Tag: kerja sama UNIKOM dan Dinas Pertanian Garut

  • Unikom Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian Garut Kembangkan Aplikasi “Sicantik”: Perkuat Transformasi Digital Pertanian

    Unikom Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian Garut Kembangkan Aplikasi “Sicantik”: Perkuat Transformasi Digital Pertanian

    BANDUNG, UNIKOM — Selasa, 28 April 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Direktorat International Program menerima kunjungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut dalam rangka memperkuat kolaborasi pengembangan digitalisasi sektor pertanian. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama riset dan pengembangan aplikasi berbasis teknologi yang mendukung sistem pertanian modern serta pemasaran hasil tani secara digital.

    Bertempat di Ruang VVIP Lantai 16 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Desain UNIKOM, Prof. Dr. Lia Warlina, M.Si., Ir., Direktur International Program UNIKOM, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., beserta tim, dosen Teknik Informatika UNIKOM, Dian Dharmayanti, S.T., M.Kom., bersama sejumlah mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UNIKOM, serta Kepala Bidang Perlindungan dan Pengembangan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Susi Suhartianti, S.P., M.T., beserta jajaran.

    Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme, terutama saat membahas pengembangan aplikasi digital pertanian yang selama ini menjadi bagian dari kolaborasi penelitian antara UNIKOM dengan Dinas Pertanian Kabupaten Garut.

    Dalam kesempatan wawancara, Direktur International Program UNIKOM, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk penguatan sinergi yang telah terjalin dalam pengembangan inovasi digital sektor pertanian. “Pada kesempatan ini kami menerima kunjungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut yang merupakan mitra penelitian kami dalam pengembangan aplikasi pertanian digital. Sebelumnya aplikasi tersebut bernama “SI TAMPAN” atau Sistem Aplikasi Tanam Panen, kemudian dikembangkan kembali menjadi  “SICANTIK” atau Sistem Pemasaran, Tanam dan Petik”, tuturnya.

    Dr. Senny menambahkan bahwa pengembangan aplikasi tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi UNIKOM dalam menghadirkan solusi teknologi yang dapat membantu para petani, khususnya dalam pengelolaan hasil pertanian hingga perluasan akses pemasaran berbasis digital.

    Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Pengembangan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Susi Suhartianti, S.P., M.T., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh UNIKOM. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan pengalaman dan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kemajuan sektor pertanian. “Kami sangat berterima kasih atas undangan dari UNIKOM. Banyak hal yang sangat menginspirasi bagi kami, terutama bagaimana UNIKOM begitu concern terhadap pengembangan teknologi dan inovasi digital. Ini menjadi pelajaran berharga yang nantinya dapat kami sampaikan juga kepada para petani di Garut”, ungkapnya.

    Lebih lanjut, Susi berharap aplikasi “SICANTIK” yang saat ini tengah dikembangkan bersama UNIKOM tidak berhenti pada tahap prototipe, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata untuk membantu para petani, khususnya dalam aspek pemasaran hasil pertanian.

    Menurutnya, tantangan terbesar yang masih dihadapi para petani saat ini adalah akses pasar. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi solusi strategis dalam meningkatkan daya saing petani di era modern. “Kami berharap aplikasi ini benar-benar dapat diterapkan dan dimanfaatkan oleh para petani. Saat ini para petani juga sudah mulai akrab dengan teknologi, sehingga digitalisasi pemasaran menjadi sesuatu yang sangat penting untuk terus dikembangkan”, tambahnya.

    Selain membahas pengembangan aplikasi pemasaran pertanian, kunjungan tersebut juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang smart farming. Dinas Pertanian Kabupaten Garut berharap dapat terus belajar dan menjalin kolaborasi bersama UNIKOM dalam pengembangan teknologi pertanian, baik dari sisi budidaya hingga pemasaran hasil pertanian.

    Selain kegiatan jamuan dan diskusi di Ruang VVIP, para tamu dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut juga berkesempatan mengikuti campus tour ke sejumlah fasilitas unggulan yang dimiliki UNIKOM. Kunjungan tersebut meliputi Auditorium Lantai 17 UNIKOM, Laboratorium AI UNIKOM x Google, UTV, serta HITS UNIKOM Radio. Melalui kegiatan tersebut, para tamu dapat melihat secara langsung berbagai fasilitas dan pengembangan teknologi yang menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran dan inovasi digital di lingkungan UNIKOM.

    Pada hari kedua para tamu dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut juga berkesempatan melakukan kunjungan langsung ke Wangunsari Farm, Lembang, Kab. Bandung Barat, salah satu unit bisnis milik UNIKOM yang bergerak di bidang pengembangan pertanian modern berbasis teknologi. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai penerapan smart farming yang dikembangkan UNIKOM, mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil pertanian berbasis digital. Melalui kegiatan tersebut, para peserta dapat melihat secara langsung implementasi teknologi pertanian modern yang diharapkan dapat menjadi referensi dan inspirasi dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Garut.

    Melalui kolaborasi tersebut, UNIKOM kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi yang aktif menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung transformasi digital sektor pertanian di Indonesia. (Direktorat Hms dan Pro)