOM. Keduanya menilai bahwa kegiatan ini merupakan langkah luar biasa dalam memperkuat mutu pendidikan dan pengembangan kompetensi di bidang komunikasi. Dr. Eki, mewakili IDIK, menyampaikan harapannya agar kehadiran Program Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM dapat melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung terciptanya komunikasi yang harmonis, produktif, dan kolaboratif. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membentuk mahasiswa yang visioner, adaptif terhadap era disrupsi, serta memiliki kemampuan dalam bidang technopreneurship sebagai bekal menghadapi tantangan global.

    Diskusi berlangsung secara interaktif dan produktif, menghadirkan berbagai masukan dari peserta yang berpengalaman di bidang akademik dan industri. Beberapa diantaranya menyoroti pentingnya integrasi teknologi komunikasi digital, penguatan aspek riset berbasis data, serta pembentukan karakter komunikator yang etis dan adaptif terhadap perubahan zaman.

    Melengkapi kegiatan FGD tersebut, menjadi momentum bagi Program Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM untuk memperluas jejaring kerja sama dengan lembaga pendidikan dan dunia industri melalui penandatanganan MOU & MOA, sebagai bentuk komitmen dalam mendorong kolaborasi yang berkelanjutan. Fakultas Pascasarjana UNIKOM menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global sejalan dengan visi UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University. (Direktorat Hms & Pro)

  • Penandatanganan MOU Antara Dekan Pascasarjana UNIKOM, dan MOA antara Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM dengan Aspikom Jabar: Sinergi untuk Tridharma Perguruan Tinggi

    Penandatanganan MOU Antara Dekan Pascasarjana UNIKOM, dan MOA antara Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM dengan Aspikom Jabar: Sinergi untuk Tridharma Perguruan Tinggi

    BANDUNG, UNIKOMMemorandum of Understanding  (MoU) merupakan dokumen formal yang menjadi landasan awal kerja sama antara dua pihak atau lebih, yang bertujuan menjalin kolaborasi dalam berbagai bidang. Tujuan utama MoU adalah untuk menetapkan kesepahaman awal antara dua pihak atau lebih sebelum mencapai kesepakatan yang lebih rinci dan mengikat secara hukum, seperti kontrak. MoU berfungsi sebagai landasan untuk memulai negosiasi, mengidentifikasi tujuan bersama, dan mengurangi risiko kesalahpahaman atau perbedaan interpretasi di kemudian hari.

    MoU biasanya dilakukan dengan perjanjian yang lebih teknis dan operasional melalui Memorandum of Agreement (MoA), untuk merealisasikan bentuk kerja sama dan tujuan yang telah disepakati. Tujuan utama Memorandum of Agreement (MoA) adalah untuk menetapkan kesepakatan kerja sama yang lebih rinci dan mengikat secara hukum antara dua pihak atau lebih. MoA berfungsi sebagai dokumen yang menjelaskan secara detail persyaratan, hak, kewajiban, serta komitmen masing-masing pihak yang terlibat dalam kerja sama tersebut.

    Pada hari Senin tanggal 14 Juli 2025, Dekan Pascasarjana UNIKOM Assoc. Prof. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., secara resmi menandatangani MoU dengan Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Dr. Ani Yuningsih, M.Si. Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIK). Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Dr. Desayu Eka Surya., S.Sos., M.Si., CICS., juga ikut serta menandatangani MoA dengan Ketua ASPIKOM sebagai bentuk tindak lanjut yang konkret dari kerja sama tersebut.

    Acara penandatanganan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor I UNIKOM, Prof. Dr. Umi Narimawati, M.Si., yang memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan tersebut. Beliau turut mengucapkan terimakasih kepada ASPIKOM yang telah mempercayakan UNIKOM untuk melaksanakan acara ini di gedung miracle UNIKOM. “Ini merupakan penghargaan dan harapan bagi kami, khususnya untuk program studi Magister Ilmu Komunikasi, saya yakin ASPIKOM adalah asosiasi yang tepat dalam membina dan mengarahkan program studi komunikasi di Indonesia” ujarnya pada sambutan acara.

    Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor II UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., serta Wakil Rektor III UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA., Dekan FISIP Unikom. Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., ketua Program Studi di Lingkungan Pascasarjana UNIKOM,  Ketua Program Studi di Lingkungan FISIP UNIKOM. Penandatanganan MoU dan MoA tersebut, turut disaksikan oleh 46 orang Pimpinan Fakultas dan Program Studi Ilmu Komunikasi di Jawa Barat dan luar Jawa Barat yang ikut mendukung penuh pada kegiatan kolaboratif ini.

    Kegiatan ini diperuntukkan bagi penguatan Tri Dharma perguruan tinggi antara ASPIKOM dan Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana UNIKOM, khususnya dalam bidang pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan berbagai kegiatan pendukung lainnya. Mengutip kalimat bijak dari Henry Ford, ‘kebersamaan itu permulaan, menjaga kebersamaan merupakan kemajuan dan bekerja sama merupakan keberhasilan.” (Direktorat Hms & Pro)

  • Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana Unikom Gelar Rapat Perdana: Dihadiri Dekan Pascasarjana dan Dosen Homebase MIK

    Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana Unikom Gelar Rapat Perdana: Dihadiri Dekan Pascasarjana dan Dosen Homebase MIK

    BANDUNG, UNIKOM — Rapat koordinasi sangat penting untuk memastikan semua pihak yang terlibat dalam suatu kegiatan agar memiliki pemahaman yang sama, menyelaraskan tujuan dan rencana, serta mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai Kepentingan secara bersama-sama. Rapat koordinasi juga menjadi wadah untuk monitoring dan evaluasi kinerja, serta meningkatkan sinergi antar berbagai unsur yang terlibat. Demikian juga dengan rapat perdana Program magister Ilmu Komunikasi (MIK) yang digelar oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIK) pascasarjana UNIKOM Dr. Desayu Eka Surya S.Sos., M.Si., CICS pada hari Selasa, 17 Juni 2025. Desayu menggelar rapat perdana by Zoom dengan Dosen Homebase MIK setelah Keluarnya Surat Keputusan Rektor UNIKOM No 4039/SK/REKTOR/UNIKOM/VI/2023 tentang Pengalihan Homebase Dosen Tetap di Lingkungan UNIKOM.

    Pada Rapat Perdana tersebut turut hadir Dekan Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., yang dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada dosen homebase telah menjadi keluarga baru di Fakutas Pascasarjana UNIKOM, beliau juga menceritakan tentang sejarah pascasarjana, Program-program Studi yang ada di Lingkungan Pascasarjana Unikom, informasi tentang Tridarma perguruan tinggi yang akan dan dapat dilakukan oleh dosen homebase Prodi Magister Ilmu Komunikasi (MIK).

    Dekan Pascasrajana Unikom tersebut menambahkan, sejak turunnya Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 20/A/O/2025 yang terbit pada 10 Januari 2025 dengan bertambahnya satu lagi program studi di tingkat pascasarjana yaitu Magister Ilmu Komunikasi (MIK), yang dipimpin oleh Ketua Program Studi Dr. Desayu Eka Surya, M.Si., CICS melalui SK Rektor no 3911/SK/REKTOR/UNIKOM/I/2025 tentang  pengangkatan ketua program studi magister ilmu komunikasi yang diserahkan oleh Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya dan Kerjasama, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., mewakili Rektor Unikom, yaitu dua bulan setelah turunnya SK Kemendikbudristek yaitu pada hari kamis, 6 Maret 2025 yang turut disaksikan oleh, Dekan Pascasarjana, Dekan Fakultas Desain, Dekan FISIP dan Kaprodi Ilmu Komunikasi UNIKOM. Acara yang digelar bersamaan dengan diangkatnya Kepala Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik Unikom, Arif Tri Cahyadi., S.Ds., M.Ds.

    Guna Kelancaran operasional Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM, Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, S.T., M.T Mengeluarkan SK No: 4039/SK/REKTOR/UNIKOM/VI/2025 tentang: Pengalihan Homebase Dosen tetap di Lingkungan Unikom. Pemindahan lima (5) orang dosen strata satu (S1) Ilmu Komunikasi menjadi Dosen Program Magister Ilmu Komunikasi (MIK) UNIKOM yaitu: Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., Assoc. Prof. Dr. Melly Maulin P, S.Sos., M.Si., Dr. Manap Solihat, Drs., M.Si., Dr. Olih Solihin, S.Sos., M.I.Kom., dan Dr. Rismawaty Rais, S.Sos., M.Si.

    Sehubungan dengan turunnya SK pemindahan homebase tersebut, Desayu selaku Kaprodi MIK mengundang para dosen homebase tersebut yang dihadiri juga oleh Dekan Pascasarjana, Pada Rapat yang digelar Desayu menyampaikan berbagai informasi tentang MIK, mencapai kesepakatan dan mengkoordinasikan berbagai kegiatan yang harus segera dituntaskan untuk menjalankan dan membangun program MIK UNIKOM. Desayu menyampaikan menggelar tersebut adalah untuk melakukan brainstorming dan memperoleh umpan balik dari dosen homebase, serta sebagai upaya untuk membangun tim yang solid.

    Dengan adanya Program Magister Ilmu Komunikasi ini, UNIKOM menegaskan komitmennya sebagai kampus yang adaptif, inovatif, dan siap mencetak lulusan berkompetensi tinggi di bidang komunikasi modern. Rangkaian kegiatan dan agenda pengembangan prodi akan terus berlanjut hingga Juli 2025, termasuk finalisasi kurikulum, peningkatan promosi, dan pembenahan infrastruktur akademik guna memastikan prodi ini menjadi salah satu unggulan di tingkat nasional maupun internasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Sueryanto Soegoto, MT Pasang Target Tingkatkan Unikom Menjadi World Class University

    Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Sueryanto Soegoto, MT Pasang Target Tingkatkan Unikom Menjadi World Class University

    Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Sueryanto Soegoto, MT Pasang Target Tingkatkan Unikom Menjadi World Class University

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam menggapai kesuksesan di dunia perguruan tinggi saat ini. Universitas dituntut untuk Mencapai status World Class University yang tidak hanya mencakup kualitas akademik tinggi saja, tetapi diperlukan juga komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat global melalui pendidikan, riset, dan inovasi. WCU menjadi tujuan utama bagi mahasiswa dan peneliti yang ingin berkembang di lingkungan yang penuh tantangan dan kesempatan internasional. Seperti Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) yang saat ini sedang menaikkan Ranking World Class University (WCU).

    Dengan lebih dari 10.000 mahasiswa, Universitas Ilmu Komputer Indonesia (UNIKOM) berupaya keras untuk mendapatkan peringkat tinggi dalam pemeringkatan universitas kelas dunia. Saat ini, UNIKOM berada di peringkat ke-169 di Asia Tenggara, tetapi tidak lebih rendah dari peringkat 901 di Asia. UNIKOM bermaksud berada di bawah 100% di Asia Tenggara tahun ini.

    UNIKOM sendiri merupakan Universitas yang didirikan pada bulan Agustus 2000 dan telah berkembang pesat menjadi salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bandung. Kini memasuki usianya yang ke-24 menuju 25 Tahun di 8 Agustus mendatang. Hingga kini UNIKOM memiliki tujuh fakultas dan 32 program studi. Fakultas-fakultas tersebut adalah: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Desain, Fakultas Ilmu Budaya, dan Fakultas Pascasarjana.

    Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Sueryanto Soegoto MT mengatakan, untuk mencapai target pemeringkatan kampus ini diperlukan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, UNIKOM saat ini tengah berupaya melakukan pembenahan baik secara internal maupun eksternal. “Setelah mendapat predikat unggul, Unikom harus melangkah maju ke jenjang berikutnya dengan perbaikan kualitas di internal dan eksternal. Untuk mencapai itu, Unikom banyak berkolaborasi dengan perguruan tinggi di dunia. Kami banyak belajar dari mereka,”  tutur Eddy melalui wawancaranya yang dikutip dalam Pikiran Rakyat edisi hari Jumat 17 Januari 2025.

    Lebih lanjut Eddy mengatakan UNIKOM tidak hanya ingin menghasilkan lulusan yang siap bekerja di dunia industri, tetapi  juga memiliki keterampilan untuk menjadi wirausahawan. Oleh karena itu, sejak tahun 2007, mata kuliah kewirausahaan telah diwajibkan pada semua program studi, baik Sarjana maupun Magister. “Mata kuliah ini wajib diambil oleh seluruh mahasiswa  karena UNIKOM ingin memperluas lapangan pekerjaan bagi para lulusannya, karena berdasarkan pengalaman Saya sendiri, UNIKOM juga didirikan dengan semangat kewirausahaan.” kata Eddy, yang juga merupakan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Jawa Barat.

    Pada tahun ajaran 2025, UNIKOM akan menambah tiga program studi yaitu: Doktor Sistem Informasi, Magister Ilmu Komunikasi, dan Program Sarjana (S-1) Televisi dan Film. Kuota penerimaan mahasiswa baru saat ini ditetapkan sekitar 3.000 hingga 5.000 Mahasiswa.

    “UNIKOM membuka tiga program baru karena melihat potensi yang besar, terutama dari sisi penyerapan tenaga kerjanya. Khusus untuk prodi televisi dan film, karena UNIKOM punya kanal te- levisi komersial, yaitu UTV. Selain itu, UNIKOM juga punya radio, yaitu Hits UNIKOM Radio,” ungkap Eddy.

    Eddy menjelaskan, setelah melewati masa pandemi, dia kembali membuat regulasi agar dosen dan mahasiswa melakoni perkuliahan dengan ta- tap muka agar lebih efektif. Selain itu, perkuliahan tatap muka juga menjadi salah satu cara untuk memperbaiki kualitas pengajaran. Hasil akhirnya, tentu peningkatan kualitas kampus. (Direktorat Hms & Pro)