Tag: Magister Ilmu Komunikasi Bandung

  • Implementasi Nyata Mou UNIKOM dan KPIDJabar: Fakultas Pascasarjana dan Enam Prodi di Lingkungan Fakultas Pascasarjana UNIKOM Resmi Jalin Kerja Sama Sekaligus Gelar Kuliah Umum “5+1 Broadcasting Perspective”

    Implementasi Nyata Mou UNIKOM dan KPIDJabar: Fakultas Pascasarjana dan Enam Prodi di Lingkungan Fakultas Pascasarjana UNIKOM Resmi Jalin Kerja Sama Sekaligus Gelar Kuliah Umum “5+1 Broadcasting Perspective”

    BANDUNG, UNIKOM – Sabtu, 13 Juni 2026, Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Barat melaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), serta penandatangan Implementation Agreement (IA) antara KPID Jawa Barat dengan 6 (enam) Program Studi di lingkungan Fakultas Pascasarjana UNIKOM. Bertempat di Ruang Kelas Magister Ilmu Komunikasi, Lantai 12 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut implementasi dari nota kesepahaman (MoU) strategis yang sebelumnya telah ditandatangani oleh KPID Jawa Barat dengan Rektor UNIKOM pada Rabu, 20 Mei 2026.

    Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., selaku Ketua Pelaksana Kegiatan, dalam laporannya menyatakan, “kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penguatan kerja sama kelembagaan, tetapi juga langsung diwujudkan melalui implementasi kegiatan bersama dalam bentuk kuliah umum bertajuk “5+1 Broadcasting Perspective”. Tema Kuliah umum mengangkat perspektif penyiaran dari berbagai dimensi strategis, yaitu ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta psikologi sebagai dimensi tambahan yang dinilai semakin relevan dalam menghadapi tantangan era digital, yaitu merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh KPID Jabar”, tuturnya.

    Sementara itu, Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara Pascasarjana UNIKOM dan KPID Jawa Barat. Menurutnya, sinergi antara dunia akademik dan regulator menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan kajian komunikasi, media, dan penyiaran yang relevan dengan perkembangan zaman.

    Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si., dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara kerja sama dan kuliah umum tersebut, menegaskan pentingnya kolaborasi antara regulator penyiaran dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, berkualitas, dan berorientasi pada kepentingan publik. Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap penyiaran secara signifikan sehingga diperlukan penguatan literasi media, pemahaman regulasi, serta ketahanan masyarakat dalam menghadapi derasnya arus informasi.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut 40 peserta yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Magister Manajemen, Magister Desain, dan Magister Sistem Informasi di lingkungan Fakultas Pascasarjana UNIKOM. Kehadiran para mahasiswa dari berbagai program studi tersebut mencerminkan tingginya antusiasme sivitas akademika Pascasarjana UNIKOM dalam memperdalam pemahaman mengenai dunia penyiaran, literasi media, serta tantangan komunikasi di era digital.

    Prosesi penandatanganan MoA dan IA menjadi tonggak penting dalam pengembangan program kolaboratif antara kedua institusi. Melalui kerja sama tersebut, KPID Jawa Barat dan Pascasarjana UNIKOM berkomitmen untuk mengembangkan berbagai kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta program literasi media dan penyiaran yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

    Usai penandatanganan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum yang menghadirkan dua narasumber dari KPID Jawa Barat. Dalam paparannya, Dr. Almadina membahas “Penyiaran dalam Perspektif Psikologi”, yang menyoroti pengaruh media dan penyiaran terhadap perilaku, pola pikir, serta kesehatan psikologis masyarakat. Ia menjelaskan bahwa di era digital saat ini, masyarakat dihadapkan pada berbagai tantangan seperti information overload, penyebaran hoaks, polarisasi opini, hingga manipulasi informasi yang dapat memengaruhi kondisi psikologis individu maupun kelompok. Oleh karena itu, literasi media dan kemampuan berpikir kritis menjadi kompetensi yang sangat penting untuk dimiliki generasi muda. Materi yang disampaikan sejalan dengan konsep penguatan dimensi psikologi sebagai bagian dari perspektif penyiaran modern.

    Sementara itu, Dr. Lukman Munawar Fauzi memaparkan materi “Penyiaran dalam Perspektif Pancagatra”, yang mengulas peran strategis penyiaran dalam menjaga ketahanan nasional melalui lima aspek utama, yaitu ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Menurutnya, media penyiaran memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menjaga kohesi sosial di tengah derasnya arus informasi global. Ia juga menekankan pentingnya penguatan regulasi dan kolaborasi multipihak dalam menciptakan ruang informasi yang sehat, produktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    Ketua Program Studi Magister Sistem Informasi, Sri Supatmi, S.Kom., M.T., D.Sc., selaku moderator, menutup kegiatan kuliah umum tersebut dengan menyatakan, “UNIKOM dan KPID Jawa Barat berkomitmen bersama-sama memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan literasi media. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata implementasi kerja sama yang tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi langsung diwujudkan melalui program akademik yang memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat”.

    Mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi,  Riska Lapiani Huki., S.Kom., selaku Master of Ceremony, menutup acara dan menghimbau seluruh tim KPID Jabar, Dekan, para kaprodi, tendik dan mahasiswa untuk berfoto bersama guna dokumentasi.  (Direktorat Hms & Pro)