Tag: kecerdasan buatan unikom

  • Jaringan Neural Berulang Elman untuk Analisis Sentimen Berbasis Aspek

    Jaringan Neural Berulang Elman untuk Analisis Sentimen Berbasis Aspek

    Penulis: Nelly Indriani Widiastuti, Maulvi Inayat Ali

    Abstrak

    Analisis sentimen berbasis aspek (ABSA) adalah salah satu domain kasus penambangan opini yang bertujuan untuk mendeteksi polaritas teks tertulis berdasarkan aspek-aspek tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai akurasi Elman RNN dalam kasus ABSA. Metode yang digunakan dibagi menjadi dua proses utama, yaitu pra-pemrosesan dan deteksi sentimen. Sebelum melakukan pelatihan, data masukan berupa ulasan restoran dalam bahasa Indonesia melalui proses pra-pemrosesan. Dalam data ulasan, dilakukan case folding, filtering, normalisasi kata, tokenisasi, penghapusan stop word, penambahan token aspek (harga, rasa, suasana), pembuatan kamus kata, dan pembentukan one-hot encoding. Dalam proses deteksi polaritas, pelatihan dan pengujian menggunakan algoritma ERNN. Data yang digunakan adalah 1584 kalimat ulasan restoran Indonesia dan diuji pada 422 data. Berdasarkan hasil pengujian, Elman RNN memperoleh akurasi terbaik sebesar 81,22% dan skor f1 sebesar 82,78%. Bagi pengembang sistem analitik sosial, hasil ini menunjukkan bukti bahwa ERNN menjanjikan untuk digunakan dalam mendeteksi polaritas ulasan restoran. © School of Engineering, Taylor’s University

    Kata kunci penulis

    Analisis sentimen berbasis aspek; Bahasa Indonesia; Praproses; Jaringan saraf berulang; Evaluasi semantik

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85108833617

  • Unikom Resmi Buka Program Studi Teknik Robotika Dan Kecerdasan Buatan, Jawab Tantangan Era Revolusi Industri 5.0

    Unikom Resmi Buka Program Studi Teknik Robotika Dan Kecerdasan Buatan, Jawab Tantangan Era Revolusi Industri 5.0

    BANDUNG, UNIKOM — Menyongsong era Revolusi Industri 5.0, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) sebagai kampus berbasis teknologi terdepan, membuka Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan (AI) jenjang Sarjana. Melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 454/B/O/2025, UNIKOM resmi memperoleh izin pembukaan Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan Artificial Intelligence (AI) jenjang Sarjana, yang diselenggarakan oleh Yayasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

    Keputusan ini diterbitkan pada 16 Juni 2025 sebagai tindak lanjut atas permohonan Rektor UNIKOM serta dukungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten. Sementara itu, penyerahan Surat keputusan (SK) Pendirian Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan diserahkan secara resmi oleh Kepala Lembaga LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., yang diterima oleh Wakil Rektor III UNIKOM, Assoc. Prof. Ir. Herman Soegoto., MBA., pada hari Selasa, 1 Juli 2025 di LLDIKTI Wilayah IV. Dengan terbitnya izin resmi ini, UNIKOM menjadi salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia yang ikut serta mempersiapkan generasi unggul di bidang robotika dan kecerdasan buatan, dua bidang yang menjadi tulang punggung Revolusi Industri 5.0.

    Dalam keterangan resminya, pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menegaskan bahwa pendirian program studi ini telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi, serta wajib mematuhi standar nasional pendidikan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku. Program studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, mengingat kebutuhan akan SDM di bidang teknologi robotik dan AI semakin meningkat seiring kemajuan teknologi dan transformasi digital global.

    Sebagai kampus yang dikenal unggul di bidang teknologi, UNIKOM berkomitmen menghadirkan pendidikan berbasis teknologi terdepan. Dengan hadirnya Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, mahasiswa UNIKOM kini memiliki akses untuk belajar dan mengembangkan kompetensi di bidang yang sangat dibutuhkan industri modern, seperti automasi, robotika cerdas, kecerdasan buatan, dan sistem pintar.

    Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan rasa syukurnya, “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas terbitnya izin resmi Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan di UNIKOM. Ini adalah langkah strategis sekaligus bentuk nyata komitmen UNIKOM dalam menjawab kebutuhan global, khususnya di era Revolusi Industri 5.0 yang menuntut SDM unggul di bidang teknologi, inovasi, dan kecerdasan buatan”, demikian pungkasnya.

    Kehadiran Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan di UNIKOM menjadi bagian dari kontribusi nyata dunia pendidikan tinggi untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045, yakni mewujudkan Indonesia sebagai negara maju berbasis inovasi dan teknologi. Dengan dibukanya program studi ini, UNIKOM berharap dapat melahirkan talenta-talenta muda yang mampu menciptakan solusi berbasis teknologi, mendorong kemandirian bangsa, serta memperkuat daya saing Indonesia di kancah global. UNIKOM membuka kesempatan bagi para calon mahasiswa baru yang ingin masuk ke program studi Robotika dan Kecerdasan Buatan, informasi lebih lanjut dapat diakses di www.pmb.unikom.ac.id (Direktorat Hms & Pro)