Tag: komunikasi organisasi digital karang taruna

  • PKM Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM: Hadirkan Solusi Komunikasi Digital kepada Karang Taruna Cipatat dengan Slack dan Trello

    PKM Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM: Hadirkan Solusi Komunikasi Digital kepada Karang Taruna Cipatat dengan Slack dan Trello

    BANDUNG, UNIKOM — Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus mendorong pemanfaatan teknologi digital di tengah masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKOM menggandeng Karang Taruna Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, untuk memperkuat kapasitas organisasi kepemudaan melalui penerapan komunikasi organisasi berbasis digital. Mengusung tema “Model Komunikasi Organisasi Digital Karang Taruna Kecamatan Cipatat melalui Implementasi Slack dan Trello”, kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 26 Juli, bertempat di GOR Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

    Sebanyak 20 peserta yang merupakan perwakilan Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kecamatan Cipatat serta anggota Karang Taruna dari sejumlah desa mengikuti kegiatan yang memadukan pemahaman mengenai komunikasi organisasi digital dengan praktik pemanfaatan aplikasi Slack dan Trello. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membantu organisasi kepemudaan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, khususnya dalam membangun pola komunikasi yang lebih efektif, kolaboratif, transparan, dan terdokumentasi.

    Dalam kesempatan wawancara, Ketua Pelaksana PKM, Inggar Prayoga, S.I.Kom., M.I.Kom., menjelaskan bahwa transformasi digital dalam organisasi tidak berhenti pada penggunaan teknologi, tetapi juga berkaitan dengan perubahan budaya komunikasi dan tata kelola organisasi. “Transformasi digital bukan sekadar menggunakan aplikasi, tetapi membangun budaya komunikasi yang lebih cepat, kolaboratif, transparan, dan terdokumentasi dengan baik. Melalui pemanfaatan Slack dan Trello, kami ingin membantu Karang Taruna memiliki sistem komunikasi organisasi yang lebih efektif sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan program kerja,” ujar Inggar.

    Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara organisasi berkomunikasi dan berkolaborasi. Karena itu, Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan perlu memanfaatkan teknologi untuk memperkuat koordinasi lintas desa sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan berbagai kegiatan.

    Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Karang Taruna Kecamatan Cipatat, Junjun Rohadi. Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara UNIKOM dan Karang Taruna Kecamatan Cipatat, khususnya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi digital. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM yang telah memilih Karang Taruna Kecamatan Cipatat sebagai mitra dalam kegiatan ini. Pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan organisasi kami, terutama untuk meningkatkan koordinasi antar pengurus dan mempercepat komunikasi dalam menjalankan berbagai program sosial”, tuturnya.

    Selain itu, apresiasi serupa juga disampaikan Pemerintah Desa Nyalindung yang diwakili Kepala Dusun Didin Solihin. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat merupakan bentuk sinergi penting dalam mendukung pembangunan desa, khususnya melalui peningkatan pengetahuan dan kapasitas generasi muda. “Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pengetahuan baru yang sangat dibutuhkan oleh generasi muda. Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas Karang Taruna di masing-masing desa”, ungkap Didin.

    Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Manap Solihat, M.Si. Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. Manap menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus mampu memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. “Perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat. Kolaborasi dengan Karang Taruna Kecamatan Cipatat merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung transformasi digital organisasi kepemudaan sehingga lebih adaptif, profesional, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat”, tuturnya.

    Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan dua materi yang saling melengkapi. Materi pertama bertajuk “Transformasi Komunikasi Digital untuk Karang Taruna yang Inovatif dan Responsif” disampaikan oleh Inggar Prayoga, S.I.Kom., M.I.Kom. Materi tersebut membahas perubahan paradigma komunikasi organisasi di era digital, strategi membangun komunikasi internal yang efektif, pentingnya dokumentasi digital, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas organisasi.

    Selanjutnya, Donny Reza, S.T., M.Kom., tenaga ahli bidang teknologi informasi UNIKOM, memberikan pelatihan teknis pemanfaatan aplikasi Slack dan Trello. Tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, peserta juga diajak mempraktikkan secara langsung penggunaan kedua platform tersebut. Mulai dari membuat ruang kerja digital, membagi tugas, mengelola proyek, menyusun jadwal kegiatan, hingga memantau perkembangan program kerja yang dilakukan secara kolaboratif.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Diskusi interaktif dan praktik langsung menunjukkan tingginya minat pengurus Karang Taruna untuk mengadopsi sistem komunikasi digital dalam aktivitas organisasi sehari-hari. Melalui kegiatan PKM ini, Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM berharap implementasi Slack dan Trello dapat menjadi model komunikasi organisasi digital yang mendukung peningkatan efektivitas koordinasi, mempercepat pengambilan keputusan, serta memperkuat kolaborasi antar pengurus Karang Taruna di Kecamatan Cipatat. Lebih dari sekadar pelatihan penggunaan aplikasi, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UNIKOM dalam membangun kapasitas organisasi kepemudaan agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan pengelolaan organisasi di era digital. Melalui PKM tersebut, Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM menegaskan komitmen berkelanjutan dalam mendampingi masyarakat melalui penerapan ilmu komunikasi dan teknologi digital. Dengan penguatan kapasitasnya, organisasi kepemudaan diharapkan semakin mampu membangun komunikasi yang efektif, mengelola program secara kolaboratif, dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)