Abstrak: Pembelajaran bahasa dalam lingkungan pendidikan di Indonesia mengalami percepatan perubahan seiring dengan diperkenalkannya teknologi dan metode pengajaran yang inovatif. Artikel ini menganalisis fungsi esensial perangkat digital, internet, serta pendekatan pendidikan kontemporer dalam meningkatkan hasil pembelajaran bahasa Indonesia. Dengan mempertimbangkan tantangan berupa rendahnya penetrasi teknologi di wilayah terpencil serta tingkat kematangan teknologi yang beragam, terdapat peluang untuk mengeksplorasi potensi teknologi dalam menjembatani kesenjangan pemerolehan bahasa. Berdasarkan tinjauan terhadap sejumlah proyek, seperti aplikasi seluler, platform e-learning, dan dukungan pembelajaran bahasa berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), studi ini menguraikan keberhasilan inisiatif tersebut dalam mendorong multilingualisme, meningkatkan tingkat keterlibatan pembelajar, serta mengembangkan keterampilan bahasa ibu dan bahasa kedua. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan bahasa bagi pembelajar di Indonesia akan berjalan optimal apabila terdapat keseimbangan antara keunggulan pengajaran tradisional, seperti pembelajaran tatap muka, dan kekuatan serta fleksibilitas teknologi modern. Selanjutnya, artikel ini mengajukan gagasan kebijakan, pedagogis, dan kelembagaan untuk membangun model pendidikan bahasa yang berkelanjutan, inklusif, dan dinamis, yang berlandaskan pada kepentingan masyarakat.
Kata Kunci Penulis: Pendidikan; Indonesia; Bahasa; Teknologi
Kata Kunci Penulis: Produksi pertanian; Sumber emisi; Emisi gas rumah kaca; Strategi mitigasi; Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs); Praktik berkelanjutan; Tinjauan literatur sistematis
BANDUNG, UNIKOM – Dalam mengembangkan kreativitas mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual dan Desain Grafis (HIMA DKV & DG) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menunjukkan komitmennya melalui penyelenggaraan Hajatan Desain (HADE) 2026 bertajuk “Where Every Piece Shines Together” yang digelar selama dua hari, Rabu dan Kamis, 15–16 Juli 2026. Bertempat di Lapangan Voli UNIKOM, kegiatan tersebut menghadirkan lebih dari 500 peserta yang terdiri atas sivitas akademika, dan masyarakat umum.
Mengusung semangat kolaborasi dan apresiasi terhadap karya kreatif mahasiswa, HADE 2026 menghadirkan beragam kegiatan inspiratif, mulai dari Art Exhibition, Creative Talk, Workshop, bazar, Fashion Show, hingga Awarding Night sebagai bentuk penghargaan terhadap karya-karya terbaik mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Desain Grafis (DG) UNIKOM.
Pembukaan HADE 2026 berlangsung meriah dan turut dihadiri oleh Ketua Program Studi DKV UNIKOM, Dr. Kankan Kasmana, S.Sn., M.Ds., Ketua Program Studi Desain Grafis UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rini Maulina, M.Sn., Koordinator Kemahasiswaan DKV UNIKOM, Achmad Deptian Djenuari Rizky, M.Ds., Koordinator Kemahasiswaan DG UNIKOM, Ivan Kurniawan, M.Ds., para dosen, pengurus HIMA DKV & DG, mahasiswa, serta masyarakat umum. Kehadiran para pimpinan dan dosen menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan kreativitas dan inovasi mahasiswa melalui kegiatan akademik maupun non akademik.
Ketua Pelaksana HADE 2026, Adi Wijaya Kusuma, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tamu undangan, panitia, dan mahasiswa yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, HADE tidak hanya menjadi ajang pamer karya, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk saling menginspirasi, memperluas jejaring, serta menikmati proses kreatif dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Hima DKV & DG UNIKOM, Muhammad Faisal Hafiz, menjelaskan bahwa tema “Where Every Piece Shines Together” merepresentasikan keberagaman ide, karakter, dan potensi setiap mahasiswa yang saling melengkapi dalam menghasilkan karya kreatif. Melalui tema tersebut, HADE 2026 diharapkan mampu menjadi ruang apresiasi bagi seluruh karya mahasiswa Program Studi DKV dan Desain Grafis UNIKOM.
Selama dua hari penyelenggaraan, peserta mengikuti berbagai agenda yang dirancang untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan kompetensi di bidang industri kreatif. Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian besar adalah Creative Talk bertema “Pandangan Penggelut di Bidang Kreatif terhadap AI” yang menghadirkan Irvan Alfian, Creative Director Nolla Studio. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam industri kreatif serta tantangan dan peluang yang dihadapi para pelaku desain di era transformasi digital.
Selain itu, peserta juga mengikuti Workshop “Beads Buddy” bersama Naila, mahasiswa DKV angkatan 2024 yang membagikan pengalaman membangun bisnis kreatif berbasis seni kriya (craft). Kegiatan workshop memberikan inspirasi kepada mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi. Rangkaian acara semakin semarak dengan penyelenggaraan Fashion Show serta Awarding Night yang memberikan penghargaan kepada karya-karya terbaik dari berbagai kategori sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan dedikasi mahasiswa.
Koordinator Kemahasiswaan DKV UNIKOM, Achmad Deptian Djenuari Rizky, M.Ds., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan Hima DKV & DG UNIKOM atas dedikasi dan kerja keras dalam menyelenggarakan HADE 2026. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus menghasilkan karya-karya terbaik, tidak hanya sebagai bagian dari proses akademik, tetapi juga sebagai kontribusi nyata bagi perkembangan industri kreatif dan masyarakat.
Kesuksesan HADE 2026 menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi. Lebih dari sekadar pameran karya, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antarmahasiswa lintas angkatan sekaligus membangun budaya kolaboratif di lingkungan Program Studi DKV dan Desain Grafis UNIKOM.
Melalui penyelenggaraan HADE 2026, UNIKOM terus mendorong lahirnya insan kreatif yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki daya saing global, serta mampu menghasilkan karya inovatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sejalan dengan komitmennya sebagai Digital Entrepreneurial University, UNIKOM senantiasa menghadirkan berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, memperkuat budaya inovasi, dan mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan industri kreatif di era digital. (Direktorat Hms & Pro)