Tag: Kemendiktisaintek

  • Tim Peneliti Fundamental Reguler Kemendiktisaintek UNIKOM Gelar Focus Grup Discussion Penelitian Sia- Ai Untuk Digitalisasi Koperasi Di Kabupaten Bandung

    Tim Peneliti Fundamental Reguler Kemendiktisaintek UNIKOM Gelar Focus Grup Discussion Penelitian Sia- Ai Untuk Digitalisasi Koperasi Di Kabupaten Bandung

    BANDUNG, UNIKOM – Tim Peneliti Fundamental Reguler Kemdiktisaintek Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) secara daring dengan tema “Inovasi Framework Strategi Bisnis Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Kecerdasan Buatan Pada Kinerja Digitalisasi Koperasi Guna Pertumbuhan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat”  pada 22 Agustus 2025.

    FGD tersebut dipimpin oleh Dr. Hj. Supriyati, M.Si., Ak., CA., ASEAN CPA., CPI., CIAP., AMKI., selaku Ketua Tim Peneliti. Acara kemudian dibuka oleh moderator Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D. Peserta yang hadir antara lain perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung serta sejumlah pengurus koperasi, di antaranya Koperasi Baiturrahim Syariah, Koperasi Konsumen Syariah Indonesia, Koperasi Syariah Baitul Mukmin, Koperasi Konsumen Sakinah Insan Mandiri, Koperasi Konsumen Warga GBI Sejahtera, dan Koperasi Desa Merah Putih Cangkuang Wetan.

    Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung, Fani Indriana, dalam sambutannya menegaskan bahwa koperasi masih menjadi pilar penting penggerak ekonomi masyarakat. Sementara itu, Dr. Supriyati menjelaskan tujuan utama penelitian ini, yakni merancang framework strategi bisnis koperasi dengan dukungan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis Artificial Intelligence (AI). Ia juga menekankan penerapan tiga pilar koperasi kelembagaan, usaha, dan keuangan serta pentingnya penggunaan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) entitas privat demi menjaga kredibilitas koperasi.

    Materi tentang peran AI dalam sistem informasi akuntansi dipaparkan oleh Dian Darmayanti, S.T., M.Kom., melalui rekaman video. AI dinilai mampu meningkatkan efisiensi, menurunkan biaya operasional, serta meminimalisir kesalahan manusia. Implementasinya dalam koperasi diyakini akan membawa dampak positif berupa transparansi laporan keuangan, peningkatan kepercayaan anggota, serta percepatan pengambilan keputusan.

    Kegiatan FGD dilanjutkan dengan pemaparan kondisi eksisting dan tantangan yang dihadapi masing-masing koperasi. Mulai dari KSPPS Baiturrahim Syariah yang telah menggunakan sistem core microbanking selama 11 tahun, Koperasi Baitul Mukmin yang berharap aplikasi terpadu untuk integrasi laporan keuangan, hingga Koperasi Desa Merah Putih Cangkuang Wetan yang masih berusia 4 bulan namun sudah memiliki 450 anggota dengan visi bisnis luas di sektor sembako, klinik, hingga travel umrah. Diskusi interaktif berlangsung dengan memberikan ruang bagi koperasi untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi atas permasalahan yang ada, khususnya terkait digitalisasi laporan keuangan.

    Menutup acara, Dr. Supriyati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan menegaskan pentingnya semangat kekeluargaan dalam koperasi. Ia juga membuka peluang kolaborasi antara UNIKOM dan koperasi di Kabupaten Bandung, agar penelitian ini bisa memberi manfaat nyata dalam meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan kesejahteraan anggota koperasi melalui pemanfaatan teknologi AI. (Direktorat Hms & Pro)