Penulis: Julian Robecca, I Made Aryantha Anthara, Monalisa Silaban, Maureena Ronahot Situmorang
DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012172
Abstrak
Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi limbah, menghitung nilai limbah yang terjadi, dan memberikan saran perbaikan untuk mengurangi limbah. VSM menggambarkan alur produksi dan informasi limbah yang terjadi, sedangkan WAM adalah metode yang digunakan untuk menghitung penilaian limbah. Usulan perbaikan untuk mengurangi limbah yang terjadi menggunakan Metode Kipling. Terdapat 6 jenis limbah yang terjadi. Hasil penilaian limbah yang telah diurutkan dalam proses produksi adalah cacat, pergerakan, kelebihan produksi, transportasi, menunggu, dan proses. Urutan ini berdasarkan bobot terbesar ke bobot terkecil. Untuk usulan perbaikan diprioritaskan untuk jenis limbah dengan bobot tertinggi, yaitu cacat. Hal ini menunjukkan bahwa cacat merupakan jenis pemborosan yang paling memengaruhi proses produksi, sehingga memudahkan untuk menelusuri penyebab masalah dan saran yang akan diberikan untuk mengurangi cacat yang terjadi. Perusahaan sebaiknya membuat bentuk visual dari kategori cacat agar implementasi rekomendasi perbaikan dapat diterapkan dan operator dapat mengetahui bentuk sebenarnya dari kerusakan tersebut. Diharapkan perbaikan yang diusulkan dapat mengurangi jumlah cacat dan memenuhi target produksi yang dicapai. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.
Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091368856