Tag: kuliah bisnis digital

  • Bidik Hibah Nasional Dan Internasional, Pusat Kajian Bisnis Digital FEB UNIKOM Perkuat Kompetensi Dosen Melalui Workshop Penulisan Proposal Hibah Riset

    Bidik Hibah Nasional Dan Internasional, Pusat Kajian Bisnis Digital FEB UNIKOM Perkuat Kompetensi Dosen Melalui Workshop Penulisan Proposal Hibah Riset

    BANDUNG, UNIKOM — Memperkuat kapasitas dosen dalam menghasilkan riset berkualitas dan meningkatkan peluang memperoleh pendanaan penelitian, Pusat Kajian Bisnis Digital yang berada di bawah naungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Workshop Penulisan Proposal Hibah Riset Dalam dan Luar Negeri pada Selasa, 8 September 2026. Bertempat di Ruang VVIP 16, Lantai 16 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut secara khusus ditujukan bagi dosen-dosen di lingkungan FEB UNIKOM sebagai upaya membekali peserta dengan strategi dan keterampilan dalam menyusun proposal hibah yang kompetitif, baik pada skema pendanaan nasional maupun internasional. Workshop tersebut juga diarahkan untuk mendorong terbentuknya kelompok-kelompok riset yang mampu menghasilkan proposal, publikasi, serta luaran penelitian yang berdampak.

    Turut hadir jajaran pimpinan UNIKOM, antara lain: Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Wakil Rektor Bidang Teknologi & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal A. Hasibuan, MLS., Ph.D., Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., Kepala Pusat Kajian Bisnis Digital sekaligus Direktur International Program UNIKOM, Dr. Senny Lukyardi, S.P., M.M., Direktur DP3M UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T., M.T., Direktur Pusat Kajian dan Hibah International UNIKOM, Dr. Muhammad Aria Rajasa Pohan, M.T., serta narasumber eksternal multi hibah Dr. Adi Santoso, S.E., M.M., selaku COE Economics of Advanced Digital Technology (EADT) Telkom University, serta para Ketua Program Studi dan dosen di lingkungan FEB UNIKOM.

    Wakil Rektor Bidang Teknologi & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM Prof. Zainal A. Hasibuan, MLS., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop tersebut merupakan salah satu bagian dari upaya pengembangan Center of Excellence, khususnya dalam penguatan bidang penelitian. “Pada kesempatan ini kami mengadakan workshop mengenai penulisan proposal hibah dalam negeri maupun luar negeri. Ini merupakan suatu upaya yang sangat strategis dan merupakan jalan panjang, tetapi harus kita mulai, yaitu melakukan persiapan-persiapan dalam menyongsong berbagai undangan hibah yang sifatnya kompetitif”,  ungkap Prof. Zainal.

    Menurutnya, kegiatan tersebut dimotori oleh FEB UNIKOM dan diharapkan dapat menjadi langkah awal yang nantinya dapat dikembangkan dan diikuti oleh fakultas-fakultas lain di lingkungan UNIKOM. Kehadiran narasumber dari internal maupun eksternal UNIKOM diharapkan dapat memberikan pengalaman, arahan, serta pendampingan kepada para dosen dalam menghasilkan proposal yang berkualitas dan kompetitif. Prof. Zainal menambahkan, penguatan riset tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi UNIKOM dalam mendukung program pemerintah, khususnya melalui pengembangan perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata.

    Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si. menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan workshop yang secara khusus melibatkan dosen-dosen FEB UNIKOM. Menurutnya, kegiatan tersebut relevan dengan upaya UNIKOM dalam membangun dan memperkuat kelompok-kelompok riset. “Penelitian itu membutuhkan pemikiran, tidak hanya pemikiran sendiri, tetapi pemikiran banyak orang sehingga menghasilkan ide-ide yang baik. Dengan data yang berkualitas dan menggunakan metode yang tepat, tentunya akan menghasilkan penelitian yang berdampak”, tutur Prof. Umi.

    Lebih lanjut, Prof. Umi mendorong para dosen untuk membangun budaya penelitian secara kolaboratif. Menurutnya, kolaborasi menjadi bagian penting dalam menghasilkan karya akademik yang berkualitas sekaligus mendukung pengembangan karier akademik dosen. “Tidak ada satu pun karya yang hanya dikerjakan sendiri. Maka, ini sudah tepat, UNIKOM khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis membedah kegiatan penelitian ini bersama”, tambahnya. .

    Prof. Umi juga menyoroti keberadaan Pusat Kajian Bisnis Digital sebagai salah satu potensi yang dapat dikembangkan FEB UNIKOM. Menurutnya, keberadaan pusat kajian tersebut memiliki karakteristik tersendiri karena didukung pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Ia juga berharap hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada luaran akademik, tetapi dapat diimplementasikan dan dikembangkan menjadi berbagai inovasi serta aktivitas kewirausahaan. Hal tersebut sejalan dengan arah UNIKOM dalam mendorong lahirnya entrepreneur unggul berbasis AI.

    Pada kesempatan yang sama, Dekan FEB UNIKOM Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., menjelaskan bahwa pelaksanaan workshop merupakan bagian dari upaya FEB untuk mengimplementasikan visi, misi, dan tujuan UNIKOM, khususnya dalam mendukung penguatan Center of Excellence serta pengembangan budaya riset di lingkungan fakultas. Menurutnya, FEB UNIKOM telah memiliki pusat kajian yang meskipun masih relatif baru, telah didukung oleh sumber daya dosen yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Workshop tersebut secara khusus diarahkan untuk memberikan fasilitas dan pendampingan kepada dosen, terutama mereka yang belum memiliki pengalaman sebagai ketua dalam pengajuan hibah penelitian.

    Prof. Siti juga menjelaskan bahwa salah satu target yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut adalah menghasilkan proposal penelitian yang telah memenuhi persyaratan dan kualifikasi sesuai dengan arahan para narasumber. Saat ini, FEB UNIKOM telah membentuk 15 kelompok riset yang mengikuti proses pengembangan proposal dan diharapkan jumlahnya dapat terus bertambah. “Untuk output-nya, harapannya adalah proposal yang memang sudah memenuhi syarat dan kualifikasi yang diarahkan oleh narasumber. Kami sudah mempunyai 15 kelompok, insya Allah akan bertambah. Dari 15 kelompok tersebut, targetnya minimal satu proposal dari setiap kelompok, dan apabila lebih dari satu tentu menjadi capaian yang lebih baik”, jelasnya.

    Tidak berhenti pada pelaksanaan workshop, FEB UNIKOM juga menyiapkan tahapan tindak lanjut melalui proses monitoring dan evaluasi. Pemantauan akan dilakukan bersama Pusat Kajian FEB UNIKOM untuk memastikan materi dan hasil workshop dapat ditindaklanjuti menjadi proposal yang siap diajukan pada berbagai skema hibah. “Langkah berikutnya setelah kegiatan ini adalah monitoring. Dari Ketua Pusat Kajian, Ibu Senny, akan dilihat sejauh mana follow-up dari pelaksanaan workshop ini, karena kami mengejar agar tahun ini sudah ada proposal yang dapat disubmit ke sistem-sistem yang berkaitan dengan pemerintahan, baik nasional maupun internasional”, pungkas Prof. Siti.

    Rangkaian workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi utama yang menghadirkan sejumlah narasumber. Direktur Pusat Kajian dan Hibah International UNIKOM Dr. Muhammad Aria Rajasa Pohan, M.T., menyampaikan materi mengenai navigasi hibah internasional dan konsorsium. Selanjutnya, Direktur DP3M UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T., M.T., membahas kebijakan riset nasional dan penguatan internal.

    Sementara itu, narasumber eksternal multi hibah Dr. Adi Santoso, S.E., M.M., menyampaikan materi mengenai bedah anatomi proposal dan perumusan novelty. Sesi tersebut dilanjutkan dengan hands-on workshop dan klinik draft, sehingga para dosen tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga dapat mengembangkan rancangan proposal secara langsung.

    Kegiatan kemudian dilengkapi dengan diskusi panel dan live review draft proposal dengan membedah sejumlah ide proposal dari perwakilan dosen FEB UNIKOM. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh masukan langsung dari narasumber untuk menyempurnakan gagasan dan substansi proposal sebelum diarahkan menuju tahap pengajuan hibah.

    Melalui workshop hibah yang secara khusus ditujukan bagi dosen FEB UNIKOM tersebut, diharapkan terbentuk ekosistem riset yang semakin kolaboratif dan produktif, sekaligus menghasilkan proposal-proposal penelitian yang kompetitif pada tingkat nasional maupun internasional. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah FEB UNIKOM dalam memperkuat kontribusi riset, meningkatkan kapasitas dosen, serta menghasilkan karya akademik yang memiliki relevansi dan dampak lebih luas. (Direktorat Hms & Pro)

  • Unikom Resmi Buka Program Studi S1 Bisnis Digital Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer, Perkuat Campus Ai Ready Dan Siapkan Talenta Unggul Di Era Transformasi Digital

    Unikom Resmi Buka Program Studi S1 Bisnis Digital Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer, Perkuat Campus Ai Ready Dan Siapkan Talenta Unggul Di Era Transformasi Digital

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam memperluas kontribusi guna menjawab tantangan dan kebutuhan dunia industri di era transformasi digital, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) resmi membuka Program Studi Sarjana (S1) Bisnis Digital di bawah naungan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK). Pembukaan program studi ini telah memperoleh izin resmi melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 783/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Bisnis Digital Program Sarjana pada Universitas Komputer Indonesia di Kota Bandung, yang ditetapkan pada 22 Juli 2026.

    Melalui keputusan tersebut, Program Studi S1 Bisnis Digital UNIKOM juga dinyatakan telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi sebagaimana ketentuan yang berlaku. Kehadiran program studi baru tersebut menjadi langkah strategis UNIKOM dalam mencetak lulusan yang mampu mengintegrasikan kompetensi teknologi informasi dengan inovasi dan strategi bisnis digital. Pembukaan Program Studi S1 Bisnis Digital merupakan bentuk komitmen UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University dalam menghadirkan program pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan industri digital yang terus berkembang pesat. Program studi ini juga dirancang untuk menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami konsep bisnis modern, tetapi juga menguasai pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam menciptakan solusi bisnis yang inovatif.

    Dalam kesempatan wawancara, Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Akreditasi sekaligus Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA., menyampaikan bahwa pembukaan Program Studi S1 Bisnis Digital merupakan langkah penting dalam menjawab kebutuhan sumber daya manusia di era transformasi digital.  “Alhamdulillah, Program Studi S1 Bisnis Digital UNIKOM telah memperoleh izin penyelenggaraan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Ini merupakan langkah yang sangat penting bagi kami. Kami melihat bahwa perkembangan dunia bisnis saat ini tidak dapat dipisahkan dari pemanfaatan teknologi digital. Transformasi digital telah mengubah hampir seluruh sektor industri, sehingga kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang bisnis sekaligus teknologi digital semakin tinggi”, demikian tuturnya.

    Lebih lanjut, ia menambahkan “Di sisi lain, ketersediaan SDM yang menguasai aspek manajemen dan teknologi digital secara terpadu masih sangat terbatas. Oleh karena itu, UNIKOM membuka Program Studi S1 Bisnis Digital sebagai upaya menjawab kebutuhan tersebut dan menyiapkan lulusan yang siap menghadapi perkembangan industri digital”, tambahnya. Lebih lanjut, Assoc. Prof. Herman menjelaskan bahwa Program Studi S1 Bisnis Digital dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keseimbangan antara kompetensi bisnis dan teknologi digital. Menurutnya, sasaran utama program studi ini adalah mencetak profesional yang mampu beradaptasi dengan perkembangan industri sekaligus menciptakan inovasi di era ekonomi digital.

    Sebagai bagian dari ekosistem Campus AI Ready, mahasiswa Program Studi S1 Bisnis Digital akan mendapatkan pengalaman belajar yang didukung oleh implementasi teknologi Artificial Intelligence dalam proses pembelajaran. Dukungan tersebut diperkuat melalui kolaborasi strategis UNIKOM dengan Google melalui fasilitas Laboratorium Artificial Intelligence UNIKOM x Google Learning Center yang bertempat di Lobby Smart Building UNIKOM dan menjadi Lab AI pertama di Indonesia, sehingga mahasiswa memiliki akses terhadap berbagai teknologi dan platform digital terkini yang relevan dengan kebutuhan industri.

    Sebagai perguruan tinggi penyelenggara, UNIKOM juga berkomitmen untuk melaksanakan penyelenggaraan Program Studi S1 Bisnis Digital sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi serta ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk pelaporan penyelenggaraan program studi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagaimana diamanatkan dalam Keputusan Menteri tersebut. Selain itu, pembukaan Program Studi S1 Bisnis Digital juga menjadi bagian dari upaya UNIKOM dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang selaras dengan perkembangan revolusi industri dan ekonomi digital nasional. Dengan memadukan keunggulan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan, UNIKOM optimis program studi ini akan menjadi salah satu pilihan terbaik bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang bisnis digital.

    Pendaftaran mahasiswa baru angkatan pertama Program Studi S1 Bisnis Digital UNIKOM, telah resmi dibuka melalui jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIKOM. Calon mahasiswa dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui pmb.unikom.ac.id pada periode 11 Juli hingga 21 Agustus 2026 sebagaimana tercantum pada materi promosi yang diluncurkan UNIKOM. Melalui Program Studi S1 Bisnis Digital, UNIKOM kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang responsif terhadap perkembangan zaman serta konsisten menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan siap menjadi motor penggerak transformasi digital Indonesia. Program studi Bisnis Digital juga diharapkan menjadi kontribusi nyata UNIKOM dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital nasional sekaligus memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten di era transformasi digital. (Direktorat Hms & Pro)