BANDUNG, UNIKOM – Pentingnya integrasi antara iman dan kesehatan mental menjadi kunci dalam membentuk pribadi yang tangguh, berintegritas, serta memiliki keseimbangan antara aspek spiritual dan psikologis dalam kehidupan sehari-hari. Bertolak dari hal tersebut, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Mahasiswa Katolik Universitas Komputer Indonesia (KMK UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Mentoring Agama pada Jumat, 10 April 2026. Bertempat di Ruang 4310 Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah mahasiswa Katolik yang akan melaksanakan tugas akhir, sebagai bagian dari upaya pembinaan spiritual dan penguatan karakter mahasiswa.
Romo Antonius Jonmedi Tarigan hadir selaku nara sumber, yang memberikan pembekalan rohani sekaligus refleksi mendalam mengenai kehidupan iman di tengah dinamika akademik. Selain itu, hadir pula Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP, M.Si, Ph.D., didampingi Pembina KMK UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pembina KMK UNIKOM, Dr. Yuni menyampaikan apresiasi mendalam kepada narasumber dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa mentoring agama merupakan bagian penting dalam proses pembinaan mahasiswa, tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga sebagai salah satu syarat administratif bagi mahasiswa yang akan menempuh sidang akhir. “Terima kasih atas kesediaan Romo untuk hadir dan berbagi pengalaman serta pengetahuan kepada kami, juga kepada seluruh panitia yang membantu. Semoga melalui paparan materi yang diberikan, kami semua mendapatkan pencerahan dan penguatan untuk lebih baik lagi dalam berpikir maupun bersikap, tidak mudah putus asa saat berada dalam tekanan, dan terus berharap pada kerahiman Allah”, demikian tuturnya.
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si, Ph.D., dalam sambutan pembukanya turut menegaskan pentingnya kegiatan mentoring agama sebagai bagian dari penguatan karakter mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dalam membentuk sikap, etika, dan tanggung jawab mahasiswa di lingkungan akademik maupun sosial.
Rangkaian kegiatan mentoring kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Romo Antonius Jonmedi Tarigan dengan mengangkat tema “Mental Resilience: Restorasi dan Navigasi Mahasiswa dalam Menghadapi Burnout, Kecemasan, serta Proses Pemulihan Diri”, disambung dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, di mana peserta tidak hanya menyimak pemaparan, tetapi juga aktif terlibat dalam diskusi dan refleksi bersama. Materi yang disampaikan juga menitikberatkan pada penguatan ketahanan iman, pembentukan integritas pribadi, serta relevansi nilai-nilai ajaran iman Katolik dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern.
Melalui kegiatan mentoring agama tersebut, KMK UNIKOM berkomitmen menjadi wadah pembinaan yang holistik bagi mahasiswa Katolik, serta berkontribusi dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat. Selain itu, kegiatan mentoring agama tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan yang berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)