Tag: kampus UNIKOM Bandung

  • Pengembangan Model Pengumpulan Persyaratan untuk Prediksi Prestasi Mahasiswa di Universitas

    Pengembangan Model Pengumpulan Persyaratan untuk Prediksi Prestasi Mahasiswa di Universitas

    Penulis: Adam Mukharil Bachtiar; Hira Laksmiwati

    DOI: 10.1109/ICoICT.2014.6914038

    Abstrak

    Kebutuhan manusia terhadap informasi terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Peningkatan tersebut mendorong lahirnya pengetahuan baru yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan prediksi. Salah satu organisasi yang memerlukan kemampuan prediksi dalam mendukung proses bisnisnya adalah perguruan tinggi atau universitas. Institusi pendidikan tinggi perlu melakukan prediksi terhadap prestasi mahasiswa sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian tujuan institusionalnya. Namun, pada kenyataannya, perangkat lunak yang dimiliki universitas belum mampu secara optimal membantu para pemangku kepentingan dalam melakukan prediksi, khususnya prediksi prestasi mahasiswa yang dikaitkan dengan ketepatan waktu kelulusan. Di sisi lain, volume data yang dimiliki universitas sangat besar dan terus bertambah, sehingga menuntut penerapan teknik khusus dalam pengembangan perangkat lunak. Salah satu teknik yang relevan adalah klasifikasi dalam penambangan data. Pengembangan perangkat lunak berbasis teknik ini memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan pengembangan perangkat lunak konvensional, terutama pada tahap pengumpulan dan perumusan kebutuhan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa model elisitasi kebutuhan yang sudah ada perlu disesuaikan dengan karakteristik proses bisnis universitas serta penerapan teknik penambangan data. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan model elisitasi kebutuhan yang secara khusus ditujukan bagi kebutuhan prediksi di lingkungan universitas. Model tersebut kemudian digunakan sebagai dasar dalam membentuk model solusi umum prediksi menggunakan teknik klasifikasi penambangan data. Model yang dihasilkan selanjutnya menjadi landasan dalam pengembangan perangkat lunak yang mampu memprediksi prestasi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model elisitasi kebutuhan baru berhasil dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik universitas serta kebutuhan implementasi teknik klasifikasi penambangan data, dan telah diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak prediksi prestasi mahasiswa. © 2014 IEEE.

    Kata kunci penulis

    penambangan data; Model; prediksi; elisitasi kebutuhan; universitas

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/84909942808

  • Pelatihan Keterampilan Vokasional sebagai Kebutuhan untuk Bertahan Hidup di Komunitas yang Terdampak Bencana: Perspektif Pendidikan, Manajerial, dan Teknologi

    Pelatihan Keterampilan Vokasional sebagai Kebutuhan untuk Bertahan Hidup di Komunitas yang Terdampak Bencana: Perspektif Pendidikan, Manajerial, dan Teknologi

    Penulis: Eddy Soeryanto Seogoto; Umi Narimawati; Wahyu

    Abstrak

    Selama bertahun-tahun, masyarakat di berbagai belahan dunia memiliki kebutuhan yang mendesak untuk membangun komunitas yang layak, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan manusia. Namun demikian, ketika bencana terjadi, banyak individu kehilangan nyawa, harta benda, infrastruktur, serta orang-orang terdekat, yang pada akhirnya menimbulkan penderitaan fisik maupun psikologis yang mendalam. Situasi pascabencana semacam ini menuntut penerapan strategi atau pendekatan yang efektif dan teruji guna memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak oleh bencana besar seperti tsunami, letusan gunung berapi, dan gempa bumi. Salah satu strategi yang dinilai relevan adalah pelatihan keterampilan vokasional. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini berupaya mengevaluasi efektivitas pelatihan vokasional dari sudut pandang pendidikan, manajemen, dan teknologi, dengan tujuan merumuskan mekanisme yang tepat dalam membangun komunitas yang berkelanjutan pada fase pascabencana. Hasil kajian menunjukkan bahwa masyarakat perlu dibekali pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang memadai untuk mempertahankan kelangsungan hidup setelah menghadapi bencana, baik berskala kecil maupun besar. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui pendidikan kejuruan dan pengembangan keterampilan secara sistematis. © 2017 WIETE.

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85035018747

  • Seleksi Beasiswa KIP Gelombang 2

    Seleksi Beasiswa KIP Gelombang 2

    Untuk kamu peserta Seleksi Beasiswa KIP Kuliah UNIKOM 2026 Gelombang 2, siap-siap ya. Pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) akan dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026 secara online melalui LMS UNIKOM.

    Undangan resmi beserta teknis pelaksanaannya dikirimkan langsung ke Email atau WhatsApp masing-masing peserta. Jadi, pastikan nomor kontak dan email yang kamu daftarkan selalu aktif supaya tidak ada informasi penting yang terlewat.

    Informasi lebih lanjut, kamu bisa langsung menghubungi akun Instagram @divisi_beasiswa_unikom. Persiapkan diri dengan maksimal dan semoga sukses!

    UNIKOM #DiktiSaintekBerdampak #UNIKOMBerdampak #BeasiswaKIP #KIPKuliahUNIKOM

  • Desain Media Pembelajaran Interaktif untuk Pelafalan Karakter dan Kata Bahasa Inggris bagi Anak Tunanetra

    Desain Media Pembelajaran Interaktif untuk Pelafalan Karakter dan Kata Bahasa Inggris bagi Anak Tunanetra

    Penulis: Syahrul ; Wicaksono M.F. ; Hidayat

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012096

    Abstrak

    Makalah ini bertujuan mengkaji perancangan sistem pembelajaran bahasa Inggris yang ditujukan bagi anak tunanetra. Instrumen yang dikembangkan berupa media pembelajaran interaktif, sehingga peserta didik tunanetra diharapkan lebih tertarik serta terlibat aktif dalam proses belajar. Perangkat keras utama yang digunakan adalah Raspberry Pi sebagai pusat pemrosesan sistem. Sistem pembelajaran dirancang dalam dua mode, yaitu mode pembelajaran dengan metode konversi teks ke suara (text-to-speech) dan mode tanya jawab dengan metode konversi suara ke teks (speech-to-text). Hasil penelitian menghasilkan model pembelajaran untuk pengenalan huruf serta alat bantu pelafalan bahasa Inggris. Rancangan perangkat memanfaatkan Raspberry Pi 3 karena platform ini merupakan sistem komputer terintegrasi dengan komponen pendukung yang memadai untuk pemrosesan pengenalan suara dan konversi teks ke suara. Dari segi biaya, model ini relatif ekonomis karena hanya menggunakan mini PC Raspberry Pi 3 sebagai komponen utama. Berbeda dengan penelitian terdahulu mengenai pembelajaran Braille interaktif berbasis linguistik yang memerlukan banyak perangkat keras serta pendampingan guru, media pembelajaran ini dirancang agar lebih sederhana dalam penggunaan. Instrumen ini diharapkan dapat membantu anak tunanetra dalam mempelajari huruf dan kosakata bahasa Inggris, serta berpotensi diterapkan di sekolah luar biasa atau institusi pendidikan bagi penyandang tunanetra. Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Pengenalan karakter; Perangkat keras komputer; Teknologi pendidikan; Perangkat keras; Pemrosesan suara; Pengajaran

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Anak tunanetra; Pembelajaran bahasa Inggris; Pembelajaran interaktif; Media pembelajaran; Perangkat keras pemrosesan; Konversi suara ke teks; Konversi teks ke suara; Konversi teks ke suara

    Judul utama teknik

    Sistem pembelajaran

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054783928?

  • Sistem Informasi Terintegrasi untuk Administrasi dan Aktivitas Akademik Berbasis Identifikasi Frekuensi Radio di Perguruan Tinggi

    Sistem Informasi Terintegrasi untuk Administrasi dan Aktivitas Akademik Berbasis Identifikasi Frekuensi Radio di Perguruan Tinggi

    Penulis: Kurniawan B.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012097

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan sistem informasi untuk administrasi dan aktivitas akademik berbasis identifikasi frekuensi radio di perguruan tinggi. Teknologi berbasis Identifikasi Frekuensi Radio (RFID) di industri lingkungan dan di lingkungan pendidikan telah banyak diterapkan. Penggunaan sistem RFID telah merambah banyak sektor, mulai dari manufaktur, distribusi, penyimpanan barang ritel, rumah sakit, dan pendidikan. Sistem RFID dalam Pendidikan Lingkungan telah banyak digunakan untuk Kartu Identitas Mahasiswa, perpustakaan, absensi, dan untuk kontrol ruangan secara otomatis. Namun, dalam penerapan/penggunaan sistem RFID masih dirancang/dibuat secara terpisah yang dapat menyebabkan ketidakstabilan sistem data antar bank yang dibangun. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penelitian tentang penggunaan teknologi RFID yang terintegrasi dengan layanan akademik dan administrasi yang dibutuhkan. Sistem administrasi dan layanan akademik yang akan meningkatkan fungsi RFID apa pun yang digunakan dalam transaksi. Dengan banyaknya data RFID dari setiap layanan, sistem informasi RFID terintegrasi diperlukan untuk mengelola dan memantau setiap layanan data. Data yang digunakan dalam setiap transaksi menggunakan sistem administrasi dan layanan akademik akan meningkat setiap kali RFID digunakan dalam transaksi. Data RFID dengan jumlah yang cukup banyak dari setiap layanan, baik untuk absensi, mahasiswa, layanan perpustakaan, dan sistem layanan parkir, sistem informasi RFID terintegrasi diperlukan untuk mengelola dan memantau setiap layanan data. Sistem informasi terintegrasi ini melayani layanan akademik dan administrasi di bawah platform RFID. Dengan sistem informasi ini, pengolahan data serta layanan akademik dan administrasi menjadi lebih efektif dan efisien. Selain manajemen data, sistem informasi terintegrasi dapat membantu dalam pembuatan laporan dan memberikan informasi yang diperlukan kepada sistem lain yang perlu mendukung keputusan strategis tertentu yang berkaitan dengan layanan administrasi dan akademik. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci yang diindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Pengolahan data administrasi; Penanganan data; Penyimpanan digital; Pendidikan teknik; Sistem informasi; Penggunaan informasi; Sistem radio mikroseluler; Pemantauan; Identifikasi frekuensi radio (RFID); Gelombang radio; Mahasiswa

    Istilah-istilah teknik yang tidak terkontrol

    Kegiatan akademik; Layanan administrasi; Industri lingkungan; Pendidikan lingkungan; Pendidikan tinggi; Sistem informasi terintegrasi; Keputusan strategis; Berbasis teknologi

    Judul utama teknik

    Manajemen informasi

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054815780

  • Penerapan IPS Pembelajaran tentang Manusia dan Lingkungan Geografis Berbasis Multimedia

    Penerapan IPS Pembelajaran tentang Manusia dan Lingkungan Geografis Berbasis Multimedia

    Penulis: Hardiyana B. ; Yudistira R.

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan penerapan IPS pembelajaran tentang manusia dan lingkungan geografis berbasis multimedia. Media pendidikan pada anak-anak berkebutuhan khusus dibandingkan dengan anak-anak pada umumnya sangat dibutuhkan, oleh karena itu guru di sekolah khusus (SLB) menerapkan metode yang menarik, kreatif, dan positif, sehingga peserta didik dapat membantu kegiatan belajar. Peserta didik tunarungu memang memiliki kekurangan pendengaran, sehingga cara yang paling efektif adalah dengan metode visual multimedia, terutama dalam pelajaran IPS Geografi yang cukup sulit diimplementasikan dalam dialog antara guru dan siswa, khususnya di SLB-B Prima Bhakti Mulia di mana mereka dalam pembelajaran menggunakan metode lisan. Mereka dapat membantu dalam pembelajaran. Dalam merancang aplikasi ini digunakan metode penelitian deskriptif, metode pendekatan berorientasi objek, dan metode pengembangan prototipe. Sehingga dengan metode tersebut dapat memberikan informasi tentang objek dan prosedur yang diteliti. Hasil penelitian ini adalah aplikasi pembelajaran berbasis multimedia yang diimplementasikan menggunakan Adobe Flash CS6 Professional. Memiliki keunggulan dalam pelajaran yang lebih menarik tentang hubungan manusia dengan lingkungan ekonomi dan dapat digunakan sebagai metode terapi untuk anak-anak berkebutuhan khusus. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Audisi; Pembuatan prototipe perangkat lunak; Pengajaran

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Lingkungan ekonomi; Lingkungan geografis; Hubungan manusia; Aktivitas pembelajaran; Pembelajaran berbasis multimedia; Pendekatan berorientasi objek; Pengembangan prototipe; Karakter khusus

    Judul utama teknik

    Pengajaran berbantuan komputer

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054819573

  • Model Komputasi Analisis Kompetensi Siswa dengan Metode Fuzzy Topsis

    Model Komputasi Analisis Kompetensi Siswa dengan Metode Fuzzy Topsis

    Penulis: Nursikuwagus A. ; MeLian L. ; Permatasari D.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012095

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat kompetensi siswa dalam pembelajaran keberlanjutan melalui sekolah kejuruan. Pengukuran kompetensi siswa dapat menggunakan metode statistik atau proses komputasi cerdas. Salah satu metode dalam proses komputasi cerdas adalah Fuzzy Topsis. Masalah yang ada dalam penelitian ini adalah setiap proses dalam evaluasi kompetensi siswa dihitung dengan ukuran rata-rata. Tantangan dalam proses evaluasi kompetensi adalah menggunakan metode Fuzzy Topsis. Dalam penerapan Fuzzy Topsis, beberapa variabel diperlukan seperti laporan, psikotes, dan rekomendasi guru. Hasil penelitian ini adalah tingkat kompetensi siswa jurusan di sekolah kejuruan. Dengan menggunakan data 270 siswa, uji Presisi telah dihitung sebesar 75,60% dan uji Recall sebesar 96%. Persentase ini diperoleh dengan menghitung matriks kebingungan yang membedakan antara tingkat kompetensi siswa dan yang tidak kompeten. Dampak penelitian ini adalah proses kompetensi dapat efisien dan efektif dengan menggunakan Fuzzy Topsis. Dampak lainnya adalah pengukuran kompetensi dapat lebih sederhana dan dinamis dibandingkan metode konvensional yang hanya menggunakan pengukuran rata-rata. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Komputasi cerdas; Pengajaran

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Model komputasi; Matriks kebingungan; Metode konvensional; Masalah yang ada; Kompetensi siswa; Tingkat siswa; Pembelajaran berkelanjutan; Sekolah kejuruan

    Judul utama teknik

    Siswa

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054825105

  • Implementasi Sistem Pembelajaran Model Visual, Auditori, Kinestetik, dan Taktil untuk Membantu Anak-Anak dengan Keterlambatan Belajar Ringan dalam Pembelajaran Alfabet dan Numerik

    Implementasi Sistem Pembelajaran Model Visual, Auditori, Kinestetik, dan Taktil untuk Membantu Anak-Anak dengan Keterlambatan Belajar Ringan dalam Pembelajaran Alfabet dan Numerik

    Penulis: Agustia R.D. ; Arifin I.N.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012009

    Abstrak

    Tujuan makalah ini adalah pengembangan sistem pembelajaran aplikasi menggunakan implementasi model pembelajaran Visual, Auditori, Kinestetik, dan Taktil untuk membantu anak-anak dengan memiliki keterlambatan belajar dalam pembelajaran alfabet dan numerik. Terdapat 4 tahapan yang harus dilalui untuk pengembangan aplikasi, yaitu konsep sistem untuk menggambarkan model pembelajaran yang dikombinasikan dengan teknologi mobile, tahap desain sistem untuk menggambarkan arsitektur sistem dan spesifikasi persyaratan untuk pengembangan sistem, perakitan dan pengembangan perangkat lunak, dan terakhir melakukan pengujian sistem menggunakan pra dan post-test yang melibatkan 33 anak berkebutuhan khusus di sebuah lembaga pendidikan. Sistem pembelajaran aplikasi dibangun berdasarkan aplikasi mobile karena dapat digunakan oleh anak-anak di mana saja dan kapan saja. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi menunjukkan peningkatan pemahaman pembelajaran bahasa sebesar 26,45% dan pembelajaran komputasi sebesar 17,60%, berdasarkan hal tersebut, dengan aplikasi ini anak dapat belajar memahami bahasa dan perhitungan dengan lebih baik. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Program aplikasi; Sistem pembelajaran; Pengujian perangkat lunak

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Pengembangan aplikasi; Pembelajaran komputasi; Lembaga pendidikan; Pembelajaran bahasa; Aplikasi seluler; Spesifikasi persyaratan; Arsitektur sistem; Pengembangan sistem

    Judul utama teknik

    Pendidikan teknik

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054835837

  • Konsep Pembangunan Sekolah Menengah Atas Berbasis Teknologi Informasi

    Konsep Pembangunan Sekolah Menengah Atas Berbasis Teknologi Informasi

    Penulis: Soegoto E.S. ; Chandra C.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012022

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan atau menyampaikan studi kepada sekolah-sekolah yang belum menggunakan konsep sistem pendidikan berbasis teknologi informasi agar menjadi sekolah berbasis teknologi informasi untuk menciptakan dan mempromosikan setiap sekolah di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode aksi (action). Metode deskriptif digunakan untuk menguji masalah yang ada dengan mengumpulkan data terkait, dan mendeskripsikan analisis atau mengungkapkan analisis yang telah dilakukan, sedangkan metode aksi untuk menindaklanjuti hasil analisis deskriptif kemudian menerapkan teori dalam desain sistem yang baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah dengan media berbasis teknologi informasi menghasilkan Efektivitas, Produktivitas, Efisiensi, peningkatan Kualitas pendidikan yang efisien dan mampu mengajar peserta didik secara berkelanjutan dan menghasilkan prestasi akademik peserta didik yang tinggi. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol bidang teknik

    Pengajaran

    Istilah tidak terkontrol bidang teknik

    Prestasi akademik; Analisis deskriptif; Kualitas pendidikan; Masalah yang ada; Tindak lanjut; Sekolah menengah atas; Indonesia; Pendidikan berbasis teknologi

    Judul utama bidang teknik

    Pendidikan teknik

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054836737

  • Dari Ide Kreatif Menuju Proposal Prospektif, Direktorat Ap2sc Unikom Gelar Seminar Strategis Dorong Dosen Raih Hibah Riset Dan Inovasi Untuk Indonesia Maju 2026

    Dari Ide Kreatif Menuju Proposal Prospektif, Direktorat Ap2sc Unikom Gelar Seminar Strategis Dorong Dosen Raih Hibah Riset Dan Inovasi Untuk Indonesia Maju 2026

    BANDUNG, UNIKOM – Guna meningkatkan kualitas dan daya saing penelitian dosen, Direktorat Aplikasi Pengembangan, Pelatihan & Service Center (AP2SC) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan seminar pada Jumat, 17 Juli 2026, bertajuk “Strategi Menembus Hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Tahun 2026” dengan tema “Dari Ide Kreatif Menjadi Proposal Prospektif”. Bertempat di Ruang VVIP Lantai 16 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi wadah strategis bagi dosen dan peneliti untuk meningkatkan kompetensi dalam menyusun proposal riset yang kompetitif dan berpeluang memperoleh pendanaan nasional.

    Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop tersebut merupakan upaya UNIKOM untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal Hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM). Melalui materi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Hanif Fakhrurroja, S.Si., M.T., diharapkan lebih dari 30 dosen UNIKOM dan peserta yang hadir mampu menghasilkan proposal yang lebih berkualitas, memperoleh pendanaan dari BRIN, serta memperkuat kolaborasi lintas program studi untuk menghasilkan penelitian yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.

    Direktorat AP2SC menghadirkan narasumber utama, Profesor Riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Hanif Fakhrurroja, S.Si., M.T. Pada kesempatan tersebut, ia membagikan berbagai strategi dalam menyusun proposal Hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) yang berkualitas, mulai dari merumuskan ide penelitian yang relevan, menyusun kebaruan penelitian (novelty), hingga membangun proposal yang memiliki peluang besar untuk memperoleh pendanaan.

    Selain itu dalam pemaparannya, Prof. Hanif juga membagikan pengalaman sebagai peneliti sekaligus evaluator berbagai program pendanaan riset nasional. Dengan kepakaran di bidang Sistem Informasi, Artificial Intelligence, Machine Learning, Big Data Analytics, Internet of Things (IoT), dan Smart Instrumentation, Ia juga mendorong para peserta untuk menghasilkan proposal penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan pembangunan Indonesia.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab. Para dosen memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung mengenai strategi meningkatkan kualitas proposal, memahami aspek penilaian reviewer, serta menggali peluang kolaborasi riset yang dapat memperbesar peluang memperoleh pendanaan RIIM.

    Melalui seminar strategis tersebut, UNIKOM berharap semakin banyak dosen yang mampu menghasilkan proposal penelitian yang inovatif, kompetitif, dan berdampak, sehingga dapat meningkatkan perolehan hibah penelitian nasional sekaligus memperkuat budaya riset di lingkungan UNIKOM. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University dalam menciptakan ekosistem akademik yang mendorong lahirnya penelitian berkualitas, inovasi berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai institusi nasional maupun internasional. Dengan peningkatan kapasitas dosen melalui program-program yang diselenggarakan AP2SC, UNIKOM optimis dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi menuju Indonesia Maju. (Direktorat Hms & Pro)