BANDUNG, UNIKOM — Senin, 28 Juli 2025, Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Design Fundamental (Nirmana) For Beginners Workshop”. Acara yang berlangsung di lingkungan Fakultas Desain UNIKOM diikuti oleh sembilan peserta dari Hanoi Amsterdam High School for The Gifted, Hanoi, Vietnam. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian World Robotics & Computer Science Olympiad 2025 (WRCSO) dan International Invention Competition for Young Moslem Scientists (IICYMS) serta National Invention Competition for Young Moslem Scientists (NICYMS).
Workshop tersebut bertujuan membekali para peserta dengan kepekaan estetis dan kemampuan kreatif dasar melalui konsep “Nirmana”. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memahami pentingnya peran desain dalam berbagai aspek kehidupan. Sebagai bentuk apresiasi, hasil karya peserta dinilai dan diberikan penghargaan dalam empat kategori, yaitu The Most Unique, The Finest, The Most Creative, dan The Sculptural. Dua peserta yang mewakili Bach Khoa Maths and Science Club juga turut hadir, yakni Munh Ha dan Luong Trung.
Kegiatan PKM Internasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Desain Interior sebagai tuan rumah, melibatkan empat program studi lain di UNIKOM yaitu Desain Komunikasi Visual (DKV), Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), serta Hubungan Internasional (HI). Adapun susunan tim pelaksana “Design Fundamental (Nirmana) For Beginners Workshop” adalah, Ketua PKM, Dr. Tiara Isfiaty, M.Sn., Pemateri, Merlina Fatimah Nasruddin, S.Ds, M.Ds., Prita Natasha Bekti, S.Sn., M.Sn., Andrias Darmayadi, S.Ip., M.Si., Ph.D., Dr. Salmon Priaji Martana, S.T., M.T., Selfa Septiani Aulia, S.T., M.T., Ahmad Nurzaeni, S.Ds, M.Ds.
Direktur kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., mengatakan “Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan dunia desain, tetapi juga wadah pertukaran ide antar-generasi muda internasional yang memiliki minat di bidang sains, rekayasa, dan seni. “Kolaborasi antara ilmu eksak dan desain sangat penting, terutama dalam menciptakan solusi inovatif untuk masalah masa depan,” ujarnya
Melalui kegiatan tersebut, UNIKOM kembali menunjukkan komitmennya untuk menjalin kolaborasi internasional di bidang pendidikan, sekaligus memperkenalkan kekayaan ilmu desain kepada generasi muda berbakat dari mancanegara. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Usai Kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) APTISI ke-7 tahun 2025 yang di Gelar di UNIKOM, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Gala Dinner yang digelar di Gedung Sate, Bandung, pada Sabtu malam, 2 Agustus 2025. Acara yang dihadiri oleh perwakilan APTISI dari 34 wilayah se-Indonesia tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penutup rangkaian agenda formal Munas.
Ketua APTISI Wilayah Jawa Barat sekaligus Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa Gala Dinner tersebut bukan hanya sekadar jamuan makan malam, tetapi juga momentum untuk memperkuat jejaring antar perguruan tinggi swasta, membangun sinergi, serta memperkokoh komitmen bersama dalam mewujudkan transformasi pendidikan menuju Indonesia Emas 2045.
Dr. Ir. H. M Budi Djatmiko, M.Si., MEI., yang terpilih kembali menjadi Ketua Umum APTISI Pusat periode 2025-2030, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas sambutan hangat di Gedung Sate, serta kepada UNIKOM yang telah menjadi tuan rumah Munas APTISI ke-7 dengan sukses. Ia mengapresiasi kehadiran peserta dari 38 provinsi yang menunjukkan semangat kebersamaan dalam memajukan pendidikan tinggi., dan berharap semoga Munas tersebut memberi manfaat besar dan melahirkan gagasan strategis bagi perkembangan perguruan tinggi swasta di Indonesia.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Andre Kustira Wardana, S.STP., M.Si., CRBD., dalam sambutannya menyampaikan “saya mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut para peserta Munas APTISI dari 38 provinsi. Setelah rangkaian kegiatan sejak pagi, malam ini kita menutupnya dengan Gala Dinner di Aula Barat Gedung Sate. Atas nama Pemprov Jabar, kami menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat, semoga Munas yang telah berjalan lancar, dapat memberi pengalaman berkesan di Kota Bandung” ujarnya. Lebih lanjut, Andre berharap forum Munas dapat memperkuat kualitas daya saing PTS dan mendorong kolaborasi riset dan inovasi serta meningkatkan perhatian pemerintah terhadap kemajuan PTS di Indonesia.
Dengan digelarnya Gala Dinner di Gedung Sate yang merupakan ikon bersejarah masyarakat Jawa Barat, APTISI tidak hanya meninggalkan jejak dalam sejarah organisasi, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan yang diharapkan terus terjaga sepanjang masa. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Menjalin hubungan yang harmonis dengan publik eksternal merupakan bagian dari upaya UNIKOM dalam memperluas kerja sama dan kolaborasi diberbagai bidang. Salah satu bentuk sinergi tersebut diwujudkan oleh UNIKOM melalui Direktorat Humas dan Protokoler dengan menjalin kemitraan bersama insan pers. Media massa atau para jurnalis berperan sebagai mitra strategis UNIKOM dalam mempererat kedekatan dengan masyarakat luas melalui penyebaran informasi dan pemberitaan yang dimuat diberbagai platform media.
Sebagai wujud silaturahmi dan apresiasi, UNIKOM melalui Direktorat Humas dan Protokoler mengundang rekan-rekan media pada hari Jum’at, 21 Maret 2025. Selain mempererat hubungan dan kerjasama, kegiatan ini juga menjadi momen berbagi melalui pemberian parcel Idul fitri 1446 H dari Rektor UNIKOM kepada teman-teman pers.
Pertemuan tersebut dibuka oleh Kepala Divisi Humas dan informasi Komunikasi Publik, Arif Try Cahyadi M.Ds., suasana dibulan suci Ramadhan dan dihari jum’at yang penuh berkah. Pada kesempatan tersebut Arif mengucapkan terimakasih pada seluruh teman-teman media atas sinergi dan dukungan yang telah terjalin dengan baik selama ini, sekaligus silaturahim seiring dengan pergantian posisi Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik yang kini diamanahkan kepada saya, yang nantinya kita bersama-sama membangun dan meningkatkan kembali kerjasama yang telah terjalin antara UNIKOM bersama dengan rekan-rekan media pers” Ujar Arif
Dengan hadirnya Plt. Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Desayu Eka Surya S.Sos., M.Si., CICS., pada kesempatan baik tersebut dalam sambutan dan arahannya Desayu juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada teman-teman media atas kehadirannya telah memenuhi undangan silaturahmi serta kerjasama yang baik yang telah dilakukan dengan UNIKOM secara umum dan Direktorat Humas dan Protokoler secara khusus pada kolaborasi pengadaan berita, selain itu Desayu mengharapkan silaturahim yang terjalin ini dapat meningkatkan kolaborasi yang lebih baik dalam berbagai kegiatan kedepan.
Pada kesempatan tersebut, sesi diskusi dan sharing dilakukan dengan hangat bersama teman-teman media. Beberapa teman-teman media sebaliknya mengucapkan terimakasih dan juga memberikan masukan-masukannya untuk kolaborasi yang akan dilakukan guna meningkatkan kualitas dalam penulisan berita dan juga hasil foto dokumentasi pada berita-berita yang dikirimkan. Pertemuan yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan tersebut antara Tim Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM dengan teman-teman media ditutup dengan momen berbagi melalui penyerahan parcel idul fitri dari UNIKOM, dan dilengkapi dengan dokumentasi bersama. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, UNIKOM terus membuka ruang kerja sama yang luas dengan berbagai pihak, khususnya media, guna mewujudkan visi sebagai universitas unggulan yang mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. (Direktorat Hms & Pro)
UNIKOM berkesempatan menjadi tuan rumah diselenggarakannya Seminar dan Konsultasi Nasional dengan mengusung tema “Membangun Ekosistem AI dan Kewirausahaan Nasional”, kerja sama UNIKOM dengan APTIKOM, MAXY Academy, dan TBN Indonesia. Pada kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk menggali lebih dalam tentang masa depan teknologi dan bisnis, terutama perkembangan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan dan kewirausahaan, melalui pemaparan materi dan konsultasi, disertai pemaparan program booth camp dari Tim TBN Indonesia terkait kewirausahaan.
Sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta dari berbagai daerah turut hadir dalam kegiatan Seminar dan Konsultasi tersebut, yang digelar di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebagsaan Indonesia Raya dan Mars UNIKOM yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh peserta.
Wakil Ketua APTIKOM Jabar, Dr. Ayi Purbasari, dalam sambutannya menyampaikan, kewirausahaan adalah tonggak atau dasar dari pergerakan ekonomi. Namun demikian perkembangan kewirausahaan di negara kita tidak terlalu pesat jika dibandingkan dengan negara tetangga. Negara dalam hal ini turut mensupport kegiatan kewirausahaan, salah satunya melalui program MBKM kewirausahaan. Banyak juga kampus yang bertransformasi menjadi Entrepreneur University (EU). Untuk mencapai transformasi pendidikan ke arah EU, harus diawali dengan mengembangkan mindset dulu, baru kemudian ada konstruksi mewujudkan mindset tersebut. Salah satu ciri kewirausahaan adalah inovasi. Teknologi AI menjadi salah satu energi dalam kewirausahaan itu sendiri.
Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya dan Kerjasama UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, M.T., CSBA., dalam kapasitasnya mewakili Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., mengungkapkan, acara seminar dan konsultasi tersebut merupakan momentum yang tepat untuk berdiskusi tentang perkembangan teknologi yang sangat luar biasa saat ini. Teknologi menjadi faktor penting yang harus dirumuskan bersama untuk langkah-langkah strategis terkait dengan penggunaan teknoligi AI di bidang pendidikan dan juga kewirausahaan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, AI telah menjadi salah satu pendorong utama dalam transformasi digital global saat ini, dimana keberadaannya bukan hanya sebagai teknologi masa depan saja, tetapi telah menjadi bagian dari aspek kehidupan di segala bidang. Selain itu, kewirausahaan juga menjadi faktor penting bagi perlkembangan ekonomi. Maka kolaborasi perguruan tinggi dengan berbagai pihak patut kita kembangkan terus, agar antara teknologi dan kewirausahaan dapat saling mensupport.
Ketua APTIKOM Jawa Barat, Prof. Dr. Adiwijaya, S.Si., M.Si., yang juga menjabat selaku Rektor Telkom University Bandung,hadir selaku keynote speaker pada Seminar dan Konsultasi Nasional “Membangun Ekosistem AI dan Kewirausahaan Nasional” tersebut. Mengawali paparannya, ia mengungkapkan, “AI tidak akan pernah menggantikan manusia. Tapi manusia yang mengerti atau menguasai AI itulah yang akan menggantikannya”. Memprediksi kondisi masa depan penting, tetapi lebih penting lagi adalah bisa mengcreate masa depan. Manfaat AI adalah bagaimana kita bisa memanusiakan digital experience, yaitu bagaimana kita mendapat benefit dari penggunaan AI itu sendiri, demikian ungkapnya. Lebih lanjut ia memaparkan langkah-langkah yang harus ditempuh dalam Membangun ekosistem AI Nasional, yang merupakan Strategi Inovasi di Perguruan Tinggi. Antusias peserta tampak dalam sesi tanya jawab yang dipandu dengan interaktif oleh Direktur Collaboration & International Relation UNIKOM, Dr. Nina Kurnia Hikmawati, S.E., M.M., M.Kom., selaku moderator.
CEO Maxy Academy, Isaac Munandar dan Advisor TBN Indonesia Andy Febrico Bintoro, hadir selaku nara sumber pada sesi Talkshow AlIpreneur. Dimana Isaac dan Andy bersama-sama memperkenalkan berbagai program yang diusung oleh Maxy Academy bekerjasama dengan TBN Indonesia, di dalam membantu universitas-universitas di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan para mahasiswanya memasuki transformasi digital dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Lebih jauh Isaac menuturkan, kegiatan diskusi untuk membangun ekosistem AI dan kewirausahaan tersebut bertujuan untuk meraih Indonesia Emas di tahun 2045. Untuk mencapai itu tentu tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus bersama-sama bergandeng tangan. Topik diskusi “Membangun Ekosistem AI dan Kewirausahaan Nasional” sangat krusial bagi masa depan bangsa Indonesia. Potensi AI harus didukung ekosistem yang kuat, dengan inovasi, kolaborasi dan kewirausahaan.
Lebih jauh Isaac menjelaskan, Maxy Academy bekerjasama dengan sekira 50 perusahaan multinasional, konglomerasi di Indonesia dan luar negeri untuk membantu universitas-universitas di seluruh Indonesia melalui berbagai program untuk melaksanakan misinya, yaitu bagaimana meng-equip dan mempersiapkan, memperlengkapi para mahasiswa Indonesia, diantaranya dengan memfasilitasi relevan skill, magang, dan akses untuk bekerja. “Kmai berharap, UNIKOM sebagai salah satu universitas terbaik di Jawa Barat, dapat membantu percepatan transformasi digital kewirausahaan melalui berbagai program yang kami fasilitasi”, demikian harapnya.
Kegiatan Seminar dan Konsultasi Nasional dengan mengusung tema “Membangun Ekosistem AI dan Kewirausahaan Nasional”, dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia secara beruntun. Hal ini dilakukan sebagai upaya bersama untuk mencapai unggul dan meningkatkan kualitas kampus. Untuk mencapai Ekosistem AI dan Kewirausahaan Nasional dalam meraih Indonesia Emas 2045, konsep pentahelix penting sekali untuk dilakukan. Dimana antara perguruan tinggi, industri, media, dan pihak terkait lainnya harus berkolaborasi deni mencapai tujuan bersama. Gagasan Kegiatan Seminar dan Konsultasi Nasional bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat, khususnya kalangan akademisi terkait perkembangan AI dan dampaknya, serta bagaimana mengintegrasikan AI dalam kehidupan sehari-hari, sehingga prestasi mahasiswa dapat meningkat, baik dalam hal proses pembelajaran, maupun dalam berwirausaha.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNIKOM dengan Maxy Academy dan TBN Indonesia, dan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama guna dokumentasi. (Direktorat Hms & Pro).
BANDUNG, UNIKOM – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan teknologi (Ditjen Diktiristek) bekerjasama dengan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Kosabangsa Tahun Anggaran 2024, yang dilaksanakan secara hybrid pada Kamis, 24 Juli 2024.
Program Kosabangsa (kolaborasi sosial membangun masyarakat) merupakan wujud kontribusi nyata insan perguruan tinggi bagi bangsa, khususnya dalam pengembangan kesejahteraan dan kemajuan bangsa dengan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya. Kegiatan sosialisasi tersebut diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman para dosen dari berbagai perguruan tinggi dalam menulis proposal sesuai panduan Program Kosabangsa tahun 2024. Sejumlah 150 peserta yang berasal dari 56 perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat hadir secara langsung di GH Universal Hotel, Jl. Dre. Setiabudi No. 376 Bandung, serta disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube DRTPM – Diktiristek.
Rektor UNIKOM,Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan Kosabangsa adalah program kolaborasi antar para dosen perguruan tinggi di Indonesia yang telah berlangsung selama 3 tahun. Program sosialisasi tersebut dilakukan dengan tujuan agar para dosen dari semua perguruan tinggi di Wilayah LLDIKTI IV, dan juga Indonesia, bisa melaksanakan riset terkait dengan daerah-daerah tertinggal, daerah yang tingkat kemiskinan yang ekstrim, maupun lokasi daerah-daerah yang rawan benacana.
Riset-riset yang dilakukan oleh para dosen tersebut diharapkan dapat emmbantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, mengatasi bencana alam, dan bagaimana memajukan daerah-daerah tertinggal, berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh para dosen tersebut. “Melalui kolaborasi antara UNIKOM dengan LLDIKTI dalam kegiatan sosialisasi ini, diharapkan akan sangat membantu dan memberikan pencerahan bagi semua peserta sosialisasi Kosabangsa 2024”, demikian pungkasnya.
Hadir selaku nara sumber, antara lain, Prof. Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si. (Universitas Mahasaraswati Denpasar), Dr. Suparni Setyowati Rahayu M.i. ( Universitas Akprind Indonesia), Dr. Untung Santoso M.Si. (Universitas Muhammadiyah Malang), serta Muhammad Satria (Forum CSR Indonesia). Sementara Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., dari Forum Silaturahmi Doktor-Doktor Indonesia (FORSILADI) dan Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., dari Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII), bertindak selaku moderator.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Divisi Pengabdian Masyarakat, Dr. Tatik Fidowaty, S.IP., M.Si., menjelaskan, program kosabangsa merupakan program kolaborasi antar perguruan tinggi lintas klaster yaitu kolaborasi antara perguruan tinggi pelaksana yang memahami karakteristik permasalahan wilayah mitra sasaran, dengan perguruan tinggi pendamping yang mendampingi perguruan tinggi pelaksana dalam pengembangan teknologi dan inovasi sebagai hasil riset perguruan tinggi yang diimplementasikan di masyarakat sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat pada wilayah pelaksanaan program kosabangsa. Dalam pelaksanaannya, Ditjen Diktiristek berupaya menjembatani kolaborasi dalam pengembangan dan penerapan IPTEK yang di hasilkan perguruan tinggi untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pada wilayah daerah tertinggal, wilayah prioritas kemiskinan ekstrim serta wilayah rawan bencana. Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi Program Kosabangsa tersebut, perguruan tinggi mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah-daerah yang dimaksud. (Direktorat Hms & Pro).
BANDUNG, UNIKOM – Forum Mahasiswa Pascasarjana (FORMACA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa (PASMA) Fakultas Pascasarjana UNIKOM telah menyelenggarakan Workshop bertajuk “Enhanced Cybersecurity Awareness di Era Digitalisasi industri 4.0” pada Selasa, 16 Juli 2024. 2 orang Dosen Fakultas Pascasarjana UNIKOM dihadirkan selaku narasumber pada kegiatan work shop tersebut, antara lain, Geraldi Catur Pamuji, S.Kom., M.Kom., yang juga menjabat sebagai Pembina Mahasiswa Pascasarjana UNIKOM, serta Ketua Program Studi Magister Sistem Informasi, Dr. Yeffry Handoko, S.T., M.T.
Bertempat di Aula Gedung Pascasarjana Kampus II UIN Sunan Gunung Djati, Jl. Cimencrang No. 10, Gede Bage – Kota Bandung, rangkaian kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., dilanjutkan sambutan dari Wakil Direktur III Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati, Prof. Dr. H. Dindin Solahudin, MA. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. M. Yani Syafei, M.T, CSBA.
Memasuki acara inti, Dr. Yeffry Handoko Putra, S.T., M.T., mendapat kesempatan pertama untuk meyampaikan materinya dengan judul “Pendekatan Holistik IT Pada Asset Management”, sementara materi kedua dengan judul “Pengantar IT Governance dalam Cyber dan Data Security”, disampaikan oleh Geraldi Catur Pamuji, S.Kom., M.Kom, dan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta, Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pemberian cindera mata dan foto bersama guna dokumentasi.
Workshop yang membahas Teknologi Informasi Cyber Security tersebut, terselenggara atas kerjasama antara Forum Mahasiswa Pascasarjana (FORMACA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa (PASMA) Fakultas Pascasarjana UNIKOM, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam menghadapi ancaman siber. Melalui pembelajaran dan pelatihan praktis, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh dalam lingkungan kerja masing – masing sehingga dapat memperkuat pertahanan siber organisasi secara keseluruhan. (Direktorat Hms & Pro).
BANDUNG, UNIKOM – Pada ulang tahun Van Hien University yang ke 27, Van Hien University mengundang Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., Pembina Yayasan Science & Technologi Dra. Ani Astuti, Direktur Publikasi UNIKOM, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., serta Dekan Fakultas Desain Prof. Lia Warlina, M. Si., Ir., untuk mnghadiri kegiatan anniversarry dan banquet dinner. Sebelumnya, UNIKOM juga telah mengundang Assoc. Prof. Trand Ahn Dung selaku Vice Rector dan Dr. Nguyen Cuong selaku Manajer Kerjasama dan Riset Internasional Van Hien University, pada kegiatan ICOBEST 2024 yang berlangsung tanggal 16 Mei 2024 serta wisuda UNIKOM 2024 pada tanggal 18 Mei 2024 yang lalu.
Acara ulang tahun Van Hien University dilaksanakan di HungHau Campus, Ho Chi Minh City. Sebelum mengikuti kegitan acara Rektor diterima oleh treasure dari pihak Yayasan Van Hien University. Pada kesempatan tersebut Rektor UNIKOM menyerahkan souvenir dari UNIKOM untuk pihak Yayasan Van Hien University. Setelah mengikuti kegiatan anniversary di Aula Kampus, Rektor dan tim mengikuti campus tour. Campus tour dilaksanakan dengan mengunjungi satu kampus di HungHau Campus, yang merupakan salah satu kampus utama Van Hien University dari 9 kampus yang ada di Ho Chi Minh City.
Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto SOegoto, M.T., bersama Pembina Yayasan Science dan Teknologi, Dra. Ani Astuti disambut dengan hangat oleh owner Van Hien University, serta seluruh jajaran dan petinggi Universitas Van Hien, juga berbagai perusahaan yang tergabung pada grup yang sama dengan Van Hien University, yang merupakan konglomerasi Vietnam dengan jumlah karyawan lebih dari 5000 orang dan 5 unit pabrik serta politeknik. Puncak acara ditutup dengan perhelatan besar peringatan ulang tahun Van Hien University dan gala dinner di Hotel Nikko Saigon, pada Kamis, 11 Juli 2024. (Direktorat Hms & Pro).