Tag: KOMDIGI RI

  • Perkuat Literasi Keuangan Petani, FEB UNIKOM Bersama KOMDIGI RI Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan di Sragen

    Perkuat Literasi Keuangan Petani, FEB UNIKOM Bersama KOMDIGI RI Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan di Sragen

    BANDUNG, UNIKOM — Kamis, 29 Januari 2026, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bekerja sama dengan Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan bagi Petani Tanaman Pangan dan Hortikultura di Kabupaten Sragen.

    Bertempat di Front One Hotel Sragen, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Fasilitasi Pemanfaatan Teknologi Digital Sektor Pertanian, dan diikuti oleh perwakilan Komdigi RI, Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen, serta kelompok tani tanaman pangan dan hortikultura, dimana peserta diarahkan untuk memperkuat literasi dan kapasitas keuangan petani agar mampu mengelola usaha tani secara lebih profesional, terukur, dan berkelanjutan di tengah dinamika sektor pertanian.

    Rangkaian kegiatan Bimtek diawali dengan sesi pembukaan dan arahan dari Direktur Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Komdigi RI, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Sragen. Keduanya menekankan pentingnya penguatan tata kelola keuangan sebagai fondasi utama dalam mendukung transformasi digital di sektor pertanian.

    Sebagai bentuk kontribusi akademik, FEB UNIKOM menghadirkan tim narasumber yang dipimpin oleh Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., bersama Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., CA., dan Dona Eliana, S.Ak. Materi bimtek tersebut disampaikan secara aplikatif dan kontekstual, mencakup perencanaan biaya produksi, pengelolaan arus kas usaha tani, pengendalian utang dan risiko usaha, hingga perhitungan keuntungan secara sederhana dan mudah dipahami.

    Selain itu, bimtek tersebut juga merespons berbagai tantangan nyata yang dihadapi petani, seperti fluktuasi harga input pertanian, ketidakpastian hasil panen, serta lemahnya pencatatan keuangan usaha tani yang kerap tercampur dengan keuangan rumah tangga. Oleh karena itu, peserta dibekali latihan pencatatan keuangan sederhana yang dapat langsung diterapkan, sekaligus didorong untuk menerapkan disiplin pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga.

    Melalui kegiatan bimtek tersebut, diharapkan para petani di Kabupaten Sragen semakin siap memanfaatkan ekosistem digital pertanian di masa depan dengan dukungan pengelolaan keuangan yang lebih tertib, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan usaha tani. (Direktorat Hms & Pro)

  • Bangun Ekosistem Akademik Berbasis AI, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM Gelar Diskusi Akademik Bersama Direktorat Kecerdasan Artificial dan Ekosistem Teknologi Baru KOMDIGI RI

    Bangun Ekosistem Akademik Berbasis AI, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM Gelar Diskusi Akademik Bersama Direktorat Kecerdasan Artificial dan Ekosistem Teknologi Baru KOMDIGI RI

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam menjawab tantangan era transformasi digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan diskusi akademik bertajuk “Strategi Pemerintah dalam Peta Jalan Kecerdasan Artifisial untuk Memperkuat Upaya Menuju Indonesia Emas 2045”, yang digelar pada Rabu, 17 September 2025, di Ruang Smart Classroom, Smart Building UNIKOM.

    Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber utama yaitu Aju Widya Sari, selaku Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (KOMDIGI RI). Dalam paparannya, ia menjelaskan arah kebijakan nasional dalam pengembangan Artificial Intelligence (AI) serta implikasinya terhadap sektor pendidikan, ekonomi, dan inovasi digital di Indonesia.

    Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., dalam sambutannya juga menegaskan pentingnya kesiapan institusi pendidikan tinggi dalam menghadapi revolusi AI. Ia menekankan bahwa integrasi AI tidak hanya menjadi kebutuhan dalam pembelajaran, tetapi juga harus diimplementasikan dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, melalui kurikulum adaptif serta sistem informasi pendukung yang berbasis teknologi cerdas.

    Lebih lanjut, narasumber diskusi, Aju Widya memaparkan tiga fokus strategis kebijakan AI nasional, yaitu: 1). Pemanfaatan AI untuk mendukung pertumbuhan sektor produktif dan ekonomi nasional. 2). Peningkatan kapasitas riset dan inovasi berbasis kecerdasan artifisial. 3). Penguatan daya saing ekonomi dan bisnis Indonesia di tingkat global.

    Kegiatan Diskusi Akademik menjadi bagian tak terpisahkan dari langkah strategis FEB UNIKOM dalam membangun ekosistem akademik yang proaktif dan berorientasi masa depan, dengan memperkuat jejaring kolaboratif bersama kementerian dan lembaga negara guna mendorong literasi digital di kalangan civitas akademika.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Ketua Program Studi di lingkungan FEB UNIKOM, diantaranya, Kaprodi S1 Akuntansi, Assoc. Prof. Dr. Sridewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., CA., Kaprodi S1 Manajemen, Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.SI., CIMA., Kaprodi D3 Akuntansi, Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti, S.E., M.Si,. Ak., CA., dan Kaprodi D3 Keuangan Perbankan dan D3 Manajemen Pemasaran, Dr. Rizky Zulfikar, S.E., M.Si.

    Selain itu, kegiatan diskusi juga diikuti oleh Tim Sandboxing AI for Business FEB UNIKOM serta mahasiswa semester 5 dan 7 dari seluruh program studi di lingkungan FEB, baik secara luring maupun daring melalui platform Zoom. Suasana diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, ditandai dengan berbagai pertanyaan kritis dari peserta mengenai tantangan dan peluang AI dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

    Melalui kegiatan diskusi tersebut, FEB UNIKOM menegaskan perannya sebagai fakultas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebijakan nasional, serta terus berupaya membangun generasi akademisi dan praktisi ekonomi digital yang siap menghadapi masa depan berbasis kecerdasan artificial. (Direktorat Hms & Pro)