Tag: Literasi Keuangan Digital

  • Digitalisasi dan UMKM Informal: Inklusi Keuangan Digital untuk Pengembangan UMKM di Ekonomi Formal

    Digitalisasi dan UMKM Informal: Inklusi Keuangan Digital untuk Pengembangan UMKM di Ekonomi Formal

    Penulis: Siti Kurnia Rahayu, ; Isniar Budiarti; Dony Waluya Firdaus; Viktoriya Onegina

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i1.1056

    Abstrak

    Studi ini meneliti inklusi keuangan digital dan penggunaan Fintech untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) informal dalam mengatasi kesenjangan pembiayaan. Peneliti terutama menggunakan metode kualitatif, yaitu verifikasi strategi analisis kualitatif melalui analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lanskap fintech Indonesia menjadikan UMKM sebagai penggerak ekonomi digital sehingga dapat mengatasi kesenjangan pembiayaan di sektor informal. Tantangan yang dihadapi Fintech dalam mendorong efisiensi bisnis UMKM berupa distribusi keagenan yang tidak seimbang, keamanan data, masalah akses data, literasi keuangan digital yang rendah, konektivitas yang rendah, dan interoperabilitas dapat diatasi dengan memanfaatkan peluang yang ada. Peluang tersebut meliputi peran lembaga keuangan mikro dan koperasi dalam mempromosikan inklusi keuangan dan pengembangan jaringan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Keunikan penelitian ini terletak pada evaluasi komprehensif terhadap kemajuan yang telah dicapai dalam inklusi keuangan digital untuk UMKM di Indonesia dan rekomendasi regulasi yang dikembangkan oleh otoritas terkait untuk mendorong efisiensi bisnis UMKM melalui fasilitasi inklusi keuangan digital. © 2023, Institut Eropa Timur dan Asia Tengah. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis:

    digitalisasi; inklusi keuangan; inovasi; pinjaman; usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85146857749

  • Digitalisasi dan UMKM Informal: Inklusi Keuangan Digital untuk Pengembangan UMKM dalam Ekonomi Formal

    Digitalisasi dan UMKM Informal: Inklusi Keuangan Digital untuk Pengembangan UMKM dalam Ekonomi Formal

    Penulis: Siti Kurnia Rahayu ; Isniar Budiarti ; Dony Waluya Firdaus ; Viktoriya Onegina

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i1.1056

    Abstrak:

    Penelitian ini mengkaji inklusi keuangan digital serta pemanfaatan teknologi finansial (fintech) oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) informal dalam upaya mengatasi kesenjangan pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif sebagai pendekatan utama, yaitu strategi analisis kualitatif dengan verifikasi melalui analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lanskap fintech di Indonesia menjadikan UMKM sebagai penggerak ekonomi digital sehingga mampu mengatasi kesenjangan pembiayaan di sektor informal. Tantangan yang dihadapi fintech dalam mendorong efisiensi usaha UMKM, berupa ketimpangan distribusi agen, keamanan data, permasalahan akses data, rendahnya literasi keuangan digital, rendahnya konektivitas, serta interoperabilitas, dapat diatasi dengan memanfaatkan peluang yang ada. Peluang tersebut meliputi peran lembaga keuangan mikro dan koperasi dalam mendorong inklusi keuangan serta pengembangan jaringan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Kebaruan penelitian ini terletak pada evaluasi komprehensif terhadap capaian inklusi keuangan digital bagi UMKM di Indonesia serta perumusan rekomendasi kebijakan bagi otoritas terkait untuk mendorong efisiensi usaha UMKM melalui fasilitasi inklusi keuangan digital. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. All rights reserved.

    Author Keywords: digitalisasi; inklusi keuangan; inovasi; pinjaman; usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85146857749?