Tag: kuliah sistem informasi

  • Perancangan Model Sistem Informasi Terpadu UMKM Melalui Pengelolaan Zakat

    Perancangan Model Sistem Informasi Terpadu UMKM Melalui Pengelolaan Zakat

    Penulis: Sri Dewi Anggadini, Deden A. Wahab, Dedi Sulistyo Soegoto, Rio Yunanto, Achmad Rasyad

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang model sistem informasi zakat yang mengintegrasikan lembaga zakat di tingkat provinsi Jawa Barat, Indonesia, dengan cabang-cabang di tingkat kabupaten atau kota. Tujuan integrasi ini adalah untuk memberikan dampak pada keberlanjutan usaha UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif, yang meneliti kondisi objek alamiah dan fenomena yang ada, dan mengumpulkan data menggunakan metode survei yaitu wawancara, observasi, dan tinjauan pustaka. Hasil penelitian ini mengusulkan sistem informasi zakat terpadu yang dapat diakses secara online melalui mobile dan website. Akses mobile dapat memudahkan muzakki di daerah perkotaan untuk melakukan pembayaran zakat menggunakan telepon seluler dan langsung menerima bukti pembayaran zakat. Akses web bertujuan untuk mempermudah pelaporan pengumpulan zakat oleh pengelola lembaga zakat. Melalui penelitian ini, integrasi fitur berbasis mobile dan web ke dalam sistem informasi zakat diharapkan dapat meningkatkan kepuasan muzakki dalam mengumpulkan dana zakat yang dialokasikan untuk pengembangan UMKM. Hal ini selanjutnya akan berdampak pada pengembangan UMKM, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi keseluruhan di wilayah tersebut. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Mobile Android; Sistem informasi; UMKM; Web; Zakat

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85152899409

  • Analisis Kebutuhan Sistem Informasi untuk Layanan Pendidikan Anak Usia Dini di Kelompok Bermain Selama Pandemi Covid-19

    Analisis Kebutuhan Sistem Informasi untuk Layanan Pendidikan Anak Usia Dini di Kelompok Bermain Selama Pandemi Covid-19

    Penulis: Mia Fitriawati, Sri Supatmi, Rani Puspita Dhaniawaty

    DOI: 10.37934/araset.34.2.264270

    Abstrak:

    Layanan pendidikan anak usia dini di kelompok bermain selama pandemi COVID-19 telah mengalami perubahan. Perubahan ini mencakup berbagai layanan seperti administrasi, penerimaan siswa baru hingga proses pembelajaran tatap muka dan pertemuan jarak jauh. Hal ini tentu tidak mudah jika kelompok tersebut mengetahui betapa pentingnya kebutuhan akan sistem informasi. Kebutuhan akan sistem informasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dari berbagai bidang pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini di kelompok bermain. Dalam penelitian ini, kami membahas analisis kebutuhan sistem informasi dengan menggunakan metode analisis rantai nilai. Analisis ini menggunakan rantai nilai dalam lima aktivitas utama dan empat aktivitas pendukung. Kegiatan ini membahas kebutuhan sistem informasi pendidikan anak usia dini di kelompok bermain yang terdiri dari manajemen dan implementasi kegiatan, pembiayaan, pendidik dan pendidikan, khususnya penerapan sistem informasi, penggunaan teknologi yang akan digunakan, dan bagaimana penggunaan sistem informasi ini akan dipahami oleh pihak internal dan eksternal yang akan terkait dengan pengelolaan fasilitas dan infrastruktur. Hasil analisis rantai nilai ini akan digunakan sebagai panduan dalam menentukan kebutuhan sistem informasi dengan menyesuaikan layanan pendidikan anak usia dini di kelompok bermain dengan menyesuaikan tingkat pengelolaan yang dimiliki oleh masing-masing kelompok bermain. © 2024, Semarak Ilmu Publishing. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: Pandemi Covid-19; Layanan Pendidikan Anak Usia Dini; Sistem Informasi; Kelompok Bermain

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85179302380

  • Inovasi Layanan untuk Pasokan Bahan Bakar Berkelanjutan Menggunakan Teknologi Sistem Siber-Fisik-Sosial

    Inovasi Layanan untuk Pasokan Bahan Bakar Berkelanjutan Menggunakan Teknologi Sistem Siber-Fisik-Sosial

    Penulis: Suhardi; Anastasia Rose Adellina; Marini Wulandari; Jaka Sembiring; Leonardi Paris Hasugian
    DOI: 10.1109/ICEEI.2017.8312424

    Abstrak
    Indonesia tercatat sebagai salah satu dari dua puluh besar negara dengan konsumsi energi bahan bakar fosil tertinggi. Masyarakat Indonesia sangat bergantung pada keberlanjutan pasokan bahan bakar ini. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan PT Pertamina (Persero) memegang peran yang sangat krusial dalam rantai pasokan bahan bakar domestik. Berdasarkan analisis Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), para pihak tersebut masih menghadapi satu permasalahan besar, yaitu menjaga keberlanjutan pasokan bahan bakar minyak ke seluruh wilayah negara. Sementara itu, rantai pasokan terpadu yang ada saat ini hanya mencakup sektor hulu secara penuh. Hal ini meninggalkan masalah terbuka yang perlu diselesaikan. Salah satu aspek penting dalam menjaga keberlanjutan rantai pasokan adalah pengendalian persediaan. Pengendalian persediaan yang baik akan menjaga keberlanjutan pasokan bahan bakar kepada masyarakat, yang menjadi nilai dalam layanan SPBU. Sebuah pengendalian persediaan yang cerdas menerapkan teknologi sebagai komponennya. Mengingat teknologi sistem siber-fisik-sosial (Cyber Physical Social System/CPSS) telah dikenal memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari melalui otomatisasi aktivitas dan aliran informasi yang andal, maka implementasi CPSS dalam sistem pengendalian persediaan patut diusulkan sebagai sebuah inovasi layanan pada SPBU. Tujuannya adalah untuk menyelesaikan permasalahan dan mencapai tujuan layanan yang unggul serta kepuasan pelanggan.

    Kata Kunci
    Bahan Bakar, Inovasi Teknologi, Minyak, Pengendalian Persediaan, Rantai Pasokan, Pembangunan Berkelanjutan

    Artikel ini dapat diakses di https://ieeexplore.ieee.org/document/8312424